Episode. 09

3 tahun kemudian,

Shu Feng tidur dengan kepala di atas paha Hao Yanyi. Dia memandang dedaunan yang rimbun lalu memikirkan hari-harinya yang menyenangkan.

Hanya tersisa satu tahun lebih sebelum dia pergi ke Sekte Dashan.

Shu Feng kemudian menatap ke arah Hao Yanyi yang tertidur dengan tubuh yang bersandar ke pohon.

Shu Feng mengulurkan tangannya ke rambut panjang Hao Yanyi, berkedip dan menarik tangannya lagi.

Lalu dia memejamkan mata.

Entah apa yang ia pikirkan pada saat itu, hanya dia yang tau... ... ...

...... ... ... ......

Menjelang malam, Shu Feng kembali ke rumahnya untuk makan malam.

Di sana dia duduk dengan Shu Qian di meja makan sementara Hao Yanyi berdiri di samping dengan mata terpejam.

Setelah menghabiskan seluruh hidangan, Shu Qian memberitahukan bahwa dia akan pergi ke Sekte Dashan untuk suatu urusan dan dia akan berada di bawah pengawasan Hao Yanyi selama dia pergi.

"... ... ... Baru beberapa hari yang lalu sejak Hao Yanyi menerobos ke tahap 5 ranah Pondasi... ... ... Kamu akan aman dengannya."

Shu Feng hanya mengangguk. "Berapa lama kamu akan pergi?"

"Aku tidak tau." Shu Qian sedikit termenung setelah menjawabnya dengan tatapan yang mendalam ke mata Shu Feng lalu dia melanjutkan lagi dengan lembut, "Tapi aku akan segera kembali setelah menyelesaikan urusanku di Sekte."

"Baiklah." Shu Feng tidak tau apa yang terjadi, jadi dia akan menutup mata untuk saat ini. "Sampaikan salamku ke Luo Qi."

...... ... ... ......

Esoknya, Shu Qian benar-benar pergi bersama 5 prajurit pilihannya.

Shu Feng menatap kepergian mereka dengan ekspresi dingin. Namun dalam hatinya, dia khawatir setengah mati... ... ...

Mereka akan baik-baik saja, Luo Qi sudah mencapai ranah Pondasi... ... ... Nilai mereka semakin tinggi di mata Sekte Dashan... ... ... Tak akan ada hal buruk terjadi pada mereka... ... ...

Shu Feng mendesah lalu pergi meninggalkan gerbang dengan perasaan yang cemas.

Berbulan-bulan kemudian,

Kabar tentang rombongan itu menghilang menyebar.

Dua dari 6 orang di temukan tak bernyawa di Pegunungan Hongyun.

Dan mereka adalah pakar puncak Supernatural,

Mereka adalah aset yang sangat penting bagi Klan, namun sekarang... ... ...

Ketika kabar itu sampai ke telinga para petinggi Klan, mereka segera mengadakan rapat dan di sana mereka berdebat dengan keras untuk; siapa yang harus memimpin Klan saat ini.

Beberapa pihak memilih Shu Yuan Dao untuk menjadi pemimpin, yang lain berkata Dong Yijian adalah pilihan terbaik, dan beberapa memilih Luo Qi bahkan setelah tau umur nya baru 11-12 Tahun.

Sementara mereka berdebat, sosok Shu Feng memandang mereka dengan dingin dalam bayangan.

Shu Feng mengingat dua orang perempuan paling penting dalam hidupnya dan ekspresinya menjadi gelap lalu dia bergumam, "Sayangnya, mereka mencintai tempat ini... ... ..."

Jika aku tidak menjadi Kepala Klan, maka mereka akan dalam bahaya... ... ... aku akan dikucilkan jika aku diam, dan dia harus mengikutiku ... ... ...

Shu Feng merasa dia harus melindungi apa yang harusnya menjadi miliknya. Jadi dia diam-diam menjadi satu dengan bayangan dan keluar. Dia berhenti di depan pintu ruang rapat dan mengetuk.

Tok!

Tok!

Tok!

Tiga ketukan terdengar, namun tiada satupun sesepuh yang menoleh. Mereka masih fokus berdebat.

Hingga akhirnya Shu Feng melangkah masuk. Pada saat itu lah, seluruh tempat terdiam.

Kehadiran Shu Feng hanya membuat suasana tempat itu menjadi semakin mencekam.

Mereka memandang Shu Feng dengan aneh lalu seorang sepuh melangkah ke depan, "Tuan Muda Tertinggi, apa yang kamu lakukan disini?"

Shu Feng memandang lelaki tua di hadapannya, yang menatapnya dengan sangat dingin. Lalu dia mencibir, "Aku datang untuk mengambil posisiku."

