Keesokan harinya, Zack memutuskan untuk menemui Nabila sesuai janjinya untuk datang menemui Nabila. Namun sebelumnya, Zack mencari semua foto yang sebelumnya disimpannya di dalam kotak dan menyimpannya dalam lemari.
"Akhirnya ketemu juga,"ucap Zack saat berhasil menemukan kotak tersebut dari dalam laci lemari.
Zack mengambil satu persatu foto-foto tersebut sambil mengingat semua kenangan saat bersama dengan Nabila. Setiap momen yang Zack ingat membuat hatinya sangat sakit apalagi momen terindah yang pernah mereka abadikan bersama di danau belakang kampus itu.
"Aku pikir ingin menyimpan setiap momen yang pernah kita lewati bersama tapi setelah aku pikir kembali semuanya sudah berubah dan tidak ada gunanya untuk disimpan. Kau benar-benar membuatku sangat kecewa," ucap Zack yang tengah bicara dengan Foto Nabila.
Zack terpaksa datang karena ancaman yang dilakukan Nabila membuatnya tidak bisa mengatakan tidak. Walaupun sebenarnya dia tak ingin lagi ada hubungan ataupun bertemu lagi dengan wanita yang sudah menyakiti hatinya itu, yang dalam sekejap sudah membuat hatinya hancur karena di putuskan secara sepihak dan memilih berkencan dengan pria yang lebih kaya.
Zack berencana setelah bertemu dengan Nabila untuk mempertegas hubungan mereka dan setelah itu dia akan pergi ke bank untuk menabung uang yang dia tarik sebelumnya.
Kerena ia tidak mungkin menyimpan uang tunai didalam asrama yang ia tarik sebelumnya. Apa yang akan dikatakan teman-temannya nanti jika mengetahui ada uang yang banyak di dalam kamar asrama yang ada nanti mereka akan mengira jika dirinya mendapatkan uang dari hasil mencuri.
Zack memutuskan membawa semua uangnya dan memasukkannya kedalam kantong plastik hitam yang biasa di gunakan untuk membuang sampah, supaya tidak ada yang menyadari jika di dalamnya adalah uang dan mengira itu hanya sampah.
Zack membawa Kantong plastik itu seperti dengan membawa belanjaan dan berjalan untuk menemui Nabila di dekat danau, yang berada tak jauh dari asrama, seperti yang dikatakan Nabila.
Zack pun akhirnya sampai di tujuan. Nabila yang melihat langsung melambaikan tangan dan menyambutnya dengan senyuman. Nabila berharap Zack membawa tas Burberry mahal yang mahal itu yang dia beli untuk diberikan pada dirinya dan membujuk dirinya untuk berbaikan lagi.
Namun saat Zack sudah sampai Nabila hanya melihat kantong plastik yang lusuh.
"Apa yang kamu bawa itu Zack?" tanya Nabila sedikit jijik dan mengiranya Zack membawa sampah. Nabila melirik tangan Zack yang lain namun tak ada apapun yang dibawanya membuat harapan Nabila seakan pupus seketika.
“Ini, hanya sesuatu yang tidak berguna. Untuk apa kamu memanggilku untuk datang kemari? Bukankah kita sudah tidak ada hubungan lagi. Kita sudah putus dan bahkan kamu tidak ingin melihatku, tapi kenapa sekarang kamu menyuruhku datang?” tanya Zack dengan dingin, dan berusaha menutupi semua perasaan yang masih berkecamuk dalam hatinya.
“Katakan apa yang ingin kamu bicarakan? Aku tidak punya banyak waktu disini. Oya ini aku kembalikan semua foto-foto yang kamu minta. Awalnya aku ingin tetap menyimpannya tapi sepertinya sudah tidak ada gunanya lagi Karena hubungan kita yang sudah berakhir” Imbuh Zack dan memberikan semua foto-foto tersebut kepada Nabila sesuai permintaannya.
Nabila mengambilnya dan mulai menjalaskan tujuannya memanggil zack.“Dasar bodoh, kamu pikir aku memanggilmu kemari hanya untuk foto-foto ini? Zack, dengarkan aku. Apakah kamu berfikir Aku dan Rangga benar-benar berkencan itu hanya untuk menguji kamu. Apakah kamu akan memperjuangkan hubungan Kita. Tapi kenapa kamu tidak paham juga Zack.” Jelas Nabila namun Zack sudah tidak perduli dan dia tidak ingin mendengarkan apapun alasannya, Karena Zack sudah terlanjur kecewa.
