bab 3

"Hey ular putih berbaliklah aku akan mengobati luka mu"

"Kamu tau aku terluka?" Tanya ular putih itu dengan kaget.

"Cih kamu itu warna putih semua orang juga tahu kamu terluka melihat warna merah yang ada di punggung kamu itu" jawab Li Shang Yue. "Ayo berbalik!" Kata Li Shang Yue seperti perintah.

Ular putih itu segera bergerak pelan hingga punggungnya yang terluka langsung di obati Li Shang Yue.

"Done." Ucap Li Shang Yue yang tersenyum bangga.

"Hari sudah gelap aku tidak mungkin jalan masuk ke dalam sana lagi. Aku juga tidak punya sesuatu untuk ku jadikan sebagai penerang" monolog Li Shang Yue.

"Ah tidur di atas saja"

Li Shang Yue langsung kembali memanjat pohon apel itu. Li Shang Yue mencari tempat yang lumayan rindang agar ia tidak merasa kedinginan.

"Aku tidur dulu. Selamat malam ular putih" Guman Li Shang Yue yang langsung menutup mata menuju alam mimpi.

Ular putih itu segera mendekat ke arah Li Shang Yue yang sedang tertidur. Terlihat keningnya di satukan dengan kening  Li Shang Yue. Hingga lama kelamaan ingatan tentang Li Shang Yue masuk dalam kepala ular putih itu.

Hanya identitas sebagai Li Shang Yue yang di serah ular putih. Sedangkan identitas sebagai Clara telah terkunci rapat di dalam diri Li Shang Yue.

"Ternyata dia du buang oleh keluarganya sendiri. Malang sekali nasib mu gadis kecil." Kata ular putih yang melilit Tubuh Li Shang Yue dengan ekornya.

" Menjadi hewan kontraknya ku rasa tidak apa-apa. Walau dia tidak kuat tapi aku bisa melindunginya di masa depan nanti" kata Ular putih itu lagi.

Ular putih membaringkan Li Shang Yue di atas tumpukan jerami yang di lapisi bulu-bulu halus. Ular putih segera membuat lingkaran dari ekornya hingga membuat Li Shang Yue berada di tengah-tengah lingkaran.

"Semoga ini bisa menghangatkan mu gadis kecil" Guman ular putih yang menutup matanya untuk tidur.

Sinar mentari dan suara kicauan burung membuat Li Shang Yue terbangun dari tidurnya.

"Eh ini apa?"

Li Shang Yue langsung membuka matanya melihat apa yang di pegang dan di pelukannya yang sedari tadi malam ia jadikan sebagai bantal gulingnya.

"Sudah bangun tukang tidur?" Ejek ular putih yang menatap tajam Li Shang Yue yang tidak menyukai jika ekornya di jadikan bantal guling oleh gadis itu.

"Heheheh maaf," ucap Li Shang Yue yang malah memamerkan giginya yang putih.

"Eh kenapa aku bisa tidur disini bukan kah semalam aku berada di atas?" Ucap Li Shang Yue yang menggaruk-garuk kepalanya yang terlihat bingun.

"Eh i.....itu karna kau tidur hampir terjatuh ja....jadi aku memindah kamu ke tempat tidurku" kata ular putih dengan gugup.

"Hm"

Li Shang Yue hanya berdehem lalu berdiri merentangkan tangan hingga terdengar suara seperti remukkan tulang.

Krek

"Hey apa yang kamu lakukan gadis kecil? Kamu membuat tulang mu patah" teriak Ular putih yang langsung merayap cepat ke arah Li Shang Yue.

"Ck ini namanya merenggangkan otot kalian saja yang terlalu kuno. Begitu saja tidak tahu" ucap Li Shang Yue dengan sinis.

Li Shang Yue berbalik mengambil sisa sisa bahan obat kemarin lalu menumbuknya hingga halus.

Setelah halus ia kembali mengobati lukanya laku luka si ular putih.

"Setelah ini kita tidak akan bertemu lagi. Kamu jaga diri baik-baik aku harus memperkuat diri aku sekarang," kata Li Shang Yue yang berbicara sambil mengobati luka Ular putih itu.

"Nah sudah selesai. Pergilah" ucap Li Shang Yue yang mengelus kepala ular putih sejenak setelah itu naik kembali di dahan pohon apel memetik beberapa buah untuk di jadikan bekal nanti.

"Eh kenapa belum pergi juga? Kamu mau ini? Ini ambilah"

Li Shang Yue meletakan dua buah apel di depan sang ular. Setelah selesai Li Shang Yue langsung berbalik masuk ke dalam hutan. Li Shang Yue bertekad untuk memperkuat diri sebelum kembali ke istana untuk membalas dendam.

