Happy Reading.
"Alexander sedang membawa seorang wanita yang katanya adalah kekasih pamanmu," ucap Milea menatap sang putra.
"Aku tidak peduli, Ma, siapa kekasih Paman, yang pasti wanita itu tidak semenarik Devina, wanita yang aku cintai!" Aaron memejamkan matanya kembali.
Dia tidak tahu jika ada seseorang yang sedang menahan sesak karena ucapan Aaron itu.
Zoey yang sedang berkunjung setelah pengusiran dirinya semalam, dan di tolak oleh Aaron menjadi semakin membenci Devina karena semua ini
Yang awalnya dia ingin menyakiti Devina dengan cara merayu Aaron dan membuat pria itu takluk dan pasti Devina akan merasa sangat sakit hati, tetapi ternyata dia juga hanya dimanfaatkan oleh pria itu untuk mencari kepuasan semata.
Hati dan pikiran Aaron hanya untuk Devina dan hal itu semakin membuat Zoey ingin sekali menyakiti wanita itu sampai ia merasakan betapa sakitnya menjadi Zoey.
"Devina siapa? apa kamu sudah memiliki kekasih? lalu dengan Zoey, dia siapa mu?" tanya Milea kini menatap wajah Aaron.
Mendengar putranya mendengus kesal, membuat Milea semakin penasaran.
"Bukan siapa-siapa ku, dia bukan orang penting," jawab Aaron membuat wanita yang berada di belakang pintu meremas dadanya yang terasa begitu sakit.
"Oh, mama kira dia kekasihmu karena sejak kemarin hanya wanita itu yang menjenguk mu di rumah sakit, Papa juga belum bisa pulang masih harus mengurusi proyeknya di luar kota," ucap Milea sendu.
Suaminya belum bisa pulang karena harus menyelesaikan proyek penting, padahal anak satu-satunya sedang terkena musibah.
"Aku memang memiliki kekasih, tapi namanya Devina, Devina Alvares! hanya dia wanita yang kucintai," tegas Aaron.
"Lalu di mana dia? apakah wanita ini yang membuatmu sampai rela mengiris pergelangan tangan?" tanya Milea.
Aaron langsung saja menatap sang Mama ketika mendengar ucapannya tersebut.
"Dari mana mama bisa berpikir seperti itu?" tanya Aaron.
Milea menghela nafas, meskipun Aron tidak mengatakan apapun perihal dia mengiris pergelangan tangannya tetapi semalam milea sempat mendengar Sang putra mengigau dalam tidurnya.
Di situ Aaron meminta maaf berkali-kali dan mengatakan bahwa dia sangat mencintai wanita itu, tetapi Milea tidak tahu siapa wanita yang disebutkan oleh Aaron.
Sementara itu, di kediaman William.
Mama Fraya tersenyum lebar ketika melihat sang putra datang bersama dengan seorang wanita cantik dan terlihat masih sangat muda itu.
Sepertinya rencana Alexander untuk membuat Mamanya berhenti membawa wanita yang akan di jodohkan kepadanya pun berhasil.
Alexander selama ini memang tidak pernah mau pulang ke Mansion karena pasti Mamanya mendatangkan wanita dari berbagai macam kalangan.
Ada yang berprofesi sebagai artis, dokter, pengusaha, guru, dosen, arsitek dan masih banyak lagi. Selama ini Mama Fraya merasa sangat khawatir jika putranya itu tidak menyukai wanita karena selama ini Alexander tidak pernah terlihat menggandeng seorang perempuan.
"Ma, apa Mama tidak menyuruh kami untuk duduk?" tanya Alexander datar.
Mama Fraya yang sedang mematung menatap calon menantunya itu akhirnya tersadar, "ah, maaf silakan duduk, Mama terlalu bahagia pagi ini, akhirnya kamu membawakan Mama calon menantu," Devina tersandung karpet mendengar ucapan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di depannya itu.
"Hati-hati, sa-sayang!" Alexander menahan lengan Devina, bersikap seolah-olah dia memang kekasih yang perhatian.
"Te-terima kasih," jawab Devina ikut terbata.
Mama Fraya yang melihat adegan itu benar-benar merasa sangat bahagia dia sungguh bersyukur melihat putra semata wayangnya bisa memiliki kekasih yang begitu cantik dan anggun.
Alexander dan Devina duduk di sofa, menghadap ke arah Fraya yang sedang tersenyum ke arah mereka.
"Siapa namamu?" tanya Mama Fraya.
"Nama saya Devina Alvares, tante," jawab Devina cepat. Dia ingin semua sandiwara ini cepat berakhir.
"Alvares ya, sepertinya tidak asing," guamam Mama Freya. "Alexander, sejak kapan kalian berpacaran?"
"Ehmm ....!" Alexander bingung untuk menjawab, karena jujur saja pria itu bukan tipe pria yang bisa bersandiwara.
"Sudah hampir 1 tahun, tante!" jawab Devina asal.
Tentu saja wanita itu tahu jika Alexander tidak bisa menjawabnya karena mereka baru saja menjadi sepasang kekasih pura-pura.
"Wow, hampir 1 tahun dan kalian merahasiakan hubungan ini dari kita semua," seru Mama Fraya.
"Iya Tante, Alexander tidak mau kalau hubungan kami diketahui oleh siapapun, nanti bisa menggangu belajar saya, kara Alex, jadi dia benar-benar perhatian," rasanya Devina ingin muntah karena bisa dengan lancar mengucapkan kebohongan itu.
"Pantas saja selama ini Alexander tidak pernah mau jika dijodohkan dengan wanita yang tante bawa, ternyata dia sudah punya kekasih secantik ini, sungguh luar biasa," Mama Fraya benar-benar tidak berhenti mengagumi kecantikan Devina.
"Ehhmm, betul Ma, jadi setelah ini Mama tidak perlu lagi mencarikan ku wanita lagi," ucap Alexander.
Seorang pelayan muda datang membawa minuman untuk mereka. Pelayan itupun menyempatkan diri untuk melirik Devina yang memang benar-benar cantik.
'Wah, ini bisa menjadi gosip panas tahun ini!' batin pelayan itu.
"Tentu saja Mama tidak akan mencarikan wanita lagi, sudah ada wanita secantik ini yang akan menjadi menantu Mama, pokoknya kalian harus secepat melangsungkan pernikahan," ucap Mama Fraya menggebu, "Alexander, kapan kamu akan melamar Devina secara resmi kepada orang tuanya?"
Alexander benar-benar kehabisan kata-kata untuk menjawab Mamanya, sebenarnya niat dia membawa Devina menghadap sang Mama hanya untuk membuat wanita yang melahirkan nya itu tidak mencarikannya jodoh lagi.
Bukan terus berlanjut ke jenjang pernikahan. Mereka hanya berpura-pura saja dan tidak akan memikirkan hal yang lebih jauh lagi.
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
PENYESALAN MEMANG SELALU DATANGNYA TERLAMBAT,makanya sebelum melakukan sesuatu berpikirlah dulu,Untung kebejatan mu langsung ketahuan oleh Devina,Coba aja kalo belom ketahuan pasti kamu masih menikmati tubuh Joey lagi sampai saat ini..Dasar sok tersakiti..😏😏😏😡😡
2024-06-15
0
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk emang enak,,Makanya jangan suka ngerebut hak orang,Sesuatu yg di ambil dengan paksa gak akan nikin kamu bahagia..
2024-06-15
0
Dewi Zahra
keren kak
2023-07-05
0