"Lebih baik aku keluar disini tidak ada yang menarik."
Li Shang Yue segera berbalik mencari jalan keluar. Namun, baru beberapa langkah Li Shang Yue langsung menghentikan langkahnya.
Sring....
Pedang hitam dengan ukiran naga langsung melayang di depannya membuat Li Shang Yue diam di tempat.
"Pedang...? Ini pedang siapa?" Guman Li Shang Yue yang menatap dalam pedang hitam yang melayang di depannya itu.
Sring
Li Shang Yue membulatkan mata saat pedang itu melayang ke arahnya. Namun,anehnya pedang itu tidak menyerangnya melainkan melayang melingkar-lingkarinya.
"Apa sih senggol-senggol?" Ucap Li Shang Yue kesal menatap tajam pedang yang terus mencoleknya itu.
"Baru tahu aku jika ada pedang yang bisa terbang. Gilanya lagi yang bisa genit gini colek-colek pula. Nih pedang Napa sih?"
Li Shang Yue terus menghindar dari pedang itu namun pedang hitam itu terus mengejarnya membuat Li Shang Yue jengkel dan kesal.
"Noh pedang maunya apa sih? Mau ikut aku...?" Tanya Li Shang Yue yang langsung di balas anggukan kepala oleh sang pedang.
"Buset kok bisa yah ngerti bahasa manusia? Nih pedang kagak kesurupan kan seperti zaman modern ?" Kata Li Shang Yue dalam hati yang menatap ngeri pedang di depannya itu.
"Mau ikut aku keluar?" Tanya Li Shang Yue sekali lagi yang di balas anggukan oleh sang pedang.
"Sudahlah ikut saja." Dengan pasrah Li Shang Yue membiarkan pedang itu mengikutinya dari belakang.
Tapi lagi lagi pedang itu tidak mau diam dia melayang lalu berubah seperti ukuran pas berada dalam genggaman tangan Li Shang Yue.
Li Shang Yue yang merasakan menggenggam sesuatu di tangannya langsung menunduk melihat benda apa yang ada di dalam telapak tangannya. Hingga matanya membulatkan mata saat .melihat jika pedang hitam itu kini sekarang berada di dalam genggaman tangannya.
Namun, yang menjadi kebungkaman Li Shang Yue adalah pada ukiran aneh yang berupa naga yang ada pada ganggang pedang membuatnya terkejutnya.
"Ini seperti...... Seperti pedang jelek itu!" Seru Li Shang Yue yang mengangkat pedang di tangannya dan mulai memperhatikannya dengan teliti.
Tak mau berpikir keras Li Shang Yue segera berbalik menuju kolam yang ada teratainya yang digunakannya tadi untuk berkultivasi.
Sampai di sana Li Shang Yue segera mencari-cari pedang berkarat yang dia buang tadi. Akan tetapi setelah mencari beberapa menit Li Shang Yue tidak menemukan apa-apa.
Melihat akan hal itu Li Shang Yue mengangkat pedang yang berada di tangannya. Sekarang Li Shang Yue yakin jika pedang yang berada di tangannya adalah pedang berkarat yang di buangnya tadi.
"Tapi bagaimana bisa?" Guman Li Shang Yue. "Sudahlah nanti akan aku tanyakan kepada snake." Lanjut Li Shang Yue.
Dengan langkah ringan dan wajah yang berseri-seri Li Shang Yue segera mencari jalan keluar untuk keluar dari ruang bawah tanah itu.
Beberapa menit berlalu Li Shang Yue melihat sebuah cahaya yang berada di depannya. Dengan langkah lebar Li Shang Yue menuju cahaya itu. Li Shang Yue yakin jika cahaya itu adalah cahaya dari luar gua.
"Akhir....aku bisa keluar juga...!" Pekik Li Shang Yue yang merentangkan kedua tangannya dengan bibir yang melengkung ke atas membentuk sebuah senyuman yang begitu indah di lihat.
Li Shang Yue mendongak ke atas membulatkan mata saat melihat jika hari sudah mulai gelap.