"Sekarang umur Li Shang Yue 14 tahun, aku akan belajar 1 tahun di hutan setelah itu aku akan kembali ke istana untuk membalas dendam" Guman Li Shang Yue yang terus dalam hutan.

"Sebenarnya ini hutan apa? Kenapa tidak ada binatang buas yang aku temui" ucap Li Shang Yue yang celinguk kanan kiri mencari hewan untuk ia jadikan buruan.

Beberapa menit kemudian Li Shang Yue terus berjalan sesekali memetik daun obat-obatan. Tanpa Li Shang Yue ketahui di belakangnya tengah di ikuti ular putih yang sedari tadi mengikutinya.

Ular putih itu sebenarnya ingin Li Shang Yue menjadikannya hewan kontrak tapi karna rasa gengsi yang tinggi membuat ular itu tak membuka diri. Lagi pula apa kata langit hewan ilahi sepertinya yang hanya berada satu di bawah mitologi memohon kepada seorang gadis untuk di jadikan hewan kontrak. Di tambah gadis itu tidak mempunyai kekuatan apapun.

"Jika begini terus aku makan apa?" Gerutu Li Shang Yue yang kesal.

"Ck berhenti mengikuti ku" kesal Li Shang Yue yang membalik badannya menatap tajam mahluk apa yang berani mengikutinya.

"Eh. Kau..... Kenapa mengikutiku ular putih? Apa kamu mau berteman denganku? Jika ingin berteman tidak perlu seperti itu" kata Li Shang Yue lembut.

Clara Devinson dahulu adalah gadis pencinta hewan-hewan yang kata orang menjijikan dan menyeramkan tapi di mata Clara mereka semua sangat lucu dan manis-manis. Bahkan tak tanggung-tanggung mension pribadi ada beberapa kucing besar (singa dan harimau) dia pelihara.

"Aku jadi merindukan kucing-kucing ku disana. Entah bagaimana kabar mereka" Guman Li Shang Yue yang menundukan kepala sedih hingga meneteskan air mata.

Duk

Ular putih yang berfikir jika Li Shang Yue sedih karna kelaparan langsung meleset mencari ayam hutan. Hingga hanya beberapa menit ular kembali dan meletakkan ular hasil buruannya di depan Li Shang Yue.

"Wahhhh kau berburu,? Kau baik sekali" kata Li Shang Yue yang menatap penuh binar ke arah ayam hutan buruan ular putih.

"Dia hanya gadis kecil yang begitu haus akan kasih sayang" kata ular putih dalam hati yang menatap Li Shang Yue dengan gembira berjalan dengan menenteng membawa ayam buruannya.

Ular putih yang melihat Li Shang Yue begitu gembira dengan senandung kecil keluar dari mulutnya membuat ular putih itu langsung meleset mengikuti Li Shang Yue dari belakang.

"Eh goa?"

Li Shang Yue yang melihat sungai ingin membersihkan ayamnya tapi terhenti saat matanya menatap goa depan sana.

"Masuk sajalah. Siapa tahu ada harta Karun" ucap Li Shang Yue yang masuk ke dalam goa dengan nada riang.

"Gadis kecil lebih baik kita keluar. Tidak aman jika kita berada disini" kata ular putih yang terlihat panik.

Ular putih bisa merasakan adanya hewan yang lebih kuat dan lebih tinggi kedudukannya daripada dirinya. Ular putih tau hewan yang lebih tinggi kedudukannya dari mereka yang hewan ilahi adalah hewan mitologi. Ular putih berusaha mencegah Li Shang Yue untuk masuk lebih dalam. Namun Clara dulu yang merupakan seorang Kopral di tambah dengan profesi nya yang sebagai Queen of Mafia membuat rasa penasarannya semakin kuat.

Semakin di larang maka semakin besar pula rasa penasaran yang di rasakan oleh Li Shang Yue. Semakin di larang maka semakin keras pula Clara memberontak.

"Waaah ada ikan pelangi" teriak Li Shang Yue yang berteriak kegirangan membuang sembarangan ayam di tangannya menatap penuh binar kumpulan ikan di depannya.

"Ga.....gadis ke....kecil Ki...kita se...seka...rang dalam ma....salah" ucap ular putih dengan suara yang bergetar menatap sesuatu yang tengah menatapnya tajam di depan sana dengan mata merah menyala.

Li Shang Yue mengedarkan pandangannya ke segala sekitar. Hingga mata menyipit saat melihat sesuatu yang memilik mata merah tengah menatapnya tajam.

Bukannya takut Li Shang Yue malah berjalan mendekati sosok itu dengan rasa penasaran yang sudah di ubun-ubun. Tanpa menyadari jika apa yang dia lakukan bisa merenggut nyawanya.

"Gadis kecil menjauh," teriak Ular putih dengan panik.

"Kamu siapa? Apa kamu dinosaurus atau naga?"

