Bab 16 - Papa Sakit

Pagi-pagi buta, Aldava tengah dikejutkan getaran ponselnya. Untung Yasmin tengah tertidur pulas sehingga ia bisa mengangkat telepon dari Lexi.

Aldava sungguh terkejut mendengar dari Lexi bahwa sang Ayah tengah sakit dan kini dilarikan ke rumah sakit Medistra di daerah Gatot Subroto Jakarta. Yang Lexi tahu dari orang kepercayaannya di dalam kediaman utama bahwa Ayah majikannya itu mendadak sesak nafas dan memanggil nama Aldava lalu pingsan.

Saat ini masih dalam kondisi belum sadarkan diri. Namun sudah cukup membaik pernafasannya. Dugaan sementara karena stress berat dan menghirup sesuatu yang kurang baik untuk pernafasannya.

Aldava mengernyitkan dahi dan mengepalkan tangannya pasti ini ada ulah orang-orang yang ingin menghancurkan keluarganya. Akan tetapi dirinya tetap harus waspada sebab di luar sana bahkan mungkin musuhnya telah menganggap bahwa dirinya sudah mati. Jadi dia tidak boleh gegabah muncul di area publik.

Ia meminta bantuan Lexi untuk membelikannya sebuah topeng dengan wajah orang lain. Dirinya ingin berada sesekali di samping Papanya. Walaupun sebagai perawat sang Papa juga tak apa.

Sebagai anak, Aldava sangat yakin Papanya diliputi rasa bersalah dan kesedihan mendalam atas kepergiannya yang ia kira selamanya alias dinyatakan meninggal padahal bukan dirinya yang meninggal dalam kecelakaan itu.

"Tunggu Pa, Dava juga rindu Papa. Gak akan aku biarin para tikus got itu mencelakai Papa!" geram Aldava sembari mengepalkan tangannya.

Kemudian mau tak mau Lexi akhirnya segera melaksanakan perintah Tuannya jika tidak nanti bisa-bisa dirinya beneran di lempar ke sungai Amazone beranak pinak dengan Piranha. Lexi mengerahkan segala koneksinya agar misi Aldava berhasil.

Kini Aldava tengah memikirkan alasan apa yang tepat pada Yasmin agar dirinya di ijinkan pergi ke luar kota. Sungguh kepala atas bawah miliknya pening tujuh keliling. Namun bersama Yasmin dirinya belajar banyak hal. Bahwa hidup ini keras dan penuh tantangan maka jangan menyerah.

Dirinya seorang wanita yang cukup berpunya sebagai anak kepala desa tetapi rela bersusah hidup dengan Aldavi hanya karena cinta yang tulus tanpa embel-embel kekayaan maupun tahta dari seorang lelaki yang ia cinta.

Sepulang Aldava bekerja, dirinya sudah bersiap ingin pamit dengan Yasmin untuk pergi ke luar kota. Lexi sudah mengatur segalanya dan sangat siap. Mandor tempat Aldava bekerja pun terpaksa Lexi suap dan ancam untuk menuruti apa kata titahnya jika ingin tetap bekerja di perkebunan karet tanpa harus membongkar jati diri Aldava sesungguhnya.

Pak Mandor yang bernama Agus itu belum tahu bahwa Aldavi telah tiada. Ia tetap menganggap Aldava itu adalah Aldavi. Lexi hanya menyuruh Agus sebagai mandor untuk membantu Aldava meminta ijin pada Yasmin saja.

Tentu saja Agus bersedia membantu Aldava karena ia tidak mau dipecat sekaligus sesama lelaki saling membantu. Yang ada di dalam benak Agus sebagai mandor bahwa Aldava ini tetap Aldavi namun dirinya disuruh berbohong pada Yasmin sehingga pikiran nakalnya bermunculan menduga Aldavi punya wanita idaman lain di luar.

"Davi, kamu hebat juga ya. Baru jadi buruh saja sudah punya istri dua," tutur Agus, Pak Mandor.

"Maksud Pak Mandor apa? Maaf saya tidak paham," tanya Aldava heran.

