16. Rion Mengenali Merilin

Jauh di tempat lain, di waktu yang bersamaan saat kakak beradik Merilin dan Harven saling meyakinkan satu sama lain, sekarang di apartemen Rion yang sepi.

Laki-laki itu tidak terlalu suka berisik, suara musik atau TV, hanya ada suara langkah kakinya di dalam rumah.

Dia pulang sangat larut malam ini. Tertahan oleh Serge. Selama hampir satu jam dia mendengarkan Serge membacakan yang katanya hasil perenungannya selama dua hari dua malam. Serge mengarang naskah drama roman picisan, drama cinta pertemuannya dengan calon istrinya.

Setelah mandi, Rion bukannya masuk ke kamar dan tidur, dia malah masuk ke dalam ruang kerjanya. Lagi-lagi hanya keheningan yang menyambutnya saat membuka pintu.

Map bersisi biodata Merilin calon istrinya ada di atas meja. Tidak dia sentuh atau dia simpan setelah hari itu. Masih tetap ada di atas meja. Rion duduk lalu menyentuh map itu, mengeluarkan foto. Dia menatap gadis yang ada di dalam foto. Tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya, namun sambil mengetuk foto itu dengan jarinya dia bergumam.

"Bonekaku yang menyedihkan."

Rion bersandar di kursi kerjanya, mengingat kejadian selepas petang tadi bersama Serge.

Kejadian di dalam ruang kerja Rion.

"Kau kan sudah bertemu dua kali dengannya, jadi seperti yang aku bilang kemarin, kalau kalian jatuh cinta pada pandangan pertama pada saat kalian wawancara untuk majalah perusahaan."

Seperti itu kira-kira inti naskah drama yang dibuat Serge.

Kalau diuraikan dalam bentuk paragraf akan seperti ini dibacanya, naskah yang ditulis Serge dengan sepenuh hati.

Rion yang hatinya terluka karena cinta masa lalu, seperti kembali terpantik panah asmara ketika melihat Merilin. Dia jatuh cinta pada semangat gadis itu, pada wajahnya yang kalem dan manis. Senyumnya yang merekah bak kelopak mawar.

Awalnya, Rion masih ragu dengan perasaan hatinya dan mengesampingkan hal itu. Karena dia hanya berfikir, kalau dia belum ingin jatuh cinta dan mencari gadis pengganti masa lalunya. Namun, seiring waktu ada ceruk besar di hatinya yang kosong, dan dia teringat dengan gadis yang ia temui saat wawancara majalah perusahaan.

Dipertemuan kedua, Rion masih berusaha melawan rasa suka di hatinya. Namun, ketika tidak sengaja berpapasan di kantor, seperti sesuatu yang terpendam itu bergelora dengan cepat. Mengipasi hati Rion, agar matanya menatap wajah gadis itu, agar hatinya mengompori pikirannya untuk memikirkan gadis itu.

Disinilah Serge muncul sebagai dewa yang membawa panah asmara. Karena secara kebetulan, gadis yang diam-diam dipikirkan Rion ternyata adalah temannya. Sebuah kebetulan yang mungkin sudah dirancang Tuhan, menjadikan Serge sebagai perantara cinta.

Akhirnya, melalui dewa cinta Serge, pertemuan rahasia pun dilakukan, dan syukurlah gadis itu pun diam-diam sudah menyukai Rion. Seorang karyawan yang diam-diam terpesona pada wajah dingin dan berwibawa sang CEO. Sang gadis juga memendam perasaan yang sama pada Rion, namun, karena statusnya yang hanya karyawan biasa, gadis itu hanya bisa bersembunyi dan melihat Rion diam-diam dari kejauhan.

Dan kisah asmara ini pun akhirnya berjalan dengan mulus karena bantuan Serge sebagai pembawa panah asmara. Sang dewa cinta.

Begitulah kira-kira, garis besar bagaiman cinta bekerja menyerang hati Rion yang sudah lama membeku karena cinta.

