11. Kontrak 2 Tahun

Masih tercipta suasana yang tidak nyaman diantara ketiga orang itu. Sebenarnya yang paling membuat tidak nyaman adalah Rion. Laki-laki itu terlihat cukup puas setelah melihat Merilin menandatangi kontrak pernikahan tanpa banyak bicara.

Rion menatap gadis di hadapannya yang sedang diam menunduk, dia terlihat tidak jauh berbeda dengan foto yang diberikan Serge padanya. Tangannya yang gemetar dan gestur tubuh tidak nyaman juga tidak jauh berbeda dengan pertemuan pertama dan keduanya dulu saat wawancara.

Ya, Rion mengingat tentang Merilin.

"Kau pernah bertemu dengan orangtuaku?" Pertanyaan yang ditujukan untuk Merilin.

Serge menjauhkan tangannya kebawah meja, karena refleks ingin menenangkan Merilin, yang akan menjawab pertanyaan Rion.

Cih, Rion mendengus melihat kedua orang di depannya. Lalu menunggu jawaban, masih dengan tatapan tidak melunak sama sekali. Melihat ke arah Merilin.

"Saya, hanya melihat presdir dari kejauhan Tuan saat acara perusahaan. Tapi, belum pernah bicara secara langsung." Bahkan untuk wawancara majalah perusahaan saja Presdir menolak permintaan dari divisinya. "Kalau dengan nyonya, saya sudah dua kali bertemu dan bicara langsung dengan beliau."

Ada dua kegiatan sosial yang dilakukan nyonya kala itu, dan dia meliput serta mendokumentasikannya untuk dipublikasikan dalam majalah. Nyonya adalah wanita cantik dan anggun, penampilannya sangat berkelas dan elegan. Ramah dan murah senyum, itulah yang ditangkap lensa kamera Merilin. Namun, dia tidak tahu, apakah benar seperti itu adanya. Apakah nyonya yang pernah dia temui, memang sifat aslinya seperti itu atau itu hanyalah polesan yang dia tunjukkan kepada publik.

"Ibuku wanita yang baik, bagiku hanya ibuku." Menatap Merilin dengan tatapan tajam dan mengintimidasi, membuat gadis itu memilih melihat meja di depannya. Rion memberi penegasan terselubung pada kata-katanya, bahwa ibunya adalah orang yang sangat penting baginya. "Yakinkan ibuku, kalau kau sudah membuatku jatuh cinta."

Rion tidak perduli tatapan bingung gadis di depannya.

"Terserah apa yang kau karang, tapi yakinkan ibuku kalau aku jatuh cinta padamu, dan akhirnya mengajakmu menikah."

Aaaaaa! Yang menjerit sambil mengepalkan tangan di bawah meja tentu saja Serge. Memang bagaimana caranya Merilin menyakinkan ibumu dasar gila! Selama ini kau kan sangat benci pada perempuan, dan hanya baik pada ibumu saja.

Sejenak hanya kebingungan yang berkeliling di atas kepala Merilin dan Serge.

"Jatuh cinta pada pandangan pertama." Serge menyela, menatap Rion. "Kalian jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagaimana?"

"Tapi Kak." Merilin seperti memohon pada Serge untuk membatalkan ide itu. Tatapannya terlihat sedih. "Saya kan hanya karyawan biasa, bagaimana mungkin saya berani jatuh cinta pada CEO perusahaan saya."

Karena faktanya, dia jatuh cinta pada sekretaris CEO.

Merilin meminta persetujuan Rion, kalau alasan cinta pada pandangan pertama itu terdengar sangat tidak masuk akal. Tidak mungkin Presdir ataupun nyonya akan mempercayai bulan itu.

"Terserah kalian, kau urus dan karang saja sendiri. Aku membayar mu dengan harga yang tidak murah, jadi tunjukkan kegunaan mu." Rion malas membahas hal tidak penting begitu.

