SEMOGA KALIAN SEMUA SUKA DENGAN CERITANYA..
Saat ini jam masih menunjukan pukul Sembilan pagi. Sora yang memang tidak ada urusan dan pekerjaan lain mencoba membaca buku di cafeteria. Ditempat ini jarang sekali karyawan yang datang, karna ini jam kerja.
Saat Sora akan duduk tiba-tba dia melihat Nona Hong yang sudah duduk menghadap jendela dipojokan Cafetaria. Karena penasaran dia ingin menyapa, saat berjalan mau mendekati Nona Hong tiba-tiba ada sosok laki-laki yang mendahuluinya menuju arah Nona Hong langsung Saja Sora berbalik arah. Dan mengambil posisi duduk yang agak tersembunyi.
Sora memperhatikan laki-laki itu yang langsung duduk disebelah Nona Hong. Dengan memakai masker dan topi.
“Siapa laki-laki itu,” Pikir Sora.
Sora merasa ini sangat mencurigakan. “Kenapa aku sering bertemu Nona Hong sekarang. Dan gerak-geriknya sangat mencurigakan,” Pikir Sora lagi dengan penuh curiga.
“Dan Sepertinya Nona Hong sering bertemu dengan laki-laki,” Pikir Sora sedikit geli.
Dia memperhatikan Nona Hong dari balik buku yang dibawanya, entah kenapa dia merasa sangat amat penasaran dengan Nona Hong semenjak menaruh curiga padanya.
Mungkin ada sekitar 10 menit mereka berbicara, lalu laki-laki itu langsung berjalan keluar. Sora terburu-buru menutup wajah nya, laki-laki itu melewatinya begitu saja karena tidak sadar akan keberadaan Sora.
Sora melirik dari balik bukunya dan melihat laki-laki itu pergi meninggalkan cafeteria, lalu dia melirik kearah Nona Hong.
Nona Hong masih duduk ditempat nya sambil menyesap semacam kopi dari tangannya. Sora pada dasarnya tidak mau mencampuri urusan orang lain, tapi firasatnya cukup kuat untuk hal buruk. Dia merasa Nona Hong menyembunyikan sesuatu terhadapnya tapi ntah apa itu
.
Karena rasa penasarannya tinggi dia bertekat ingin mendekati Nona Hong, saat akan pergi dari tempat duduknya tiba-tiba telponnya berdering. Langsung saja dia angkat, ternyata Pak Han yang memberitahunya bahwa direktur sudah ada diruangan dan menunggu mereka.
Cepat saja Sora bergegas pergi ada yang lebih penting dari Nona Hong. Karna mendengar ada suara telpon Nona Hong berbalik dan dia melihat punggung seorang perempuan menerima telpon.
Sora yang memakai baju dres lengan pendek selutut bermotif garis tipis dan sepatu kets. Serta rambut lurus yang dikuncir keatas dan sebagian tergerai membuat nya sangat berbeda dari hari biasa saat dia bekerja.
Nona Hong yang melihat itu tidak mengenalinya sama sekali. Jadi tidak terlalu memperdulikan wanita itu, dia langsung memainkan telponnnya dan menelpon seseorang.
“Apa kau masih tidak bisa menemukan benda itu?” Tanya nya pada seserorang di ujung telpon.
“Ck, bagaimana jika kalian tertangkap?” Kesal Nona Hong.
“Sudah lah, aku sangat pusing,” Ucap Nona Hong sedikit marah dan mematikan telpon.
Sora yang sudah sampai didepan ruangan direktur bersama Pak Han. Tapi entah kenapa dia merasa sangat gugup, padahal tadi pagi sudah sangat yakin. Dengan mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan Sora sudah merasa yakin.
“Sora apa kau yakin?” Tanya Pak Han.
Sora mengangguk. “Baiklah. Ayo,” Ajak Pak Han lagi.
Mereka mengetuk pintu dan perlahan masuk ruangan direktur. Sekretaris Choi melihat itu hanya menunduk pada mereka berdua, langsung dibalas oleh Sora dan Pak Han. Albern sedang memeriksa berkas-berkas ditangannya ketika Pak Choi memberitahu kehadiran mereka dia melihat Sora dan Pak Han.
Sekilas menatap Sora dia merasa ada yang berbeda dengan penampilan gadis itu.
“Apa dia mau berkencan?” Pikirnya nya yang memperhatikan pakaian Sora.
“Jadi apa yang mau kalian tunjukan pada ku?” Tanya Albern langsung tanpa basa-basi.
“Ku peringatkan jika kau hanya mengada-ada, jangan harap kau akan keluar dengan aman.” Ancam nya.
Sora dan Pak Han yang mendengar itu agak bergidik, yang tadinya Sora yakin malah menjadi ragu sekarang karna mendengar perkataan Albern.
“Jahat sekali, apa tidak ada kata-kata baik yang keluar dari mulutnya?” Batin Sora.
Suasana didalam ruangan direktur cukup tegang saat ini. Sora yang menatap Pak Han lalu mengangguk mempersilahkan Pak Han untuk berbicara.
“Direktur, percayalah Sora bisa menujukkan bukti yang bisa menunjukan bahwa ini bukan salah kami,” Jelas Pak Hanuntuk membela diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
young bee
penasaran sama nono hong, dia kenapa ya kira-kira..
2022-10-11
1