Dasar gila!

Rion membanting foto Merilin ke meja kerjanya.

Karangan tidak masuk akal Serge tadi di kantornya, membuat Rion melemparkan setumpuk berkas laporan perusahaan yang membentur bahu Serge dan jatuh berserak di lantai.

"Kenapa tidak sekalian kau bilang aku berlutut menyatakan cinta padanya, kau pikir ayahku akan percaya. Hah! Kalau ibuku mungkin bisa dikelabui dengan drama menjijikkan itu, tapi ayahku!" Dengan kesal dilemparkan lagi pena ke tubuh Serge. Terpental jatuh ke lantai.

Serge yang mengeram kesal tapi tidak bisa melakukan apa pun selain mengumpulkan berkas berserak. Di kepala Serge sedang terucap kata makian. Sambil matanya memicing melihat Rion.

Kalau begitu kau karang sendiri kisah cintamu sialan!

Serge akhirnya mencoba menawarkan lagi, ide apa yang terpikirkan di kepal Rion yang pintar dan cerdas itu. Supaya dia bisa memperbaiki imajinasinya.

"Kalau kau tidak setuju dengan apa yang sudah ku buat, kau bisa memberi ide apa gitu."

Jangan cuma protes saja! Tetap cuma bisa bicara dalam hati.

Ditanya begitu membuat Rion mendesah malas. Kenapa jadi dia yang harus memikirkan. Aku sudah membayar kalian, jadi itu kan tugas kalian.

Dan karena malas memikirkan alternatif cerita lain, akhirnya dia setuju saja dengan cerita picisan yang dikarang Serge.

"Okelah, aku setuju, begitu saja." Jengah.

"Baiklah, kalau kau sudah setuju, aku akan memberikan ini pada Merilin. Kau juga baca ulang lagi supaya tidak salah." Menyodorkan lembar naskah karangannya. "Bekerjasamalah Rion, aku tidak bisa meyakinkan Presdir kalau kau tidak berakting dengan baik."

"Cih."

"Kau itu kunci semuanya. Kalau kau bisa meyakinkan ayah dan ibumu, tugasku dan Mei akan jauh lebih mudah."

"Kenapa jadi aku yang harus bekerja keras."

Rasanya Serge benar-benar ingin meninju Rion sekarang, tengkuknya berdenyut menahan emosi.

"Kalau begitu batalkan saja semua, robek surat kontrak Mei, dan aku mengundurkan diri jadi sekretarismu!" Sok mendelik dan bersikap galak. Bola matanya yang lebar mengerjap di balik kaca mata. Serge sedang menantang Rion.

"Hah! Baiklah, baiklah, akan kuhafalkan itu." Menyodorkan tangan menerima naskah drama yang sudah dibuat Serge. "Katakan padanya untuk melakukan semuanya dengan benar."

"Mei pasti melakukannya dengan benar, karena ini menyangkut hidup dan matinya dia. Yang harus lebih berusaha itu kamu."

Rion cuma mendengus kesal mendengar Serge bicara.

Begitulah yang terjadi tadi, catatan naskah drama yang dibuat Serge ada di tasnya di kamar. Belum dia buka lagi.

*Ah menyebalkan, kenapa aku harus menghafal hal bodoh begituan*.

Rion bangun dari duduknya. Berjalan menuju sebuah lemari yang cukup besar di ruang kerja. Deretan majalah ada di dalamnya. Dibukanya lemari itu. Majalah perusahaan dari edisi pertama ada di dalamnya. Mungkin itu hanya sampah tidak berarti setelah bulan berlalu dari waktu terbitnya. Isinya juga hanya sekedar pencapaian Andez Corporation dari generasi kakeknya dan ayahnya, sampai dia memimpin sekarang. Namun, beberapa eksemplar majalah terbaru yang dikeluarkan perusahaan benar-benar telah menyita perhatiannya.