Mau cinta pada pandangan pertama, kedua atau ketiga, dia tidak perduli. Asalkan ayah dan ibunya bisa dipuaskan dengan cerita karangan itu dia tidak perduli. Benar-benar tidak perduli.

"Selanjutnya." Rion mengetuk meja, membuat Merilin dan Serge yang sedang pandang-pandangan bertelepati mencari jalan keluar menoleh pada Rion. Mendengarkan hal gila apa lagi yang akan keluar dari mulut Rion. "Kita akan tinggal di apartemen, aku tidak suka barang-barangku disentuh oleh orang lain, jadi kau harus berhati-hati dengan itu."

Serge benar-benar ingin menutup telinga Merilin supaya tidak mendengar kalimat sinis Rion. Dia juga tahu, dia tidak akan menggangu harimau sepertimu.

"Baik Tuan, saya mengerti." Lirih, jawaban itu terdengar.

Hah! kau benar-benar sangat menyedihkan, bonekaku.

Jawaban pasrah gadis di depannya rasanya menjijikkan sekaligus membuat Rion puas. Uang telah mengikat Merilin dengan belenggu di kakinya.

"Serge akan menyiapkan rumah untuk adikmu sampai sebelum ibumu sembuh, aku tidak mau berurusan dengan keluargamu. Jadi, jangan membawanya ke rumahku tanpa izin dariku." Poin penting yang digaris bawahi Rion. Dia tidak mau terlibat dengan keluarga Merilin.

Merilin juga tidak akan pernah menunjukkan kepada adiknya, sandiwara pernikahan apa yang sedang dia jalani. Membuat gadis itu menjawab dengan suara yakin.

"Baik Tuan, saya akan ingat itu."

"Sisanya kau tanyakan saja pada Serge. Semua kewajiban dan tanggung jawab mu setelah menikah denganku."

"Baik Tuan."

Dia benar-benar pasrah sepertinya, ya, tawaran hadiah dariku memang bukan sesuatu yang bisa dia dapatkan di tempat lain.

"Aku akan menjelaskan nanti Mei. Akan ku buatkan daftarnya juga secara terperinci." Serge mencoba memberi semangat pada Merilin. Aku akan membantu dan mendukungmu, kali ini bicara dengan bahasa bibir tanpa suara.

Merilin tersenyum dan menganggukkan kepala. Lagi-lagi gadis itu tersentuh dengan semua hal yang sudah dilakukan Serge. Padahal secara tidak langsung, sebenarnya laki-laki itulah yang menjerumuskannya dalam neraka pernikahan ini.

Rion memukul meja agak keras, menghentikan pandangan dan senyum-senyum dua orang di depannya. Serge gelagapan menoleh dan menyingkirkan tangan ke bawah meja.

Aku ingin lihat keyakinanmu untuk terakhir kali. Rion akan mengetes mental Merilin, apa gadis di depannya benar-benar yakin mau melakukan pernikahan ini.

Aku ingin dengar jawaban langsung mu.

"Ini pertanyaan terakhir dariku, aku tidak memaksamu, kalau kau mau mundur, mundurlah sekarang selagi ada kesempatan." Rion mengambil jeda bicara sambil melihat reaksi Merilin. "Aku akan merobek surat yang sudah kau tanda tangani, dan menganggap pertemuan ini tidak pernah terjadi."

Merilin meremas jemarinya di bawah meja.

"Karena, kalau kau menerima tawaranku, dengan menjadi istri bonekaku, kau sudah tidak bisa mundur lagi. Kau harus melakukan semuanya dengan sungguh-sungguh, tanpa cela. Kau paham itu."

Glek, tangan Merilin gemetar dibawah meja.

"Keputusan ada di tanganmu?"

Tidak ada kesalahan yang akan ditoleransi oleh Rion, begitulah yang dipahami Merilin. Kalau kakinya melangkah masuk, dia sudah tidak bisa mundur, dia harus maju dan melakukan semua dengan benar. Memuaskan semua harapan laki-laki itu.

