Pernikahan Mahesa dan Lisa yang telah berlangsung satu bulan dengan kehangatan cinta diantara kedua insan tersebut mendadak mendapatkan cobaan. Kakek Henry menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit karena memang penyakit yang sudah lama ia derita yaitu darah tinggi dan faktor usia juga yang telah menua.
Mahesa segera mengabarkan pada Roy sang adik angkat yang tengah berada di California bahwa kakek Henry meninggal dunia dan sontak saja hal itu membuat Roy terkejut setengah mati dan bersedih.
Roy selama ini berpikir positif bahwa keluarga angkatnya di Indonesia baik-baik saja walaupun jarang berkomunikasi karena kesibukan masing-masing. Walaupun terkadang ia masih berchit chat ria sesekali bersama Mahesa untuk menanyakan kabar kakeknya serta perusahaan. Selama ini kabar kakeknya kambuh penyakitnya juga tak terdengar di telinganya.
Saat itu juga Roy segera naik privat jet milik keluarga Mahesa dan segera bertolak dari California untuk pulang ke negara asalnya di Indonesia. Selama perjalanan di udara Roy tampak bersedih sebab sang kakek adalah penyelamat hidupnya sehingga dirinya tak dipandang sebelah mata oleh orang lain yang menghina asal usulnya. Hanya keluarga Mahesa yang mau menerima dia apa adanya.
Sang kakek meninggal dunia di usia delapan puluh lima tahun. Perjalanan selama dua puluh dua jam lebih ditempuh oleh Roy dari United States kembali ke Indonesia. Ketika Roy tiba di Bandara Soekarno Hatta, dirinya sudah dijemput oleh supir kepercayaan Mahesa.
Keluarga besar Mahesa dan juga Notodiningrat tengah berduka atas kepergian Henry untuk selama-lamanya. Tak ada lagi canda tawa dari kakek yang selalu tegas dan disiplin namun tetap bisa menyenangkan hati banyak orang di sekitarnya.
Mahesa sengaja belum melakukan pemakaman sang kakek karena sesuai pesan terakhir kakeknya ingin Mahesa dan Roy yang memasukkan dirinya ke liang lahat jika suatu saat meninggal dunia.
Mobil yang dikemudikan supir kepercayaan Mahesa melaju membelah jalanan dari Bandara Soekarno Hatta ke kediaman utama kakek Henry di Jakarta. Wajah kusut akibat lelah, menangis dan kantuk jadi satu pada tubuh Roy namun tak digubris oleh lelaki satu ini.
Hanya sang kakek pikiran utamanya serta perasaan sang kakak angkatnya karena ia sangat tahu Mahesa begitu mencintai kakek Henry terlebih sejak orang tuanya meninggal dunia.
Setibanya mercy hitam yang membawa Roy tiba di kediaman kakek Henry, Roy langsung bergegas keluar dengan terburu-buru hingga pintu mobil mewah itu belum ditutup olehnya namun raganya langsung melesat masuk ke dalam mansion sang kakek.
Kala itu jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam Waktu Indonesia Barat. Para pelayat nampak hadir di kediaman kakek Henry untuk menghaturkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Karangan bunga duka cita pun membanjiri halaman dan teras kediaman kakek Henry.
Tak...tak...tak...derap langkah sol sepatu terdengar nyaring karena sang empunya berlari tergesa-gesa masuk ke dalam hunian mewah milik kakek angkatnya itu yang sudah beberapa bulan ini lama tak di singgahi olehnya.
Deg...
Jantung Roy mendadak syok akan sebuah pemandangan yang kini ada di hadapannya. Lisa, wanita yang selalu ada di dalam hatinya yang ia cintai dalam diam ternyata berada di kediaman sang kakek. Walaupun mungkin pemandangan itu lumrah adanya karena Roy bisa berpikir positif bisa saja orang tua Lisa adalah rekan bisnis kakek atau kakak angkatnya. Sehingga wanita itu datang melayat ke sini.
Namun pemandangan selanjutnya yang membuatnya semakin mencelos hingga jantungnya seakan-akan drop sebab untaian kalimat indah keluar dari bibir Lisa yang mungkin di telinga orang lain terdengar merdu. Namun tidak untuknya.
"Sayang, makanlah terlebih dahulu. Sudah aku siapkan udang mentega kesukaanmu. Sejak tadi Mas belum makan. Apa mau aku suapin, hem?" ucap Lisa seraya memeluk suaminya yang tengah berdiri tak jauh dari jenasah kakek Henry.
Deg...
"Sayang? Apa yang terjadi di sini? Kenapa Lisa memanggil Kak Mahesa dengan sebutan sayang dan berpelukan mesra?" batin Roy bertanya-tanya.
Akhirnya setelah ia menarik nafas dalam, dirinya melangkah pelan menuju sang kakak yang tengah dipeluk mesra oleh Lisa. Kedua insan ini tidak tahu bahwa Roy sudah tiba. Hal ini dikarenakan Roy berada di belakang keduanya.
"Kak," panggil Roy lirih dan sendu.
Mahesa yang mendengar suara adik angkatnya mendadak jantungnya seperti akan lepas dari cangkangnya. Terlebih posisi dirinya dan Lisa kini cukup intim pasti sang adik sudah melihatnya. Mahesa dan Lisa berbalik badan melihat benar ternyata Roy sudah ada di hadapannya sekarang.
Deg...
🍁🍁🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kesalahan mahesa karena tak jujur sebelumnya pada roy. tapi tetap juga roy tak boleh dendam
2024-04-26
2
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Nidahiat
gmna jadinya ya kalo Roy tau klo perempuan yg kamu cintai sudah menikah dengan Mahesa
2023-03-10
0
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Nidahiat
kakek nya pengen cucu² nya lah yang memasukan ke liang lahat
2023-03-10
0