Saat gadis itu mulai menjadi pemimpin redaksi majalah. Ada warna baru yang disajikan dari majalah perusahaan. Baik dari foto ataupun tulisan yang dia buat. Rion bahkan membacanya lembar demi lembar setiap tulisan yang ada di dalam majalah itu. Padahal biasanya menyentuhnya saja tidak.

Saat itu, dia mulai membaca majalah perusahaan adalah setelah wawancara yang dilakukan gadis itu. Awalnya dia hanya ingin melihat hasil wawancaranya. Namun setelah membuka lembar demi lembar ternyata isi majalah lumayan juga gumamnya.

Merilin Anastasya, saat pertama kali dia memegang biodata gadis itu, sejujurnya dia mengenali wajah dan nama yang tertulis di berkas yang dibuat Serge. Karena dia mengakui kemampuan Merilin sebagai pemimpin redaksi majalah perusahaan maka dia mengingat nama dan wajah gadis itu.

Baiklah, bonekaku, aku harap kau pandai berakting sepandai kau menulis kata dalam majalah ini. Karena untuk itulah, keberadaanmu akan menjadi berguna untukku.

Rion menyentuh deretan majalah paling atas, edisi terbaru. Dia geser tangannya. Berhenti di edisi di mana dia jadi sampul majalahnya. Pertemuan pertamanya dengan Merilin.

Wajah pias dan tangan gemetar Merilin nyaris tidak berbeda dengan pertemuannya baru-baru ini saat penandatanganan kontrak pernikahan.

Ya, tapi tidak buruk juga batin Rion. Dia lumayan menarik dan terlihat patuh. Setidaknya aku sudah mengakui kemampuannya sebagai pimpinan redaksi majalah. Sekarang aku akan memberinya kesempatan, menjadi istri bonekaku.

Rion keluar dari ruang kerja. Menuju kamarnya. Kantuk dan lelah sepertinya mulai datang menyerang. Dia berbalik lagi, mengambil botol air minum, lalu menghilang di telan pintu kamar.

Bersambung

Terpopuler

Comments

jumirah slavina

jumirah slavina

cih... Aku yakin Kau tak perlu menghapal'y Rion KRN itu benar trjd tp km blm menyadari 'y🤭🤭🤭

Rion : sok tau !!
Jumirah : ya iyalah Aku tau.. krn Aku sdh baca kisah mu berulang⁶ kali 🤭🤭😂😂😂🤣🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2024-09-17

4

Anonim

Anonim

Rion ntar lama2 bucin tuh sama Mei

2024-09-04

1

Fhebrie

Fhebrie

dasar rion dr pertama bertemu juga sudah suka sm Mei jatuh cinta pandangan pertama beneran kan.. sok jual mahal

