Bab 3 - Terpaksa Berbohong

Rara, sosok nama dan cinta yang telah lama ia lupakan. Sungguh saat ini hatinya sudah kosong tak ada nama tersebut walau terkadang bila kenangan lama kembali datang padanya, di ujungnya masih samar-samar terkenang akan Rara sang mantan kekasihnya yang telah memutuskan menikah dengan calon suami yang disodorkan oleh orang tuanya wanita itu atas dasar perjodohan sehingga kisah cinta dua sejoli ini harus kandas di tengah jalan.

"Entahlah aku tak tahu Lex, sudah lama aku tak mendengar kabarnya. Mungkin dia sekarang sudah punya anak dan bahagia bersama suaminya," ucap Aldava cuek.

"Rara dan orang tuanya pasti nyesel ninggalin kamu bos," ucap Lexi.

"Rara gak salah juga ninggalin aku. Dia hanya ingin berbakti pada kedua orang tuanya yang telah menjodohkan dirinya dengan lelaki lain. Aku tahu hatinya baik bahkan saat berpisah denganku dia sampai ingin memberikan mahkotanya padaku hanya ingin memberikan kado cinta spesial untukku sebelum dirinya menikah. Dikarenakan ia gak rela bila nanti lelaki yang tidak ia cintai yang akan mendapatkan mahkotanya," tutur Aldava.

"Gila! Terus bos ambil tuh mahkota? Kayaknya enggak mungkin deh. Gue tahu siapa Lu, Aldava."

Lexi yang menggebu berteriak kesal menunggu jawaban dari Tuannya itu, membuat Aldava tertawa renyah membiarkan sahabat sekaligus asistennya itu berpikir yang tidak-tidak.

"Et dah malah ngelawak si Bos," ucap Lexi sinis.

"Dasar sahabat bahlul masak kamu kenal aku baru kemarin sih Lex. Ya enggak aku comot lah itu mahkota dari singgasananya Rara. Sudah aku tolak mentah-mentah dan kunasehati agar dia bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya kelak," tutur Aldava.

"Ya sudah aku persiapkan segala hal untuk berangkat ke tempat Yasmin. Dan ini pelajari beberapa hal tentang Aldavi agar ketika bos nyamar sebagai suami Yasmin gak membuat wanita itu atau orang lain di sana curiga," ucap Lexi.

"Astaga Lexi, masak gue harus jadi buruh kasar di perkebunan karet? Apa gak ada pekerjaan ringan di kantor perkebunan itu?" tanya Aldava.

"Tenang Tuan Muda, semua sudah saya atur. Satu bulan ini jadi buruh kasar dulu, selanjutnya naik jabatan sederhana ke kantor perkebunan. Kebetulan saya sudah membeli beberapa saham dan memasukkan orang terpercaya kita di sana untuk membantu Tuan Muda dalam menjalankan misi ini," tutur Lexi.

"Baiklah demi Papa dan Mahesa Corp aku harus melakukan ini agar membuat para tikus got itu lari tunggang langgang dan lenyap selamanya," ucap Aldava.

🍁🍁🍁

Setelah Lexi menyiapkan segala kebutuhan Tuannya ke kampung Lebaksiuh, maka Aldava kini sudah menginjakkan kakinya di depan rumah Yasmin, istri Aldavi.

Tok...tok...tok...

Terdengar suara pintu rumahnya ada yang mengetuknya di pagi buta membuat Yasmin yang tertidur pun harus terbangun lebih awal.

"Hoam...masih jam tiga dini hari. Siapa yang mengetuk pintu rumahku?" batin Yasmin saat terbangun melihat jam dinding masih menunjukkan pukul tiga pagi.

Dengan nyawa yang belum terkumpul penuh akhirnya Yasmin beranjak bangun dan berjalan perlahan membuka pintu rumahnya.

Kriet...

Derit pintu rumah Yasmin terbuka menampilkan sosok yang tengah ia nantikan kehadirannya.

Deg...

