“NAGA BODOH, CEPAT BANGUN.” Bentak seorang pria yang mengenakan hanfu putih.
“Tidak bisakah kau membangunkan ku dengan cara yang lembut?”
“Persetan dengan itu, cepat bangun kita harus mencari Yuyu.”
“Ada apa lagi dengan gadis kecil itu?”
“Dasar bodoh, Yuyu menghilang.”
“APAA?”
Sontak Long yang masih asyik berbaring itu langsung terperanjat kaget langsung berdiri dengan tegak.
“Jangan bercanda, Snake. Kamu tahu aku bisa saja memakanmu?”
“Aku tidak bercanda, jika tidak percaya lihat! Tempat tidur Yuyu tidak ada, aku sudah mencari di sekitar gua tapi Yuyu tidak ada.”
Sial harusnya kamu membangunkanku cepat. Jika begini kita hanya bisa mencari Yuyu dengan cepat jangan sampai dia bertemu dengan pemburu.” Ucap Long yang sudah meleset pergi begitu saja.
“Cih.., aku selalu di tinggalkan.” Gerutu Snake yang menyusul Long.
Sedangkan di dalam hutan terdapat terlihat seorang gadis kecil yang mengenakan hanfu biru terus mengayunkan pedangnya kesana kemari. helaian rambut dan ujung hanfunya terus berterbangan hingga seperti sayap Phoenix.
Sosok gadis itu adalah Li Shang Yue atau yang di panggil Yuyu. Li Shang Yue tanpa lelah terus mengayun pedangnya hingga menciptakan kekuatan yang sangat dashyat.
“Kekuatan Yuyu semakin hari semakin meningkat bahkan gadis itu telah melampaui beberapa Kaisar.” Terang Snake yang sedari tadi memperhatikan Yuyu sedang berlatih.
“Bagaimana menurutmu? Apa Yuyu sudah cukup kuat untuk membalas dendam?” Tanya Snake kepada Long yang hanya diam saja memperhatikan gerakan Yuyu yang sedikit aneh.
“Dengan kekuatan itu dan adanya kita di sisinya. Jangankan membalaskan dendam bahkan jika dia mau menghancurkan satu kekaisaran adalah hal mudah baginya.” Terang Long.
“Pedang ini begitu hebat bahkan setara dengan pedang Blue milikku. Bagaimana jika aku menggabungkannya?” guman Li Shang Yue yang tersenyum miring.
“Blue.”
Long dan Snake yang ingn mendekat langsung mundur kembali saat merasakan sesuatu yang kuat telah mendekat.
Wushhhh
“Pedang itu?” Long menatap intens pedang yang ada di tangan Yuyu.
Pedang panjang namun sangat cantik dengan di selimuti cahaya biru ketuaan. Long masih mengingat jelas jika pedang itu yang membuat dirinya kalah. Tapi Long tidak dapat merasakan adanya kekuatan spiritual dari pedang itu. Tapi mengapa pedang itu sangat dahsyat bahkan kulitnya yang sangat keras dan tebal bisa melukainya.
“Long sebenarnya pedang apa yang di pegang Yuyu itu?” Tanya Snake dengan rasa penasaran yang tinggi.
“Aku juga tidak tahu, pedang itu terlihat seperti pedang biasa hanya saja uniknya dia memiliki sinar sendiri.”
“Tapi aku tidak dapat merasakan aliran kekuatan Spiritual di pedang itu Long.”
“Entahlah, aku pun merasakan hal yang sama. Pedang itu tidak memiliki aliran Spiritual hanya saja pedang itu bisa melukaiku dalam wujud naga.”
“Bagaimana bisa?” kaget Snake yang menatap tak percaya pada Long.
“Tidak hanya itu, luka dari pedang itu sangat panas seperti kulit terbakar.” Terang Long.
Wushhh
BRAKKK
Long dan Snake langsung menatap ke arah asal suara. Kedua orang itu langsung membelalakan mata melihat batu besar di depan sana yang hancur berkeping-keping hanya dengan sekali serangan.
“Yuyu hentikan!” cegah Long saat melihat jika Li Shang Yue akan melakukan serangan untuk kedua kalinya.
“Long, Snake, untuk apa kalian kesini?” Tanya Li Shang Yue dengan dahi yang mengkerut.
“Yuyu lebih baik kita segera pergi, ledakan barusan itu akan memancing orang-orang sekitar terutama para cultivator kuat. Mereka akan bisa merasakan aliran Qi yang kamu lepas kan tadi. Sekarang kita harus segera pergi.”
