Bab 2 - Sosok Aldavi

Setelah Lexi melakukan penyelidikan terkait lelaki yang mirip Tuannya itu. Ia menjelaskan pada Aldava bahwa lelaki yang meninggal tersebut dalam mobil miliknya bernama Aldavi Wiyono.

Putra pertama dari sepasang suami istri yang bernama Wiyono dan Ratna yang biasa dipanggil Davi. Namun Aldavi sudah menjadi yatim piatu sejak usianya lima belas tahun karena kedua orang tuanya meninggal dunia akibat kecelakaan.

Saat kejadian kecelakaan yang menimpa Wiyono dan Ratna selain menyebabkan orang tua Aldavi meninggal, juga membuat adik lelakinya yang beda usia satu tahun di bawahnya ikut menjadi korban bernama Ranggi Wiyono.

Alhasil dirinya sudah sebatang kara sejak umur lima belas tahun. Sekolah hanya sampai tamatan sekolah menengah umum dan setelah lulus langsung diterima bekerja di perkebunan karet.

Aldavi sendiri tak berkecimpung dalam urusan kantor perkebunan karet karena dirinya hanya buruh kasar saja yang sehari-harinya menemani mandor perkebunan untuk memantau panen maupun kendala saat di lahan dan juga terkadang membantu pengiriman hasil panen karet ke tempat tujuan karena dia bisa mengendarai kendaraan seperti mobil maupun truk.

Saat usia Aldavi dua puluh lima tahun, lelaki itu menikahi Yasmin. Wanita yang telah membuatnya jatuh hati sejak lama namun takut untuk meminangnya karena dirinya sadar hanya buruh biasa dan juga orang tuanya hanya berasal dari kalang biasa sedangkan Yasmin adalah putri dari kepala desa seberang dari tempat tinggal mereka sekarang.

Pak Sastro, 55 tahun, ayah kandung Yasmin sangat menolak hubungan Aldavi dengan putri semata wayangnya karena faktor ekonomi dan strata sosial. Sebagai orang tua, Pak Sastro ingin putrinya itu menikah dengan orang berpunya agar tak kesusahan bekerja keras menopang rumah tangga.

Yasmin sendiri adalah seorang guru sekolah dasar di desa tempat mereka tinggal. Lokasinya cukup jauh dari rumah mereka. Setiap hari Aldavi mengantar istrinya bekerja dengan mengendarai motor bututnya. Sekitar tiga puluh menit berkendara motor dari rumahnya akan tiba di sekolah tempat Yasmin mengajar.

Saat ini Yasmin tengah mengandung sekitar tiga bulan, buah hatinya dengan Aldavi. Sebelumnya Yasmin dan Aldavi tengah ribut kecil karena saat tengah pulang ke rumah, Pak Sastro meminta Yasmin untuk tinggal bersama di rumahnya namun Yasmin menolak dengan tegas.

Pak Sastro tidak tega melihat kehidupan anaknya tinggal di gubug sederhana bahkan untuk mandi serta hal lainnya masih harus bekerja keras menimba sumur. Rumah Aldavi juga banyak bocor saat hujan tiba. Berbeda dengan rumah Pak Sastro yang memang memiliki fasilitas cukup memadai sebagai seorang kepala desa.

Dirinya sebagai Ayah sedih melihat kehidupan putrinya walau ia tahu keduanya saling mencintai tetapi tetap sebagai Ayah tentu saja tak ingin berpangku tangan. Terlebih ibu kandung Yasmin sudah meninggal sejak sepuluh tahun yang lalu karena sakit darah tinggi.

Setelah kepulangan Pak Sastro kala itu, Aldavi langsung menegur Yasmin secara halus agar tidak bernada tinggi kepada orang tua. Dirinya tahu bahwa Ayah kandung Yasmin walau telah memberi restu padanya sehingga bisa menikahi Yasmin namun hingga sekarang masih belum bisa seratus persen menerima sosok Aldavi sebagai menantunya.