Yasmin tengah tertohok melihat sosok suami yang ia rindukan dua pekan ini yang tak ada kabar sama sekali padanya. Seakan pagi ini ia mendapat suatu hadiah terindah dari Tuhan atas untaian doa yang selama dua pekan ini ia lambungkan terus tanpa henti menyebut nama suaminya dalam doa dan helaan nafasnya.

Binar wajahnya langsung berubah cerah walaupun dalam kondisi masih setengah terkejut. Kedua mata elang Aldava juga sempat tertegun akan sosok Yasmin, istri Aldavi yang kini tengah berdiri di hadapannya. Aldava memindai sosok Yasmin dari atas ke bawah dan mendadak ia menelan salivanya.

Pikirnya gadis desa hanyalah biasa saja. Namun semua itu terpatahkan kala ia melihat langsung Yasmin dengan mata telanjang bukan melihat dari foto sodoran Lexi. Dan Aldava tak tahu bahwa sekarang asisten bahlulnya itu di sana tengah cekikikan dalam mimpi membayangkan Tuannya itu kaget setengah mati saat bertemu Yasmin.

Lexi sengaja memberikan foto Yasmin saat wanita itu belum menikah dengan Aldavi. Dimana dalam foto tersebut Yasmin berpose lugu,polos dan masih kurus kering seperti kurang gizi terlebih foto hitam putih bukan berwarna. Alhasil Aldava sudah memberikan statement atau sebuah pernyataan bahwa dirinya tak akan jatuh hati pada wanita seperti Yasmin yang masih kecil dan terlalu muda untuknya karena ia tidak mau dicap sebagai fedofil.

Tentu saja Aldava mengira Yasmin masih lugu dan polos karena foto yang disodorkan Lexi saat Yasmin masih berusia sembilan belas tahun sedangkan saat ini wanita itu sudah berumur dua puluh lima tahun dengan bentuk tubuh yang ideal bahkan sedikit berisi di beberapa bagian tertentu tubuhnya yang justru membuat wanita itu makin mempesona dan memiliki daya pikat tersendiri di mata Aldava.

Padahal keseharian Yasmin jarang sekali berdandan menor atau aneh-aneh, dirinya hanya berpoles bedak kampung dan lipstik biasa yang murah meriah. Namun bagi Aldava aura wanita yang tersenyum riang di depannya ini sungguh berbeda dari Rara, mantan kekasihnya, maupun wanita lain yang berusaha mendekatinya.

"Aa Davi sudah pulang? Aduh Aa...Yasmin kangen. Si utun juga kangen sama Ayahnya," bisik Yasmin di telinga suaminya sambil memeluk erat tubuh Aldava yang ia kira suaminya.

"Utun? Utun itu siapa?" tanya Aldava spontan.

Deg...

Jantung Yasmin tiba-tiba tertohok sedih kala suaminya tidak rindu pada buah hatinya, justru seakan melupakan bahwa dirinya tengah hamil. Terlebih kondisi wanita hamil yang lebih sensitif akibat hormon kehamilan daripada wanita normal pada umumnya membuat mata Yasmin langsung berkaca-kaca.

Aldava yang awalnya kebingungan sedang melanda dirinya, saat melihat bola mata Yasmin berkaca-kaca menganak sungai seakan sebentar lagi bendungan air matanya akan jebol membasahi pipi mulus itu maka ia langsung berusaha mengalihkan sejenak dengan terpaksa berbohong.

"Hei sayang kenapa jadi sedih? Maafin Aa jika ada beberapa hal yang membuat Aa agak lupa karena kepala Aa habis kepentok jadi mudah pusing," ucap Aldava sengaja mengalihkan perhatian.

"Hah, kepala Aa Davi apa gegar otak? Yuk ke Mantri Somad saja biar diperiksa. Yasmin gak mau terjadi sesuatu hal buruk dengan kesehatan Aa Davi," ucap Yasmin dengan sesenggukan.

"Gak perlu sayangku, cintaku, istriku yang bawelnya minta ampun. Apa kamu gak mau menyuruh suamimu masuk rumah? Apa kita mau bobo di luar dengan nyamuk?" tanya Aldava dengan kekehan mesra pada Yasmin membuat wanita ini tersenyum bahagia karena gurauan suaminya yang tak biasa namun sangat berarti di hatinya hingga membuatnya berbunga-bunga di pagi buta seperti ini.

