"Yuyu..! Long..! Kenapa kalian meninggalkan aku?" Kesal Snake karena di tinggalkan.
"Maaf Snake, aku kira tadi aku menarikmu hehe," Li Shang Yue hanya cengengesan sendiri membuat Snake menggerutu kesal.
"Waaah, aku juga Paman. 10 tusuk Ya." Teriak Snake heboh melihat penjual di depannya itu.
"Baik Tuan,"
"Ayo bayar!" Seru Li Shang Yue dan Snake secara bersamaan menatap ke arah Long.
"Ini paman," Long segera memberikan tael keping emas kepada penjual jajanan itu.
"Ini kelebihan Tuan, harganya hanya 5 tael perunggu saja," ucap penjual itu.
"Tidak apa Paman, ambil saja." Timpal Li Shang Yue yang langsung menarik Long dan Snake pergi.
"Terima kasih Tuan, Nona." Teriak penjual itu yang saat Li Shang Yue sudah jauh.
Setelah seharian di pasar Lo Shang Yue bersama Long dan Snake memutuskan kembali ke hutan. Di perjalan tak sengaja Li Shang Yue mendengar topik yang sedang di bicarakan oleh orang-orang.
"Kalian tahu, 1 Minggu lagi akan di adakan pesta ulang tahun Putri Wei Rong."
"Iya aku juga mendengar itu, katanya 1 Minggu itu juga adalah hari pengangkatan Putri Wei Rong menjadi Putri Mahkota."
"Wah akhirnya Putri Wei Rong bisa menjadi Putri Mahkota,"
"Tapi dia bukan putri dari Permaisuri?"
"Cih, aku lebih bersyukur jika Putri Wei Rong yang menjadi Putri Mahkota dan Calon Ratu di kekaisaran ini."
"Ya aku juga setuju, Putri Wei Rong adalah kandidat yang cocok untuk menjadi seorang Putri Mahkota. Putri Wei Rong tidak hanya cantik namun dia juga merupakan jenius kekaisaran."
"Itu benar walaupun dia hanya seorang anak dari selir namun dia merupakan jenis kekaisaran. Sedangkan untuk si sampah itu, apa yang harus dibanggakan dengan kultivasi sampah dan wajah monsternya itu tidak akan membawa perdamaian dan kehidupan yang tentram untuk rakyat nantinya."
Li Shang Yue yang mendengar bisik-bisik orang-orang di jalan itu telinganya langsung panas. Ingin sekali dirinya menghampiri orang-orang itu lalu menghajar mereka satu persatu karena berani menjelek-jelekkannya.
Cantik dan baik berbudi luhur? Apa yang perlu dibanggakan oleh Putri Wei Rong yang sangat mereka agung-agungkan itu. Kecantikannya Bahkan tak seberapa dibanding dengan kecantikan Li Shang Yue. Apalagi jika dibandingkan dari segi kekuatan, tentunya kultivasi Li Shang Yue lebih tinggi berkali lipat dibandingkan dengan Putri selir itu.
"Cih mereka hanya melihat topeng luarnya saja, apa mereka tidak tahu jika wanita yang mereka agung-agungkan itu adalah sosok iblis yang sesungguhnya." Geritu Li Shang Yue yang dengan mempercepat langkahnya.
Long yang mendengar gumaman Li Shang Yue langsung mendengus kesal dan menatap dingin ke arah kerumunan orang-orang itu. Tanpa basa-basi Long langsung mengangkat tangannya dan mengibaskan ke arah orang-orang itu hingga membuat mereka langsung terpental bahkan terbatuk darah.
Snake yang melihat Apa yang dilakukan oleh Long hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan menatap sekumpulan orang itu dengan miris. Long memang memiliki karakter yang cuek dan terlihat acuh akan tetapi Snake tahu jika naga itu akan selalu mengamuk jika mengenai Li Shang Yue.
"Ada apa ini?"
"Aku merasakan seperti kita di serang."
Orang-orang langsung mengeluarkan argumen mereka saling melirik satu sama lain sebelum berdiri dan lari lontang-lantung tak tentu arah.
Snake yang melihat itu tentu saja tertawa lucu sendiri. Tak tahu kah jika orang yang mereka bicarakan baru saja lewat pikir Snake.
