Daniel hendak membuka pintu kamar kecil tempat Lea dan L bersembunyi, tapi sayangnya pintunya terkunci dari dalam. Baru saja pria itu ingin mengintip dari bagian bawah pintu tapi ponselnya tiba-tiba berdering.
"Iya, halo. Baik, tunggu sebentar." Daniel menjawab panggilan telepon tersebut sembari berjalan meninggalkan toilet.
Huft. Lea akhirnya bisa bernapas lega.
"Turunkan aku," kata Lea, dan L pun akhirnya menurunkan wanita itu dari gendongannya. "Apa kau ingat? Kau belum mengembalikan KTP ku," tambah Lea.
L tersenyum. "Tenang saja, Sayang, jangan khawatir. Aku pasti akan mengembalikannya, tapi setelah kau menepati janjimu untuk mengabulkan 1 permintaanku."
Lea berdecak kesal kemudian keluar lebih dahulu dari kamar kecil. "Kau ini benar-benar manusia terlicik dan penuh tipu daya yang pernah aku kenal."
L sama sekali tidak membalas. Dia justru malah tersenyum setelah dua kali dikatai oleh Lea. Biar bagaimana pun, malam ini dia sudah menang dari wanita itu.
*
*
Lea kembali ke pesta lebih dulu dari L. Melihat L kembali hanya berselang beberapa detik setelah Lea membuat Daniel semakin curiga bahwa pasti keduanya menyembunyikan sesuatu darinya. Si alnya, dia belum sempat membuktikan kecurigaannya ketika salah satu klien penting meneleponnya.
Daniel lantas menarik pinggang Lea dan merangkulnya dengan erat.
"Kau dari mana saja, Sayang? Aku tadi pergi mencarimu ke toilet, tapi kau tidak ada di sana," bisiknya di dekat telinga wanita itu.
Lea menelan salivanya dengan susah payah, ditambah lagi ekspresi wajah Daniel yang terlihat memendam amarah. Dia sudah mengenal Daniel selama lebih dari 10 tahun, dan pria itu sangat menyeramkan ketika marah.
"A-aku tadi memang benar pergi ke toilet," Lea menunjuk ke arah berlawanan dari toilet yang dia datangi, "tapi aku tidak tahu bahwa kau datang mencariku."
"Oh, ya? Jadi kau pergi ke toilet yang ada di sana?" tanya Daniel sambil ikut menunjuk ke arah berlawanan, dan dia langsung mendapat anggukan dari Lea. "Pantas saja aku tidak menemukanmu kalau begitu."
Pandangan semua orang teralihkan ketika dua orang pelayan mendorong masuk kue ulang tahun berukuran besar. Daniel yang sudah terlanjur kesal karena kecurigaannya pada Lea dan L lebih memilih untuk membawa wanitanya pergi dari sana.
"Kita pulang sekarang." Daniel berkata sambil menarik pergelangan tangan Lea.
"Kenapa? Acaranya 'kan baru mau dimulai," kata Lea.
Daniel tidak menjawab pertanyaan Lea, dia lebih memilih untuk terus menarik tangannya dan membawa wanita itu pergi dari sana.
Saat dalam perjalanan pulang, tak banyak lagi yang Daniel katakan. Jika tadi saat mereka berangkat dia terus saja meminta maaf dan membujuk Lea, kali ini dia lebih memilih untuk diam saja.
Sesampainya di apartemen Lea, Daniel tetap mengantar wanita itu sampai di depan pintu unitnya, namun saat dalam perjalanan pulang, dia justru malah menghubungi seseorang.
*
*
Keesokan harinya.
Sebelum jam istirahat kantor, L mengirim pesan pada Lea.
'Aku menunggumu di ruanganku saat jam istirahat.'
Lea mendengus kesal saat membaca pesan tersebut. Pasti pria itu ingin menangih janjinya yang semalam.
Karena pekerjaan Lea sudah selesai dan jam istirahat sudah hampir tiba, Lea lantas menyambar tasnya dan segera pergi ke kantor cabang Bara Holdings yang dipimpin oleh L. Tepatnya dua lantai di atas kantor Lea.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Ray
Si Daniel telp selingkuhan atau orang untuk mengawasi Lea 🤔?
2023-03-06
1
Rahmi Miraie
oalah Daniel kamu salah mencari lawan untuk mendapatkan lea kmbali
2023-03-03
0
Fenty Dhani
si L
mau apa tuh??
2023-02-28
0