Jantung Mahesa berdegup kencang seperti berpacu cepat. Ia berusaha meraba wajah Aldava kembali bahkan menggenggam tangan putranya.
Mimpi yang seakan nyata namun kalimat barusan yang terlontar di pendengarannya apakah hanya ilusi semata? Ia mencubit tangannya yang terkena selang infus dengan keras.
"Auch..."
"Pah, apa yang Papa perbuat? Ini Dava nyata Pah bukan mimpi," pekik Aldava yang tak tega melihat sang Papa seakan terkejut melihat dirinya sehingga menyakiti dirinya sendiri.
"Dava, ini benar kamu? Bukankah kamu sudah meninggal Nak?" tanya Mahesa heran dan terbata-bata.
Ketika Aldava tadi melihat sang Papa mulai siuman, maka ia langsung melepas topeng di wajahnya. Sehingga sang Papa saat membuka matanya, langsung tampak dirinya bukan wajah Aldava dengan topeng.
Mahesa berpikir bahwa dirinya tengah bermimpi namun setelah dijelaskan Aldava bahkan putranya ini mencium wajahnya bertubi-tubi maka dirinya percaya bahwa Aldava masih hidup.
Aldava menceritakan singkat pada ayahnya bahwa dirinya sengaja bersembunyi dahulu untuk menumpas kejahatan orang-orang yang berusaha menghancurkan keluarganya. Membongkar kedok siapa saja tikus got yang membuat kelurganya nelangsa. Bahkan para cecunguk itu terindikasi ingin menguasai harta kekayaan keluarga Mahesa.
Aldava menyebut Farina sang ibu tiri yang termasuk sebagai orang yang berniat jahat tersebut.
Lalu ia menceritakan bahwa kini ia tinggal bersama Yasmin, istri seseorang yang wajahnya sangat mirip dengannya bernama Davi. Namun lelaki itu telah meninggal kecelakaan dalam mobil miliknya yang akhirnya semua orang menyangka bahwa seorang Aldava Putra Mahesa telah meninggal dunia.
Aldava meyakini bahwa ada sabotase dalam mobil yang dikendarai oleh suami Yasmin dan Lexi serta anak buahnya masih menyelidikinya serta memantau pergerakan Farina.
"Apa? Davi?" tanya Mahesa terbata-bata.
"Iya Pah, ini fotonya bersama istrinya. Coba Papa lihat sangat mirip aku kan? Aneh tahu Pah. Lexi bilang malah dikira aku sama dia seperti saudara kembar saja bagai pinang dibelah dua. Sangat mirip katanya," tutur Aldava terkekeh.
Ia membuka galery ponselnya dan menunjukkan foto Aldavi bersama Yasmin yang ia copy dari ponsel milik Yasmin saat wanita itu tertidur pulas. Terlebih ponsel Yasmin tanpa diberi passcode sehingga Aldava mudah untuk mengecek isinya.
Deg...
Mahesa sungguh terkejut dengan wajah Davi yang sangat mirip dengan Aldava. Bahkan nama yang hampir sama. Dirinya sangat ingat bahwa sesaat setelah Lisa melahirkan, ia langsung memberi gelang khusus pada kedua putranya.
Gelang yang tertera nama masing-masing dari bayinya. Aldava tentu saja masih menyimpan gelang yang berisi namanya itu di apartemen pribadinya tepatnya di dalam brankasnya.
Mahesa jadi teringat akan gelang tersebut yang ia pesan dan design khusus sendiri lalu dibuat oleh toko perhiasan langganan keluarga Mahesa.
Saat kebakaran yang menewaskan bayi Aldavi kala itu saking syoknya ia tak sempat banyak berpikir sebab saat dilakukan tes DNA dan keseluruhan pengecekan medis menyatakan bayi Aldavi menjadi salah satu korban meninggal terbakar hangus kamar bayi di rumah sakit tersebut bersama beberapa korban bayi lainnya.
"Apa saat itu sebenarnya Aldavi masih hidup? Apa ini skenario mereka juga padaku? Tetapi hasil tes itu menyatakan Aldavi meninggal dunia," batin Mahesa tengah berperang.
"Pah, Papa kenapa? Apa Papa kenal Yasmin atau Aldavi, suaminya?" tanya Aldava heran melihat sang Papa tengah melamun dengan wajah yang cukup aneh seperti memikirkan sesuatu yang pelik.
"Eh...enggak apa-apa Nak. Oh ya Dav, tolong kamu zoomkan foto Davi bersama istrinya."
Mahesa memasang penglihatannya dengan seksama kala Aldava melakukan zoom pada foto Yasmin dan mendiang Aldavi. Bahkan tangan Mahesa yang terbebas dari selang infus, bergerak dengan lincahnya menzoom bagian tangan Aldavi.
Deg...
"Gelang itu. Bagaimana mungkin lelaki itu memakai gelang yang sama dengan bayiku, saudara kembar Aldava? Apa dia putraku Aldavi?" batin Mahesa tertegun melihat hasil zoom foto Yasmin dan Aldavi melihat gelang yang sama dengan milik putranya.
🍁🍁🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Galih Rakhashiwi
lha gelang bayik msih muat sm bapak2
2025-02-19
0
Sari Ramly
Emang gelangx masih muat ? Kan gelang wktu msh bayi loh itu
2024-09-29
0
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
aldavi masih memakai gelang itu hingga akhir
2024-05-09
2