Menjadi boneka di sampingnya, yang bergerak dengan instruksinya. Tidak membantah dan patuh pada apa pun keputusannya.

"Apa jawabanmu Mei?"

Merilin merinding saat untuk pertama kalinya, namanya terucap dari bibir Rion.

"Saya akan melakukannya Tuan, menjadi boneka Anda yang berguna, saya akan menikah dan menjadi istri boneka Anda." Walaupun tangannya yang ada di bawah meja gemetar, tapi dia bicara dengan suara tegas menunjukkan keyakinannya.

Rion tergelak mengejek.

"Bertahanlah dua tahun dengan baik, setelah itu aku akan pikirkan menceraikanmu, atau melanjutkan kontrak ini." Senyum yang entah apa maknanya muncul tipis di bibir Rion. Lalu dia menyambar surat kontrak dan menyodorkannya ke dada Serge. "Kau urus semuanya."

"Tentu saja." Serge mendekap berkas surat kontrak. Memang siapa lagi yang akan mengurusnya kalau bukan aku.

Semua orang yang ada di dalam ruangan sedang berfikir masing-masing.

Merilin yang sudah pasrah, dia sudah mengambil keputusan. Yang harus dia pikirkan sekarang adalah, bagaimana memulai tugas yang diberikan Tuan Rion.

Jatuh cinta pada pandangan pertama, hiii, dia merinding, bagaimana mungkin dia jatuh cinta pada laki-laki dingin seperti itu. Sedangkan ada pria berhati hangat di sampingnya. Merilin melirik diam-diam ke arah Serge yang sedang membereskan berkas dan memasukkan ke dalam tas.

Sudahlah Mei, dua tahun, tadi Tuan Rion bilang dua tahun kan. Setelah dua tahun, mungkin kau memiliki kesempatan nanti. Begitu hati kecilnya menghibur.

Dua tahun, aku harus bertahan hidup bersamanya. Tidak apa-apa Mei, demi lunasnya hutang ayah, demi ibu yang bisa sembuh, dan untuk Harven. Dua tahun pasti akan cepat berlalu. Begitulah hati gadis malang itu mencoba bersikap kuat.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Mariana

Mariana

benarkah mereka jatuh cinta pandangan pertama?

