"Ssssh sakit"
Sosok yang tengah terbaring di tanah itu meringis sakit saat merasakan sakit di seluruh tubuhnya.
"Ini dimana" Guman sosok itu yang berusaha bangun.
"Hutan?"
Sosok itu mengedarkan pandangannya ke seluruh arah. Hingga Alisya menyatu setelah menyadari jika ada yang Anek dengan pakaian yang di kenakannya.
"Tunggu! Ini apa? Pakaian apa yang aku kenakan? Dan..... Tubuhku kenapa mengecil seperti ini?" Teriak Sosok itu panik.
Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Clara Devinson sang kopral yang meninggalkan karna mengorbankan diri untuk melindungi rekan-rekannya.
AAAAAA
Tiba-tiba sebuah ingatan masuk dalam kepala Clara. Ingatan itu seperti film rusak yang terus berputar di kepala Clara membuat Clara merasakan sakit luar biasa pada kepalanya. Saat kenangan itu memaksa Clara untuk mengingatnya.
Hingga beberapa menit kemudian rasa sakit itu berangsur-angsur mereda.
"Hosh Sial hosh" umpat Clara dengan napas yang memburu dan keringat dingin yang membasahi wajahnya.
Li Shang Yue
Itu adalah identitas yang di masuki Clara atau Clara tempati tubuhnya.
Li Shang Yue adalah Calon Putri mahkota kerajaan Li yang merupakan putri kaisar Li Cheng dan permaisuri Li Shing Xue(sudah meninggal). Li Shang Yue meninggal karna di bunuh para pembunuh bayaran yang di dewa selir Ayahnya yaitu Selir Hua rong.
Sedangkan Kaisar Li hanya diam tanpa mencari keberadaan Putri Li Shang Yue karna bagi Kaisar menghilangnya Putri Li Shang Yue adalah sebuah berkah dimana dia tidak akan di ejek oelh kaisar lain karna memiliki putri yang cacat.
Cacat?
Li Shang Yue memiliki kecatatan pada dantian yang tersumbat. Hingga membuatnya tidak bisa mengelola qi dalam dirinya membuatnya menjadi putri yang lemah dan mudah di tindas. Selain itu, Li Shang Yue juga memiliki dengan julukan wajah monster dimana wajahnya penuh minyak dan jerawat yang bernana yang memenuhi wajahnya.
Li Shang Yue di singkirkan selain aib kerajaan karna anak dari selir Hua rong yaitu Li Wei menginginkan posisi sebagai Putri Mahkota.
"Sialan, nggak di dunia modern nggak di dunia semua saja. Bahkan orang tua rela membuang anaknya demi sebuah harta dan kekuasaan." Umpat Clara yang entah kesekian kalinya.
"Aku kira hanya di duniaku dulu ada orang tua yang kejam tapi disini bahkan lebih kejam dari duniaku dulu" monolog Clara yang berjalan pelan menuju salah satu pohon lalu duduk istrahat bersandar pada pohon itu.
"Kamu tenang saja Li Shang Yue aku pasti akan membalaskan semua dendam kamu di dunia ini. Queen Ara akan selalu menepati janjinya" Guman Clara yang menutup mata.
Queen Ara
Adalah nama lain dari Clara. Selama ini Clara hanya di kenal sebagai dengan identitas sebagai Kopral di kemiliteran. Tidak ada yang mengetahui jati lain dari diri seorang Kopral Clara.
Siapa yang menduga jika pangkat Kopral hanya sebagai profesi sampingan dari dirinya sendiri. Queen Ara merupakan identitas asli dari seorang Clara Devinson yang merupakan ketua Mafia Black Angel. Mafia yang paling di takuti di dunia bawah.
Membunuh musuh dengan sebuah jarum emas adalah karakter dan ciri khas darinya dalam membunuh lawan.
Untuk melumpuhkan lawannya Queen Ara tidak memerlukan pistol atau katana yang dia perlukan hanya sebuah jarum.
Kruyukk
Kruyuk
"Sial aku lapar, tapi mau makan apa di hutan seperti ini? Berburu? Itu sama saja dengan mengantarkan nyawa kepada hewan buas" gerutu Clara.
Clara mulai sekarang kita ganti menjadi Li Shang Yue.
Li Shang Yue memaksa berdiri lalu berjalan masuk ke dalam hutan dengan kaki pincang dan menahan sakit di perut karna luka tusukan.
Li Shang Yue terus masuk dalam hutan dengan harapan bisa mendapatkan buah-buahan dan obat-obatan herbal untuk mengobati lukanya. Sudah sekitar 1 jam Li Shang Yue berkeliling namun belum juga menemukan buah-buahan yang bisa di makan. Di tangan Li Shang Yue sudah ada beberapa tanaman yang bisa di jadikan dirinya obat nanti.
Sssst
Sssst
Li Shang Yue langsung siaga saat mendengar suara itu. Clara yang dulu mempunyai Indra pendengaran yang tajam mempermudah dirinya untuk waspada.
Sssst
"Eh"
Untuk sesaat Li Shang Yue terpaku pada apa yang di lihatnya yang berada di depan sana.
Ssssst
"Kamu terluka?" Tanya Li Shang Yue yang mendekati ular putih yang tengah kesakitan karna terluka.
Ular putih itu langsung siaga dan menatap tajam ke arah Li Shang Yue.
"Mau apa kamu manusia?"
"Eh"
Bruk
"Sialan! Binatang apa kamu ini? Kenapa bisa bicara? Siluman ularkah? Atau Dewa ular?" Tanya Li Shang Yue dengan wajah polos.
Entah polos atau bodoh perlu di garis bawahi jika polos dan bodoh itu hampir sama dalam versi yang berbeda.
"Kamu manusia dari mana? Aku ini hewan ilahi!" Jawab Ular putih itu dengan sombong.
"Ck aku tidak peduli? Yang aku pedulikan apa yang ada di atas kepalamu" balas Li Shang Yue yang mendongak ke atas dengan mata berbinar-binar.
Ular putih itu langsung mendongak mengikuti apa yang di lakukan Li Shang Yue.
"Kamu tidak inginkan aku?"
"Untuk apa? Kamu memang cantik tapi tetap saja aku tidak minat. Aku lebih minat dengan itu"
Uhuukkk
"Ssst apa dia benar-benar tidak menginginkan aku? Padahal aku sudah mengatakan jika aku adalah hewan ilahi." Kata ular putih dalam hati memperhatikan Li Shang Yue.
"Hey ular minggir! Aku mau manjat" teriak Li Shang Yue yang menunjuk ular putih dengan santai.
"Kamu tidak takut aku makan?" Tanya ular putih yang menjulurkan lidahnya menakut-nakuti Li Shang Yue.
"Ck kalau mau makan yah makan saja sudah amat hidup kau pula. Minggir aku mau naik"
Ular putih yang mendengar jawaban Li Shang Yue hanya bisa melongo dengan tingkah abstruk gadis kecil di depannya itu.
Li Shang Yue tanpa ba-bi-bu langsung manjat pohon apel di dekat ular putih itu.
Crash
"Nyam nyam nyam enak dan manis" kata Li Shang Yue yang makan tenang di atas salah satu dahan pohon apel.
"Kamu mau?"
Li Shang Yue yang menawarkan ular putih apel di tangannya kepada ular putih yang sedari tadi hanya diam memperhatikannya.
Ular putih yang melihat itu langsung membuang muka ke arah lain. Li Shang Yue yang melihat itu hanya acuh kembali menggigit apel di tangannya.
"Ya sudah kalau nggak mau. Kalau mati juga itu bagus suapaya aku jadikan kamu ular panggang kan lumayan daging kamu pasti banyak" kata Li Shang Yue dengan santai.
Uhuukkk uhukk
"Gadis ini? Apa yang ada di pikirannya itu hanya makanan?" Kata ular putih dalam hati.
Entah kenapa ular putih itu merasa kesal saat Li Shang Yue malah lebih berminat pada pohon apel di banding dirinya.
"Okey cukup"
Li Shang Yue dengan lihai turun dari pohon apel. Dengan segera Li Shang Yue mengambil bahan-bahan obat yang dia pegang tadi. Di tumbuknya bahan-bahan itu hingga menjadi halus.
Setelah melihat jika bahan itu menjadi halus Li Shang Yue menghentikan tumbukannya. Li Shang Yue tanpa malu dan ragu segera melepas hanfu luarnya di depan ular putih.
"Yaaaak gadis kecil! Kenapa kamu sembarangan membuka pakaianmu ha....?" Teriak ular putih itu yang menatap tajam Li Shang Yue.
Li Shang Yue yang mendengar teriakan ular putih langsung melihat ke arah tubuhnya.
"Ck ini hanya luarnya saja. Lagipula kamu kan seekor ular bukan manusia" kata Li Shang Yue yang mulai mengambil obat dan membaluti luka di perutnya.
"Hey manusia walau aku seekor ular tapi aku ini pria"
Ingin sekali ular putih itu berteriak ke telinga Li Shang Yue.
"Hey ular putih berbaliklah aku akan mengobati luka mu"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
ay
teryata pecinta cerita reinkarnasi kumpul di sini 😀
2023-06-26
3
Kimie Meonk
aaaaaaasaaaaaaaaa..... aq bantuin jga biar tambah ramee...😁
2023-06-20
0
fifid dwi ariani
trus sukses
2023-05-17
0