"Maafkan aku Yas, jika terpaksa membohongimu. Semoga kelak di masa depan kamu mau mengerti dan memaafkanku," batin Aldava sendu.

Keduanya pun berpelukan mesra menuju kamar mereka setelah Yasmin mengambil tangan suaminya itu untuk mengelus-elus utun yang ada di dalam perutnya dan menjelaskan siapa utun itu. Akhirnya Aldava paham bahwa utun yang dimaksud Yasmin adalah buah hati mereka yang masih dalam kandungan. Lalu Aldava menutup pintu rapat-rapat.

Yasmin kini terus mendekap erat suaminya itu di atas ranjang mereka. Bahkan ibu hamil yang satu ini dengan sengaja mencium-cium leher dan menggenggam erat terus tangan suaminya. Seakan dirinya merasa takut untuk ditinggal pergi lagi oleh suaminya ini.

Sejujurnya Aldava agak risih bersentuhan dengan Yasmin bukan karena ia membenci wanita ini, tetapi karena ia sadar sepenuhnya bahwa dirinya tidak halal bagi Yasmin karena bukan Aldavi. Tetapi jika sebatas seperti ini saja akhirnya Aldava terpaksa merelakannya demi menyenangkan wanita hamil ini dan tentu saja memuluskan usahanya untuk menguak misteri yang terjadi dari para pengincar nyawanya.

"Aa, Yasmin sama utun kangen," cicit Yasmin dengan sedikit malu-malu.

"Iya Aa juga malarindu tropi kangen malahan. Ini sudah Aa elus-elus perutnya biar si utun gak ngambek terus kayak ibunya," ucap Aldava dengan mencubit gemas hidung mbangir milik Yasmin seraya terkekeh.

"Bukan dielus tapi di jenguk pakai ini," bisik Yasmin seraya meraba antena milik Aldava di bawah sana yang terbangun sejak tadi sesungguhnya.

Deg...

Terpopuler

Comments

Risma Riskita

Risma Riskita

tu si utu minta di jeku ma papa lo🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-06-27

