Episode. 04

Di bawah matahari yang baru terbit, beberapa orang mendorong sebuah bongkahan kristal ke depan.

Para murid generasi baru melihat bongkahan kristal tanpa warna itu dan bertanya-tanya apa kegunaannya.

Kemudian, seorang pria dengan jubah hitam berjalan mendekati kristal dengan ekspresi datar. Ketika dia memandang ke sekitar, rasa dingin yang menyengat hati dirasakan oleh para murid.

"Selamat datang, masa depan Klan. Aku adalah Gu Binghan. Aku lah yang akan menguji bakat kalian satu persatu." Gu Binghan memperkenalkan diri, dan perlahan menjelaskan, "Di depan kalian ada bongkahan Batu roh yang energi Yuan nya telah di serap habis. Untuk memeriksa bakatmu, kamu hanya perlu meletakan tanganmu dan biarkan Batu roh menyelesaikan sisanya."

Shu Feng yang mendengarkan, memandang Gu Binghan dengan malas. Pemuda ini, dia bahkan tidak terlihat tertarik untuk menyemangati generasi baru Klan......... Sebenarnya, kualifikasi macam apa yang dilihat oleh Ibunya pada pemuda ini?

"Baiklah, kalau begitu, orang pertama akan kupanggil secara pribadi.........." Mata Gu Binghan menyapu tempat itu sekali lagi dan matanya langsung bertemu dengan mata Shu Feng. Tatapan sejenak berhenti dan dia memanggil, "Tuan Muda Tertinggi Shu Feng, silahkan."

Shu Feng yang mendengar namanya disebut, berkedut. Apakah orang ini merencanakan sesuatu atau memang niatnya aja ingin tahu?

Shu Feng berjalan ke depan dengan ragu. Dia berdiri di depan bongkahan batu roh, menatap kristal jernih yang tak memiliki warna.

"Apa saya perlu mengajari anda—..."

"Diamlah." Shu Feng memandang Gu Binghan dengan dingin dan tajam. Lalu dia menyentuh bongkahan batu roh itu, yang perlahan bercahaya dengan sangat terang.

"Hmm," Gu Binghan yang melihat cahaya itu mengangguk, "Tuan Muda Tertinggi memang pantas disebut Tuan Muda Tertinggi, bakatmu berada di Kelas 4. Di masa lalu, Kepala Klan adalah salah satu bakat kelas 5. Jadi bakat anda tak buruk."

Shu Feng kemudian menarik tangannya dari sana dan bertanya pada Gu Binghan, "Emangnya ada berapa kelas yang diketahui?"

"Sembilan Kelas yang sesuai dengan 9 Langit. Masa depan tuan muda cukup cerah jika Tuan muda berhati-hati,"

Shu Feng sudah mengetahui ini, hanya saja, jika dia tak bertanya, maka dia akan terlihat seperti orang bodoh. Bagaimanapun dia masih anak-anak dan bertanya adalah hal yang sangat wajar.

9 Kelas, Shu Feng telah membaca ini dibuku. 9 Kelas sebenarnya mewakili 9 ranah. Dengan kata lain, mereka mewakili batas dari masa depanmu. Jika kamu memiliki bakat kelas 3, maka takdirmu berhenti di ranah Supernatural, dan jika kamu bisa mendapatkan pil Pengubah Takdir atau berusaha lebih keras dari siapapun, di akhir hayat mungkin saja kamu mencapai ranah Supernatural.

"Hmm," Shu Feng menganggukkan kepala. Dia tak berusaha untuk menaikan atau menurunkan, dia juga tidak menunjukan fisik khususnya, dengan kata lain Batu roh itu menilai bakat aslinya.

"Bakatmu?" Tiba-tiba Shu Feng bertanya.

"Bakat saya berada di kelas 2." Gu Binghan dengan pelan menjawab.

Shu Feng mengangguk lagi, dan pergi ke pinggiran lapangan kultivasi dan duduk di sana untuk berteduh dari sinar mentari.

Dia berniat untuk melihat seluruh generasi baru Klan ini.

Lalu ujian kembali dilanjutkan.

