Setelah kejadian di ruangan KVT, sejenak mereka semua melupakan masalah itu dan menganggap semuanya selesai. Mereka tak menghiraukan kecurigaan Risa dan tetap menganggap semua berkat bantuan Fadli karena hanya Fadli yang ada di ruangan itu yang memiliki pengaruh di kawasan tersebut, selain itu secara terang-terangan Fadli mengangguk itu artinya dia mengiyakan.
" Sepertinya masalah disini sudah selesai, bagaimana kalau kita pindah tempat untuk melanjutkan pesta?" ajak Fendi mengalihkan pembicaraan agar tidak ada yang curiga kalau ternyata dirinya tidak melakukan apa-apa.
"Kata mau pergi ke restoran mana lagi?"
"Aku ingin mengajak kalian ke Villa MA. Aku yakin kalian semua ingin sekali masuk kesana bukan? Ayahku kenal dengan manager umum disana, mereka pasti akan mengizinkan kita masuk." jelas Fendi membuat mereka bersemangat.
Fadli pun mengajak yang lain untuk berkunjung di Villa MA yang ada dikawasan Garang City, sebagai bentuk permintaan maaf. Mereka semua sekitar delapan teman wanita segera keluar dari restoran dan menuju mobil mewah milik Fendi dan beberapa temannya untuk membawa mereka ke Villa MA.
"Risa ayo masuk!” Ajak Vera sambil menarik tangan Risa mengajaknya masuk ke dalam mobil.
“Tidak Ver, aku tidak mau dan aku tidak akan ikut jika zack tidak ikut.”kTolak Risa membuat Vera merasa kecewa dengan keputusan Risa yang memilih Zack ketimbang dirinya.
"Ris, hari ini ulang tahunmu, Fadli mengajak kita kerena kamu ulang tahun. Mana mungkin yang ulang tahun tidak ikut serta." Bujuk Vera sembari menahan kesal.
“Risa pergilah dulu bersama mereka nanti aku akan menyusul, lagian tempatnya tidak terlalu jauh, aku nanti juga pasti sampai sana.” Bujuk Zack, agar Risa mau ikut bersama mereka.
“Kamu janji ya Zack, harus kesana juga kalau tidak aku akan marah denganmu.” Jawab Risa dan akhirnya Risa setuju dan ia pun ikut bersama Vera menuju ke Villa, Zack pun hanya mengangguk dan membiarkan Risa pergi bersama mereka.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di Villa MA, Villa yang selalu membuat siapapun yang merasa takjub. Mereka semua turun di depan villa tersebut dan menunggu Fadli mendapatkan akses agar bisa masuk ke dalam.
Fadli yang sudah bersemangat dan ingin mengajak mereka masuk tiba-tiba di hadang oleh petugas keamanan. Mereka secara terang-terangan menahan Fadli untuk tidak masuk ke dalam, tepat di depan para wanita yang ia ajak.
“Maaf tuan, anda tidak boleh masuk Villa ini.” Ucap salah seorang petugas keamanan yang menahan langkah Fadli.
“Apa yang kalian lakukan? Apa kalian tidak mengenaliku? Aku sudah sering datang kesini dan ayahku juga bawahan paman Lukman.” Jelas Fadli dengan meninggikan suaranya menahan marah.
“Saya ingat tuan, tapi kami mendapatkan perintah untuk tidak mengizinkan tuan masuk, karena kami mendapatkan informasi jika papa anda sudah bangkrut.”Perjelasnya.
“Apa kalian bilang? Tidak mungkin papamu bangkrut dalam sekejap. Jangan asal bicara kalian, atau kalian bisa aku tuntut karena sudah melakukan fitnah.”
Dengan perasaan kesal Fadli segera menghubungi papanya untuk meminta penjelasan, namun Fadli benar-benar terkejut saat papanya mengatakan jika memang sudah bangkrut. Wajah Fadli pun seketika pucat dan langsung pergi begitu saja. Sedangkan teman-teman Risa di izinkan masuk atas permintaan Zack sebelumnya namun hanya di villa luar.
Di tempat lain, paman Lukman memberitahu Bara mengenai kebangkrutan Orang tuanya Fadli.
“Kerja bagus paman, jangan biarkan siapapun berani menindas Zack lagi. Paman aku ingin memberimu tugas penting. Aku ingin paman menyiapkan Zack untuk menjadi tuan muda yang tidak lemah lagi yang bisa melakukan apapun semaunya, buatlah dia lebih percaya diri agar dia bisa mengubah hidupnya,”ucap Bara.
“Siap tuan, saya akan menjalankan perintah anda dan saya akan buat tuan muda zack seperti yang anda inginkan.”
“Baiklah aku percaya padamu paman. Aku tunggu hasilnya.” Bara pun segera memutus panggilan dari Lukman.
Si sisi lain, Zack tidak pergi ke Villa melainkan kembali ke asrama, setelah melewati hari buruk baginya. Namun tiba-tiba Nabila menghubunginya.
“Ada apa Nabila?” Tanya zack saat mengangkat telepon dari Nabila.
“Aku ingin kamu datang menemui aku dan mengembalikan foto-foto yang kamu miliki itu padaku besok pagi. Temui aku di pinggir danau, kalau kamu tidak datang aku akan melompat ke danau saat itu juga.” Ancam Nabila.
“Ja-jangan nekat Nabila. Baiklah aku akan kesana, Besok. Tunggu aku besok, aku pasti akan datang ke sana dan kamu jangan melakukan apapun sampai aku tiba.” Zack pun segera mematikan panggilan Nabila. Zack hanya bisa berharap kalau Nabila hanya menggertak dirinya saja.
To be continued ☺️☺️☺️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Andri
kalau hampir sama tinggal di skip
2023-10-02
2
Dava Abdullah
kok ceritanya hampir sama dengan cerita kekuatan Harvey york
2023-09-19
1
Sak. Lim
ganti aja mc kox lebaaaaay bgeeeet
2023-08-03
1