0

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

🤬🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-04-19

1

Sandisalbiah

Sandisalbiah

,sabarrr.... ini ujian... 🤭🤭🤭

2024-04-04

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tragedi
2 Bab 2 - Sosok Aldavi
3 Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4 Bab 4 - Hormon Kehamilan
5 Bab 5 - Saudara Kembar
6 Bab 6 - Masa Lalu
7 Bab 7 - Cinta Segitiga
8 Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9 Bab 9 - Berduka
10 Bab 10 - Kesalahpahaman
11 Bab 11 - Pemakaman
12 Bab 12 - Biang Kekacauan
13 Bab 13 - Kehilangan
14 Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15 Bab 15 - Bumil Sensi
16 Bab 16 - Papa Sakit
17 Bab 17 - Syarat Yasmin
18 Bab 18 - Janji Aldava
19 Bab 19 - Bertemu Papa
20 Bab 20 - Gelang
21 Bab 21 - Sebuah Rahasia
22 Bab 22 - Video Call
23 Bab 23 - Sabar Sayang
24 Bab 24 - Kematian Aldavi
25 Bab 25 - Bertemu Mantan
26 Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27 Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28 Bab 28 - Pulang ke Bandung
29 Bab 29 - Meminta Restu
30 Bab 30 - SAH
31 Bab 31 - Kejutan
32 Bab 32 - Sarung Antena
33 Bab 33 - Pending
34 Bab 34 - Berhasil Juga
35 Bab 35 - Hubungan Gelap
36 Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37 Bab 37 - Galau
38 Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39 Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40 Bab 40 - Gangguan Mantan
41 Bab 41 - Menutup Akses
42 Bab 42 - Cemburu
43 Bab 43 - Aksi Rara
44 Bab 44 - Keraguan
45 Bab 45 - Tanda Lahir
46 Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47 Bab 47 - Misi Angga
48 Bab 48 - Suami Liar
49 Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50 Bab 50 - Terkuak
51 Bab 51 - Aku Pergi
52 Bab 52 - Tangis Pilu
53 Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54 Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55 Bab 55 - Konferensi Pers
56 Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57 Bab 57 - Sebelum Tidur
58 Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59 Bab 59 - Persalinan
60 Bab 60 - Operasi
61 Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62 Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63 Bab 63 - Melepaskan
64 Bab 64 - Cinta dan Rindu
65 Bab 65 - Perayaan
66 Bab 66 - Extra Part
67 PROMO KARYA BARU
68 PROMO KARYA BARU
69 PROMO KARYA BARU
70 PROMO KARYA BARU
71 PROMO KARYA BARU
72 PROMO KARYA BARU
73 PROMO KARYA BARU
74 PROMO KARYA BARU
75 PROMO KARYA BARU
76 Launching Novel Baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1 - Tragedi
2
Bab 2 - Sosok Aldavi
3
Bab 3 - Terpaksa Berbohong
4
Bab 4 - Hormon Kehamilan
5
Bab 5 - Saudara Kembar
6
Bab 6 - Masa Lalu
7
Bab 7 - Cinta Segitiga
8
Bab 8 - Pernikahan Mahesa dan Lisa
9
Bab 9 - Berduka
10
Bab 10 - Kesalahpahaman
11
Bab 11 - Pemakaman
12
Bab 12 - Biang Kekacauan
13
Bab 13 - Kehilangan
14
Bab 14 - Berubah 180 Derajat
15
Bab 15 - Bumil Sensi
16
Bab 16 - Papa Sakit
17
Bab 17 - Syarat Yasmin
18
Bab 18 - Janji Aldava
19
Bab 19 - Bertemu Papa
20
Bab 20 - Gelang
21
Bab 21 - Sebuah Rahasia
22
Bab 22 - Video Call
23
Bab 23 - Sabar Sayang
24
Bab 24 - Kematian Aldavi
25
Bab 25 - Bertemu Mantan
26
Bab 26 - Masa Lalu Mendadak Muncul
27
Bab 27 - Rumah Tangga Rara
28
Bab 28 - Pulang ke Bandung
29
Bab 29 - Meminta Restu
30
Bab 30 - SAH
31
Bab 31 - Kejutan
32
Bab 32 - Sarung Antena
33
Bab 33 - Pending
34
Bab 34 - Berhasil Juga
35
Bab 35 - Hubungan Gelap
36
Bab 36 - Cinta Tulus Belinda
37
Bab 37 - Galau
38
Bab 38 - Pulang ke Indonesia
39
Bab 39 - Siapa Wanita Itu?
40
Bab 40 - Gangguan Mantan
41
Bab 41 - Menutup Akses
42
Bab 42 - Cemburu
43
Bab 43 - Aksi Rara
44
Bab 44 - Keraguan
45
Bab 45 - Tanda Lahir
46
Bab 46 - Suamiku Bukan Suamiku ?
47
Bab 47 - Misi Angga
48
Bab 48 - Suami Liar
49
Bab 49 - Pulang ke Rumah Bapak
50
Bab 50 - Terkuak
51
Bab 51 - Aku Pergi
52
Bab 52 - Tangis Pilu
53
Bab 53 - Sebelum Kecelakaan
54
Bab 54 - Isu Perselingkuhan
55
Bab 55 - Konferensi Pers
56
Bab 56 - Pernikahan Roy dan Belinda
57
Bab 57 - Sebelum Tidur
58
Bab 58 - Proyek Ternak Benih Berhasil
59
Bab 59 - Persalinan
60
Bab 60 - Operasi
61
Bab 61 - Lahirnya Sang Pewaris
62
Bab 62 - Alvaro Yasva Mahesa
63
Bab 63 - Melepaskan
64
Bab 64 - Cinta dan Rindu
65
Bab 65 - Perayaan
66
Bab 66 - Extra Part
67
PROMO KARYA BARU
68
PROMO KARYA BARU
69
PROMO KARYA BARU
70
PROMO KARYA BARU
71
PROMO KARYA BARU
72
PROMO KARYA BARU
73
PROMO KARYA BARU
74
PROMO KARYA BARU
75
PROMO KARYA BARU
76
Launching Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!