“Kamu tidak bisa meninggalkan tempat ini. Toko ini tidak bisa menerima pembayaran dari uang yang asal usulnya tidak jelas. Kamu baru bisa keluar dari tempat ini setelah konsultasi dengan manager untuk memastikan jika kamu bukan pencuri," ucap Tia yang berani menuduh konsumen.
Rangga menertawakan Zack yang di tuduh pencuri dan segera memanggil petugas keamanan dan bersiap untuk melapor polisi.
“Astaga, kalian sudah membuatku hampir terlambat dengan menuduhku sebagai pencuri. Atas dasar apa kalian bisa menuduhku? Aku bisa membeli tas mahal ataupun tidak itu privasi ku, tidak perlu kalian tau.” Saut Zack kesal lalu ia hanya bisa menunggu dan menyelesaikan masalah sesegera mungkin.
Tak lama kemudian sang manager pun datang.
“Apa yang sebenarnya terjadi? Ada masalah apa sampai aku harus turun tangan?” Tanya sang manager.
“Lihatlah pak, kami mencurigai pria ini sebagai pencuri. Lihatlah penampilannya tapi dia bisa membeli tas seharga dua milyar lebih. Tentu saja kami curiga, takut dia membayar dengan menggunakan uang curian.” Jelas Tia dan sang manager pun memperhatikan penampilan Zack dan manager itu pun juga sedikit ragu.
Segera saja, sang manager memanggil manager Bank untuk memeriksa akun bank milik Zack dan memastikan sumber dananya.
“Mampus kamu Zack, kamu tidak akan bisa berkutik lagi dan sebentar lagi kamu akan di seret keluar dari tempat ini. Makanya jadi orang miskin jangan sok, dan berani mencuri hanya demi mendapatkan sesuatu.”ejek Rangga.
“Zack, aku tau kamu tidak memiliki uang, tapi setidaknya jangan mencuri hanya untuk mendapatkan uang. Lebih baik kamu jujur dan katakan darimana kamu mencuri uang yang begitu banyak?” Ucap Nabila.
Zack tak menggubris omongan mereka. Saat manager Bank datang. Zack meminta mereka untuk memeriksa segera, agar Zack bisa segera meninggalkan toko tersebut.
Setelah melakukan pemeriksaan bersama, sang manager toko dan juga menager bank terkejut saat mengetahui uang yang dimiliki Zack berasal dari rekening keluarga yang di kenal sangat kaya raya.
“Kalian sudah keterlaluan, Berani sekali kalian menjebakku dengan mencurigai orang yang seharusnya tidak di curigai.” Ucap sang manager dengan kesal.
“Maksud bapak?” saut Tia.
“Bersiaplah kamu akan mendapatkan hukuman atas sikapmu yang tidak baik pada pelanggan.” Ucap sang manajer membuat Tia langsung terdiam dan tertunduk merasa bersalah.
Manager Toko dan manager Bank merasa bersalah Karena sudah mencurigai Zack dan sang manager pun mengeluarkan masing kartu bewarna emas untuk Zack yang menyatakan jika Zack menjadi salah satu member dan akan mendapatkan diskon saat beberapa lagi.
“Maafkan aku tuan, atas kesalahpahaman ini dan saya janji hal seperti ini tidak akan terulang lagi dan saya harap tuan tidak jera untuk berbelanja di toko kami lagi.” Ucap sang manajer.
“Aku harap, lain kali jangan melihat seseorang dari penampilannya. Jika toko ini masih seperti ini, lambat laun pelanggan akan kabur.” Jawab Zack
“Apa-apaan ini? Kenapa seorang pencuri seperti dia malah di hormatidan bahkan Mendapatkan kartu kuning. Seharusnya aku yang pantas mendapatkannya.” Rangga masih tidak percaya jika Zack memang kaya.
“Security, cepat seret mereka berdua keluar dari tempat ini. Jangan biarkan pembuat onar ini kembali ke toko.” Perintah sang manager. Security pun langsung menarik Rangga dan Nabila keluar.
“Lepaskan aku.” Nabila memberontak dan berusaha melepaskan diri dari cengkraman tangan security dan berlari menghampiri Zack dan menggenggam tangannya.