Dengan gerakan cepat Long segera memegang tangan Li Shang Yue dengan tangan Snake hingga di detik berikutnya mereka telh menghilang seperti di terpa angin.
Seperti yang dikatakan Long tak seberapa lama Li Shang Yue Pergi beberapa orang sampai di tempat itu. Terlihat mereka semua memperhatikan kekacauan di hutan itu.
“Apa baru saja terjadi pertarungan yang sangat dahsyat hingga sampai kerusakannya separah ini?” Guman salah satu pria tua itu.
“Tidak, aku merasakan hanya ada hawa satu manusia saja disini. Jika perkiraanku benar, pasti orang ini sedang latihan.” Terang pria yang berjenggot putih itu.
“Ya Dewa jika benar seperti itu, entah sekuat apa orang itu?”
“Dia akan menjadi seorang kultivator yang akan sangat hebat.”
“Apa gunanya hebat jika dia berjalan di jalan sesat. Sekarang banyak Kultivasi kuat hanya saja mereka lebih memilih aliran hitam di bandingkan aliran putih.”
***
“Kita akan kemana Yuyu?” tanya Snake kepada Li Shang Yue karena jalan yang mereka lewati bukan menuju Gua melainkan ke arah lain.
“Kita akan ke pasar.” Jawab Li Shang Yue yang memakai cadar hitam.
Sontak Snake langsung berbinar saat mendengar kata pasar. Dirinya sudah bertahun-tahun tidak pernah keluar akan dari hutan. Sekarang dirinya sangat bahagia karena bisa keluar dan menikmati udara di keramaian. Sedangkan Long hanya diam. Pria itu hanya berjalan i belakang Li Shang Yue dengan wajah datar dan dingin.
“Tapi Yuyu kita tidak punya uang.” Ucap Snake dengan lesu.
Sontak mendengar itu Li Shang Yue langsung menghentikan langkah kakinya.
“Kamu benar Snake, kita tidak punya uang gimana mu ke pasar?” timpal Li Shang Yue yang langsung duduk dengan lesu.
“Tak perlu bersedih aku punya banyak uang.” Sahut Long.
“Benarkah?” Li Shang Yue dan Snake menatap penuh binar dan harap kepada Long.
"Hm." Long hanya berdehem saja sebagai jawaban.
"Yeyyy…!" Kedua orang itu langsung melompat-lompat melanjutkan langkah mereka ke pasar.
Long yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Sifat inilah yang membuat Snake lebih dekat dengan Li Shang Yue karena mereka memiliki sifat dan karakter yang hampir sama satu sama lainnya. Walau begitu tak membuat Long cemburu atau iri dengan Snake karena baginya itu hal wajar karena dirinya sadar diri jika ia tidak memiliki sifat sehambel itu.
Setelah berjalan beberapa saat akhirnya mereka sampai di sebuah pasar. Li Shang Yue begitu antusias melihat keadaan pasar itu yang tak jauh berbeda dengan pasar tradisional di zaman modern.
"Ternyata hampir sama seperti pasar di zaman modern bedanya disini lebih ramai dan lengkap." Batin Li Shang Yue yang mengangguk angguk kepalanya.
"Wahhhh, Snake ayo kita kesana!"
Li Shang Yue langsung menarik lengan orang yang berada di sampingnya. Tanpa menyadari jika yang di tariknya bukan Snake melainkan Long. Long yang di tarik hanya bisa pasrah mengikuti kemana Li Shang Yue pergi.
"Paman itu 10 tusuk," tunjuk Li Shang Yue yang menunjuk bulat-bulat kecil seperti Cilok kepada pria tua itu.
"Snake kamu…, loh kok kamu Long?" Kaget Li Shang Yue yang melihat jika yang di tariknya bukan Snake malainkan Long.
"Sedari awal kamu menarikku Yuyu bukan Snake." Jawab Long datar
Mendengar itu Li Shang Yue hanya bisa cengengesan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Yuyu..! Long..! Kenapa kalian meninggalkan aku?" Kesal Snake karena di tinggalkan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Dewi Alwi
Snake yg sabar ya🤣🤣🤣🤣
2023-08-18
0
fifid dwi ariani
trussemamgat
2023-05-18
0
HNF G
hahahaha..... aq bs bayangin... gmn ekspresi long😂😂😂😂😂😂😂
2023-02-28
0