SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "6"

kondisi ku terus melemah,aku kehilangan kesadaran,selanjut nya entah apa yang terjadi padaku,hingga aku mendapati tubuh ku terbaring dengan pakayan lengkap,masih di ruangan yang sama.

"Ira .. kamu sudah sadar,syukur lah..."

ada gurat khawatir di wajah pria yang sedang menggenggam tanganku,perasaan ngilu menyelimuti seluruh tubuh,terbayang apa yang aku alami beberapa waktu lalu sampai aku tak sadar kan diri.

kutepis tangan ayah yg masih terus menggenggam tangan ku,kesal, marah itulah yg kurasakan padanya,kami menikmati hubungan ini bersama tapi sakit nya harus ku tanggung sendiri

" kamu kenapa... marah sama ayah?

tadi itu sakit sekali ya???"

pertanyaan pria yang telah mengintimiku selama bertahun itu tak ku jawab, yang ada di bayangan ku hanyalah wajah ibu,ibu yang telah melahirkan ku kedunia,seperti tadi itukah rasa sakit yang ibu alami saat melahirkan ku? atau mungkin lebih sakit lagi dari yang kurasakan,bukankah seorang ibu yang melahirkan itu ibarat nyawa berada di ujung tanduk

kuseka air mata yang terasa hangat di pipiku

perbuatan yang kulakukan dengan ayah tiriku selama ini harus ku akhiri,aku tidak mau apa yang ku alami hari ini terulang lagi dan ibu...

maaf kan aku ibu,telah menjadi duri di dalam daging mu.

tubuh ku masih lemah saat ayah memapah ku menuju motor,kami akan bersiap untuk pulang karna hari telah sore,tapi bukan rumah tujuan kami,ayah akan menempat kan ku di salah satu wisma terdekat di kotaku,agar ibu tak curiga melihat aku yg lemah dan pucat pasi,lalu ayah akan langsung pulang kerumah meninggal kan aku sendiri di kamar wisma

***

"Ira,kamu kok makin pucat nak...,masuk angin mu belum sembuh?"

ibu menghampiriku yang sudah dua hari terbaring di kasur,aku memang belum pulih total,alasan ku jika ditanya ibu karna sakit perut,masuk angin,ibuku yang polos itu percaya saja.

"iya Bu... perut Ira masih mules,Ira mau libur sekolah satu hari lagi ya Bu" pintaku pada ibu

"ya udah,kalo memang belum sehat gak usah ke sekolah dulu"

sendok demi sendok nasi dengan sup hangat di suap kan ibu kemulut ku,gurat khawatir terlihat di wajah nya,wajah yang telah ku hianati kasih nya.

***

sudah sebulan sejak aku melakukan ab*Orsi,

tubuh ke semakin sehat,ujian kelulusan hanya menghitung hari saja,ayah beberapa kali mengajak ku menyalur kan hasrat nya,selalu kotolak dengan alasan perut ku masih sakit,aku tak mau lagi melayani ayah,tak mau lagi di jadikan budak nafsunya.

[sayang... ayah udah kangen ni,natimalam ayah tunggu ya]

kubaca pesan dari ayah,pesan dengan isi yang sama,yang sudah beberapa kali kutolak dengan berbagai alasan

[yah ... Ira masih belom bisa kayak nya yah,masih sakit perut Ira]

[masak iya belum sembuh sih,ayah udah gak tahan lagi ni,udah terlalu lama...

mau ya sayang,ayah tunggu nanti malam]

pesan itu membuat ku gelisah,bagaimana caranya menghindari ajakan ayah,dia bisa saja masuk kekamar dan menarik ku ke dapur

perasaan ku sudah hambar sejak kejadian itu.

***

"bik... Ira pengen nginap di sini malam ini ya..."

bibi adalah adik dari ibu,rumah bibi tak terlalu jauh dari rumah ku,aku sering menginap di sini kalau paman sedang keluar kota untuk pekerjaan,tapi malam ini aku tidak menginap karna tak ada paman,aku sedang menghindari ayah tiriku.

"ya udah gak apa,bibik senang rumah bibi jadi rame kalo ada kamu"

bibi memang sangat senang kalau aku meninap di rumah nya,dia menyayangiku sama seperti ibu,dari aku kecil bibi bayak membantu karna aku tak punya ayah,sampai ibu menikah lagi dengan suami barunya pun bibi masih memberikan kasih sayang nya padaku

Tok..! Tok!.. Tok..!

beberapa kali suara pintu rumah bibi di ketuk seseorang,aku bah kan sudah terlelap saat kudengar suara ketukan itu

"assalamualaikum..."

