Bulan naik ke atas langit berbintang, menjadi pusat dan inti dari malam.
Di bawah rembulan, di dalam paviliun, seorang anak kecil membawa sebotol arak dan meminumnya dengan gelas kecilnya. Matanya tampak memandang jauh ke dalam bulan sembari merindukan sesuatu.
"Untuk melihat anak kecil minum minuman keras sungguh bukan hal yang bagus." lalu seorang perempuan berjalan memasuki Paviliun. Setiap gerakannya elegan dan kata-katanya di tata dengan rapi dan sopan. Suara nya juga manis didengar.
Lelaki kecil itu tertawa dan berkata, "aku tidak pernah mabuk ketika meminum minuman keras... ... ... Mau itu masa lalu, masa sekarang atau masa depan."
"bahkan jika dibuat oleh Drunked Immortal?" kata gadis itu dengan tawa bercanda.
"hehe," seakan tau sesuatu, lelaki itu tertawa kecil, "Bahkan dari Drunked Immortal."
"Aku jadi penasaran... ... ... tentang seperti apa kehidupanmu di masa lalu." kata gadis itu dengan penasaran.
"Tak perlu tau. Kamu hanya perlu tau bahwa aku adalah Shu Feng, tunanganmu dan kamu adalah Luo Qi, tunanganku." Shu Feng mengangkat gelas ke arah bulan, tertawa dan meminumnya lagi. Malam sedikit hening sesaat, lalu dia bertanya, "Apa kamu tau sesuatu tentang keberadaan ibuku?"
"Banyak yang bilang dia ada di alam rahasia Reruntuhan Gerbang Abadi." gadis itu menjawab dengan serius.
"Aku sudah ke sana. Katanya tidak ada seorangpun yang masuk ke dalam selama 10 tahun. Setidaknya 40 tahun lagi diperlukan untuk alam rahasia itu terbuka," Shu Feng memberitahu apa yang ia ketahui dari Fenghua.
Luo Qi mengernyit kan alis mendengar itu.
Sekarang hilangnya Shu Qian benar-benar menghancurkan Shu Feng. Walaupun Shu Feng tahu bahwa Shu Qian hanya akan menghambatnya untuk menjadi seorang Kaisar, Shu Feng tetap mengejarnya dan mencarinya. Luo Qi sama sekali tidak memahami ini.
"Ngomong-ngomong, apa kamu akan mengikuti ekspedisi ini?" Shu Feng akhirnya mengangkat topik bicara yang lain dan Luo Qi menganggukkan kepala.
"Iya. Dikatakan energi yuan di sana bisa membantuku untuk menerobos ke ranah Inti emas lebih cepat. Aku akan pergi ke sana."
"Hmm," Shu Feng tampak merenungkan sesuatu dengan mata yang terpaku pada bulan, lalu dia bertanya lagi, "Sebenarnya apa Perjanjian Kuno Manusia dan Iblis ini?"
"Aku hanya ingat sedikit. Sebelum aku menjadi Dewa, di katakan bahwa Kaisar Dunia membuat seluruh Kaisar dari segala ras yang mampu berpikir untuk memperlakukan satu sama lain dengan serata... ... ..."
Perlahan, Luo Qi menjelaskan semuanya dari awal hingga akhir dari nafas Kaisar Dunia. Dia juga menanyakan tokoh seperti Kaisar Agung Qingtian. Secara tidak terduga, Luo Qi berteman dengan idolanya itu.
Karena sudah sejauh ini, Shu Feng menanyakan banyak hal yang tidak dia ketahui hingga pagi tiba... ... ...
Saat pagi tiba, seluruh orang berkumpul di Aula. Mereka tampak telah siap untuk pergi ke medan tempur.
Termasuk Shu Feng. Dia tak lagi punya tujuan untuk pergi. Dia bisa saja kembali ke Klan kultivasi Huang hanya saja dia merasa kembali pada mereka tidak ideal. Akan ada banyak orang yang memusuhimu.
Dibenci oleh musuh itu tak masalah, tapi dibenci oleh sekutu adalah masalah.
Karena itu Shu Feng memutuskan untuk ikut dengan Fenghua.
Setelah mendengar kata pengantar singkat dari Raja Puncak Yunhao, perjalanan mereka menuju timur dari wilayah persebrangan Hutan Wenqi dan Wilayah Faksi Yunhao di mulai.
