Dunia yang di tempati Clara sekarang adalah dunia spiritual yang dimana orang yang memiliki kekuasaan tertinggi adalah kaisar.
Hukum alam yang lebih mengerikan di banding dunia modern. Dimana orang yang memiliki ilmu kuat (Kultivasi tinggi) yang berkuasa dan yang berkuasa menindas yang lemah.
Dunia yang di tinggali Clara adalah merupakan Dunia tengah tempat manusia biasa hidup. Selain dunia tengah ada lagi dunia bawah tempat para iblis dan dunia atas tempat para dewa dan Dewi.
Dunia tengah ini ada empat Kekaisaran kuat yang memimpin setiap wilayah mereka masing-masing.
Kekaisaran Ming yang berada di sebelah Utara.
Kekaisaran Li yang berada di sebelah barat.
Kekaisaran Huang yang berada di sebelah selatan.
Kekaisaran Cheng yang berada di sebelah timur.
Di setiap kekaisaran ada beberapa kerajaan kecil dan Raja-raja yang menopang Kekaisaran.
Li Shang Yue merupakan putri Mahkota Kekaisaran Li. Kekaisaran yang terkuat kedua setelah Kekaisaran Ming. Walau terkenal sampah tapi sampai saat ini belum di turunkan pangkatnya dari Putri Mahkota karna yang menjadi seorang Putri Mahkota hanyalah anak yang lahir dari permaisuri. Sedangkan anak selir tidak akan bisa menjadi seorang Putri Mahkota walau ibunya atau selir itu sudah di angkat menjadi Permaisuri.
Putri atau Putra seorang selir bisa menjadi Putri/Putra Mahkota dengan catatan Putri Mahkota asli anak dari permaisuri yang menyerahkan sendiri tahtanya pada anak selir.
Jika tidak maka tidak akan bisa anak seorang selir menjadi Putri Mahkota. Walau terkenal sehebat dan setangguh apapun.
Li Shang Yue mengangguk-anggukan kepalanya memahami penjelasan dari Long yang menjelaskan begitu detail tentang dunia yang di tempati nya itu.
"Lalu bagaimana cara berkultivasi?" Tanya Li Shang Yue dengan penasaran
"Mudah saja. Hanya duduk lotus lalu fokus menyerap qi di sekitar lalu alirkan ke Meridian" jawab Long.
"Cih sayang sekali tubuh ini lemah bahkan penuh racun mana bisa kultivasi sekarang" Gerutu Li Shang Yue yang melempar batu-batu kecil ke arah kolam yang banyak ikan pelanginya.
"Tuan lebih baik Tuan cek kembali tubuh Tuan. Sekarang racun-racun itu telah menghilang dan tak tersisa Tuan" terang Long.
Li Shang Yue yang mendengar itu langsung mengecek nadinya sendiri. Matanya membulat saat tak merasakan adanya aliran racun dalam nadinya. Bahkan aliran darahnya pun Li Shang Yue rasakan kembali normal. Padahal kemarin aliran darah Li Shang Yue tersumbat.
"Kok bisa!?" Pekik Li Shang Yue.
"Aku ingin sekali mengatainya bodoh tapi bagaimana lagi dia Tuan ku sekarang" kata Long dalam hati yang menatap jengah pada Li Shang Yue.
"Gadis kecil ikan yang kamu makan tadi sebenarnya bukan sembarangan ikan. Ikan itu di sebut sebagai ikan pelangi selain karna memiliki sisik yang berwarna lebih dari satu. Ikan juga itu bisa di jadikan obat penawar racun untuk orang yang keracunan keras tapi menjadi racun untuk orang yang baik-baik." Snake begitu sabar menjelaskan kepada Li Shang Yue.
"Itu artinya jika orang sehat yang memakannya maka mereka akan keracunan sedangkan orang yang memiliki racun mereka akan baik-baik saja, begitu?"
"Benar Tuan. Bahkan orang biasa hanya memakan satu ekor saja tapi Tuan malah memakan ekor sekaligus" timpal Long dengan kesal.
Long dengan sepenuh hati merawat ikan-ikan itu hingga beranak-pinak. Tapi si Li Shang Yue yang merupakan Tuannya dengan seenak jidat memakan ikan itu langsung 5 ekor sekaligus.
"Snake apa bisamu berbahaya?" Tanya Li Shang Yue yang menatap Snake tanpa memperdulikan Long.
"Bukan hanya berbahaya tapi mematikan"
Bukan Snake yang menjawab melainkan Long yang menjawab dengan suara kesal Karna di cueki oleh Li Shang Yue.