"may... buka pintunya"

suara yang ada diluar rumah itu sangat kukenali,untuk apa dia ke sini padahal sudah kuhindari

" ya bang Ikbal,ada apa?"

suara bibi terdengar usai mbuka pintu

"may Ira mana? ibu nya suruh aku jemput"

ayah sedang berbohong,aku yakin ibu tidak meminta ayah men jemput ku

"lho... bang,memang nya kenapa kok di jemput,Ira kan mau nginap di sini" ucap bibi dengan nada kecewa

"iya... itu kakak mu enggak enak badan katanya,dia mau Ira yang urus adik nya"

ah... tidak mungkin,tadi ibu baik-baik saja saat aku berpamitan untuk menginap di rumah bibi

"memang nya kak Tina sakit apa bang? ya udah Ira biar pulang aja lain kali nginap nya"

aku keluar dari kamar menjumpai ayah,wajah nya terlihat kesal tanpa ada senyuman,dia pasti kesal karna aku terus menghindari ajakan nya

aku duduk di belakang kemudi ayah,ia tak membawaku kerumah,motor yang kami tumpangi justru menuju kekebun yang jauh dari pemukiman waraga

"turun kamu,cepat..!!"

bentak ayah yang membuat ku terlompat dari motor

"kenapa kamu terus menghindari ku,hah..!?"

ayah menarik tangan dan menyeret ku ke arah semak,tak ada penerangan di area itu,Hanya ada cahaya bulan yang temaram

"lepaskan Ira ayah,kenapa ayah bawa ira kemari!"

aku berusaha melepas kan tangan ayah yang mencengkram ku dengan kuat

"kau masih tanya kenapa aku membawamu ke sini! itu karna aku sudah tak tahan lagi melihat mu terus menghindari ku!!!"

nafas ku terengah-engah karna terus meronta melepaskan diri darinya,kulihat wajah laki-laki itu memerah penuh amarah,tatapan nya ganas seakan ingin menerkam ku

"sudah cukup! Ira enggak mau lagi melakukan nya,Ira enggak mau lagi menyakiti ibu!!!"

ayah melepaskan tangan ku dan menyapu wajah nya kasar

"Aaaargh!!!" amarah nya Sakmakin menjadi saat ku sebut nama ibu

"persetan dengan ibumu,aku hanya mau kau seutuh nya!!!"

ayah menarik kembali tubuh ku dan merbah kan ke tanah,dengan beringas ia melakukan apa yang selama ini ia tahan,aku masih meronta melepaskan diri,beberapa kali ia menampar muka ku karna terus melawan,tapi perlawanan ku tak sebanding dengan tenaga nya.

dia terus melakukan aksinya tanpa perduli tangisan ku,melakukan berulang-ulang sampai ia puas,lalu bangkit dan menjambak rambutku kasar

"kau dengar! aku tak mau lagi ada penolakan dari mu,jika saat aku mau kau menghindar maka akan kau rasakan yang lebih dari ini"

wajah nya di dekat kan kepadaku,nafasnya memburu kasar,ia membangkit kan ku dengan tangan masih mencengkram ke rambut lalu mendorong ku hingga kembali tersungkur,tak ada sepatah pun kata yang mampu terucap,aku hanya menangis menahan perih

"pakai baju mu! kita akan pulang!"

bentak nya lalu berlalu menuju sepeda motor

Terpopuler

Comments

Suratmi Reno

Suratmi Reno

semoga cepet dapať karma itu lakik..

2023-02-18

1

lihat semua
Episodes
1 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode 1
2 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episod "2"
3 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "3"
4 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "4"
5 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "5"
6 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "6"
7 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "7"
8 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "8"
9 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "9"
10 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "10"
11 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "11"
12 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "12"
13 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "13"
14 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "14"
15 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "15"
16 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "16"
17 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "17"
18 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "18"
19 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "19"
20 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "20"
21 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode"21"
22 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "22"
23 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "23"
24 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "24"
25 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "25"
26 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "26"
27 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "27"
28 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "28"
29 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "29"
30 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "30"
31 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "31"
32 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "32"
33 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "33"
34 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "34"
35 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "35"
36 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "36"
37 SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "37"
Episodes

Updated 37 Episodes

1
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode 1
2
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episod "2"
3
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "3"
4
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "4"
5
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "5"
6
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "6"
7
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "7"
8
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "8"
9
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "9"
10
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "10"
11
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "11"
12
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "12"
13
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "13"
14
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "14"
15
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "15"
16
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "16"
17
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "17"
18
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "18"
19
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "19"
20
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "20"
21
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode"21"
22
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "22"
23
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "23"
24
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "24"
25
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "25"
26
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "26"
27
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "27"
28
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "28"
29
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "29"
30
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "30"
31
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "31"
32
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "32"
33
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "33"
34
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "34"
35
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "35"
36
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "36"
37
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "37"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!