"Halah kamu nyuruh Pak Lexi agar saya ngikutin apa yang kamu mau buat bohongin Yasmin ijin keluar kota pasti kamu mau kelonan sama bini barumu ya? Ngaku saja lah sama aku enggak apa-apa kok. Kan aku juga punya bini lebih dari satu, kamu tahu itu."

Pak Mandor terkekeh melihat wajah Aldava yang terpelongo jadi terlihat lucu di matanya. Sedangkan yang di ajak bicara begitu tertohok mendengar ucapan pak mandor tempatnya bekerja sebagai buruh kasar di perkebunan karet.

"Punya bini satu belum sah saja mau di grepek-grepek juga belum apalagi dua. Ada-ada saja pak mandor ini," batin Aldava seraya geleng-geleng kepala.

"Eh kenapa geleng-geleng apa kamu pusing mikirin Yasmin. Tenang saja aku paham dan siap membantumu. Apalagi istrimu lagi bunting. Pasti nahan buat main bola sodok sangat susah. Pokoknya kamu terima beres dan aku jamin Yasmin akan mengijinkan," tutur Pak Mandor dengan cekikikan.

"Pak Mandor apa enggak capek main dua bini?" tanya Aldava sengaja basa basi.

"Enggak Dav, soalnya itu kebutuhan penting. Kamu tahu sendiri istri pertamaku sudah mbrojol empat jadi kurang gigit alias kendor. Aku sering minta tapi jarang dikasih alesan capek, ngantuk dan repot sama anak. Ya terpaksa aku nikah siri sama Sulis janda desa seberang. Apalagi Sulis dicerai lakinya sejak lama karena enggak bisa kasih anak alias mandul. Ya sudah aku kawinin siri dan sama-sama mau jadi aku gak salah kan?" tutur Agus, mandor bini dua.

"Ya gak salah sih Pak. Cuma apa Mbak Yani, istri pertama Bapak tahu soal pernikahan siri bapak dengan Mbak Sulis?" tanya Aldava.

Deg...

"Ya jangan sampai tahu pokoknya Dav. Cuma kamu yang tahu. Jangan bocor ya! Nanti aku adukan kamu ke Yasmin kalau punya wanita lain," pekik Pak Agus.

"Haishh Pak Mandor, saya ke luar kota juga bukan untuk begituan Pak. Kebetulan ada kerabat jauh yang butuh bantuan tetapi Yasmin kurang suka sama orangnya alias cemburuan. Ya sudah akhirnya saya minta bantuan Pak Mandor," tutur Aldava.

"Oh begitu. Aku pikir kamu punya cewek lain di luar buat main bola sodok. Maaf ya Davi," ucap Pak Mandor terkekeh.

"Iya Pak. Nanti jangan sampai buat Yasmin curiga," perintah Aldava tegas.

"Beres Dav," respon Pak Mandor Agus.

