Zack berjongkok dan memunguti semua uang yang berhamburan dan segera memasukkan semua uangnya ke dalam kresek hitam dengan sembarangan dan bergegas hendak pergi.
“Tunggu.” Nabila menarik tangan Zack untuk menahannya, Zack menghela nafas.
“Jangan pergi, sebelum kamu menjelaskan darimana kamu dapat uang sebanyak itu?” tanya Nabila namun Zack memilih diam tak mau menjelaskannya.
Tiba-tiba Nabila berteriak,“Tolong.. . Tolong aku! Aku mau dilecehkan pria ini.” Teriak Nabila dengan kencang untuk menarik perhatian. Zack tidak ingin ada orang yang tau, segera membungkam mulut Nabila untuk diam.
Nabila memberontak, berusaha melepaskan diri dari bekapan tangan Zack.
“Aku akan melepaskan tanganku kalau kamu diam, jangan mempermalukan dirimu sendiri dengan berteriak kebohongan.” Ancam Zack dan Nabila Bun mengangguk setuju.
“Aku akan diam kalau kamu jelaskan padaku, darimana kamu dapat uang sebanyak itu.”
“Baiklah aku akan memberitahumu darimana aku mendapatkannya. Sebenarnya orang kaya itu memberikanku uang terlalu banyak dan aku tidak bisa menerima itu, makanya aku membawanya karena ingin mengembalikannya. Apa kamu sudah jelas sekarang dan tidak curiga lagi padaku? Lebih baik biarkan aku pergi sekarang.” Jelas Zack
Nabila berfikir sejenak mungkin apa yang dikatakan Zack benar, jika dirinya memang kaya tak mungkin Zack masih berpenampilan seperti orang miskin Selain itu Zack jarang berbohong
dan Nabila menerima penjelasan itu, lalu ia membiarkan Zack pergi meninggalkan dirinya.
Zack segera pergi ke bank untuk menyimpan semua uangnya kembali.
Setelah keluar dari bank, ponsel Zack berdering dan ternyata itu dari Risa.
“Ada apa Ris?” tanya Zack saat mengangkat panggilan teleponnya.
“Zack, cepatlah datang ke rumah, kita makan kue bersama. Aku sedang mengadakan pesta ulang tahun di rumah.” Pinta Risa.
“Maaf Ris, aku tidak bisa datang. Bersenang -senanglah, bersama teman-temanmu yang lain. Aku tidak mau merusak acaramu lagi.” Tolak Zack.
“Zack, apa kamu marah dengan kejadian tadi kemarin aku? Maafkan aku Zack, aku tidak ingin persahabatan kita rusak hanya karena kejadian kemarin. Ayolah Zack jangan menolak.” Bujuk Risa dan akhirnya Zack pun tidak bisa menolak.
Akhirnya Zack pun pergi ke rumah Risa untuk menghadiri pesta yang diadakan Risa, walaupun sebenarnya Zack sangat enggan, tapi karena Risa terus memaksa, Zack pun tak punya pilihan. Tak ingin membuat Risa kecewa karena penolaknya.
Saat sampai, Zack langsung disambut. Risa sangat senang Zack mau menepati janji dan mau datang.
“Terimakasih Zack kamu sudah menepati janji dan mau datang. Pokoknya kali ini kamu tidak boleh pergi begitu saja. Kamu boleh pulang kalau acara sudah selesai, mengerti.” Jelas Risa dan Zack hanya mengangguk.
Zack melihat teman yang di undang Risa jauh lebih banyak dari yang di undang kemarin.
Risa meletakkan Tas pemberian Zack paling depan diantara semua hadiah. Zack sangat senang dengan sikap Risa yang mau menghargai pemberiannya.
“Zack, terimakasih hadiah darimu, tasnya sangat cantik dan aku menyukainya.” Ungkap Risa, membuat Zack bertambah senang, namun kesenangan itu terganggu dengan kedatangan Vera dan yang lain.
Mereka masih saja mencibir pemberian Zack. Mereka semua heran dengan Risa yang bisa-bisanya berteman dengan laki-laki miskin dan hanya bisa membeli barang palsu.
Vera yang tak suka dengan Zack semakin jijik saat melihat kedekatan Risa dan Zack bahkan memuji hadiah pemberian Zack yang dianggapnya hanyalah barang palsu dan berfikir semua masalah bermula dari zack membuat kesal dan mengambil tes tersebut dan melemparnya ke tempat sampah.
Disaat yang sama, Nabila dan selebgram yang terkenal yaitu Monica datang untuk ikut serta merayakan ulangtahun Risa.
Kedatangan mereka segera disambut, namun perhatian Monica tertuju pada tas yang tergeletak di tempat sampah. Monica segera mengambil tas tersebut dan bertanya, “Apa kamu bercanda Ris? Kenapa kamu membuang tas cantik dan bermerk ini kedalam tempat sampah?” Tanya Monica. Risa terkejut mengetahui tas pemberian Zack berada di tempat sampah padahal ia tidak merasa membuangnya.
Risa langsung menaruh curiga pada Vera, dari tatapan mata Risa, Vera paman maksudnya.
“Aku yang membuangnya karena, tas palsu itu tidak pantas berjejer dengan hadiah barang-barang asli.” Jawab Vera yang mengakui kalau dia yang membuatnya. Risa langsung cemberut dengan apa yang dilakukan Vera.
‘Apa gadis itu buta, jelas-jelas tas itu asli dan harganya sangat mahal. Kenapa dia mengira itu palsu, aku saja sangat menginginkannya.’ Gerutu Nabila yang merasa tak rela tas itu berada di tempat sampah.
“Siapa yang bilang tas ini palsu, tas ini benar-benar asli. Bisa di cek, didalamnya ada lebel asli keluaran Burberry.” Jelas Monica sambil menunjukkan lebel merek yang ada di dalamnya.
Keaslian tas tersebut juga di dukung oleh pernyataan Nabila.
“Tas itu benar-benar asli, aku melihatnya sendiri, Zack membeli tas tersebut di toko Burberry dengan harga dua setengah Milyar.” Jelas Nabila membuat semuanya terkejut terutama Vera yang sejak awal mengira itu tas palsu.
To be continued ☺️☺️☺️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Wirda Lubis
lanjut..
2023-10-21
0
Z3R0 :)
mampus kena mental gak tuh
2023-10-01
0
Yoni Hartati
main buang kepunyaan orang tdk sopan. mentang2 risa sahabatnya
2023-06-24
3