Happy Reading.
Devina segera keluar dari dalam kamar ketika Daffa mengatakan jika ada seorang pria yang mencarinya dan pria itu mengaku sebagai kekasihnya.
Tentu saja hal itu langsung membuat Devina melotot tidak percaya, apakah Aaron nekat pergi ke rumahnya untuk mencarinya. Ini tidak bisa dibiarkan, Devina tidak sudi lagi bertemu dengan pria itu.
Meskipun Aaron akan menyayat lehernya sendiri di depan matanya Devina tidak akan pernah mau memaafkannya.
Langkahnya tergesa menuruni anak tangga, dia harus segera mengusir pria itu dari kediamannya, Devina tidak akan pernah terima jika Aaron menginjakkan kakinya di rumah ini.
Sayup-sayup Devina sudah mendengar suara Daddy dan Mommy nya yang sedang mengobrol dengan tamunya itu.
"Dad, Mom, jangan ..... !"
Devina tidak meneruskan ucapannya ketika matanya bersibobok dengan mata seorang pria yang sedang menyeringai ke arahnya.
"Devina, duduklah," ujar Daddy David pada sang putri.
Kaki Devina merasa bergetar, bahkan sepertinya dia sudah tidak berdaya hanya untuk melangkah menuju ke sofa.
Bayang-bayang malam panas itu tiba-tiba terulang kembali, jantungnya berdetak sangat kencang ketika melihat Alexander saat ini berada di rumahnya.
Pria yang telah mengambil keperawanan nya namun dia sendiri yang meminta hal itu, saat ini duduk berhadapan dengan kedua orang tuanya, bahkan tadi dia mendengar mereka mengobrol ringan.
Sebenarnya apa yang inginkan oleh pria ini, apakah dia akan memberitahukan kepada kedua orang tuanya bahwa mereka sudah tidur bersama.
Tidak, tidak, Devina tidak bisa membiarkan hal itu terjadi, karena biar bagaimanapun Daddy dan mommy nya telah mendidiknya menjadi anak yang baik dan tidak merusak nama baik orang tua.
Devina tidak akan membiarkan kedua orang tuanya tahu jika dia sudah memaksa Alexander untuk meniduri nya.
"Devina, apakah Alexander ini adalah dosen mu?" Tanya Daddy David, membuat Devina terhenyak dan Devina langsung mengangguk.
Karena hal itu memang benar, Alexander adalah dosennya di jurusan bidang manajemen bisnis.
"Kenapa kamu tidak memberitahu kami jika kamu dan Alexander sudah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih?" ujar Mommy Stela membuatnya lagi-lagi tersentak.
"Apa Mom?? Kekasih?" Devina melotot ke arah Alexander yang saat ini juga tengah menatapnya dengan tatapan yang tajam.
Seakan mengatakan jika Devina tidak mengiyakan ucapan mommy nya, Alexander akan segera membongkar rahasia mereka jika keduanya sudah pernah berbagi peluh bersama.
Devina melirik Daddy yang saat ini tengah menatapnya dengan tatapan tajam.
Sebenarnya Devina ingin sekali berteriak jika dia dan Alexander tidak ada hubungan apa-apa melainkan hanya sekedar Dosen dan mahasiswi nya, tapi ketika melihat tatapan Alexander kembali, sungguh wanita itu lebih baik berbohong pada orang tuanya dari pada pria itu mengatakan hal yang seharusnya mereka lupakan.
'Sial, ternyata Dosen Killer itu mengancamku, lalu apa yang membuatmu sampai harus berbuat hal seperti ini?' batin Devina.
"I-iya Mommy,"
'Mampus, tamatlah riwayat ku, pasti setelah ini Mommy dan Daddy akan menyidangku dan Daffa akan memarahiku habis-habisan.'
"Wah, ternyata sangat tidak di sangka, kamu berpacaran dengan pewaris dari klan Wiliam? Ck, putri Mommy sudah besar ternyata, padahal selama ini gosipnya kalau putra Wiliam ini sangat sulit untuk disuruh menikah, apalagi di jodohkan dengan wanita-wanita cantik dari berbagai kalangan, ternyata dia sudah memiliki kekasih, dan kekasihnya adalah putri cantik Mommy," ujar Mommy Stela berbinar.
"Kok Mommy tau?" Devina mengerutkan keningnya penasaran.
"Tentu saja Mommy tau, kakak kandung Alexander adalah teman Mommy, kami sudah seperti saudara," jawab sang Mommy.
"Jadi, nak Alexander ini ada tujuan apa kemari?" Daddy David langsung to the point, pria paruh baya itu menatap pria didepannya dan sangat terlihat dewasa itu dengan tatapan tajam.
Dewasa dalam artian bila dibandingkan dengan putrinya, jarak usia mereka bahkan mungkin lebih dari 10 tahun, kenapa putrinya mengulang kisahnya dulu.
"Sebenarnya saya ingin meminta izin pada Tuan David dan Nyonya Stela untuk membawa Devina kepada Mama saya," jelas Alexander yang langsung mendapatkan pelototan matanya dari gadis cantik di hadapannya ini.
Ingin rasanya Devina menolak mentah-mentah permintaan Dosennya itu, tapi sepertinya dia masih ingin bebas karena bisa dipastikan jika Alexander mengatakan semuanya pada kedua orang tuanya, Devina dan Alexander akan di nikahkan saat itu juga.
Meskipun mereka hidup di Negara barat dengan budaya yang bebas, tapi kedua orang tua Devina berasal dari keluarga tersohor di Amerika.
Klan Austin dan Klan Alvares sudah mengalir didarahnya, Mommy Stela adalah Putri Steven Austin, pengusaha hebat dan juga tersohor di belahan Amerika utara, dan Daddy David adalah salah satu pewaris Alvares yang tiada tanding.
Kedua keluarga besar dan kuat itu bersatu dan hal itu membuat Devina benar-benar harus menjaga dirinya dengan baik agar tidak merusak nama besar keluarga-keluarga itu.
"Apakah kamu serius dengan putri saya?" tanya Daddy tajam.
Sebenarnya Daddy David tahu sepak terjang Alexander William yang sama sekali tidak pernah terlibat skandal apapun selama ini.
Karir pria itu sangat baik dan cemerlang, selain menjadi dosen, Alexander juga mengelola perusahaan kakeknya.
Alexander menatap Devina yang masih saja melotot ke arahnya, sungguh sebenarnya pria itu juga tidak mau membawa wanita itu untuk berpura-pura, tapi tidak ada jalan lain lagi.
Dia tidak mau membawa wanita lain karena memang Alexander menginginkan Devina yang ternyata adalah anak dari orang yang begitu hebat.
"Iya tuan David, saya sangat serius dengan Devina, kami berdua juga saling mencintai!"
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Good job Alex,Gercep banget,Licik juga hingga gak bisa bikin Devina berkutik lagi,Bener2 gentle nih pak dosen..👏👏👍👍👍💪💪💪😄😄
2024-06-15
1
Qaisaa Nazarudin
Nah mampos kau Devina,Bukan nya terlepas,Malah semakin terbelit dgn Alex..👏👏👏🤣🤣🤣
2024-06-15
0
Dewi Zahra
aku suka
2023-07-05
0