2024-07-08

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kisah Dimulai
2 2. Tawaran Menikah
3 3. Kesalahpahaman
4 4. Menjadi Istri Boneka
5 5. Kedatangan Ke Apartemen
6 6. Biodata Merilin
7 7. Kegelisahan Merilin
8 8. Menginap Di RS
9 9. Dunia Harven
10 10. Pertemuan Pertama
11 11. Kontrak 2 Tahun
12 12. Kunjungan Ke Rumah Presdir
13 13 Nasib Serge
14 14. Memberitahu Harven
15 15. Pengorbanan Kak Mei
16 16. Rion Mengenali Merilin
17 17. Masa Lalu
18 18. Mimpi Buruk
19 19. Bertemu Presdir
20 20. Kakak Laki-Laki Merilin
21 21. Undangan Makan Malam
22 22. Pernikahan Secara Tertutup
23 23. Kafe Musim Semi
24 24. Kemarahan Kakak
25 25. Rahasia Sedikit Terkuak
26 26. Persiapan Pernikahan
27 27. Ada Saja Ide Sherina
28 28. Resmi Menjadi Istri
29 29. Pembicaraan Rahasia
30 30. Pertengkaran Kecil
31 31. Sentuhan Tangan
32 32 Malam Pertama (Part 1)
33 33. Malam Pertama (Part 2)
34 34. Masih Berlanjut Senam Jantungnya
35 35. Pamer Bekas Kecupan
36 36. Berterimakasih Dengan Setimpal
37 37. Tetangga Serge
38 38. Isi Hati Para Wanita
39 39. Pelukan Di Balkon Apartemen
40 40. Buang Semua Baju Jelek Itu
41 41. Menyimpan Nomor Hp
42 42. Isi Hati Rion
43 43. Tidak Bisa Menolak
44 44. Akhirnya Terjadilah
45 45. Akal Bulus Rion
46 46. Amarah Rion
47 47. Hadiah Mobil
48 48. Kejadian di Lift
49 49. Ada Yang Iri
50 50. Shopping Time
51 51. Hadiah Baim Pemicu Keributan
52 52. Pertengkaran Kecil
53 53. Babak Kedua
54 54. Stiker Pembawa Masalah
55 55. Kakak Posesif
56 56. Siapa Pacar Sherina?
57 57. Masuk Ruangan Presdir
58 58. Keisengan Rion
59 59. Bertemu Serge (Part 1)
60 60. Bertemu Serge (Part 2)
61 61. Bertemu Mantan
62 62. Pertengkaran
63 63. Kesalahpahaman
64 64. Aku Lelah, Kesal dan Marah
65 65. Hadiah Rion
66 66. Proyek Andalusia Mall
67 67. Tanda Kecup-Kecup
68 68. Rion Move On
69 69. Nikmati Saja Mei
70 70. Panggilan Tak terjawab
71 71. Hadiah Rion Yang Asli
72 72. Kesalahpahaman Selesai?
73 73 Cemburu Buta
74 74. Kakak Beradik
75 75. Tetangga Sebelah
76 76. Berbaikan
77 77. Akting Mesra Dengan Maksimal
78 78. Kisah Cinta Lain
79 79. Menunjukkan Kamar Rion
80 80. Pil Kontrasepsi Terungkap
81 81. Bonekaku
82 82. Aku Menemukanmu
83 83. Bermain Dengan Bebas
84 84. Bertemu Dengan Amerla
85 85. Perang Dingin
86 86 Kabur Dari Lapangan Golf
87 87. Tawa Sejuta Makna
88 88. Rencana
89 89. Serangan Mematikan
90 90. Curhat
91 91. Cemburu
92 92. Cemburu Lagi
93 93. Karena Harta
94 94 Pagi Yang Penuh Keseruan
95 95. Gosip Mei Semakin Melebar
96 96. Ada Saja Ulahnya
97 97. Menyelamatkan Mei
98 98. Keributan Jilid Kedua
99 99. Pingsan Berjamaah
100 100. Merealisasikan Khayalan Mei
101 101. Hukuman Biang Gosip
102 102. Terlambat Bangun Pagi
103 103. Dukungan Sahabat
104 104. Kesombongan Amerla
105 105. Rencana Rion
106 106. Mensucikan Diri.
107 107. Pertengkaran Hebat