Perjalanan itu memakan waktu sekitar 2 hari, dengan tanpa Kapal langit.
Dua hari bagaikan sekejap mata bagi mereka, sehingga tanpa mereka ketahui, mereka telah tiba di lokasi.
Tempat itu berada di tengah hutan, sehingga mereka harus turun terlebih dahulu ke dalam hutan untuk mencari jalan masuknya.
Jalan masuknya adalah gua dengan akar di sekitar, sebelumnya mungkin akan sulit untuk disadari, namun setelah dibuka dan dimasuki oleh beberapa orang, jalan masuk itu ditemukan dalam waktu singkat.
Mereka berkemah di dekat gua, dan beberapa orang memasukinya terlebih dahulu sementara yang lain menunggu giliran mereka. Ketika berhasil memperluas wilayah yang mereka ketahui, akan ada orang naik dan satu kelompok berisi 3 orang akan turun.
Shu Feng turun bersama Fenghua, Raja Dashan dan Luo Qi serta You Bai.
You Bai, tentu saja berwajah pucat melihat Shu Feng. Dia disiksa oleh Shu Feng selama beberapa saat, namun waktu singkat itu bagaikan neraka baginya.
Shu Feng turun ke dalam gua. Di sana dia melihat perkemahan.
Benar, mereka berkemah di dalam sana dan bahkan memanggang daging.
"apa itu tidak apa-apa?" Shu Feng bertanya. Binatang buas akan mencium daging itu dan terpancing. Jika saja yang datang binatang iblis sekuat Raja, mereka tak akan selamat.
"Tak apa. Ada dua Penguasa disini." Fenghua menepuk kepala Shu Feng. "Juga, kami sudah memperhitungkan ini dan membuat formasi array untuk mengurangi kemungkinan masalah." Lanjutnya. Lalu dia berjalan menuju lorong gua.
Shu Feng mengikuti sosok Fenghua dibelakang. Tak lama kemudian, mereka melihat hutan purba yang sangat luas seperti dunia, awan dan tebing serta gunung. Ketika Shu Feng melihat ke bawah, dia hampir tidak bisa melihat daratan.
"Tempat ini seperti dunia rahasia." Shu Feng bergumam kagum.
"Benar. Rasakan lah energi Yuan nya, masih sangat murni." Fenghua menarik nafas yang panjang dan menghembuskannya.
"Kamu benar." Shu Feng menganggukkan kepala. Dengan energi Yuan yang sedalam ini, jika dia diberikan waktu 6 bulan hingga 1 tahun disini, mungkin saja bisa menerobos ke Tingkat Lanjut dari ranah Jiwa Baru Lahir. Tak heran Luo Qi berkata dia bisa menerobos ke ranah Inti Emas lebih cepat.
"Tapi berkeliling bukanlah keputusan yang bijak," Fenghua memberitahu. "kita belum tahu makhluk seperti apa yang mendiami tempat ini."
"Ya," Shu Feng menganggukkan kepala.
Fenghua kemudian membawa Shu Feng untuk turun. Dia berkata mereka akan mencari tempat yang bagus untuk membangun benteng dan kastil.
Shu Feng berpikir itu adalah ide bagus dan ikut mencari. Hingga mereka menemukan dataran yang sesuai.
Fenghua segera mengeluarkan tenda raksasa dari sana — ukurannya hampir sebesar rumah biasa — dan dia juga menyiapkan yang kedua.
"kamu akan tidur di sana dan aku disini." Fenghua menunjuk tenda.
Shu Feng masih terpukau dengan kemampuan Fenghua untuk selalu mengejutkannya. Bahkan dengan sistemnya, dia tak memiliki benda seperti ini... ... ...
"Ada apa? Apa sebenarnya kamu mau tidur bersamaku malam ini? Tak masalah! Kakak ini bisa menemanimu tidur!" Fenghua berseru dengan tawa candanya.
Shu Feng berbatuk pelan dan menolak dengan sopan lalu masuk. Dia segera berkultivasi di sana.
Esoknya, dia dan Fenghua memutuskan untuk menjelajahi tempat itu.
Dalam penjelajahan mereka, mereka menemukan ada danau seluas 4km, 5 Gunung keseluruhan dan beberapa sumber mata air.
Tempat ini benar-benar seperti dunia di atas... ... ...
...... ... ... ......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments