Episode. 07

Aula Utama Klan kultivasi Huang,

Suasana sungguh mencekam. Sulit untuk bernafas, apa lagi bergerak. Terutama sesepuh yang berteriak menghina Tuan Muda Tertinggi Klan kultivasi Huang, Shu Feng.

Bagi mereka yang berasal dari luar Klan kultivasi Huang, Shu Feng adalah kotoran ditengah jalan, bisa diinjak kapanpun.

Tapi sekarang mereka sadar mereka salah.

Mereka tidak menyesalinya, hanya saja, mereka meremehkan wanita bernama Shu Qian ini!

Sekarang posisi Klan kultivasi Huang sejajar dengan Klan kultivasi Tianhu!

Shu Qian adalah seorang Grandmaster sekarang!

Selain seorang Kepala Sekte atau Kepala Klan, tidak seorangpun berani menghina nya atau Shu Feng lagi!

Tapi sesepuh itu memiliki harga diri yang harus dijaga. Jadi dia tetap berpegang teguh pada perkataannya dan berkata dengan lebih halus, "Kepala Klan Qian, kamu tau bahwa anakmu memiliki bakat kelas 3, dia ditakdirkan terjebak di ranah Inti Emas. Dia sama sekali tidak cocok dengan Penguasa masa depan."

"Jadi bagaimana jika bakatku dangkal?"

Itu yang ingin dikatakan oleh Shu Feng, tapi keadaan saat ini harus di tangani oleh yang lebih tua. Jadi dia diam sambil tersenyum sederhana. Lalu dia memegang tangan Luo Qi dan mencium punggung telapak tangannya, "Kalau begitu mulai sekarang dan selanjutnya kamu adalah kekasihku."

Luo Qi yang tak terbiasa dengan tindakan Shu Feng, hanya tersenyum dan mengangguk.

Mereka semua memerhatikan ini, termasuk Shu Qian. Dia agak risih, bagaimanapun rasanya putranya baru saja direbut oleh wanita lain... ... ... Sangat tidak menyenangkan.

Tapi ini adalah kesempatan yang bagus,

Dia harus menunjukkan kekuatannya disini!.

BOM!

Ledakan energi Yuan lepas seperti badai, mendorong tubuh mereka untuk mundur.

Kekuatan tiada batas Shu Qian mengalir seperti arus ombak.. ... ... Selain Daoist, mereka terpental kebelakang!

Kemudian Luo Qi menarik tangan Shu Feng sebelum arus kuat itu menghantam mereka.

"Shu Qian! Apa yang kamu lakukan?!" Sesepuh membentak keras dengan tubuh yang terus di dorong oleh tekanan Inti Emas milik Shu Qian.

Energi Yuan yang dilepaskan Shu Qian memiliki jumlah yang banyak, disamping itu, kekuatan yang dilepaskan oleh Shu Qian bukan main. Jika bukan karena Shu Qian menahan diri, kemungkinan tempat itu akan hancur.

Bagaimanapun, ranah Supernatural dan ranah Inti Emas adalah dua ranah yang memiliki celah layaknya langit dan bumi.

Master tak bisa mengalahkan Grandmaster, karena itu Grandmaster lebih tinggi daripada Master.

Shu Feng berdiri dengan Luo Qi. Ekspresinya menunjukkan kekhawatiran. Kemudian dia menoleh ke samping. Dia melihat ekspresi datar Luo Qi dan bergumam, "Apa ini tujuanmu?"

"Tidak." Luo Qi menatap mata Shu Feng, "Tujuanku memang meminangmu. Memiliki seorang reinkarnator sepertimu disampingku akan membuatku lebih aman dan nyaman."

"Mm," Shu Feng berkedip, "Jadi kamu ingin aku membantumu?"

Luo Qi menggeleng kepala. "Tidak. Aku ingin kamu di sampingku, sebagai rekan hidup dan mati."

"Polos sekali kamu meminta itu dariku." Nada Shu Feng menjadi dingin. "Apakah menurutmu aku bisa membantumu kembali ke puncak?"