"Sudah jangan marah lagi, lebih baik kita mempercepat langkah kita untuk menyusul Yuyu. Jangan sampai gadis itu malah tersesat lagi." Hibur Snake yang merangkul Long.
Keduanya segera mempercepat langkah kaki mereka guna menyusul Li Shang Yue. Sampai di mulut Goa ternyata Li Shang Yue sedang menunggu mereka disana.
"Yuyu..,"
"Kalian kenapa jalan lambat sekali? Seperti siput saja." Ketus Li Shang Yue yang berbalik masuk ke dalam Goa.
Long dan Snake saling melirik satu sama lain. Keduanya merasa tidak bersalah atau tidak melakukan kesalahan laluengapa Li Shang Yue menatap mereka sengit.
"Yuyu, kau marah kepada kami?" Snake segera memeluk lengan Li Shang Yue menyandarkan kepalanya manja di bahu Li Shang Yue.
"Aku tidak marah dengan kalian, aku hanya kesal dan marah kepada orang-orang yang terus menyalahkan ku." Ucap Li Shang Yue dengan menatap kosong.
"Baik Putri Li Shang Yue atau pun kisahku sebagai Clara, kisah kami bahkan hampir sama. Bedanya dia memiliki orang tua walau tidak memperdulikannya sedangkan aku, aku tidak tahu siapa orang yang telah melahirkan aku. Kisah kami sama, sama-sama di buang dan di kucilkan masyarakat."
Deg
Long dan Snake yang mendengar itu tertegun. Mereka menatap Li Shang Yue dengan pandangan yang sulit di artikan. Tak di sangka jika Clara juga merasakan hal itu di masa hidupnya.
Clara Devinson hanyalah anak yang hidup dan besar di jalanan. Devinson adalah marga orang yang melatihnya menjadi kuat hingga beberapa tahun orang itu menghilang. Tak ada lagi yang menerima Clara selain anggotanya di dunia mafia.
Hingga gadis itu jatuh cinta pada seorang jendral di kemiliteran membuatnya bertekad masuk ke dalam kemiliteran. Nyatanya belum sempat dirinya mengungkapan perasaannya dengan baik justru kematian telah datang menjemputnya.
"Cih, harusnya tadi aku membunuh orang-orang itu. Mereka benar-benar membuat gadis kecil ini sedih." Kata Long dalam hati.
"Apa perlu aku kembali kesana laku membunuh mereka semua?"
Snake yang mendengar apa yang dikatakan oleh Long langsung terbelalak. Membunuh mereka semua? Apa sahabatnya itu sudah gila?
"Tidak perlu, kita akan kembali 1 Minggu lagi. Pembalasan dendam ku akan di mulai." Smirk Li Shang Yue dengan aura membunuh yang kuat.
"Ku rasa akan terjadi bencana dengan istana jika gadis ini muncul disana." Batin Long dan Snake yang emantap ngeri ke arah Li Shang Yue.
"Untuk itu, 1 Minggu ini yang akan menjadi bahan latihanku adalah kalian berdua." Tegas Li Shang Yue.
"Tapi…,"
"Tidak ada tapi-tapian kalian harus menyerangku dengan kekuatan penuh tanpa di tahan. Sekarang waktunya tidur karena besok pagi kita akan latihan dengan gila-gilaan."
Li Shang Yue segera berdiri kembali menuju batu yang telah di lapisi dengan tumpukan ilalang agar empuk dan di atasnya ada kulit harimau sebagai pengalasnya.
"Long ini bagaimana?" Risau Snake pada Long.
"Turuti saja, itu untuk kebaikan Yuyu sendiri." Timpal Long yang langsung pergi begitu saja.
"Masalahnya aku tidak akan bisa menyakiti Yuyu, dia bukan hanya Tuan Untukku tapi juga sahabat dan saudara." Guman Snake yang berbalik menuju tempat tidurnya dengan wajah lesu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Ismi Yui
mungkinkah jiwa asli LSY dikirim ke masa depan oleh ibunya(dewi) utk menyelamatkannya🤔
2024-11-04
0
Ismi Yui
mantab g pake banyak bacot langsung sat set
2024-11-04
0
fifid dwi ariani
trus ceria
2023-05-18
0