“Tolong maafkan aku Zack. Maafkan aku yang tidak percaya padamu. Aku masih mencintaimu Zack, aku khilaf dengan rayuan Rangga. Aku ingin kita balikan lagi Zack. Mau kan kamu maafkan aku dan kita balikan.” Rengek Nabila.
“Dasar wanita murahan, wanita matre. Wanita tidak tau malu. Kenapa kamu melimpahkan semuanya padaku, bukankah kamu yang mengemis memintaku untuk jadi pacarmu.” Teriak Rangga dengan kemarahan sebelum diseret keluar.
Zack mengingat kembali apa yang sudah dilakukan Rangga dan Nabila di hutan perpustakaan dan membuat Zack kecewa dan tidak lagi percaya pada Nabila. Zack pun berpaling dan segera pergi untuk menepati janji dan membiarkan Nabila di tertawakan semua orang.
Saat Zack baru keluar dari toko Burberry, Risa kembali menelpon dan meminta Zack untuk segera datang.
“Zack kamu dimana? Cepat kesini! Aku sudah menunggumu, aku juga ingin memperkenalkan kamu dengan temanku, apa kamu tau? Temanku itu sangat cantik,” ucap Risa di seberang telepon.
“Tunggu sebentar aku akan segera kesana.” Jawab Zack.
Zack pun memasukkan tas yang belum dibungkus dengan rapi itu kedalam kantong kresek saja dan segera memanggil taksi untuk pergi.
Setelah menghubungi Zack, Risa mematikan teleponnya. Saat itu Risa dan temannya sudah menunggu di restoran.
“Tunggu sebentar lagi ya, dia akan segera sampai,” ucap Risa pada Vera wanita yang ingin dikenalkan dengan Zack.
“Risa, sudah aku katakan padamu. Aku sedang tidak ingin mencari kekasih, tapi kenapa kamu memaksa aku untuk berkenalan dengannya.” Protes Vera. Mereka pun membicarakan tentang Zack sambil menunggu Zack datang.
Vera adalah gadis cantik yang cukup terkenal dan dari latar belakang orang kaya. Auranya juga terlihat jelas kalau dia dari kalangan atas.
Pintu VIP terbuka dan mereka mengira jika Zack yang datang namun ternyata itu Rio.
“Ternyata kamu, aku kira Zack yang datang,” ucap Risa kesal, karena Risa tau jika Rio suka menggangu Zack.
“Apa kamu tidak mendengar apa yang sedang terjadi pada Zack? Dia sedang mendapat masalah karena miskin dia mencari uang dengan cara kotor.”
“Jaga Ucapan mu Rio. Zack bukanlah orang seperti itu dan dia tidak akan melakukan itu. Jadi jangan sembarangan memfitnah.” Saut Risa.
Rio melirik gadis yang ada disamping Risa yang terlihat begitu cantik, namun tujuan utama Rio datang ke pesta untuk mendekati Risa, Rio tidak suka melihat kedekatan Risa Dangan Zack, yang membuat Rio selalu menjelek-jelekkan Zack.
“Selamat ulang tahun Risa, ini hadiah untukmu.” Rio pun memberikan sebuah hadiah berupa jam tangan wanita yang mewah yang bernilai ratusan juta.
Melihat hadiah Rio, Vera merasa malu karena sudah mengkritik Rio tadi karena tidak sopan. Dan perlahan penilaian Vera sedikit berubah mengenai Rio.
Tak lama kemudian Zack muncul dan sedikit terlambat. Zack langsung minta maaf pada Risa atas keterlambatannya.
“Ternyata kamu berani datang juga. Kamu datang kemari membawa kado apa? Aku rasa tidak mungkin berharga, kamu kan orang miskin. Untuk mendapatkan uang saja kamu mau mengantarkan Durex ke hutan sampai perpustakaan, apa kamu masih ingat.?” Ucap Rio yang langsung saja menghina Zack.
Semua teman-teman yang ada pun saling berbisik. Mereka tau jika Zack adalah anak miskin. Jadi tidak mungkin dia bisa membawa kado.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Harri Purnomo Servis Kamera
Keren
2025-03-18
0
Wirda Lubis
lanjut..
2023-10-20
0
Adjie Kasep
GERALD CRAWFORD CERITANYA ASLI JIPLAK ABIS CM GANTI NAMA KARAKTERNYA AJA. 😁✌
2023-05-14
1