Akan tetapi saat Aldavi menasehati Yasmin namun karena istrinya masih emosi dengan Ayah kandungnya, sehingga sempat tak sengaja membentak suaminya itu. Alhasil Aldavi kecewa dan sempat bersikap dingin lalu besoknya saat ada urusan menemani mandor pergi ke Bogor dirinya langsung mengiyakan tanpa bertanya dulu pada Yasmin.

Kini seorang wanita berbadan dua itu tengah gundah gulana menanti kepulangan suaminya terlebih di dera rasa bersalah bergulung rindu.

🍁🍁🍁

"Jadi istri si Davi itu tengah berbadan dua?" tanya Aldava dengan dahi mengkerut.

"Iya Tuan. Kalau saran dari saya untuk sementara kita masih mengusut tuntas kecelakaan yang merenggut nyawa Aldavi yang tentunya sasaran mereka adalah Tuan, lebih baik Tuan menyamar sebagai Aldavi."

"Tuan bersembunyi dahulu dan berpura-pura menjadi suami Yasmin. Biarlah keluarga Tuan mengira bahwa Tuan sudah meninggal. Saya yakin musuh Tuan akan segera go public, terlebih ingin menggenggam semua kekayaan keluarga Mahesa," tutur Lexi dengan tegas.

"Bagaimana bisa kamu menyuruhku menjadi suami palsunya? Kalau tiba-tiba wanita itu ingin bercinta denganku bagaimana hah?" pekik Aldava.

"Ya Tuan harus tahan banting agar antena Tuan gak bangun untuk minta sarapan bernutrisi empat sehat lima sempurna," ucap Lexi dengan kekehan dibalas Aldava dengan lemparan tisu ke wajah asistennya yang somplak satu ini.

"Ide menyesatkan macam apa itu? Aku dan dia belum sah menikah bagaimana aku akan menggaulinya? Bahkan antenaku masih perjaka ting tong belum ada wanita manapun yang pernah menyentuhnya kecuali nanti istriku di masa depan," ocehan Aldava dengan bersungut-sungut pada Lexi.

"Banyak wanita yang mengincar jadi istri Tuan kenapa tak ada satupun yang hinggap di hati? Apa masih ada nama Rara di hati Tuan?" tanya Lexi lugas.

Lexi bukan hanya asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Aldava tetapi dia juga sudah lama bersahabat dengan sang majikan. Berkat kebaikan Tuan Mahesa dan Aldava maka dirinya bisa menjadi orang berpendidikan serta memiliki derajat yang lebih baik daripada harus hidup di bawah kolong jembatan sebagai anak yatim piatu yang tidak jelas hidupnya. Sehingga kehidupan Aldava secara mendetail pun dengan karakter sang majikan sangat ia pahami dengan baik.

"Rara?" batin Aldava.

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

sepertinya ada sesuatu yg belum terungkap

2024-04-19

1

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

waduuhh puyeng dong megalodon disuruh ndak ngluarin antene sinyal..ntar berubah jd rangers pink gimn..mosok othor solehot yng disuruh tanggung jwb?