“Apa kamu bilang? ujian cinta, Aku tidak butuh ujian cinta, yang ada sekarang aku sangat jijik denganmu.” Jawab Zack lalu berbalik dan ingin pergi.
“Zack berhenti! Selangkah lagi kamu pergi aku akan melompat ke danau ini.” Ancam Nabila yang sudah berdiri di tepi danau.
Awalnya Zack tidak percaya dengan ancaman Nabila, namun hatinya mengatakan kalau Nabila serius dengan ancamannya. Zack berbalik dan mendapati Nabila sudah berada di sisi danau. Zack pun tak bisa berbuat apa-apa dan memilih mengalah.
“ Zack tolong percaya kata-kataku, aku sama sekali tidak bermaksud untuk mencampakkan kamu. Kalau kamu tidak mau mendengarkan kata-kata ku lebih baik aku mati saja dengan terjun dari sini.” Ancam Nabila lagi.
“Nabila apa yang kamu lakukan, Jangan mengancam ku seperti ini. Oke, kita bicara baik-baik.” Zack pun mengulurkan tangannya pada Nabila dan membawanya menjauh dari bibir danau.
Mereka pun duduk di bangku sambil menikmati pemandangan danau yang indah dan menyejukkan, Nabila menatap Zack
“Zack aku ingin bertanya padamu. Bagaimana kamu bisa tiba-tiba mendadak menjadi kaya dan bisa membeli tas dengan harga yang sangat mahal itu?” tanya Nabila dengan penasaran. Membuat Zack mengerutkan keningnya dan akhirnya paham dengan maksud dari Nabila.
Zack menghela nafas dan sudah menyiapkan cerita bohong jika Nabila bertanya dan benar saja dugaannya.
“Sama seperti kamu, aku sedang menguji mu. Kemarin secara tak sengaja aku menyelamatkan seorang anak perempuan dari keluarga konglomerat dan sebagai rasa terimakasih, Keluarga itu memberikan kartu belanja sekali pakai dan mengatakan jika kartu tersebut akan sangat bernilai bagiku. Akupun menggunakannya untuk membeli tas bermerek yang kamu lihat kemarin itu." Jelas Zack.
"Lalu dimana tas itu sekarang?"
" Aku berikan tas itu kepada Risa sebagai hadiah ulang tahunnya karena aku tidak tau hadiah apa yang ingin aku berikan dan sekarang aku sudah tidak punya uang lagi.” Jelas Zack.
Mendengar penjelasan Zack Nabila sangat kecewa, karena apa yang ia pikirkan sebelumnya tidak akan jadi kenyataan.
“Kamu benar-benar bodoh Zack. Kamu membeli tas mahal itu untuk kamu berikan padanya secara Cuma-Cuma padanya. Seharusnya kamu bisa menjadi kaya mendadak dengan menjual kembali tas tersebut ketimbang memberikannya kepada orang lain. Kamu memang laki-laki bodoh Zack."
Sangking kesalnya Nabila langsung menampar Zack dan mengusirnya.
“Pergi kamu dari sini. Aku tidak mau bertemu denganmu lagi. Aku hampir mati konyol dengan mempertahankan laki-laki miskin seperti kamu,"ucap Nabila langsung berubah saat tau kalau Zack tetaplah miskin.
Zack pun hanya bisa menghela nafas, tanpa kata-kata ia pun ingin meninggalkan Nabila. Zack sudah menyerah sepenuhnya, karena sikap yang di perlihatkan Nabila yang ternyata hanya ingin berkencan dengan pria kaya.
Saat membalikkan badan, tak terasa Zack menitikkan air mata karena menahan rasa kecewa dan amarah yang hanya mampu ia pendam. Bagaimana tidak gadis yang ia sukai dengan tulus, ternyata selama ini hanya memanfaatkan dirinya saja tanpa mau peduli dengan perasaan nya.
Nabila mengambil tasnya dan ingin pergi, namun secara tidak sengaja terkait dengan kantong plastik yang di bawa Zack, hingga membuat uang yang ada didalam kantong kresek itu keluar dan berterbangan sembarangan.
Ketidaksengajaan itu membuat Nabila terkejut dengan apa yang dilihatnya, Di depan matanya ratusan lembar uang berwarna merah beterbangan di depan matanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Was pray
zack yg bodoh, dipermainkan cewek eh bawa uang aja bisa2nya tasnya robek
2024-12-04
0
Choky Ritonga
kasihan amat kamu thor " buat Cerita pengalaman sendiri " Sampah 😁
2024-09-17
0
Taufik Hidayat
naif²
2023-07-05
0