Di suatu sore, di sebuah kontrakan. Ini adalah tempat tinggal Jesi, seorang komikus yang menghasilkan karya luar biasa dari petak sempit dia tinggal. Gadis yang memperjuangkan mimpinya, walaupun masih selalu di pandang sebelah mata oleh keluarganya sendiri.
Terdengar suara dari dalam, suara berisik anak perempuan yang bergantian bercerita. Di karpet, di depan TV yang hampir tak pernah menyala itu, kotak ayam goreng terbuka, separuh isinya tinggal tulang. Gelas jus juga sudah habis separuh isinya. Cake stroberi yang mereka beli dari kafe musim semi sudah tinggal kotaknya.
Tertawa dan bercerita sambil menikmati makanan yang mereka suka, padahal belum lama ini mereka liburan bersama, tapi selalu rindu berkumpul seperti ini.
Dan sekarang, ketiga gadis itu sedang duduk di atas tempat tidur, Mei dan Dean demi mendengarkan cerita lamaran Jesi sampai buru-buru datang setelah merampungkan pekerjaan. Mei kabur begitu saja setelah meminta izin pada Rion. Pekerjaan divisinya memang sedang lumayan senggang.
Obrolan mereka dimulai dari cerita Jesi.
"Kami berciuman!" Lalu melotot ke arah Dean. "Jangan melihat ku begitu!" Jesi berteriak malu, meraih bantal lalu memukul Dean, yang bibirnya tersungging seringai lalu tertawa setelah kalimat pengakuan Jesi terucap. "Bukan aku yang duluan! Kalian tahu kan, aku cuma hebat teorinya saja, Kak Arman yang duluan. Tapi cuma menempelkan bibir kok, karena aku takut. Aaaaaa!" Jesi membenturkan wajahnya ke bantal. Sampai separuh wajahnya masuk ke dalam bantal.
Dia mengakui itu, soal teori dia sudah jagonya, menghayal jadi tokoh utama komik juga sering dia lakukan, tapi jujur, hatinya mau meledak saking berdebar kemarin.
"Dasar gila! aku malu sekali waktu mendorong Kak Arman kemarin."
Mei dan Dean cekikikan bersama, lalu menghujani Jesi dengan bantal, setelahnya tertawa dan memeluk Jesi bersamaan juga. Luapan perasaan bahagia, karena teman mereka sedang senang. Seperti kebahagiaan itu juga milik mereka.
"Jesiku selamat ya, aku benar-benar ikut b…
Sebatas Menjadi Istri Boneka
189. Kontrakan Jesi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 211 Episodes
Comments
Zee Gween
Serge itu polos apa bodoh yaa... polos or bodoh sih emang beda tipiiss
2026-09-09
0
Sweet Girl
Coba aja Ge.... kita lihat reaksinya...
2024-01-29
1
Sweet Girl
Wes koyok minum obat over dosis...
2024-01-29
0