Bab 18 - Janji Aldava

Ibu hamil satu ini tengah meringkuk tak berdaya di atas ranjang kamarnya. Derai tangis kembali menghampirinya dikarenakan kala rindu ingin menyatu tengah menjulang tinggi namun sang suami tak kunjung mengabulkannya.

"Aa Davi kan janji mau kabulin permohonan Yasmin kalau ijinin Aa ke Jakarta. Yasmin lagi kangen banyak-banyak. Tapi semua cuma omong kosong. Yasmin benci Aa!" teriak Yasmin.

"Kalau kamu begini terus dan tak memahami perintah suami. Apa lebih baik kita pisah saja Yas. Kamu sepertinya banyak berubah sejak hamil. Apa Hasan lebih baik dari aku?" tanya Aldava dengan tegas sengaja memantik agar Yasmin merasa terpojok walau niat hatinya tak ingin seperti ini sesungguhnya.

Tetapi tak ada jalan lain. Dirinya juga terdesak harus ke Jakarta. Ia tak ingin terjadi apapun dengan sang Papa atau jika memang Papanya harus menyusul sang Mama kembali pada Sang Pencipta maka ia ingin menemani Papanya di akhir hayat.

Ia tak ingin menjadi anak durhaka apalagi egois kala sang Papa membutuhkannya. Walaupun dirinya juga tak tega dengan Yasmin. Akan tetapi ia perlu mengambil sikap tegas demi kebaikan bersama. Sebab Yasmin belum halal baginya.

Masa iddah Yasmin akan selesai empat hari lagi. Sangat pantang bagi seorang Aldava menyentuh wanita lebih dalam, lebih dari sekedar ciuman di bibir tanpa ikatan yang jelas dan sah.

Dahulu saat dirinya menjalin cinta dengan mantan kekasihnya yang bernama Rara hanya sebatas ciuman bibir. Itupun terdorong akibat temannya yang sengaja menukar minuman beralkohol dengan kasar cukup tinggi sehingga dirinya sendiri mabuk dan mencium Rara di club ketika pesta ulang tahun teman mereka walaupun malam itu tak berakhir lebih dari ciuman panas antara Aldava dan Rara.

Setelah itu Aldava hampir tidak pernah melebihi batas terhadap Rara maupun wanita lain. Ia hanya sebatas berpelukan biasa dengan Rara walau terkadang Rara ingin lebih dari itu. Tetapi Aldava tidak mau melangkah terlalu jauh.

Saat Yasmin merengek ingin meminta acara jenguk si utun sebagai syarat Aldava ke Jakarta, awalnya Aldava sengaja bersikap lembut pada Yasmin dengan berusaha membujuk ibu hamil satu ini. Akan tetapi ternyata tak kunjung mereda kemarahan ibu hamil satu ini terkait permintaan menjenguk si utun.

Akhirnya terpaksa ia melakukan sedikit bentakan dan ketegasan pada Yasmin. Bahkan menjadikan Hasan sebagai kambing hitam supaya wanita satu ini tidak rewel lagi alias melunak.

"Aa..." rengek Yasmin.

"Aku tidak ada hubungan apapun dengan Kang Hasan. Yasmin cuma cinta sama Aa," ucap Yasmin yang masih berderai air mata.

Yasmin menatap suaminya yang memalingkan wajah tak melihat dirinya. Ibu hamil satu ini bangkit dan memegang tangan Aldava ia cium bahkan ia letakkan di ubun-ubun kepalanya.

"Yasmin hanya cinta sama Aa Davi. Yas mohon Aa percaya. Aa jangan marah lihat Yasmin dengan Kang Hasan tadi sore. Itu hanya kebetulan kita pulang bersama tidak lebih," ucap Yasmin yang masih menangis tersedu-sedu.

"Aa lihat kok dari sorot mata Hasan bahwa dia sangat cinta sama kamu. Mungkin kamu lebih bahagia sama dia daripada Aa yang gak bisa kabulin semua apa yang kamu mau," ucap Aldava dengan nada tegas dan masih tak melihat Yasmin.

"Aa Davi jangan begini. Jika Kang Hasan atau lelaki lain suka sama Yasmin itu bukan urusan Yas. Yang penting Yasmin cuma cinta sampai mati sama Aa Davi," pekik Yasmin meyakinkan.

"Jika mau Aa percaya sama ucapanmu maka ijinkan Aa pergi ke Jakarta dengan ikhlas dan tenang dari hatimu. Sepulang dari Jakarta dan kita melakukan pengajian buat utun maka Aa akan kasih hadiah spesial yang kamu mau. Tetapi jika memang kamu tetap kekeh ingin Aa jenguk utun sekarang maka lebih baik Aa_" ucap Aldava terpotong.