Terpopuler

Comments

Kikiari Putri

Kikiari Putri

/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/

2024-06-12

0

Mizzash

Mizzash

hahaahaha

2023-06-28

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus sabar

2023-05-17

0

lihat semua
Episodes
1 Ungkapan sebelum kematian
2 Awal
3 bab 3
4 bab 4
5 bab 5
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 Bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 Bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 Bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 Bab 75
76 bab 76
77 Bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 BAB 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
108 bab 108
109 bab 109
110 bab 110
111 bab 111
112 bab 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 bab 115
116 bab 116
117 bab 117
118 bab 118
119 bab 119
120 bab 120
121 BAB 121
122 bab 122
123 bab 123
124 bab 124
125 bab 125
126 bab 126
127 BAB 127
128 bab 128
129 bab 129
130 bab 130
131 BAB 131
132 bab 132
133 bab 133
134 bab 134
135 bab 135
136 bab 136
137 bab 137
138 bab 138
139 bab 139
140 bab 140
141 bab 141
142 bab 142
143 bab 143
144 bab 144
145 bab 145
146 BAB 146
147 bab 147
148 bab 148
149 bab 149
150 bab 150
151 bab 151
152 bab 152
153 bab 153
154 bab 154
155 bab 155
156 bab 156
157 bab 157
158 bab 158
159 Bab 159
160 bab 160
161 bab 161
162 bab 162
163 bab 163
164 bab 164
165 bab 165
166 bab 166
167 bab 167
168 bab 168
169 bab 169
170 BAB 170
171 bab 171
172 Bab 172
173 bab 173
174 bab 174
175 bab 175
176 bab 176
177 bab 177
178 Bab 178
179 bab 179
180 bab 180
181 bab 181
182 bab 182
183 Bab 183
184 bab 184
185 bab 185
186 bab 186
187 bab 187
188 bab 188
189 bab 189
190 bab 190
191 Bab 191
192 bab 192
193 bab 193
194 bab 194
195 bab 195
196 Bab 196
197 bab 197
198 Bab 198
199 bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 bab 202
203 bab 203
204 Bab 204
205 Bab 205
206 bab 206
207 bab 207
208 bab 208
209 bab 209
210 bab 210
211 bab 211
212 bab 212
213 bab 213
214 bab 214
215 bab 215
216 Bab 216
217 bab 217
218 bab 218
219 bab 219
220 bab 220
221 bab 221
222 bab 222
223 bab 223
224 bab 224
225 bab 225
226 babb 226
227 bab 227
228 bab 228
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Ungkapan sebelum kematian
2
Awal
3
bab 3
4
bab 4
5
bab 5
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
Bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
Bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
Bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
Bab 75
76
bab 76
77
Bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
BAB 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107
108
bab 108
109
bab 109
110
bab 110
111
bab 111
112
bab 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
bab 115
116
bab 116
117
bab 117
118
bab 118
119
bab 119
120
bab 120
121
BAB 121
122
bab 122
123
bab 123
124
bab 124
125
bab 125
126
bab 126
127
BAB 127
128
bab 128
129
bab 129
130
bab 130
131
BAB 131
132
bab 132
133
bab 133
134
bab 134
135
bab 135
136
bab 136
137
bab 137
138
bab 138
139
bab 139
140
bab 140
141
bab 141
142
bab 142
143
bab 143
144
bab 144
145
bab 145
146
BAB 146
147
bab 147
148
bab 148
149
bab 149
150
bab 150
151
bab 151
152
bab 152
153
bab 153
154
bab 154
155
bab 155
156
bab 156
157
bab 157
158
bab 158
159
Bab 159
160
bab 160
161
bab 161
162
bab 162
163
bab 163
164
bab 164
165
bab 165
166
bab 166
167
bab 167
168
bab 168
169
bab 169
170
BAB 170
171
bab 171
172
Bab 172
173
bab 173
174
bab 174
175
bab 175
176
bab 176
177
bab 177
178
Bab 178
179
bab 179
180
bab 180
181
bab 181
182
bab 182
183
Bab 183
184
bab 184
185
bab 185
186
bab 186
187
bab 187
188
bab 188
189
bab 189
190
bab 190
191
Bab 191
192
bab 192
193
bab 193
194
bab 194
195
bab 195
196
Bab 196
197
bab 197
198
Bab 198
199
bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
bab 202
203
bab 203
204
Bab 204
205
Bab 205
206
bab 206
207
bab 207
208
bab 208
209
bab 209
210
bab 210
211
bab 211
212
bab 212
213
bab 213
214
bab 214
215
bab 215
216
Bab 216
217
bab 217
218
bab 218
219
bab 219
220
bab 220
221
bab 221
222
bab 222
223
bab 223
224
bab 224
225
bab 225
226
babb 226
227
bab 227
228
bab 228

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!