Kendra pulang cukup larut malam ini. Selain sibuk dengan pekerjaan kantor, kebetulan hari ini dirinya juga mendapat undangan makan malam dari relasi kerjanya.
Seperti biasa, para relasi kerjanya pasti akan menanyakan keberadaan istri Kendra sebab pria itu mengaku telah menikah, tetapi belum pernah sekalipun mengenalkan sang istri.
Kendrapun ingin seperti pria lain yang bisa dengan bebas membawa istrinya. Akan tetapi, status Zaskia yang merupakan artis terkenal menjadi dinding pembatas kebebasan yang dia inginkan. Kendra tidak ingin privasinya menjadi konsumsi publik dan diapun enggan berurusan dengan para wartawan.
Pintu kediaman keluarga Ardiansyah terbuka.
" Selamat datang ,Tuan. "
Tania begitu lega melihat kepulangan sang majikan. Ia sengaja menunggu pria itu, entah mengapa hatinya belum tenang jika belum memastikan Kendra pulang ke rumahnya.
" Kau harus ingat. Meskipun kita telah menikah, tetapi kau harus sadar bahwa dirumah ini posisimu hanyalah seorang pelayan. " tegas Kendra.
Ia sengaja menekankan status Tania. Ia takut gadis itu menaruh harapan padanya.
Ucapan Kendra memang cukup nyelekit dihati Tania setelah kekhawatiran yang ia rasakan untuk pria tersebut. Akan tetapi, ia sadar tidak ada yang salah dari ucapan sang majikan.
" Saya mengerti Tuan, " berusaha untuk tetap tersenyum dihadapan majikannya.
Kendra segera menuju ke kamarnya. Dirinya begitu bahagia saat melihat Zaskia ternyata ada dirumah malam ini.
Tanpa menunggu lama, ia segera melepas sepatu dan dasi yang seolah menjerat lehernya. Kendra menuju ranjang, memandang penuh damba pada istrinya lalu mulai naik ke atas ranjangnya.
Tangannya bergerilya masuk kedalam gaun tidur berbahan satin milik Zaskia. Mencengkeram dua buah benda kenyal yang sudah teramat sangat ia rindukan.
Zaskia mengeliat merasakan sesuatu yang sukses membuat darahnya berdesir. Wanita itu mencoba meraih kesadarannya,
" Ken dra Ahh.."
Kendra langsung ******* bibir istrinya dengan begitu liar. Tangannyapun mulai melucuti seluruh pakaian sang istri. Ia sudah tak sabar untuk menahan hasrat yang sudah beberapa lama tak tersalurkan.
Keduanya melewati malam ini dengan penuh gairah. Tak dapat dipungkiri, Zaskiapun haus akan sentuhan dari sang suami. Tubuhnya selalu bergetar menikmati rangsangan yang diberikan sang suami. Entah berapa kali wanita itu mencapai puncak kenikmatannya.
Keduanya terkapar lemas, keringatpun bercucuran dari tubuh mereka. Hingga dini hari mereka baru menyelesaikan kegiatan panasnya.
Zaskia menoleh ke arah Kendra yang telentang dengan tubuh belum berbalut pakaian.
Ada rasa penasaran dalam diri wanita itu. Ia merasa jika Kendrapun sama seperti dirinya yang haus belaian pasangan. Padahal seharusnya pria itu telah menuntaskan hasratnya pada gadis yang baru dinikahinya kemarin. Harusnya saat ini Kendra masih ketagihan dengan servis istri keduanya yang jelas-jelas masih perawan. Ia jadi ragu jika Kendra telah menjebol gawang istri keduanya.
" Sayang, permainanmu sungguh luar biasa. Kau seperti pria yang terlalu lama berpuasa. Aku sampai kewalahan menghadapimu barusan. " pancing Zaskia.
Kendra menatap manik mata sang istri.
" Apa kau lupa sudah berapa lama kau tidak memberi jatah padaku? Aku bisa gila kalau tak menyentuh tubuhmu. Apa kau mau melanjutkannya lagi? " goda Kendra dengan seringainya.
Pria itu hendak melancarkan aksinya kembali, tetapi Zaskia berusaha menahan tubuh sang suami agar menjauh darinya. Tatapan wanita itu kini berubah menjadi tatapan penuh intimidasi.
" Katakan dengan jujur! Apa kau sudah menyentuh Tania? "
Ucapan Zaskia sukses membuat pria itu mematung ditempatnya. Ia menatap penuh arti pada sang istri.
" Maafkan aku. Aku sama sekali tak berhasrat padanya. Bagiku Tania hanyalah gadis kecil yang belum pantas untuk dirusak. Aku tidak bisa melakukannya, sayang. " tutur Kendra dengan tatapan memelas.
" Tidak, Ken. Kita sudah sepakat dan kau harus memenuhi janjimu. Aku hanya memintamu menyentuh gadis itu hingga dia hamil. Diapun sudah setuju dengan kesepakatan kita! " Zaskia mulai meninggikan suaranya.
Perkataan Zaskia sukses membuat hasrat Kendra luntur begitu saja.
" Kau benar-benar egois. " ungkapnya kesal. Pria itu beranjak dan memunguti pakaiannya. Entah mengapa ia merasa, Zaskia semakin lama semakin melunjak padanya.
" Dengarkan aku, Zaskia Ardiansyah. Perjanjian itu sama sekali tak berarti bagiku. Aku melakukan semua itu atas dasar rasa cintaku padamu. Jika aku tiba-tiba berubah pikiran, kau tidak akan bisa memaksaku. "
Zaskia sadar jika Kendra memangil namanya dengan lengkap itu artinya pria itu menyatakan kesungguhan cintanya ataupun luapan kemarahannya. Dan sekarang ia sadar, suaminya sedang marah.
Wanita itu tak berani menimpali, ia hanya memperhatikan Kendra hingga menghilang di balik kamar mandi.
" Jika kau benar-benar menolaknya. Maka aku bisa membuatmu terpaksa melakukannya, Kendra Ardiansyah." gumam Zaskia dengan seringainya. Sepertinya wanita itu sudah menyiapkan rencana cadangan jika hal ini benar-benar terjadi.
Bersambung..
Jangan lupa tinggalkan jejak like koment rate n vote kalian. Dukungan kalian semangat author untuk terus berkarya. Makasih sebelumnya🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Ranny
itu karena kau belum menyentuh dan merasa kan tubuhnya coba kalau sudah di sentuh pasti ketagihan kau /Facepalm/
2024-08-23
1
Fifid Dwi Ariyani
teyssemangat
2024-08-18
0
Katherina Ajawaila
ada istri yg kaya gitu aneh aja, tapi ngk mau hamil, nagih aja pengen di naikin🤪
2024-08-16
1