"Jangan diteruskan Aa...huhu..."

"Yasmin bersedia ikhlas dan ridho ijinin Aa ke Jakarta. Jangan pernah bilang berpisah. Yasmin enggak mau itu," cicit Yasmin dengan nada terisak pilu.

Aldava pun memeluk Yasmin dan mengecup kening wanita yang mulai merasuk ke relung hatinya ini. Ia pun membelai punggung Yasmin agar tangisan ibu hamil ini reda.

"Percayalah sama Aa, Yas. Apa yang Aa lakukan itu adalah yang terbaik. Semoga istri Aa menjadi istri sholehah yang nurut apa kata suami. Tentu selama perintah suamimu ini baik. Jika Aa menyuruh kamu melakukan hal yang melanggar agama atau norma. Kamu wajib menolak dan memprotes keras pada Aa. Paham?" ucap Aldava dengan nada tegas.

"Iya Aa. Yasmin paham. Yasmin cinta dan sayang sama Aa Davi selalu," cicit Yasmin mesra.

"Aku juga cinta kamu Yasmin, Bundanya si utun yang kusayang."

Akhirnya balada jenguk menjenguk si utun kelar juga. Dan berakhir tanpa melewati ambang batas pertahanan seorang Aldava.

Aldava meminta pada pelayan setianya yang bernama Mbok Lastri, 65 tahun, menemani Yasmin selama dirinya pergi ke Jakarta. Awalnya Yasmin merasa tak perlu ditemani si Mbok. Namun Aldava tetap kekeh meminta Yasmin menurutinya.

Mbok Lastri dahulu adalah pelayan setia Mahesa yang bertugas merawat Aldava sejak bayi hingga dewasa. Namun sudah pensiun sejak lima tahun lalu dari rumah utama karena arogansi Farina yang mencoba memfitnah Mbok Lastri mencuri perhiasan miliknya padahal tidak.

Akhirnya Aldava menyuruh si Mbok menginap di apartemen pribadinya dan bertugas membersihkannya. Apartemen tersebut sangat privat dan hingga detik ini Farina maupun Roy tidak tahu bahwa Mbok Lastri masih bekerja bersama Aldava.

Yang keduanya tahu bahwa si Mbok kembali ke kampung halamannya setelah fitnahan kasus pencurian perhiasan milik Farina. Hanya Mahesa yang tahu bahwa Mbok Lastri masih bekerja bersama sang putra.

Aldava menceritakan sebagian kisah yang terjadi pada dirinya hingga terdampar di gubug Aldavi, orang yang mirip dengannya namun meninggal kecelakaan di dalam mobil miliknya. Ia meminta Mbok Lastri merahasiakan jati dirinya di hadapan Yasmin.

Akan tetapi dalam benak si Mbok tentu dirinya heran dengan nama Aldavi yang tak asing di telinganya. Nama yang mirip dengan saudara kembar Aldava. Namun ia masih menyimpan rapat di hati dan pikirannya. Khawatir tebakannya salah.

Selama ini Aldava belum mengetahui bahwa dirinya punya saudara kembar. Hanya Mahesa, Mbok Lastri, Farina dan Roy serta keluarga Notodiningrat saja yang tahu tentang fakta itu.

"Apa wanita ini adalah istri saudara kembar Tuan Aldava?" batin Mbok Lastri kala ia menatap Yasmin yang tengah berdiri di hadapannya memperkenalkan diri.

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Supry Atun

Supry Atun

betul mbok

2024-10-17

0

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

mbok Lastri kunci rahasia si kembar. sepertinya

2024-05-09

1

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

thor..maaf nanya mmng wkt pak bu wiyono nemu davi di t4 sampah, ada ninggalin nama aldavi ya?