2024-02-05

3

ande

ande

awal yg bikin nyesak

2023-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tragedi
2 Bab 2 - Sosok Aldavi
3 Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4 Bab 4 - Hormon Kehamilan
5 Bab 5 - Saudara Kembar
6 Bab 6 - Masa Lalu
7 Bab 7 - Cinta Segitiga
8 Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9 Bab 9 - Berduka
10 Bab 10 - Kesalahpahaman
11 Bab 11 - Pemakaman
12 Bab 12 - Biang Kekacauan
13 Bab 13 - Kehilangan
14 Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15 Bab 15 - Bumil Sensi
16 Bab 16 - Papa Sakit
17 Bab 17 - Syarat Yasmin
18 Bab 18 - Janji Aldava
19 Bab 19 - Bertemu Papa
20 Bab 20 - Gelang
21 Bab 21 - Sebuah Rahasia
22 Bab 22 - Video Call
23 Bab 23 - Sabar Sayang
24 Bab 24 - Kematian Aldavi
25 Bab 25 - Bertemu Mantan
26 Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27 Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28 Bab 28 - Pulang ke Bandung
29 Bab 29 - Meminta Restu
30 Bab 30 - SAH
31 Bab 31 - Kejutan
32 Bab 32 - Sarung Antena
33 Bab 33 - Pending
34 Bab 34 - Berhasil Juga
35 Bab 35 - Hubungan Gelap
36 Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37 Bab 37 - Galau
38 Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39 Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40 Bab 40 - Gangguan Mantan
41 Bab 41 - Menutup Akses
42 Bab 42 - Cemburu
43 Bab 43 - Aksi Rara
44 Bab 44 - Keraguan
45 Bab 45 - Tanda Lahir
46 Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47 Bab 47 - Misi Angga
48 Bab 48 - Suami Liar
49 Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50 Bab 50 - Terkuak
51 Bab 51 - Aku Pergi
52 Bab 52 - Tangis Pilu
53 Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54 Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55 Bab 55 - Konferensi Pers
56 Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57 Bab 57 - Sebelum Tidur
58 Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59 Bab 59 - Persalinan
60 Bab 60 - Operasi
61 Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62 Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63 Bab 63 - Melepaskan
64 Bab 64 - Cinta dan Rindu
65 Bab 65 - Perayaan
66 Bab 66 - Extra Part
67 PROMO KARYA BARU
68 PROMO KARYA BARU
69 PROMO KARYA BARU
70 PROMO KARYA BARU
71 PROMO KARYA BARU
72 PROMO KARYA BARU
73 PROMO KARYA BARU
74 PROMO KARYA BARU
75 PROMO KARYA BARU
76 Launching Novel Baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1 - Tragedi
2
Bab 2 - Sosok Aldavi
3
Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4
Bab 4 - Hormon Kehamilan
5
Bab 5 - Saudara Kembar
6
Bab 6 - Masa Lalu
7
Bab 7 - Cinta Segitiga
8
Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9
Bab 9 - Berduka
10
Bab 10 - Kesalahpahaman
11
Bab 11 - Pemakaman
12
Bab 12 - Biang Kekacauan
13
Bab 13 - Kehilangan
14
Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15
Bab 15 - Bumil Sensi
16
Bab 16 - Papa Sakit
17
Bab 17 - Syarat Yasmin
18
Bab 18 - Janji Aldava
19
Bab 19 - Bertemu Papa
20
Bab 20 - Gelang
21
Bab 21 - Sebuah Rahasia
22
Bab 22 - Video Call
23
Bab 23 - Sabar Sayang
24
Bab 24 - Kematian Aldavi
25
Bab 25 - Bertemu Mantan
26
Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27
Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28
Bab 28 - Pulang ke Bandung
29
Bab 29 - Meminta Restu
30
Bab 30 - SAH
31
Bab 31 - Kejutan
32
Bab 32 - Sarung Antena
33
Bab 33 - Pending
34
Bab 34 - Berhasil Juga
35
Bab 35 - Hubungan Gelap
36
Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37
Bab 37 - Galau
38
Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39
Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40
Bab 40 - Gangguan Mantan
41
Bab 41 - Menutup Akses
42
Bab 42 - Cemburu
43
Bab 43 - Aksi Rara
44
Bab 44 - Keraguan
45
Bab 45 - Tanda Lahir
46
Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47
Bab 47 - Misi Angga
48
Bab 48 - Suami Liar
49
Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50
Bab 50 - Terkuak
51
Bab 51 - Aku Pergi
52
Bab 52 - Tangis Pilu
53
Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54
Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55
Bab 55 - Konferensi Pers
56
Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57
Bab 57 - Sebelum Tidur
58
Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59
Bab 59 - Persalinan
60
Bab 60 - Operasi
61
Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62
Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63
Bab 63 - Melepaskan
64
Bab 64 - Cinta dan Rindu
65
Bab 65 - Perayaan
66
Bab 66 - Extra Part
67
PROMO KARYA BARU
68
PROMO KARYA BARU
69
PROMO KARYA BARU
70
PROMO KARYA BARU
71
PROMO KARYA BARU
72
PROMO KARYA BARU
73
PROMO KARYA BARU
74
PROMO KARYA BARU
75
PROMO KARYA BARU
76
Launching Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!