2024-11-03

0

Ade Bunda86

Ade Bunda86

semangat mei

2024-11-24

0

Rita

Rita

dan qt lht apakah yg bakal terjadi dr awal

2024-08-23

2

lihat semua
Episodes
1 1. Kisah Dimulai
2 2. Tawaran Menikah
3 3. Kesalahpahaman
4 4. Menjadi Istri Boneka
5 5. Kedatangan Ke Apartemen
6 6. Biodata Merilin
7 7. Kegelisahan Merilin
8 8. Menginap Di RS
9 9. Dunia Harven
10 10. Pertemuan Pertama
11 11. Kontrak 2 Tahun
12 12. Kunjungan Ke Rumah Presdir
13 13 Nasib Serge
14 14. Memberitahu Harven
15 15. Pengorbanan Kak Mei
16 16. Rion Mengenali Merilin
17 17. Masa Lalu
18 18. Mimpi Buruk
19 19. Bertemu Presdir
20 20. Kakak Laki-Laki Merilin
21 21. Undangan Makan Malam
22 22. Pernikahan Secara Tertutup
23 23. Kafe Musim Semi
24 24. Kemarahan Kakak
25 25. Rahasia Sedikit Terkuak
26 26. Persiapan Pernikahan
27 27. Ada Saja Ide Sherina
28 28. Resmi Menjadi Istri
29 29. Pembicaraan Rahasia
30 30. Pertengkaran Kecil
31 31. Sentuhan Tangan
32 32 Malam Pertama (Part 1)
33 33. Malam Pertama (Part 2)
34 34. Masih Berlanjut Senam Jantungnya
35 35. Pamer Bekas Kecupan
36 36. Berterimakasih Dengan Setimpal
37 37. Tetangga Serge
38 38. Isi Hati Para Wanita
39 39. Pelukan Di Balkon Apartemen
40 40. Buang Semua Baju Jelek Itu
41 41. Menyimpan Nomor Hp
42 42. Isi Hati Rion
43 43. Tidak Bisa Menolak
44 44. Akhirnya Terjadilah
45 45. Akal Bulus Rion
46 46. Amarah Rion
47 47. Hadiah Mobil
48 48. Kejadian di Lift
49 49. Ada Yang Iri
50 50. Shopping Time
51 51. Hadiah Baim Pemicu Keributan
52 52. Pertengkaran Kecil
53 53. Babak Kedua
54 54. Stiker Pembawa Masalah
55 55. Kakak Posesif
56 56. Siapa Pacar Sherina?
57 57. Masuk Ruangan Presdir
58 58. Keisengan Rion
59 59. Bertemu Serge (Part 1)
60 60. Bertemu Serge (Part 2)
61 61. Bertemu Mantan
62 62. Pertengkaran
63 63. Kesalahpahaman
64 64. Aku Lelah, Kesal dan Marah
65 65. Hadiah Rion
66 66. Proyek Andalusia Mall
67 67. Tanda Kecup-Kecup
68 68. Rion Move On
69 69. Nikmati Saja Mei
70 70. Panggilan Tak terjawab
71 71. Hadiah Rion Yang Asli
72 72. Kesalahpahaman Selesai?
73 73 Cemburu Buta
74 74. Kakak Beradik
75 75. Tetangga Sebelah
76 76. Berbaikan
77 77. Akting Mesra Dengan Maksimal
78 78. Kisah Cinta Lain
79 79. Menunjukkan Kamar Rion
80 80. Pil Kontrasepsi Terungkap
81 81. Bonekaku
82 82. Aku Menemukanmu
83 83. Bermain Dengan Bebas
84 84. Bertemu Dengan Amerla
85 85. Perang Dingin
86 86 Kabur Dari Lapangan Golf
87 87. Tawa Sejuta Makna
88 88. Rencana
89 89. Serangan Mematikan
90 90. Curhat
91 91. Cemburu
92 92. Cemburu Lagi
93 93. Karena Harta
94 94 Pagi Yang Penuh Keseruan
95 95. Gosip Mei Semakin Melebar
96 96. Ada Saja Ulahnya
97 97. Menyelamatkan Mei
98 98. Keributan Jilid Kedua
99 99. Pingsan Berjamaah
100 100. Merealisasikan Khayalan Mei
101 101. Hukuman Biang Gosip
102 102. Terlambat Bangun Pagi
103 103. Dukungan Sahabat
104 104. Kesombongan Amerla
105 105. Rencana Rion