108 108. Mengaku Cinta
109 109. Ternyata Begitu
110 110. Berterimakasih
111 111. Meminta Hadiah
112 112. Sibuk
113 113. Di loby kantor
114 114. Makan Malam Di Hotel Berbintang
115 115. Eh, Gagal Ehem
116 116. Terungkap Fakta
117 117. Kabur
118 118. Kangen, Pokoknya Kangen
119 119. Hadiah Dari CEO
120 120. Sadar juga Akhirnya
121 121. Lembaran Hidup Baru
122 122. Ayah dan Ibu di Apartemen
123 123. Kejadian Tidak Terduga
124 124. Ingatan Ibu Kembali
125 125. Menginap
126 126. Bayi Kecil
127 127. Suap-Suapan Cake
128 128. Kau Bukan Bonekaku
129 129. Bunga Di Pusara Ayah
130 130. Akhir Pekan Berakhir
131 131. Mei Tahu Rahasia Rion
132 132. Hubungan Yang Menggantung
133 133. Cuma Memijat
134 134. Kamar Rahasia Rion
135 135. Persiapan Wawancara
136 136. Membahagiakan Keluarga
137 137. Rasa Bersalah
138 138. Amarah Ayah
139 139. Rencana Tinggal Rencana
140 140. Aku mencintainya
141 141. Dunia Milik Berdua
142 142. Pukul Aku Balik
143 143. Jemputan Datang
144 144. Tamparan Paman
145 145. Memeriksa Luka
146 146. Makan Malam Romantis
147 147. Hujan-hujanan
148 148. Aku Mencintaimu Mei
149 149. Penipu Itu
150 150. Ingin Bertemu
151 151. Senang Dicemburui
152 152. Kau Cemburu?
153 153. Kerinduan Dan Kemarahan
154 154. Obat Kegelisahan
155 155. Rion Tahu Tentang Pil
156 156. Diam-Diaman
157 157. Serge Selalu Salah (S3)
158 158. Si Kepala Batu
159 159. Terungkap Semua Rahasia (Part 1)
160 160. Terungkap Semua Rahasia (Part 2)
161 161. Isi Hati Mei
162 162. Berdamai Akhirnya
163 163. Ibram Berulah
164 164. Cinta Oh Cinta
165 165. Pagi Setelah Pertengkaran
166 166. Mirip
167 167. Perkenalan Keluarga
168 168. Perilisan Film Promo
169 169. Tamparan Di Pipi
170 170. Kesalahpahaman
171 171. Hadiah Untuk Mei
172 172. Hadiah Lanjutan
173 173. Kesadaran Datang
174 174. Perang Batin
175 175. Hadiah Presdir
176 176. Ngambek
177 177. Rencana Semua Orang
178 178. Rasa Sakit
179 179. Keberangkatan
180 180. Perlindungan ku
181 181. Menjemput Erla
182 182. Tidak Disangka
183 183. Maaf
184 184. Aku boleh cemburu?
185 185. Lamaran
186 186. Kebahagiaan Semua Orang
187 187. Masalah Selesai
188 188. Kebencian
189 189. Kontrakan Jesi
190 190. Cerita Cinta (Part 1)
191 191. Cerita Cinta (Part 2)
192 192. Cerita Cinta (Part 3)
193 193. Kemunculan Si Penipu
194 194. Amarah Yang Tak Berujung
195 195. Ketahuan
196 196. Aku Tidak Apa-Apa
197 197. Sheri dan Harven
198 198. Kata Maaf Yang Terucap
199 199. Dasar Pencuri!
200 200. Dipanggil Presdir
201 201. Hadiah Untuk Serge
202 202. Perceraian
203 203. Kesadaran Datang?
204 204. Cinta Selamanya
205 205. Si Manja Yang Disayang keluarga
206 206. Final Episode
207 Rahasia Yang Terungkap
208 207. Spesial Episode 1 (Kakek Keren kan?)
209 208. Spesial Episode 2 (Kemeriahan Pesta)
210 209. Spesial Episode 3 (Mimpi Dan Cinta)
211 210. Epilog (Hamil?)
Episodes

