Via bersyukur hal tadi dialihkan dengan keributan mereka dan tanpa orang-orang di sana sadari tak ada yang tau wajah Zack juga mulai memerah.
astaga!
...****************...
"Via! Jangan pergi! Jangan tinggalkan kami!" Kata lea merengek.
"Lady saya pergi keluar hanya sebentar saja, sebelum matahari terbenam saya akan kembali" ucap via.
"Bagaimana kalau terjadi apa-apa di luar sana? Biarkan kami ikut, aku akan menjaga kalian dengan sihir ku." Kata Leo
"Tidak bisa Leo, mereka juga butuh liburan untuk bersenang-senang" kata Zack.
"Tapi papa..."
"kami akan membawakan hadiah untuk kalian, jadi tunggu kami ya" kata via.
Via dan Stella pun masuk ke dalam kereta kuda dan pergi meninggalkan mansion Effenberg sementara.
"Wah, sepertinya si kembar sangat menyayangi via ya" kata Stella tersenyum.
"Tentu tidak Stella, mereka juga pasti sangat menyayangi Stella"
"Tapi berbeda via, mereka pasti mengharapkan sosok ibu yang selalu menyayangi mereka dan via lah yang dapat melakukan itu..."
"Tidak Stella, Cukup bagiku sebagai pengasuh mereka berdua. Aku tidak bisa melakukan hal lebih daripada itu"
"Yah, aku harap via dapat menemukan kebahagiaan via sendiri."
"tentu Stella"
Mereka pun sampai di ibu kota. Banyak orang lalu lalang disana.
"Wahh, ini cantik sekali via!"
"Iya ya, belilah satu"
"Iya aku ingin memberikan pada Loui"
Huftt.. dia lagi. batin via.
Via melihat disekelilingnya, ia teringat bahwa sebentar lagi akan tiba musim dingin.
via terdiam sejenak, melihat toko tua yang menjual syal.
"Syal nya cantik sekali"
"Gadis muda, kau ingin membelinya?" ucap seorang wanita paruh baya.
"Iya bibi, saya ingin satu"
"Oh maaf sayang, ini tidak dijual satuannya. Aku membuat syal pasangan, bisa dipakai bersama pasangan anda"
Karena aku tidak punya pasangan aku akan memberikan untuk Stella saja.
"Baik bibi bungkus kan saya yang warna ini saja!"
"wah, ternyata selera mu bagus juga ya nak, Baiklah tunggu sebentar"
via memilih syal yang berwarna perpaduan biru dan putih.
Syal ini cocok untuk si kembar, tapi sepertinya agak kebesaran dan lagi ini kualitas orang-orang biasa seperti aku. Tidak akan cocok dengan mereka. Aku akan membeli yang lain saja.
"Ini sayang!"
"Wah, terimakasih bibi, ini uangnya!"
"Sama-sama, kembalilah lain waktu"
"Stella aku membeli ini, akan cocok sekali dengan... Mu..." Via tercengang. Ternyata Stella juga membeli barang yang sama di toko depan tepat via membeli syal itu.
"Via lihat ini, sebentar lagi akan musim dingin jadi aku membeli syal untukku dan juga Loui!"
kata Stella kegirangan.
"Wa.. wahh bagus Stella!"
"Kamu beli apa itu?"
"Tidak, tidak apa-apa!"
Aku lupa kalau dia punya Louis, huftt...
Hari itu adalah hari di mana mereka memuaskan mata dengan berkeliling pasar, makan di restoran terkenal dan masih banyak lagi. sampai akhirnya waktu bersenang-senang pun hampir selesai.
"Via, sebentar lagi matahari terbenam kita harus bergegas!"
"Ah iya, tuan tolong bungkus yang ini"
Hmm, barang untuk si kembar sudah, madam Lisa sudah, sekarang tinggal tuan Aron, Alex, dan zack. Aku harus bergegas!
Via buru-buru mencari sesuatu yang cocok untuk mereka. Tiba-tiba via tertarik dengan sebuah arloji yang cocok dengan mereka.
"Tuan apa barang ini masih ada lagi stoknya?"
"Sepertinya masih ada, sebentar saya ambilkan"
"Via cepat keretanya telah tiba!"
"Ah iya tunggu sebentar"
"Sepertinya sisa ini saja nona"
"Baiklah saya ambil itu, ini uangnya, kembaliannya ambil saja!"
"Ah ba, baik nona, uangnya juga pas kok!"
Mereka pun meninggalkan ibu kota dan kembali ke mansion Effenberg.
...****************...
terimakasih sudah membaca dan mendukung novel ini 😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments