bab 8

Hari hari terus berlalu, hari berganti Minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Li Shang Yue tanpa lelah terus berlatih siang dan malam di hutan yang di beri julukan hutan angker oleh rakyat yang tinggal di wilayah kekaisaran Li itu.

Tapi bagi Li Shang Yue yang dalam tubuhnya terdapat seorang jiwa gadis modern yang memiliki identitas seorang kopral dan sekaligus ketua mafia. Hutan adalah tempat paling nyaman selain berbahaya. Di hutan memang berbahaya tapi ketika kamu bisa menaklukan isinya maka hutan pula itu yang menjadi tempat teraman untukmu kembali pulang.

Li Shang Yue berlatih dengan begitu keras dengan tekat yang kuat untuk membalas dendam pemilik tubuh yang ia tempati. Bagi Clara pantang bagi dirinya untuk berutang Budi pada seseorang. Oleh karena itu tanpa di minta pemilik asli tubuh yang di tempatinya Clara akan membalas dendam.

Pagi dan siang Li Shang Yue akan berlatih memperkuat ketahan tubuhnya sekaligus terus memperbaiki ilmu beladiri yang di penarinya di dunia modern. Terus mengembangkan bahkan memodifikasi beberapa jurus yang di gabungankan dengan beberapa seni beladiri. Seperti taekwondo yang di gabungkan dengan unsur kungfu hingga bisa menjadi jurus dan serangan yang mematikan secara bersamaan.

Sorenya Li Shang Yue akan berburu hewan spiritual biasa untuk di jadikan bahan latihan. Sedangkan untuk malam harinya Li Shang Yue akan berendam di kolam ikan pelangi untuk berkultivasi.

Li Shang Yue terus melakukan kebiasaan yang sama hingga tak terasa Li Shang Yue sudah berada di hutan angker itu.

Seperti keseharian Li Shang Yue di hari-hari sebelumnya. Kini terlihat Li Shang Yue yang tengah mempersiapkan diri untuk kembali masuk dalam hutan. Kali ini tujuannya bukan berburu melainkan mencari hewan yang bisa dia jadikan samsak latihannya.

"Kamu ingin kemana. Yuyu?" Tanya Snake kepada Li Shang Yue.

Jadi Snake dan Long memanggil Li Shang Yue bukan lagi gadis kecil tapi dengan panggilan Yuyu atau Yuer. Panggilan itu telah mereka sematkan sudah hampir 1 tahun dan Li Shang Yue juga nyaman akan hal itu.

Snake yang baru keluar dari kolam ikan pelangi bermeditasi di kagetkan dengan melihat Tuannya itu sedang memasukan pisau kecil di dalam tas kecil miliknya.

"Eh Snake kamu dah selesai kultivasinya?" Bukannya menjawab Li Shang Yue malah bertanya balik.

"Sudah. Kamu mau kemana?'' Tanya Snake untuk kedua kalinya kalinya kepada Li Shang Yue.

"Jalan-jalan ke hutan sekalian cari bahan latihan.'' Kata Li Shang Yue dengan santai.

"Aku ikut!" Pekik Snake sudah lama dia tidak keluar dari gua itu.

''Kamu disini saja jagain Long, nanti takutnya ada yang masuk ke dalam gua." Kata Li Shang Yue yang menolak secara halus keinginan Snake untuk pergi bersamanya.

"Tapi Yuyu aku pengen ikut. lagipula Long itu kuat tidak akan ada yang berani mengusiknya,'' Kata Snake yang tetap bersikukuh untuk mengikuti Li Shang Yue.

""Aiah jika hanya hewan spiritual da hewan ilahi tidak akan ada yang berani mengusiknya. Akan tetapi kamu lupa jika di dunia mahluk yang paling serakah adalah manusia?" Terang Li Shang Yue yang panjang kali lebar.

"Aku tahu kamu ingin keluar dan menghirup udara segar di luar sana tapi.... Bersabarlah sebentar lagi setelah Long selesai dengan pelatihannya kita akan keluar bersama-sama untuk melihat keadaan luar."

"Baiklah kali ini aku tidak akan ikut tapi lain kali aku harus ikut," Ucap Snake.

''Baiklah aku pamit pergi dulu, ingat jangan keluar dari gua jika tidak ingin aku hukum, mengerti!" Ucap Li Shang Yue datar dengan sorot mata yang penuh akan ancaman.

Setelah berpamitan kepada Snake Li Shang Yue langsung meleset pergi menggunakan ilmu meringankan tubuh.

Li Shang Yue tanpa lelah terus berlari melompat dari dahan pohon yang satu ke pohon lainnya. Hingga setelah berlari hampir satu jam dengan ilmu meringankan tubuh Li Shang Yue di depan sebuah hutan.

"Apa ini hutannya? Ku rasa ini sudah benar.  bukankah dalam buku telah di jelaskan hutan kematian lebih menyeramkan di banding hutan angker yang selama ini telah aku tinggali sudah 1 tahun lebih ini."guman Li Shang Yue yang memperhatikan keadaan sekitar benar-benar sepi dan sunyi.

Li Shang Yue hanya mengangkat bahu acuh lalu masuk ke dalam hutan yang ternyata merupakan hutan kematian yang berada di kekaisaran ming yaitu kekaisaran terkuat di bena tengah ini.

''Wowww....... ini apa yang menyeramkan? Justru ini terlihat begitu menyenangkan dan terlihat indah."

Terlihat jika Li Shang Yue tak takut apalagi  saat baru masuk saja saja sudah di suguhkan untuk dengan pemandangan yang begitu indah di depan mata.

Li Shang Yue melanjutkan langkahnya untuk semakin masuk ke dalam hutan.

"Cih katanya menakutkan tapi sejuah ini aku bahkan belum menemukan satu hewan pun"

Li Shang Yue berdecak kesal saat sudah hampir 1 jam Li Shang Yue berjalan tapi tidak menemukan apapun.

Goarrrrrrrr

Li Shang Yue langsung membalik badannya saat mendengar suara hewan yang berada di belakangnya.

"Akhirnya muncul juga.'' Guman Li Shang Yue yang tersenyum miring saat melihat seekor beruang yang begitu besar sedang menatap tajam ke arahnya.

Goaarrrrrrrr

''Ck berisik!'' Sentak Li Shang Yue.

Goarrrrr

Beruang itu begitu marah saat di bentak oleh Li Shang Yue. Beruang itu menyerang Li Shang Yue dengan membabi buta. Seakan tak ingin kalah  Li Shang Yue  juga mengeluarkan semua kemampuan beladiri yang di milikinya.

Sebenarnya Li Shang Yue bisa langsung mengalahkan beruang itu dengan  tingkatan kualitasnya yang berada di ranah kaisar tingkat puncak. Tapi Li Shang Yue lebih memilih untuk melatih ketangkasan dan kecepatannya tanpa  melibatkan  kekuatan kultivasi miliknya.

Bugh

Brak

Sudah beberapa menit berlalu namun  belum ada yang mau mengalah. Walau begitu beruang hitam didepannya itu sudah mengalami beberapa luka di tubuhnya. Jelasnya luka-luka itu di dapatkan dari goresan dan sayatan belati kecil nan tajam milik Li Shang Yue.

"Pergilah, aku tidak ingin membunuhmu," Kata Li Shang Yue yang menyuruh beruang di depannya itu untuk pergi.

Goarrr

Beruang itu hanya mengaung kecil sebagai balasan. Beruang itu langsung berbalik kembali masuk ke dalam hutan. Baru beberapa langkah melangkah beruang itu berhenti dan berbalik lagi menatap ke arah Li Shang Yue.

Li Shang Yue yang merasa di liatin langsung mengangkat pandangannya mencari sumbernya. Hingga Li Shang Yue dapat melihat jika beruang tadi kini tengah menatap ke arahnya.

"Ada apa lagi? Pergilah aku tidak akan membunuhmu,'' Ucap Li Shang Yue.

Namun beruang itu hanya menatap Li Shang Yue dengan tatapan yang entahlah.

''Ada apa dengan tatapan mu itu kawan? Kamu ingin mengikuti ku?" Ucap Li Shang Yue dengan ragu.

Goarrrrrr

Beruang itu langsung mengaung dengan kepala yang mengangguk semangat.

"Eh''

Sontak Li Shang Yue langsung menggaruk belakang kepalanya yang tidak  gatal. Li Shang Yue tidak mengerti kenapa beruang yang tadi begitu ganas kini terlihat menggemaskan.

''Aish pergilah aku belum bisa membawamu tapi jika aku datang lagi aku akan mencarimu'' Kata Li Shang Yue dengan menatap beruang itu dengan sungguh-sungguh.

Goarrrrr

Beruang itu hanya membuka suaranya dengan pelan. Dengan wajah sedih beruang itu berbalik lalu melanjutkan langkahnya masuk ke dalam hutan.

''Sekarang apa yang harus ku lakukan?" Guman Li Shang Yue yang mengetuk-ngetuk dagunya.

"Lebih baik aku masuk lagi? Hari juga belum gelap" Ucap Li Shang Yue.

Dengan langkah pasti Li Shang Yue melangkahkan kakinya menuju masuk ke dalam hutan itu. Setelah berjalan beberapa menit Li Shang Yue  tiba-tiba berhenti di depan sebuah Gua.

"Goa? Masuk nggak ya? Sudahlah masuk saja"

Terpopuler

Comments

Ismi Yui

Ismi Yui

setuju

2024-11-04

0

Yu zong

Yu zong

seperti biasa ada goa ada harta karun

2023-05-21

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus sehat

2023-05-18

0

lihat semua
Episodes
1 Ungkapan sebelum kematian
2 Awal
3 bab 3
4 bab 4
5 bab 5
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 Bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 Bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 Bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 Bab 75
76 bab 76
77 Bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 BAB 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
108 bab 108
109 bab 109
110 bab 110
111 bab 111
112 bab 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 bab 115
116 bab 116
117 bab 117
118 bab 118
119 bab 119
120 bab 120
121 BAB 121
122 bab 122
123 bab 123
124 bab 124
125 bab 125
126 bab 126
127 BAB 127
128 bab 128
129 bab 129
130 bab 130
131 BAB 131
132 bab 132
133 bab 133
134 bab 134
135 bab 135
136 bab 136
137 bab 137
138 bab 138
139 bab 139
140 bab 140
141 bab 141
142 bab 142
143 bab 143
144 bab 144
145 bab 145
146 BAB 146
147 bab 147
148 bab 148
149 bab 149
150 bab 150
151 bab 151
152 bab 152
153 bab 153
154 bab 154
155 bab 155
156 bab 156
157 bab 157
158 bab 158
159 Bab 159
160 bab 160
161 bab 161
162 bab 162
163 bab 163
164 bab 164
165 bab 165
166 bab 166
167 bab 167
168 bab 168
169 bab 169
170 BAB 170
171 bab 171
172 Bab 172
173 bab 173
174 bab 174
175 bab 175
176 bab 176
177 bab 177
178 Bab 178
179 bab 179
180 bab 180
181 bab 181
182 bab 182
183 Bab 183
184 bab 184
185 bab 185
186 bab 186
187 bab 187
188 bab 188
189 bab 189
190 bab 190
191 Bab 191
192 bab 192
193 bab 193
194 bab 194
195 bab 195
196 Bab 196
197 bab 197
198 Bab 198
199 bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 bab 202
203 bab 203
204 Bab 204
205 Bab 205
206 bab 206
207 bab 207
208 bab 208
209 bab 209
210 bab 210
211 bab 211
212 bab 212
213 bab 213
214 bab 214
215 bab 215
216 Bab 216
217 bab 217
218 bab 218
219 bab 219
220 bab 220
221 bab 221
222 bab 222
223 bab 223
224 bab 224
225 bab 225
226 babb 226
227 bab 227
228 bab 228
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Ungkapan sebelum kematian
2
Awal
3
bab 3
4
bab 4
5
bab 5
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
Bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
Bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
Bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
Bab 75
76
bab 76
77
Bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
BAB 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107
108
bab 108
109
bab 109
110
bab 110
111
bab 111
112
bab 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
bab 115
116
bab 116
117
bab 117
118
bab 118
119
bab 119
120
bab 120
121
BAB 121
122
bab 122
123
bab 123
124
bab 124
125
bab 125
126
bab 126
127
BAB 127
128
bab 128
129
bab 129
130
bab 130
131
BAB 131
132
bab 132
133
bab 133
134
bab 134
135
bab 135
136
bab 136
137
bab 137
138
bab 138
139
bab 139
140
bab 140
141
bab 141
142
bab 142
143
bab 143
144
bab 144
145
bab 145
146
BAB 146
147
bab 147
148
bab 148
149
bab 149
150
bab 150
151
bab 151
152
bab 152
153
bab 153
154
bab 154
155
bab 155
156
bab 156
157
bab 157
158
bab 158
159
Bab 159
160
bab 160
161
bab 161
162
bab 162
163
bab 163
164
bab 164
165
bab 165
166
bab 166
167
bab 167
168
bab 168
169
bab 169
170
BAB 170
171
bab 171
172
Bab 172
173
bab 173
174
bab 174
175
bab 175
176
bab 176
177
bab 177
178
Bab 178
179
bab 179
180
bab 180
181
bab 181
182
bab 182
183
Bab 183
184
bab 184
185
bab 185
186
bab 186
187
bab 187
188
bab 188
189
bab 189
190
bab 190
191
Bab 191
192
bab 192
193
bab 193
194
bab 194
195
bab 195
196
Bab 196
197
bab 197
198
Bab 198
199
bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
bab 202
203
bab 203
204
Bab 204
205
Bab 205
206
bab 206
207
bab 207
208
bab 208
209
bab 209
210
bab 210
211
bab 211
212
bab 212
213
bab 213
214
bab 214
215
bab 215
216
Bab 216
217
bab 217
218
bab 218
219
bab 219
220
bab 220
221
bab 221
222
bab 222
223
bab 223
224
bab 224
225
bab 225
226
babb 226
227
bab 227
228
bab 228

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!