Ujian bakat ini berjalan cukup lancar dan Shu Feng mengetahui beberapa anak berbakat yang perlu dia awasi. Beberapa memiliki bakat kelas 1 atau Kelas 2, sisanya adalah bakat kelas 3 dan 4.

Semuanya normal dan lancar,

Hingga akhirnya, sesuatu terjadi,

Batu roh itu mengeluarkan cahaya yang berbeda dari cahayanya — cahaya Merah dan Biru, yang berkedip secara bergantian.

Cahayanya terlihat unik.

"Bakat kelas 7! Bahkan dia memiliki atribut khusus!"

Seluruh tempat itu langsung heboh.

Bahkan Shu Feng bisa merasakan riak energi Yuan dari sesepuh yang mengawasi dari atas.

"Luar biasa!"

"Klan kultivasi Huang akan berjaya lagi!"

"Hebattt!!!!!"

Semua orang tua semangat melihat hasil itu.

Shu Feng juga agak terkejut. Dia memandang anak yang berdiri di depan bongkahan batu roh, yang memiliki baju dan jubah biasa hitam-putih — bisa dilihat dia berasal dari pinggiran Klan. Dan dari matanya, dia seperti seorang gadis.

"Bakat Kelas 7, berarti dia ditakdirkan untuk menjadi seorang Penguasa!"

Shu Feng mencoba menghitung takdir gadis itu dan dia memiliki ide yang sedikit nakal.

Memiliki penjaga yang adalah seorang Penguasa tidak terdengar buruk!

Tapi bagaimana caranya dia bisa menipu gadis kecil itu?

Haruskah dia menawarkannya posisi di dalam Klan?

Atau membantunya menjaga anggota keluarganya?

Apapun caranya, Shu Feng menginginkan gadis itu untuk berdiri di sampingnya!

Seorang Penguasa!

Jika aku bisa menariknya ke sisiku, bayangkan betapa luar biasanya itu!

Tapi, jika begitu, bukankah artinya aku memelihara Harimau?

Jika harimau itu berbalik melawanku, aku akan terkena imbasnya!

Ekspresi Shu Feng sedikit berat. Akan lebih aman jika dia tetap diam. Lagipula, dia pasti bisa menjadi seorang Penguasa atau bahkan melebihinya!

Jadi lebih baik untuk tidak memelihara Harimau di rumah...

Setelah memutuskan untuk tidak melakukan apapun. Shu Feng menghela nafas berat.

Pelayannya mendengar ******* itu, dan memandangnya dengan cara yang misterius...........

1 jam kemudian, acara di Lapangan Kultivasi berakhir dan Shu Feng segera menuju perpustakaan untuk belajar lagi.

Malam,

Shu Qian sedang duduk di meja bundar yang panjang, bersama dengan beberapa sesepuh dari Sekte Dashan duduk dan beberapa anak dengan bakat yang sangat tinggi, itu termasuk Shu Feng.

Para sesepuh lebih fokus ke gadis dengan bakat kelas 7, sehingga anak-anak lainnya tak diperhatikan oleh mereka.

Tak jauh, ada juga orang tua dari gadis itu. Mereka duduk dengan tidak nyaman. Mungkin karena mereka mengenakan baju kumuh dan kusam dan saat ini duduk di tenga-tengah kemewahan yang tak pernah mereka rasakan.

"Para tamu terhormat, silahkan." Shu Qian menawarkan mereka makanan.

Para sesepuh menerima dengan senang hati dan mereka makan malam bersama.

Di sisi lain, Shu Feng memperhatikan para sesepuh dengan seksama.

"Satu satu orang Master puncak dan dua orang Grandmaster..........." Shu Feng mencoba menghitung berapa persen kemungkinan dirinya menang. Setelah beberapa saat, dia berdecak takjub,

"Jika aku ingin menang melawan mereka, aku harus mengeluarkan Kipas Penghujung Awan ku!"

Kipas Penghujung Awan adalah alat sihir yang sangat kuat yang dia dapatkan 3-4 tahun yang lalu.

Itu adalah senjata yang Shu Feng dapatkan pertama kalinya.

Walau hanya perlu senjata terlemah untuk mengalahkan mereka, Shu Feng masih terkagum-kagum.