Updated 211 Episodes

1
1. Kisah Dimulai
2
2. Tawaran Menikah
3
3. Kesalahpahaman
4
4. Menjadi Istri Boneka
5
5. Kedatangan Ke Apartemen
6
6. Biodata Merilin
7
7. Kegelisahan Merilin
8
8. Menginap Di RS
9
9. Dunia Harven
10
10. Pertemuan Pertama
11
11. Kontrak 2 Tahun
12
12. Kunjungan Ke Rumah Presdir
13
13 Nasib Serge
14
14. Memberitahu Harven
15
15. Pengorbanan Kak Mei
16
16. Rion Mengenali Merilin
17
17. Masa Lalu
18
18. Mimpi Buruk
19
19. Bertemu Presdir
20
20. Kakak Laki-Laki Merilin
21
21. Undangan Makan Malam
22
22. Pernikahan Secara Tertutup
23
23. Kafe Musim Semi
24
24. Kemarahan Kakak
25
25. Rahasia Sedikit Terkuak
26
26. Persiapan Pernikahan
27
27. Ada Saja Ide Sherina
28
28. Resmi Menjadi Istri
29
29. Pembicaraan Rahasia
30
30. Pertengkaran Kecil
31
31. Sentuhan Tangan
32
32 Malam Pertama (Part 1)
33
33. Malam Pertama (Part 2)
34
34. Masih Berlanjut Senam Jantungnya
35
35. Pamer Bekas Kecupan
36
36. Berterimakasih Dengan Setimpal
37
37. Tetangga Serge
38
38. Isi Hati Para Wanita
39
39. Pelukan Di Balkon Apartemen
40
40. Buang Semua Baju Jelek Itu
41
41. Menyimpan Nomor Hp
42
42. Isi Hati Rion
43
43. Tidak Bisa Menolak
44
44. Akhirnya Terjadilah
45
45. Akal Bulus Rion
46
46. Amarah Rion
47
47. Hadiah Mobil
48
48. Kejadian di Lift
49
49. Ada Yang Iri
50
50. Shopping Time
51
51. Hadiah Baim Pemicu Keributan
52
52. Pertengkaran Kecil
53
53. Babak Kedua
54
54. Stiker Pembawa Masalah
55
55. Kakak Posesif
56
56. Siapa Pacar Sherina?
57
57. Masuk Ruangan Presdir
58
58. Keisengan Rion
59
59. Bertemu Serge (Part 1)
60
60. Bertemu Serge (Part 2)
61
61. Bertemu Mantan
62
62. Pertengkaran
63
63. Kesalahpahaman
64
64. Aku Lelah, Kesal dan Marah
65
65. Hadiah Rion
66
66. Proyek Andalusia Mall
67
67. Tanda Kecup-Kecup
68
68. Rion Move On
69
69. Nikmati Saja Mei
70
70. Panggilan Tak terjawab
71
71. Hadiah Rion Yang Asli
72
72. Kesalahpahaman Selesai?
73
73 Cemburu Buta
74
74. Kakak Beradik
75
75. Tetangga Sebelah
76
76. Berbaikan
77
77. Akting Mesra Dengan Maksimal
78
78. Kisah Cinta Lain
79
79. Menunjukkan Kamar Rion
80
80. Pil Kontrasepsi Terungkap
81
81. Bonekaku
82
82. Aku Menemukanmu
83
83. Bermain Dengan Bebas
84
84. Bertemu Dengan Amerla
85
85. Perang Dingin
86
86 Kabur Dari Lapangan Golf
87
87. Tawa Sejuta Makna
88
88. Rencana
89
89. Serangan Mematikan
90
90. Curhat
91
91. Cemburu
92
92. Cemburu Lagi
93
93. Karena Harta
94
94 Pagi Yang Penuh Keseruan
95
95. Gosip Mei Semakin Melebar
96
96. Ada Saja Ulahnya
97
97. Menyelamatkan Mei
98
98. Keributan Jilid Kedua
99
99. Pingsan Berjamaah
100
100. Merealisasikan Khayalan Mei
101
101. Hukuman Biang Gosip
102
102. Terlambat Bangun Pagi
103
103. Dukungan Sahabat
104
104. Kesombongan Amerla
105
105. Rencana Rion
106
106. Mensucikan Diri.
107
107. Pertengkaran Hebat
108
108. Mengaku Cinta
109
109. Ternyata Begitu