106 106. Mensucikan Diri.
107 107. Pertengkaran Hebat
108 108. Mengaku Cinta
109 109. Ternyata Begitu
110 110. Berterimakasih
111 111. Meminta Hadiah
112 112. Sibuk
113 113. Di loby kantor
114 114. Makan Malam Di Hotel Berbintang
115 115. Eh, Gagal Ehem
116 116. Terungkap Fakta
117 117. Kabur
118 118. Kangen, Pokoknya Kangen
119 119. Hadiah Dari CEO
120 120. Sadar juga Akhirnya
121 121. Lembaran Hidup Baru
122 122. Ayah dan Ibu di Apartemen
123 123. Kejadian Tidak Terduga
124 124. Ingatan Ibu Kembali
125 125. Menginap
126 126. Bayi Kecil
127 127. Suap-Suapan Cake
128 128. Kau Bukan Bonekaku
129 129. Bunga Di Pusara Ayah
130 130. Akhir Pekan Berakhir
131 131. Mei Tahu Rahasia Rion
132 132. Hubungan Yang Menggantung
133 133. Cuma Memijat
134 134. Kamar Rahasia Rion
135 135. Persiapan Wawancara
136 136. Membahagiakan Keluarga
137 137. Rasa Bersalah
138 138. Amarah Ayah
139 139. Rencana Tinggal Rencana
140 140. Aku mencintainya
141 141. Dunia Milik Berdua
142 142. Pukul Aku Balik
143 143. Jemputan Datang
144 144. Tamparan Paman
145 145. Memeriksa Luka
146 146. Makan Malam Romantis
147 147. Hujan-hujanan
148 148. Aku Mencintaimu Mei
149 149. Penipu Itu
150 150. Ingin Bertemu
151 151. Senang Dicemburui
152 152. Kau Cemburu?
153 153. Kerinduan Dan Kemarahan
154 154. Obat Kegelisahan
155 155. Rion Tahu Tentang Pil
156 156. Diam-Diaman
157 157. Serge Selalu Salah (S3)
158 158. Si Kepala Batu
159 159. Terungkap Semua Rahasia (Part 1)
160 160. Terungkap Semua Rahasia (Part 2)
161 161. Isi Hati Mei
162 162. Berdamai Akhirnya
163 163. Ibram Berulah
164 164. Cinta Oh Cinta
165 165. Pagi Setelah Pertengkaran
166 166. Mirip
167 167. Perkenalan Keluarga
168 168. Perilisan Film Promo
169 169. Tamparan Di Pipi
170 170. Kesalahpahaman
171 171. Hadiah Untuk Mei
172 172. Hadiah Lanjutan
173 173. Kesadaran Datang
174 174. Perang Batin
175 175. Hadiah Presdir
176 176. Ngambek
177 177. Rencana Semua Orang
178 178. Rasa Sakit
179 179. Keberangkatan
180 180. Perlindungan ku
181 181. Menjemput Erla
182 182. Tidak Disangka
183 183. Maaf
184 184. Aku boleh cemburu?
185 185. Lamaran
186 186. Kebahagiaan Semua Orang
187 187. Masalah Selesai
188 188. Kebencian
189 189. Kontrakan Jesi
190 190. Cerita Cinta (Part 1)
191 191. Cerita Cinta (Part 2)
192 192. Cerita Cinta (Part 3)
193 193. Kemunculan Si Penipu
194 194. Amarah Yang Tak Berujung
195 195. Ketahuan
196 196. Aku Tidak Apa-Apa
197 197. Sheri dan Harven
198 198. Kata Maaf Yang Terucap
199 199. Dasar Pencuri!
200 200. Dipanggil Presdir
201 201. Hadiah Untuk Serge
202 202. Perceraian
203 203. Kesadaran Datang?
204 204. Cinta Selamanya
205 205. Si Manja Yang Disayang keluarga
206 206. Final Episode
207 Rahasia Yang Terungkap
208 207. Spesial Episode 1 (Kakek Keren kan?)
209 208. Spesial Episode 2 (Kemeriahan Pesta)
210 209. Spesial Episode 3 (Mimpi Dan Cinta)
211 210. Epilog (Hamil?)
Episodes

