Prince Squad sudah menunggu kedatangan lawan yang ternyata belum sampai di arena balapan. Tampak Mike yang tidak sabaran dengan kedatangan lawan. Sebenarnya dia bukan tidak sabar untuk bertanding hanya saja dia ingin tahu seperti apa sosok dari lawan yang katanya tangguh dan pemberani tersebut. Dan ada yang mengatakan bahwa ketua Dark Angel sangat cantik.
"Mana mereka? katanya nantangin? kok Cemen banget sampai datangnya telat begini. Kalau emang nggak sanggup bilang dari awal dong. Jangan sok-sokan nantangin terus kagak nongol-nongol begini, elah!" gerutu Mike yang sudah merasa lama menunggu lawannya yang belum datang juga.
"Sabar sebentar bos Mike, sebentar lagi datang kok..."
Brmmm
Brmmm
Brmmm
"Nah, itu mereka datang!" seru Black saat melihat kelompok Dark Angel sudah mendatangi arena balap miliknya.
"Wah, baru nongol juga udah belagu banget gayanya," gumam Mike sambil menatap sinis ke arah kelompok Dark Angel.
"Kayaknya yang paling depan itu ketuanya. Beneran cewek segitu mau nantangin ketua kita?" tanya Steven dengan nada meremehkan.
Mike berdecih lirih. Dia juga tidak yakin cewek seperti ketua Dark Angel nekat ingin melawan Brian dari Prince Squad.
"Kita lihat saja seberapa tangguh mereka berani nantangin seorang Brian. Pasti nanti juga bakalan ngaku kalah di depan Brian," ujar Mike dengan penuh percaya diri tinggi.
Kelompok Dark Angel sudah bersiap di tempatnya. Dan Black sebagai moderator sekaligus yang memiliki sirkuit balapan ini menjadi pembicara diantara kedua tim yang akan bertanding.
"Oke, malam hari ini tim Prince Squad akan meladeni tantangan dari tim Dark Angel. Dan masing-masing kelompok sudah menentukan bahan taruhan mereka. Masing-masing adalah motor yang mereka kendarai. Apakah ada yang masih ingin disampaikan. Atau ada yang keberatan dalam hal ini," tanya Black sebelum pertandingan dimulai.
"Tunggu," seru Brian mengangkat tangan dan menatap black dengan seksama.
"Ya, bos, ada apa?" tanya black dengan sopan.
"Aku ingin menambahi peraturan bagi yang menang. Kalau mereka kalah, ketuanya harus mau menjadi cewekku selama sebulan," ujar Brian dengan senyum menyeringai.
Huuuuuu
Suara sorak-sorai dari kelompok Prince Squad meramaikan suasana malam itu. Sedangkan Marco tampak geram dengan bahan taruhan itu. Ketika dia ingin maju berbicara, sebuah tangan lebih dulu menahan langkahnya.
"Boleh saja, tetapi aku juga punya persyaratan," ucap Zizi dibalik helm yang dia kenakan sehingga suaranya menjadi berbeda dari biasanya.
"Kalau kamu kalah, maka kamu harus mau menjadi pelayanku selama satu bulan, sesuai bukan," ujar Zizi dengan menatap tajam ke arah Brian.
Dia tahu siapa cowok yang kini sedang dia hadapi. Cowok playboy di sekolah barunya tersebut. Zizi akan memberikan cowok itu pelajaran yang berarti dalam hidupnya. Dia telah salah memilih lawan malam ini.
"Baiklah, siapa takut," Brian segera mengenakan helmnya dan bersiap untuk bertanding.
Sedangkan Zizi juga sudah memakai helmnya sejak tadi. Dia bersiap-siap dibantu oleh Marco, sepupunya. Keduanya tampak begitu dekat sehingga membuat kelompok Prince Squad menganggap jika keduanya adalah sepasang kekasih.
"Heh, mereka itu pacaran ya?" tanya Mike mencoba mencari tahu kepada black. Karena pastinya black tahu banyak daripada yang dia ketahui.
"Bukan, beg*o. Itu mereka sepupuan," ujar black yang sedang menghitung uang hasil pertaruhan para penonton akan hasil pertandingan malam ini.
"Oh, kirain gue mereka couplean. Berarti masih ada kesempatan buat gue,hehehe," ujar Mike tersenyum sendiri seperti orang gila.
"Lu kumat ya bro?" tanya black bergidik ngeri melihat kelakuan absurd dari Mike.
"Kumat palak lu itu, dah sono atur jalannya pertandingan!" geram Mike lalu pergi meninggalkan black begitu saja.
"Dih, Ngambekan."
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Dewi Kijang
lanjut😍😍😍 krren
2023-05-14
0