Heiran sudah mengantar Sora pulang kerumah, sepanjang perjalanan tadi Sora hanya diam dan gemetaran. Heiran sudah izin kebagian Personalia, Jadi dia dengan bebas hari ini untuk menemani Sora.
“Istirahat lah, aku akan membuatkan sesuatu untuk kau makan,” Dengan suara lembut Heiran membantu Sora merebahkan diri dikasur lantai miliknya.
Rumah Sora hanya ada satu ruangan, bergabung dengan dapur dan kamar mandi dekat pintu, karena Sora hanya tinggal sendiri rumah ini sudah cukup untuk nya.
Heiran yang dengan cekatan membuatkan semangkuk bubur, dan segelas minuman herbal. karena dia ingat kata dokter kemarin Sora mengalami dehidrasi, jadi dia butuh banyak cairan dan makanan hangat.
Setelah Heiran beres memasak. “Makan lah, sedikit-sedikit dulu supaya perut mu tidak sakit,” Pinta Heiran.
Sora melihat Heiran dengan mata sendu. “Terima kasih,” Ucap nya lesu.
Heiran masih setia menemani Sora sampai dia selesai makan. “Bagaimana badan mu? Obat nya masih ada diruangan direktur, jadi aku akan membeli obat baru. kau istirahat dulu, ” Heran langsung bangkit.
Ketika Heiran akan pergi tiba-tiba Sora memegang tangannya. “Jangan tinggal kan aku,” Dengan mata yang hampir menangis Sora memohon .
Heiran yang melihatnya menjadi tidak tega. "Heiii ada apa sebenarnya?” denganmemeluk dan menepuk-nepuk punggung Sora.
Sora hanya menangis tanpa suara dipelukan Heiran, setelah puas dia menangis lalu melepaskan pelukan nya, Heiran yang melihat itu merasa sangat tidak tega.
Sora akhirnya menceritakan kejadian tadi pagi, saat dia bangun ntah mengapa dia bisa ada dikasur yang sama dengan direktur. Karena seingat dia sebelumnya di sedang menelpon Heiran. Ketika melihat wajah direktur dia hanya kaget dan takut sehingga tidak bisa berfikir jernih dan akhirnya berteriak-teriak dan marah. Pada dasarnya dia juga tidak tahu mengapa dia bisa ada disana.
Karena mendengar cerita Sora, akhirnya Heiran juga bercerita kejadian semalam. Dan dia meminta maaf karena dia meninggalkan Sora sendirian. dia tidak tahu jika direktur juga masih ada disana, seingat dia direktur pergi dan dia bilang tidak akan kembali.
“Sora jika kau masih merasa tidak nyaman kita harus menanyakannya pada direktur,” Usul Heiran.
“Tidak!” Jawab Sora dengan tegas.
“Aku tidak mau bertemu dengan nya lagi, aku tidak akan mengungkit hal ini, kau juga jangan ungkit ini. jika memang dia yang bersalah maka dia yang harusnya menjelaskan bukan kita yang meminta penjelasan,” Sora berkata dengan pajang lebar.
“Sepertinya dia sudah punya tenaga karena makanan tadi,” Batin Heiran dengan sedikit senyum.
Karena sudah menjelang Sore, Sora juga sudah lebih baik. Heiran pamit pulang, neneknya masih ada dirumah jadi dia tidak bisa menginap, tetapi Heiran kali ini benar-benar memberi keyakinan jika Sora aman.
“Sora, apa kau benar tidak apa-apa disini sendirian? Apa kau mau menginap dirumah ku?” Ajak Heiran.
Sora yang mendengar itu hanya tersenyum. “Aku baik-baik saja. kau pulang lah,” Jelas Sora.
Tiba-tiba telpon Heiran berbunyi.
Ji Min. “Kau dimana? Apa bersama Sora? dibalik telpon
Heiran. “Ya, aku bersama nya, ada apa?”
Ji Min. “alApa dia baik-baik saja?”
Heiran. "Sudah lebih baik, sekarang sedang beristirahat dirumahnya.”
Ji Min. “Syukurlah, kau tahu, dikantor berita tentang kalian sangat heboh,” Tiba-tiba Ji Hun mengambil Hanpon Ji Min.
“Sudah lah jangan pikir kan kata-kata dia, berikan salam ku pada Sora, sampai bertemu besok dikantor,” Ji Hun menutup telpon nya.
“Iss kau ini mengapa merebut telpon ku,” kesal Ji Min.
“Jangan kau ceritakan yang aneh-aneh saat ini, jika Sora mendengarnya dia bisa lebih buruk lagi,” Ucap Ji Hun. Ji Min hanya mengangguk-angguk saja.
Heiran yang menutup telponnya merasa ada yang aneh.“siapa yang menelpon? Tanya Sora.
“Oh, ini Ji Min dan Ji Hun menanyakan kabar mu, sepertinya mereka khawatir dengan keadaan mu,” Jelas Heiran,
“Hm,” Sora tersenyum.
“Aku akan pulang, apa benar kau bisa sendirian disini?” Tanya Heiran meyakinkan lagi.
“Pergilah, aku sudah jauh lebih baik dan bisa melakukan semua nya sendiri. terima kasih telah menemani dan merawat ku seharian,” Icap Sora dengan tulus.
“Yaa, ingat jangan lupa makan. aku sudah memasak beberapa makanan seadanya tadi, untuk makan malam mu, setidaknya isi dengan nasi,” Celoteh Heiran.
“Iyaa iyaa.. terima kasih,” ucap Sora dengan senyuman. Akhirnya Heiran benar-benar meninggalkan Sora sendiri.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTARNYA DONKK..
AYO AYO..
BIAR AUTOR SEMAKIN SEMANGAT..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
Jellytha Rosmania Charrev New
heiran tu cowok atau cewek sih thor
2023-04-06
0