Meninggalkan ruangan Presdir yang berantakan. Ayah, ibu serta paman masih tertinggal di dalam sana.
Seperti keluar dari lumpur hisap, mungkin itu pengandaian yang tepat untuk Serge. Keluar dari ruang kerja presdir dalam keadaan hidup dan utuh tanpa berkurang sebagian tubuhnya. Rion mengapit lengan Serge membantunya berjalan, karena kaki Serge yang kebas walaupun dia sudah duduk sekalipun di sofa. Ketegangan berada di samping Presdir benar-benar menguras energinya. Apalagi ditambah omongan tidak nyambung Presdir.
Rion mengomel, walaupun dia iba melihat Serge. Tapi caranya menunjukkan kepedulian kan memang aneh. Apa sih! Paman kejam sekali sampai menamparmu begini. Rion tahu, sekretaris ayahnya itu memang cukup keras dan disiplin. Tapi apa perlu sampai Serge babak belur begini.
"Kau bodoh ya! Kenapa kau membiarkan paman menghajar mu! Seharusnya kau lawan kek, menghindar kek. Kau dipukul berapa kali si?" Memapah Serge ke ruangan lain yang ada sofa panjang. Mendudukkan Serge dengan hati-hati. Rion memperhatikan luka di wajah Serge. Memperkirakan apa yang sudah dilakukan paman padanya, dan berapa banyak rasa sakit yang sudah ditanggung Serge. "Sakit ya?" Masih bertanya dengan tidak tahu malu.
Memang karena siapa aku bisa begini sialan! Aku kan sedang melindungi mu! Sebenarnya Serge ingin berteriak begitu di depan hidung Rion. Tapi, dia hanya menunjukkan rasa kesal dengan diam. Sambil menatap Rion tak berkedip.
Hah! Akhirnya cuma bisa menghela nafas.
"Hei, kau marah ya? Sakit banget ya?" Rion ikut menjatuhkan tubuh di samping Serge. Menyapu wajahnya dengan tangan. Dia juga lelah sepertinya. "Sakit ya Ge? Paman memukulmu di bagian mana lagi?"
Serge yang tadinya berhasil menekan amarah akhirnya, seperti bebatuan yang muncrat dari letusan gunung, memaki lah dia karena Rion malah bertanya begitu, memancing ledakan emosi. Sakit ya? ya sakitlah!
"Sakitlah sialan! Kau masih bertanya. Kau dipukul pakai bantal oleh ayahmu saja merengek kesakitan." Akhirnya, menyembur juga amarah…
Sebatas Menjadi Istri Boneka
142. Pukul Aku Balik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 211 Episodes
Comments
disda
kebodohan yang hakiki 🤣🤣🤣🤣
2024-12-22
0
Lilik Hanifa
ayah (anaknya Han) keren dan bijak/Good/
2024-07-16
1
Fhebrie
paman sekertaris kan bpknya Serge
2024-07-15
0