Updated 211 Episodes

1
1. Kisah Dimulai
2
2. Tawaran Menikah
3
3. Kesalahpahaman
4
4. Menjadi Istri Boneka
5
5. Kedatangan Ke Apartemen
6
6. Biodata Merilin
7
7. Kegelisahan Merilin
8
8. Menginap Di RS
9
9. Dunia Harven
10
10. Pertemuan Pertama
11
11. Kontrak 2 Tahun
12
12. Kunjungan Ke Rumah Presdir
13
13 Nasib Serge
14
14. Memberitahu Harven
15
15. Pengorbanan Kak Mei
16
16. Rion Mengenali Merilin
17
17. Masa Lalu
18
18. Mimpi Buruk
19
19. Bertemu Presdir
20
20. Kakak Laki-Laki Merilin
21
21. Undangan Makan Malam
22
22. Pernikahan Secara Tertutup
23
23. Kafe Musim Semi
24
24. Kemarahan Kakak
25
25. Rahasia Sedikit Terkuak
26
26. Persiapan Pernikahan
27
27. Ada Saja Ide Sherina
28
28. Resmi Menjadi Istri
29
29. Pembicaraan Rahasia
30
30. Pertengkaran Kecil
31
31. Sentuhan Tangan
32
32 Malam Pertama (Part 1)
33
33. Malam Pertama (Part 2)
34
34. Masih Berlanjut Senam Jantungnya
35
35. Pamer Bekas Kecupan
36
36. Berterimakasih Dengan Setimpal
37
37. Tetangga Serge
38
38. Isi Hati Para Wanita
39
39. Pelukan Di Balkon Apartemen
40
40. Buang Semua Baju Jelek Itu
41
41. Menyimpan Nomor Hp
42
42. Isi Hati Rion
43
43. Tidak Bisa Menolak
44
44. Akhirnya Terjadilah
45
45. Akal Bulus Rion
46
46. Amarah Rion
47
47. Hadiah Mobil
48
48. Kejadian di Lift
49
49. Ada Yang Iri
50
50. Shopping Time
51
51. Hadiah Baim Pemicu Keributan
52
52. Pertengkaran Kecil
53
53. Babak Kedua
54
54. Stiker Pembawa Masalah
55
55. Kakak Posesif
56
56. Siapa Pacar Sherina?
57
57. Masuk Ruangan Presdir
58
58. Keisengan Rion
59
59. Bertemu Serge (Part 1)
60
60. Bertemu Serge (Part 2)
61
61. Bertemu Mantan
62
62. Pertengkaran
63
63. Kesalahpahaman
64
64. Aku Lelah, Kesal dan Marah
65
65. Hadiah Rion
66
66. Proyek Andalusia Mall
67
67. Tanda Kecup-Kecup
68
68. Rion Move On
69
69. Nikmati Saja Mei
70
70. Panggilan Tak terjawab
71
71. Hadiah Rion Yang Asli
72
72. Kesalahpahaman Selesai?
73
73 Cemburu Buta
74
74. Kakak Beradik
75
75. Tetangga Sebelah
76
76. Berbaikan
77
77. Akting Mesra Dengan Maksimal
78
78. Kisah Cinta Lain
79
79. Menunjukkan Kamar Rion
80
80. Pil Kontrasepsi Terungkap
81
81. Bonekaku
82
82. Aku Menemukanmu
83
83. Bermain Dengan Bebas
84
84. Bertemu Dengan Amerla
85
85. Perang Dingin
86
86 Kabur Dari Lapangan Golf
87
87. Tawa Sejuta Makna
88
88. Rencana
89
89. Serangan Mematikan
90
90. Curhat
91
91. Cemburu
92
92. Cemburu Lagi
93
93. Karena Harta
94
94 Pagi Yang Penuh Keseruan
95
95. Gosip Mei Semakin Melebar
96
96. Ada Saja Ulahnya
97
97. Menyelamatkan Mei
98
98. Keributan Jilid Kedua
99
99. Pingsan Berjamaah
100
100. Merealisasikan Khayalan Mei
101
101. Hukuman Biang Gosip
102
102. Terlambat Bangun Pagi
103
103. Dukungan Sahabat
104
104. Kesombongan Amerla
105
105. Rencana Rion
106
106. Mensucikan Diri.
107
107. Pertengkaran Hebat
108
108. Mengaku Cinta
109
109. Ternyata Begitu