"Baguslah nanti jika aku pengen makan aku bisa menyuruh Snake mematuk ku''
Uhuukkk uhuuk
Long dan Snake hampir tersedak ludah sendiri akibat kalimat amburadul milik Li Shang Yue.
"Gadis kecil kamu tidak perlu meminta racunku. Aku rasa tubuhmu sekarang kebal racun" ucap Snake.
"Benarkan begitu?" Ucap Li Shang Yue yang menoleh ke arah Long.
"Jika ingin mengetahuinya cepat bermeditasi disana!" Tunjuk Long pada batu yang berada di tengah-tengah kolam ikan pelangi.
"Baiklah"
Li Shang Yue segera berdiri lalu berjalan mendekat dan masuk dalam kolam air ikan pelangi itu. Dengan langkah pasti tanpa keraguan Li Shang Yue naik ke batu itu lalu memposisikan diri duduk lotus.
Li Shang Yue menutup matanya dengan pelan-pelan dengan kedua tangan di letakkan di atas pahanya masing-masing. Li Shang Yue berusaha mengosongkan pikirannya. Hingga tiba-tiba dahi Li Shang Yue mengkerut saat melihat warna warni partikel kecil yang seperti kelereng mengelilinginya.
"Mungkin ini yang di namakan qi"
Li Shang Yue langsung menyerap partikel-partikel itu. Partikel-partikel itu berlomba-lomba masuk dalam tubuh Li Shang Yue. Kejadian itu terus menerus terjadi selama beberapa hari.
Hingga tak terasa hari ini adalah hari ketujuh Li Shang Yue duduk bermeditasi. Sedangkan di tempat lain sisi goa terlihat dua ekor hewan yang hampir menyerupai namun dalam spesies yang berbeda dengan menatap Li Shang Yue Dengan pandangan penuh harap.
Kedua ekor hewan itu tak lain dan tak bukan adalah Long dan Snake yang tengah menanti Li Shang Yue. Sudah satu minggu Long dan Snake duduk tenang dalam goa itu.
Boom
Boom
Long dan Snake langsung saling memandang saat mendengar suara ledakan yang berasal dari kolam tempat Li Shang Yue berkultivasi.
Tanpa ba-bi-bu Long dan Snake langsung berdiri berlari menuju ke arah asal suara.
"Gadis kecil!"
"Tuan"
Pekikkan Long dan Snake membuat sosok yang baru keluar dari kolam itu langsung menoleh ke arah asal suara. Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Li Shang Yue yang baru selesai melakukan kultivasi awal.
Li Shang Yue yang mendengar suara yang memanggilnya langsung menoleh ke asal suara.
"Eh ternyata kalian" Li Shang Yue tersenyum kecil menyambut kedatangan kedua mahluk yang di anggapnya teman itu.
"Tuan wajahmu....."
"Ah itu maaf aku membuat kalian jijik. Aku tidak tahu saat membuka mata cadar ku hilang" kata Li Shang Yue yang memalingkan wajahnya ke arah lain agar Long dan Snake tidak melihatnya.
"Apa yang kamu lakukan gadis kecil? Kami tidak jijik terhadapnya wajahmu. Iyakan Long?" Ucap Snake yang melirik tajam Long.
"Yah itu benar lagipula kamu adalah Tuanku. Hewan kontrak tidak akan pernah jijik pada Tuannya seburuk apapun wajah dari Tuannya" terang Long.
"Ah sudahlah. Terima kasih sekarang kau juga temanku" kata Li Shang Yue yang menunjuk Long dengan senyum manis.
Long dan Snake tertegun melihat senyum manis Li Shang Yue. Walau pun wajah Li Shang Yue terlihat menyeramkan dengan jerawat yang bernana berada di wajahnya tapi kedua mahluk itu bisa melihat kecantikan yang begitu indah di balik wajah penuh jerawat itu.
"Tuan sekarang berada di ranah apa?" Tanya Long yang penasaran.
Sebenarnya baik Long maupun Snake bisa mengecek sendiri akan tetapi mereka menghargai privasi Li Shang Yue.
"Ck jangan tanyakan itu. Itu membuatku kesal" Gerutu Li Shang Yue kesal.
"Kenapa?" Tanya Long dan Snake serentak.
"Cih aku hanya sampai di ranah Jendral tingkat menengah. Padahal aku berharap bisa mencapai ranah kaisar tingkat akhir" kesal Li Shang Yue dengan wajah cemberut.
Uhuukkk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Dewi Alwi
Li Shang You benar2 lucu🤣🤣🤣🤣
2023-08-18
0
A N A
agak laen emang
2023-08-02
0
Biyan Narendra
Aku kan jadi komen...
padahal td cuma mau baca ma like aja..
😅😅😅😅
2023-06-25
0