2024-02-06

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tragedi
2 Bab 2 - Sosok Aldavi
3 Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4 Bab 4 - Hormon Kehamilan
5 Bab 5 - Saudara Kembar
6 Bab 6 - Masa Lalu
7 Bab 7 - Cinta Segitiga
8 Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9 Bab 9 - Berduka
10 Bab 10 - Kesalahpahaman
11 Bab 11 - Pemakaman
12 Bab 12 - Biang Kekacauan
13 Bab 13 - Kehilangan
14 Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15 Bab 15 - Bumil Sensi
16 Bab 16 - Papa Sakit
17 Bab 17 - Syarat Yasmin
18 Bab 18 - Janji Aldava
19 Bab 19 - Bertemu Papa
20 Bab 20 - Gelang
21 Bab 21 - Sebuah Rahasia
22 Bab 22 - Video Call
23 Bab 23 - Sabar Sayang
24 Bab 24 - Kematian Aldavi
25 Bab 25 - Bertemu Mantan
26 Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27 Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28 Bab 28 - Pulang ke Bandung
29 Bab 29 - Meminta Restu
30 Bab 30 - SAH
31 Bab 31 - Kejutan
32 Bab 32 - Sarung Antena
33 Bab 33 - Pending
34 Bab 34 - Berhasil Juga
35 Bab 35 - Hubungan Gelap
36 Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37 Bab 37 - Galau
38 Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39 Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40 Bab 40 - Gangguan Mantan
41 Bab 41 - Menutup Akses
42 Bab 42 - Cemburu
43 Bab 43 - Aksi Rara
44 Bab 44 - Keraguan
45 Bab 45 - Tanda Lahir
46 Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47 Bab 47 - Misi Angga
48 Bab 48 - Suami Liar
49 Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50 Bab 50 - Terkuak
51 Bab 51 - Aku Pergi
52 Bab 52 - Tangis Pilu
53 Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54 Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55 Bab 55 - Konferensi Pers
56 Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57 Bab 57 - Sebelum Tidur
58 Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59 Bab 59 - Persalinan
60 Bab 60 - Operasi
61 Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62 Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63 Bab 63 - Melepaskan
64 Bab 64 - Cinta dan Rindu
65 Bab 65 - Perayaan
66 Bab 66 - Extra Part
67 PROMO KARYA BARU
68 PROMO KARYA BARU
69 PROMO KARYA BARU
70 PROMO KARYA BARU
71 PROMO KARYA BARU
72 PROMO KARYA BARU
73 PROMO KARYA BARU
74 PROMO KARYA BARU
75 PROMO KARYA BARU
76 Launching Novel Baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1 - Tragedi
2
Bab 2 - Sosok Aldavi
3
Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4
Bab 4 - Hormon Kehamilan
5
Bab 5 - Saudara Kembar
6
Bab 6 - Masa Lalu
7
Bab 7 - Cinta Segitiga
8
Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9
Bab 9 - Berduka
10
Bab 10 - Kesalahpahaman
11
Bab 11 - Pemakaman
12
Bab 12 - Biang Kekacauan
13
Bab 13 - Kehilangan
14
Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15
Bab 15 - Bumil Sensi
16
Bab 16 - Papa Sakit
17
Bab 17 - Syarat Yasmin
18
Bab 18 - Janji Aldava
19
Bab 19 - Bertemu Papa
20
Bab 20 - Gelang
21
Bab 21 - Sebuah Rahasia
22
Bab 22 - Video Call
23
Bab 23 - Sabar Sayang
24
Bab 24 - Kematian Aldavi
25
Bab 25 - Bertemu Mantan
26
Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27
Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28
Bab 28 - Pulang ke Bandung
29
Bab 29 - Meminta Restu
30
Bab 30 - SAH
31
Bab 31 - Kejutan
32
Bab 32 - Sarung Antena
33
Bab 33 - Pending
34
Bab 34 - Berhasil Juga
35
Bab 35 - Hubungan Gelap
36
Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37
Bab 37 - Galau
38
Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39
Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40
Bab 40 - Gangguan Mantan
41
Bab 41 - Menutup Akses
42
Bab 42 - Cemburu
43
Bab 43 - Aksi Rara
44
Bab 44 - Keraguan
45
Bab 45 - Tanda Lahir
46
Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47
Bab 47 - Misi Angga
48
Bab 48 - Suami Liar
49
Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50
Bab 50 - Terkuak
51
Bab 51 - Aku Pergi
52
Bab 52 - Tangis Pilu
53
Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54
Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55
Bab 55 - Konferensi Pers
56
Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57
Bab 57 - Sebelum Tidur
58
Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59
Bab 59 - Persalinan
60
Bab 60 - Operasi
61
Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62
Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63
Bab 63 - Melepaskan
64
Bab 64 - Cinta dan Rindu
65
Bab 65 - Perayaan
66
Bab 66 - Extra Part
67
PROMO KARYA BARU
68
PROMO KARYA BARU
69
PROMO KARYA BARU
70
PROMO KARYA BARU
71
PROMO KARYA BARU
72
PROMO KARYA BARU
73
PROMO KARYA BARU
74
PROMO KARYA BARU
75
PROMO KARYA BARU
76
Launching Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!