"Aku tak peduli dengan kultivasi." Luo Qi berkata, "Ini hanyalah serpihan Jiwaku dan kebetulan aku mendapatkan ingatan terakhir-akhirku. Itu saja. Kamu tau kan? Kalau dengan bakat kelas 7 saja tak cukup untukku kembali ke ranah Makhluk Tertinggi dan menjadi Kaisar."

"Aku harus memberitahumu, bahwa bahkan dengan ingatanku, aku tak mengingat dengan jelas masa laluku." Shu Feng berbohong sedikit, "Dan aku hanya mengingat beberapa saja."

"Tak masalah. Reinkarnator ditakdirkan untuk menguasai dunia. Ada banyak Kaisar yang sebenarnya adalah Reinkarnator. Saat kamu mencapai ranah Dao Ilahi, kamu akan mengingat semuanya."

Shu Feng terdiam mendengarnya... ... ... Harus dia akui, dia ditakdirkan untuk sesuatu yang besar, tapi dia tak suka seseorang memperalatnya kecuali dia memperalat orang itu kembali.

Karena dia sendiri yang mendatanginya, maka Shu Feng akan menyambutnya dengan tangan terbuka.

Seluruh konversasi antara Shu Feng dan Luo Qi ditutupi oleh bisingnya hembusan angin.

Beberapa saat kemudian, seseorang melangkah keluar. Ia berdiri tegap, memandang seluruh orang dengan tatapan dinginnya.

Itu adalah Kepala Klan Tianhu!

Kemudian, kekuatan inti emas dari Kepala Klan Tianhu meledak dan menutupi seluruh ruangan.

Aura Inti Emas Shu Qian dan Kepala Klan Tianhu kemudian beradu satu sama lain, membuat seluruh ruangan itu bergetar dengan sangat hebat.

Ketika ruangan menjadi retak, seluruh aura emas menghilang dan digantikan dengan suasana yang lebih mencekam.

Semua orang di tempat itu memandang mereka berdua,

"Jangan bertindak lancang di hadapanku." Kepala klan Tian memperingati.

Shu Qian terkekeh, "Bertindak lancang? Kalianlah yang bertindak lancang."

Semua orang tau bahwa jika pembicaraan singkat ini meledak, bisa menghancurkan tempat itu dan mengacaukan Klan kultivasi Huang.

Tapi tentu saja, sebagai kepala klan, Shu Qian tak akan membiarkannya. Lebih baik untuk mengancam mereka saja untuk saat ini.

Jadi dia hanya tersenyum dingin.

"Nona Luo Qi," kepala klan kultivasi Tianhu menoleh ke Luo Qi. "Pikirkanlah sekali lagi. Kamu masih muda dan tak berpengalaman, jika kamu memilih untuk menikahi bocah kecil itu di masa depan, kamu akan menyesalinya."

Luo Qi hanya memandang kepala Klan Tianhu.

Hening saling menatap, Kepala klan Tianhu kemudian memutar badannya ke belakang dan pergi bersama anggota Klan yang lainnya.

Shu Feng melepas nafas yang panjang melihat kepergian mereka. Dia lega mereka pergi.

Setelah mereka pergi, hanya tersisa Klan kultivasi Huang.

Shu Qian kemudian berjalan ke arah Luo Qi dan Shu Feng. Ia bertanya apakah mereka baik-baik saja dan mereka mengangguk. "Baguslah." Shu Qian mengangguk lega dan menatap Luo Qi dan Shu Feng dengan tatapan yang mendalam. "Jadi kapan kamu ingin pertunangan diadakan?"

"Apakah perlu pertunangan? Kita bisa menikah saja langsung" Shu Feng berkedip memberitahukan dengan ekspresi polosnya.

"... ... ..."

Kedua perempuan itu menatap satu sama lain dan Shu Feng merasa tersinggung, "Apa?"

"Tak ada."

Mereka berdua menggeleng kepala dan Luo Qi menatap Shu Qian, "Aku serahkan saja pertunangan itu pada Ibunda."

"Hehe, gadis yang berani, kamu memanggilku ibunda sekarang?"

Shu Feng yang diacuhkan merasa lebih tersinggung. Tapi dia menghela nafas dan menggeleng kepala.

"Baiklah."

Lalu dia pergi dari sana.

...... ... ... ......

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!