Sangat jarang untuk melihat kultivator yang kuat seperti Ibunda nya.

Apakah orang-orang luar sekuat ini semuanya?

Shu Feng ingin tahu!

Kemudian Shu Feng mendengar beberapa pujian dari para Sesepuh itu pada Gadis kecil di hadapannya.

"Anak muda Qi, segeralah masuki Sekte dan berkultivasi, umurmu baru 7 tahun, tapi masa depanmu tak terbatas! Sungguh terbuang waktumu disini."

"Benar, jika kamu memasuki sekte Dashan, kami akan memperlakukanmu seperti harta!"

"Kamu hanya perlu menganggukkan kepala dan kami akan membawamu langsung!"

Melihat bagaimana mereka mencoba untuk mendekati gadis kecil hebat itu, Luo Qi, Shu Feng diam-diam memandang mereka dengan jijik. Ingin sekali dalam hatinya dia menampar mereka dan berkata makan lah dahulu baru berdiskusi!

Tapi karena mereka adalah tamu terhormat Klan, Shu Feng harus menjaga tatakrama.

Shu Feng lalu mengintip ke ibunya, berharap dia menyadari keinginannya untuk mendiamkan sesepuh itu,

Shu Qian mendapatkan tatapan Shu Feng dan berkedip. Dia tak mengerti apa arti tatapan itu.

Shu Feng menghela nafas berat dan berkata, "Wahai Tamu terhormat, lihat lah hidangan yang kami hidangkan, lihatlah bagaimana kami melayani anda, namun anda bahkan tidak mau repot-repot bahkan untuk melihat, apakah begini cara Sekte Dashan berterimakasih?"

Kemudian, ruangan itu segera hening. Mereka memandang Shu Feng dengan ekspresi yang kurang sedap dan salah seorang dari mereka, Master puncak, berkata, "Bagi Klan kalian, semua ini adalah kewajiban."

"Tapi anda bahkan tak memperlihatkan sedikitpun rasa terimakasih. Apakah kamu masih memandang Klan kultivasi kami bahkan sedikit saja?" Shu Feng tak berniat melepaskannya. Dia tak takut. Dia masih memiliki ibunya.

"Rasa terimakasih? Kami merasa kalian lah yang tak berterimakasih karena telah melahirkanmu."

"Bom!"

Energi Yuan segera meledak dari Shu Qian dan menekan seluruh tamu terhormat.

Shu Feng memandang mereka dengan dingin.

"Kalau begitu kalian bisa pergi." Shu Qian dengan tajam memandang mereka dan berkata.

"Ka-kau?!" Master puncak merasa tercekik dengan aura ini.

"Apa kau berani menunjukan taringmu dihadapan kami?"

Namun para Grandmaster tak gentar dengan aura Shu Qian.

Sejak awal, mereka bahkan tak sudi datang ke pelosok seperti ini.

Jika bukan karena perintah Ketua Klan..........

Shu Feng menelan ludahnya. Dia memandang 2 Grandmaster dan siap untuk membantu Ibunua. Namun dua Grandmaster itu segera menarik aura mereka dan mereka kemudian berbalik dan berjalan keluar.

"Aku rasa tak perlu lagi kami disini." Kata salah satu Grandmaster dan Grandmaster lainnya setuju mengikuti. Sedangkan Master puncak, ia hendak memegang Luo Qi namun Shu Qian menahan tangannya.

"Gadis ini adalah anggota resmi Klan kultivasi kami."

Master puncak memandang Shu Qian dengan dingin, menarik tangannya dan keluar.

Ruangan langsung jatuh hening.

Atmosfer yang berat tak kunjung turun hingga Shu Feng membunyikan gelas yang berisi jus nya.

"Kalau begitu, kita hanya perlu melanjutkan sisanya. Makan lah sebelum dingin." Shu Feng tersenyum dengan sangat ramah dan berhasil memikat 9 anak paling berbakat,

Sedangkan Luo Qi, memandang Shu Feng dengan misterius.........

Selesai makan malam, semuanya kembali ke kediaman masing-masing.

Besok pagi, menjelang terbitnya matahari, Shu Feng berhasil menerobos ke ranah Supernatural.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!