110
110. Berterimakasih
111
111. Meminta Hadiah
112
112. Sibuk
113
113. Di loby kantor
114
114. Makan Malam Di Hotel Berbintang
115
115. Eh, Gagal Ehem
116
116. Terungkap Fakta
117
117. Kabur
118
118. Kangen, Pokoknya Kangen
119
119. Hadiah Dari CEO
120
120. Sadar juga Akhirnya
121
121. Lembaran Hidup Baru
122
122. Ayah dan Ibu di Apartemen
123
123. Kejadian Tidak Terduga
124
124. Ingatan Ibu Kembali
125
125. Menginap
126
126. Bayi Kecil
127
127. Suap-Suapan Cake
128
128. Kau Bukan Bonekaku
129
129. Bunga Di Pusara Ayah
130
130. Akhir Pekan Berakhir
131
131. Mei Tahu Rahasia Rion
132
132. Hubungan Yang Menggantung
133
133. Cuma Memijat
134
134. Kamar Rahasia Rion
135
135. Persiapan Wawancara
136
136. Membahagiakan Keluarga
137
137. Rasa Bersalah
138
138. Amarah Ayah
139
139. Rencana Tinggal Rencana
140
140. Aku mencintainya
141
141. Dunia Milik Berdua
142
142. Pukul Aku Balik
143
143. Jemputan Datang
144
144. Tamparan Paman
145
145. Memeriksa Luka
146
146. Makan Malam Romantis
147
147. Hujan-hujanan
148
148. Aku Mencintaimu Mei
149
149. Penipu Itu
150
150. Ingin Bertemu
151
151. Senang Dicemburui
152
152. Kau Cemburu?
153
153. Kerinduan Dan Kemarahan
154
154. Obat Kegelisahan
155
155. Rion Tahu Tentang Pil
156
156. Diam-Diaman
157
157. Serge Selalu Salah (S3)
158
158. Si Kepala Batu
159
159. Terungkap Semua Rahasia (Part 1)
160
160. Terungkap Semua Rahasia (Part 2)
161
161. Isi Hati Mei
162
162. Berdamai Akhirnya
163
163. Ibram Berulah
164
164. Cinta Oh Cinta
165
165. Pagi Setelah Pertengkaran
166
166. Mirip
167
167. Perkenalan Keluarga
168
168. Perilisan Film Promo
169
169. Tamparan Di Pipi
170
170. Kesalahpahaman
171
171. Hadiah Untuk Mei
172
172. Hadiah Lanjutan
173
173. Kesadaran Datang
174
174. Perang Batin
175
175. Hadiah Presdir
176
176. Ngambek
177
177. Rencana Semua Orang
178
178. Rasa Sakit
179
179. Keberangkatan
180
180. Perlindungan ku
181
181. Menjemput Erla
182
182. Tidak Disangka
183
183. Maaf
184
184. Aku boleh cemburu?
185
185. Lamaran
186
186. Kebahagiaan Semua Orang
187
187. Masalah Selesai
188
188. Kebencian
189
189. Kontrakan Jesi
190
190. Cerita Cinta (Part 1)
191
191. Cerita Cinta (Part 2)
192
192. Cerita Cinta (Part 3)
193
193. Kemunculan Si Penipu
194
194. Amarah Yang Tak Berujung
195
195. Ketahuan
196
196. Aku Tidak Apa-Apa
197
197. Sheri dan Harven
198
198. Kata Maaf Yang Terucap
199
199. Dasar Pencuri!
200
200. Dipanggil Presdir
201
201. Hadiah Untuk Serge
202
202. Perceraian
203
203. Kesadaran Datang?
204
204. Cinta Selamanya
205
205. Si Manja Yang Disayang keluarga
206
206. Final Episode
207
Rahasia Yang Terungkap
208
207. Spesial Episode 1 (Kakek Keren kan?)
209
208. Spesial Episode 2 (Kemeriahan Pesta)
210
209. Spesial Episode 3 (Mimpi Dan Cinta)
211
210. Epilog (Hamil?)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!