Beberapa orang tiba dulu di restoran tempat di adakannya makan bersama. Vera dan Safa pun datang.
“ Sepertinya semuanya sudah kumpul?”
“Sabar kita masih menunggu Zack datang.” Jawab Risa.
“ Seharusnya pria itu tidak usah lagi datang dan kumpul bersama kita.” Sela Vera.
“Iya betul, buat apa mengajaknya untuk makan bersama?” saut Safa.
“ Kalian tidak boleh begitu, Zack itu orangnya sangat baik loh “
“ Iya betul, Zack itu sangat baik. Kalian tidak boleh merendahkannya begitu.”Alex pun ikut membela.
Tak lama Zack pun datang, “maaf aku sedikit terlambat,” ucap Zack.
“ Tidak papa Zack. Kemarilah dan duduk di sini.” Panggil Risa dan memberikan tempat duduk di samping Vera. Namun segera saja Vera memalingkan wajahnya dengan dingin dan malah ingin bertukar tempat dengan yang lainnya.
Sikap Vera benar-benar menyindir perasaan Zack, seolah dirinya membawa wabah hingga Vera tak ingin dekat-dekat dengannya.
Zack yang sempat duduk, segera bangkit berdiri.
“Ris, lebih baik kamu duduk di sini. Sepertinya ada yang takut aku duduk disebelahnya, mungkin dia takut aku menularkan wabah memiskinan.” Jelas Zack dan Risa pun bertukar kursi dengan Zack .
Tak lama Malik datang dan menyapa Vera.
“Halo ver.” Sapa Malik dan meminta orang yang duduk di sebelah Vera berpindah.
Vera dan Malik pun berbincang sebentar dan Malik memberitahu tentang kejadian yang terjadi di KTV. Mereka yang mendengar langsung mengerti dan mengira jika dibalik kejadian yang terjadi malam itu ada bantuan dari Malik.
“Setelah aku mendengar kejadian malam itu, aku segera meminta ayah untuk melihat dan memastikannya dan aku juga menyuruh ayah untuk membereskan semuanya.” Jelas Malik.
“Wah, ternyata kamu penyelamat kami. Terimakasih banyak atas bantuanmu. Kami tidak tau apa yang harus kamu lakukan, kalau saja kami harus menggantinya.”
“Gak masalah, yang penting kalian semua tidak mendapatkan masalah setelahnya.” Malik pun tersenyum puas, berhasil membuat mereka percaya sedangkan Zack kehabisan kata-kata. Padahal dialah yang sudah membantu tapi lagi-lagi direbut orang lain yang mengaku-ngaku sebagai dewa penolong. Padahal jelas-jelas tidak melakukan apapun.
Vera yang merasa bangga dengan Malik pun memperkenalkan Malik pada semua temannya.
“Teman-teman. Perkenalkan Ini Malik, keluarga Malik ini merupakan pengusaha pangan yang cukup besar dan berhasil menduduki urutan seratus besar.” Jelas Vera pada teman-temannya.
“Benarkah? Lalu bagaimana dengan isu beberapa hari yang lalu, tentang masalah yang dialami perusahaan keluarga Malik?” tanya Zack membuat Vera kesal dan berfikir kalau Zack cemburu padanya.
“Apa sih masalah mu Zack. Kenapa kamu selalu merusak kesenangan orang? Ingat kamu tidak bisa cemburu padanya, karena status mu yang jauh berbeda.” Saut Vera kesal.
“Benar sekali, melihat sedikit kesenangan orang saja dia sudah iri. Pantas saja tidak ada yang suka padanya.” Sindir yang lain.
“Kalian ini kenapa sih, zack hanya bertanya. Kenapa kalian malah menyudutkannya.” Belas Risa
“Dia bertanya tidak pada tempatnya, seharusnya kita berterimakasih pada Malik kerena sudah membantu mengatasi masalah yang terjadi di KTV bukan malah menyinggungnya.” Saut Vera makin tegas.
“Sudahlah, jangan bertengkar lagi. Aku tidak apa, aku tidak tersinggung. Kenalkan aku Malik. “Malik pun mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Zack.
“Zack melirik jam tangan di tangan malik dan merasa kalau Malik memiliki niat tidak baik. Namun Zack tetap membalas uluran tangan malik untuk bersalaman.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Choky Ritonga
thor kamu kerennn bikin cerita ini " Pengalaman senduri ya thor ? cuma ada vumbunya Seolah2 kamu kaya " Ternyata kata sampah 😁😁😁
2024-09-17
0