110
110. Berterimakasih
111
111. Meminta Hadiah
112
112. Sibuk
113
113. Di loby kantor
114
114. Makan Malam Di Hotel Berbintang
115
115. Eh, Gagal Ehem
116
116. Terungkap Fakta
117
117. Kabur
118
118. Kangen, Pokoknya Kangen
119
119. Hadiah Dari CEO
120
120. Sadar juga Akhirnya
121
121. Lembaran Hidup Baru
122
122. Ayah dan Ibu di Apartemen
123
123. Kejadian Tidak Terduga
124
124. Ingatan Ibu Kembali
125
125. Menginap
126
126. Bayi Kecil
127
127. Suap-Suapan Cake
128
128. Kau Bukan Bonekaku
129
129. Bunga Di Pusara Ayah
130
130. Akhir Pekan Berakhir
131
131. Mei Tahu Rahasia Rion
132
132. Hubungan Yang Menggantung
133
133. Cuma Memijat
134
134. Kamar Rahasia Rion
135
135. Persiapan Wawancara
136
136. Membahagiakan Keluarga
137
137. Rasa Bersalah
138
138. Amarah Ayah
139
139. Rencana Tinggal Rencana
140
140. Aku mencintainya
141
141. Dunia Milik Berdua
142
142. Pukul Aku Balik
143
143. Jemputan Datang
144
144. Tamparan Paman
145
145. Memeriksa Luka
146
146. Makan Malam Romantis
147
147. Hujan-hujanan
148
148. Aku Mencintaimu Mei
149
149. Penipu Itu
150
150. Ingin Bertemu
151
151. Senang Dicemburui
152
152. Kau Cemburu?
153
153. Kerinduan Dan Kemarahan
154
154. Obat Kegelisahan
155
155. Rion Tahu Tentang Pil
156
156. Diam-Diaman
157
157. Serge Selalu Salah (S3)
158
158. Si Kepala Batu
159
159. Terungkap Semua Rahasia (Part 1)
160
160. Terungkap Semua Rahasia (Part 2)
161
161. Isi Hati Mei
162
162. Berdamai Akhirnya
163
163. Ibram Berulah
164
164. Cinta Oh Cinta
165
165. Pagi Setelah Pertengkaran
166
166. Mirip
167
167. Perkenalan Keluarga
168
168. Perilisan Film Promo
169
169. Tamparan Di Pipi
170
170. Kesalahpahaman
171
171. Hadiah Untuk Mei
172
172. Hadiah Lanjutan
173
173. Kesadaran Datang
174
174. Perang Batin
175
175. Hadiah Presdir
176
176. Ngambek
177
177. Rencana Semua Orang
178
178. Rasa Sakit
179
179. Keberangkatan
180
180. Perlindungan ku
181
181. Menjemput Erla
182
182. Tidak Disangka
183
183. Maaf
184
184. Aku boleh cemburu?
185
185. Lamaran
186
186. Kebahagiaan Semua Orang
187
187. Masalah Selesai
188
188. Kebencian
189
189. Kontrakan Jesi
190
190. Cerita Cinta (Part 1)
191
191. Cerita Cinta (Part 2)
192
192. Cerita Cinta (Part 3)
193
193. Kemunculan Si Penipu
194
194. Amarah Yang Tak Berujung
195
195. Ketahuan
196
196. Aku Tidak Apa-Apa
197
197. Sheri dan Harven
198
198. Kata Maaf Yang Terucap
199
199. Dasar Pencuri!
200
200. Dipanggil Presdir
201
201. Hadiah Untuk Serge
202
202. Perceraian
203
203. Kesadaran Datang?
204
204. Cinta Selamanya
205
205. Si Manja Yang Disayang keluarga
206
206. Final Episode
207
Rahasia Yang Terungkap
208
207. Spesial Episode 1 (Kakek Keren kan?)
209
208. Spesial Episode 2 (Kemeriahan Pesta)
210
209. Spesial Episode 3 (Mimpi Dan Cinta)
211
210. Epilog (Hamil?)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!