🍁🍁🍁

Aldava di ijinkan dengan mulus atau pakai syarat nih dari Yasmin? 💋

Terpopuler

Comments

Supry Atun

Supry Atun

pakai syarat aja hahahaha biar + pusing aldavanya 🤭

2024-10-17

0

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

kasihan mereka, cukup lama memelihara ular

2024-04-27

1

Widi Widurai

Widi Widurai

tapi ttp aja anak mahesa. walaupun bukan dava yg mati, tp davi

2023-11-19

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tragedi
2 Bab 2 - Sosok Aldavi
3 Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4 Bab 4 - Hormon Kehamilan
5 Bab 5 - Saudara Kembar
6 Bab 6 - Masa Lalu
7 Bab 7 - Cinta Segitiga
8 Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9 Bab 9 - Berduka
10 Bab 10 - Kesalahpahaman
11 Bab 11 - Pemakaman
12 Bab 12 - Biang Kekacauan
13 Bab 13 - Kehilangan
14 Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15 Bab 15 - Bumil Sensi
16 Bab 16 - Papa Sakit
17 Bab 17 - Syarat Yasmin
18 Bab 18 - Janji Aldava
19 Bab 19 - Bertemu Papa
20 Bab 20 - Gelang
21 Bab 21 - Sebuah Rahasia
22 Bab 22 - Video Call
23 Bab 23 - Sabar Sayang
24 Bab 24 - Kematian Aldavi
25 Bab 25 - Bertemu Mantan
26 Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27 Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28 Bab 28 - Pulang ke Bandung
29 Bab 29 - Meminta Restu
30 Bab 30 - SAH
31 Bab 31 - Kejutan
32 Bab 32 - Sarung Antena
33 Bab 33 - Pending
34 Bab 34 - Berhasil Juga
35 Bab 35 - Hubungan Gelap
36 Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37 Bab 37 - Galau
38 Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39 Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40 Bab 40 - Gangguan Mantan
41 Bab 41 - Menutup Akses
42 Bab 42 - Cemburu
43 Bab 43 - Aksi Rara
44 Bab 44 - Keraguan
45 Bab 45 - Tanda Lahir
46 Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47 Bab 47 - Misi Angga
48 Bab 48 - Suami Liar
49 Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50 Bab 50 - Terkuak
51 Bab 51 - Aku Pergi
52 Bab 52 - Tangis Pilu
53 Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54 Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55 Bab 55 - Konferensi Pers
56 Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57 Bab 57 - Sebelum Tidur
58 Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59 Bab 59 - Persalinan
60 Bab 60 - Operasi
61 Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62 Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63 Bab 63 - Melepaskan
64 Bab 64 - Cinta dan Rindu
65 Bab 65 - Perayaan
66 Bab 66 - Extra Part
67 PROMO KARYA BARU
68 PROMO KARYA BARU
69 PROMO KARYA BARU
70 PROMO KARYA BARU
71 PROMO KARYA BARU
72 PROMO KARYA BARU
73 PROMO KARYA BARU
74 PROMO KARYA BARU
75 PROMO KARYA BARU
76 Launching Novel Baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1 - Tragedi
2
Bab 2 - Sosok Aldavi
3
Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4
Bab 4 - Hormon Kehamilan
5
Bab 5 - Saudara Kembar
6
Bab 6 - Masa Lalu
7
Bab 7 - Cinta Segitiga
8
Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9
Bab 9 - Berduka
10
Bab 10 - Kesalahpahaman
11
Bab 11 - Pemakaman
12
Bab 12 - Biang Kekacauan
13
Bab 13 - Kehilangan
14
Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15
Bab 15 - Bumil Sensi
16
Bab 16 - Papa Sakit
17
Bab 17 - Syarat Yasmin
18
Bab 18 - Janji Aldava
19
Bab 19 - Bertemu Papa
20
Bab 20 - Gelang
21
Bab 21 - Sebuah Rahasia
22
Bab 22 - Video Call
23
Bab 23 - Sabar Sayang
24
Bab 24 - Kematian Aldavi
25
Bab 25 - Bertemu Mantan
26
Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27
Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28
Bab 28 - Pulang ke Bandung
29
Bab 29 - Meminta Restu
30
Bab 30 - SAH
31
Bab 31 - Kejutan
32
Bab 32 - Sarung Antena
33
Bab 33 - Pending
34
Bab 34 - Berhasil Juga
35
Bab 35 - Hubungan Gelap
36
Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37
Bab 37 - Galau
38
Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39
Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40
Bab 40 - Gangguan Mantan
41
Bab 41 - Menutup Akses
42
Bab 42 - Cemburu
43
Bab 43 - Aksi Rara
44
Bab 44 - Keraguan
45
Bab 45 - Tanda Lahir
46
Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47
Bab 47 - Misi Angga
48
Bab 48 - Suami Liar
49
Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50
Bab 50 - Terkuak
51
Bab 51 - Aku Pergi
52
Bab 52 - Tangis Pilu
53
Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54
Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55
Bab 55 - Konferensi Pers
56
Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57
Bab 57 - Sebelum Tidur
58
Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59
Bab 59 - Persalinan
60
Bab 60 - Operasi
61
Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62
Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63
Bab 63 - Melepaskan
64
Bab 64 - Cinta dan Rindu
65
Bab 65 - Perayaan
66
Bab 66 - Extra Part
67
PROMO KARYA BARU
68
PROMO KARYA BARU
69
PROMO KARYA BARU
70
PROMO KARYA BARU
71
PROMO KARYA BARU
72
PROMO KARYA BARU
73
PROMO KARYA BARU
74
PROMO KARYA BARU
75
PROMO KARYA BARU
76
Launching Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!