"Sial, berapa lama Aku terjebak di dalam gua sialan itu. Snake pasti mengkhawatirkan aku, aku harus segera kembali sebelum matahari benar-benar tenggelam." Ucap Li Shang Yue yang langsung meleset menggunakan ilmu meringankan tubuh.
Melompat dari pohon ke-1 ke pohon yang lainnya lagi cara itu terus di lakukan oleh Li Shang Yue. Sesekali wanita muda itu akan berhenti bila melihat buruan.
Hosh hosh hosh
Setelah melakukan perjalanan dengan ilmu meringankan tubuh Li Shang Yue akhirnya sampai di tempat gua yang sudah ditinggalinya selama 1 tahun ini bersama Snake dan Long.
Di depan gua terlihat dua orang pemuda yang berdiri seperti menunggu seseorang.
Sedangkan di sisi lain Li Shang Yue yang melihat orang asing berada di mulut gua langsung siaga dan meleset menghampiri kedua orang itu.
"Siapa kalian?" Li Shang Yue bertanya dengan nada datar dan dingin tak lupa memberikan tatapan tajam Yang mengintimidasi Kedua orang di depannya itu.
"Sial, aku tidak bisa melihat tingkatan Kultivasi mereka. Ini bisa bahaya, aku harap Long dan Snake tidak keluar dari gua. Aku tidak ingin mereka di tangkap oleh kedua orang asing ini." Kata Li Shang Yue dalam hati yang justru mengkhawatirkan keadaan snake dan Long.
Kedua pria yang berada di mulut gua itu saling melirik satu sama lain lalu menatap ke arah Li Shang Yue dengan tetapan yang sulit untuk di artikan.
"Kamu tidak mengenali kami?" Tanya salah satu pria yang menggunakan pakaian serba hitam dengan corak warna emas di ujung hanfu dan pinggangnya.
"Aku tidak mengenal kalian dan aku tidak ingin mengetahui kalian siapa!" Balas Li Shang Yue dengan nada penuh penekanan setiap katanya.
"Benarkah?" Tanya pria yang menggunakan hantu putih polos.
"Aku tidak ingin mengetahui kalian siapa lebih baik kalian segera pergi dari tempatku. Aku tidak suka orang asing memasuki wilayahku." Kata Li Shang Yue yang mengusir kedua pria itu.
"Jika kami tidak mau? Bagaimana Nona?" Ucap kedua pria itu yang menetap Li Shang Yue dengan pandangan yang entahlah.
Li Shang Yue yang mendengar penuturan dari kedua pria itu hanya bisa menggertakan giginya dan mengepalkan tangannya kuat-kuat menahan amarah dalam dirinya yang sudah siap untuk meledak.
"Kalian benar-benar membuatku marah." Ucap Li Shang Yue dengan suara rendah yang mengeluarkan aura intimidasi yang berada di level Rana penguasa alam Bumi tingkat awal.
Uhuukkk
Kedua pria itu langsung membulatkan mata saat merasakan aura intimidasi itu yang begitu kuat. Keduanya saling melirik dengan wajah kaget dan tidak percaya jika sosok di depan mereka itu kini sekarang berada di tingkatan yang lebih tinggi lagi.
"Kalian tidak mau pergi maka jangan salahkan aku jika aku melukai atau bahkan membunuh kalian di sini." Kata Li Shang Yue yang langsung mencabut pedang hitam yang di dapatkannya tadi dari Gua di hutan kematian.
Sring....
Jika tadi kedua mata pria itu hanya membulat kini kedua mata mereka bahkan hampir copot dari tempatnya. Bagaimana tidak? Gadis kecil di depan mereka itu yang Bahkan masih belum cukup 15 tahun sudah memegang senjata yang lebih menakutkan.
"Tunggu!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus ceria
2023-05-18
0
Nainaiii
haaaa awas² jangan² tuh pedang mantan playboy
2023-02-06
2
hah baru tau aku klo pedang punya kepala yaa
2023-01-27
0