Semua orang berkedut. Mereka semua tampak keberatan. Kemudian, mereka berkata, "Kamu masih terlalu cepat untuk memimpin Klan."

"Terlalu cepat, ya... ... ...?" Shu Feng tersenyum tipis. Ekspresinya semakin dingin. Perlahan, sebuah kelereng kecil memperlihatkan wujudnya di samping Shu Feng.

Kelereng itu berwarna Emas, dengan aura hitam yang mengacaukan udara. Ketika kelereng itu muncul, seluruh tempat di tekan hingga bernafas pun sulit.

"Jika kalian tidak mendengarkan ku, maka kalian akan m@ti di sini, paham?"

"Apa... ... ...?"

"Bagaimana bisa... ... ..."

Beberapa sesepuh yang melihat Inti Emas milik Shu Feng merasa terkejut hingga tak bisa berkata apapun. Bahkan ada yang jatuh karena shock berat... ... ...

Ini adalah Inti Emas!

Bukti dari keberadaan seorang Master!

Dan itu muncul di samping seorang anak kecil berusia 8 tahun... ... ...

"Apakah ini trik... ... ..." kekuatan paling tinggi di antara para sesepuh, ketika melihat Inti Emas Shu Feng, berpikir keras untuk tidak mempercayai apa yang dia lihat.

"Trik?" Shu Feng menghela nafas pelan lalu menggeleng kepalanya. "Ini bukan trik." Shu Feng mengulurkan tangannya dan tiba-tiba kekuatan misterius mengangkat dan mencekik sesepuh paling kuat di sana.

"Dengarkan aku, mulai sekarang aku yang akan memimpin Klan hingga ibunda pulang. Jika ada yang keberatan, datangi aku! Aku tidak keberatan berbagi ilmu dengan mereka!"

Hanya dengan sebuah pernyataan dan kekuatan yang mendominasi, Shu Feng berhasil mengambil alih seluruh Klan di tangannya. .

...... ... ... ......

Esok paginya,

Di Aula Utama,

Shu Feng duduk di atas kursi Kepala Klan kultivasi Huang, memandang seluruh sesepuh, kepala keluarga besar dan beberapa taois yang berkumpul bersama Hao Yanyi disampingnya.

Mereka tampak memandang Shu Feng dengan ketidakpercayaan, terutama oleh para generasi muda. Bagi mereka, ini adalah kesalahan besar.

Bagaimana bisa anak haram sepertinya duduk di atas kursi Kepala Klan yang maha kuasa itu?

"Kenapa bukan aku... ... ..." Dong Yijian yang penuh kedengkian, memandang Shu Feng dengan ekspresi gelap. Lelaki itu mengepalkan tangannya ketika perasaan negatif menyebar.

"Tenang, kita akan mempertanyakan keputusan ini." ucap ayah dari Dong Yijian. Dia adalah Dong Hao Yan, kepala keluarga Dong.

Ketika mereka menatap, memandang, dan menghina Shu Feng dalam diam, Shu Feng mendengarkan itu semua dengan seksama. Dia tak tau akan seperti apa diakhir nanti, tapi dia percaya bahwa dirinya akan sukses mengambil alih seluruh Klan.

Hao Yanyi yang ada di sampingnya, menatap seluruh anggota Klan lalu melihat tuan mudanya yang tampan. Dia tak menyangka akan ada masa dia di sini, berdiri di samping Shu Feng ketika Shu Feng duduk di atas kursi Kepala Klan.

"Huhh, sepertinya kalian semua keberatan dengan aku di atas sini." Shu Feng mendengus pelan, lalu menopang dagunya ke tangan kanan sambil menatap mereka dengan malas.

Sungguh, dia tidak lagi memperhitungkan mereka.

Nilai mereka sudah tidak ada sejak dia menerobos ke ranah Inti Emas... ... ...

"Sesungguhnya, aku bisa saja meninggalkan tempat ini, karena bagiku, tempat ini tidak ada apa-apa. Tapi orang-orang terdekatku meninggalkan hati mereka disini," Shu Feng berbicara dengan pelan namun mereka bisa mendengarnya dengan jelas. Kemudian, Shu Feng menegakkan kepalanya lagi, dan dengan tegap dia memandang mereka semua yang ada di bawah.

Perlahan, aura hitam yang mengacaukan; mencekik mereka yang ada di dalam Aula Utama, dan mereka semua mulai merasakan energi Yuan yang sangat kuat mendorong mereka untuk menjauh dari Shu Feng!

"Baiklah, kalian semua bisa maju, aku akan meladeni kalian semua bersamaan."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!