13. Penasaran

SEMOGA KALIAN SEMUA SUKA DENGAN CERITANYA..

Saat ini jam masih menunjukan pukul Sembilan pagi. Sora yang memang tidak ada urusan dan pekerjaan lain mencoba membaca buku di cafeteria. Ditempat ini jarang sekali karyawan yang datang, karna ini jam kerja.

Saat Sora akan duduk tiba-tba dia melihat Nona Hong yang sudah duduk menghadap jendela dipojokan Cafetaria. Karena penasaran dia ingin menyapa, saat berjalan mau mendekati Nona Hong tiba-tiba ada sosok laki-laki yang mendahuluinya menuju arah Nona Hong langsung Saja Sora berbalik arah. Dan mengambil posisi duduk yang agak tersembunyi.

Sora memperhatikan laki-laki itu yang langsung duduk disebelah Nona Hong. Dengan memakai masker dan topi.

“Siapa laki-laki itu,” Pikir Sora.

Sora merasa ini sangat mencurigakan. “Kenapa aku sering bertemu Nona Hong sekarang. Dan gerak-geriknya sangat mencurigakan,” Pikir Sora lagi dengan penuh curiga.

“Dan Sepertinya Nona Hong sering bertemu dengan laki-laki,” Pikir Sora sedikit geli.

Dia memperhatikan Nona Hong dari balik buku yang dibawanya, entah kenapa dia merasa sangat amat penasaran dengan Nona Hong semenjak menaruh curiga padanya.

Mungkin ada sekitar 10 menit mereka berbicara, lalu laki-laki itu langsung berjalan keluar. Sora terburu-buru menutup wajah nya, laki-laki itu melewatinya begitu saja karena tidak sadar akan keberadaan Sora.

Sora melirik dari balik bukunya dan melihat laki-laki itu pergi meninggalkan cafeteria, lalu dia melirik kearah Nona Hong.

Nona Hong masih duduk ditempat nya sambil menyesap semacam kopi dari tangannya. Sora pada dasarnya tidak mau mencampuri urusan orang lain, tapi firasatnya cukup kuat untuk hal buruk. Dia merasa Nona Hong menyembunyikan sesuatu terhadapnya tapi ntah apa itu

.

Karena rasa penasarannya tinggi dia bertekat ingin mendekati Nona Hong, saat akan pergi dari tempat duduknya tiba-tiba telponnya berdering. Langsung saja dia angkat, ternyata Pak Han yang memberitahunya bahwa direktur sudah ada diruangan dan menunggu mereka.

Cepat saja Sora bergegas pergi ada yang lebih penting dari Nona Hong. Karna mendengar ada suara telpon Nona Hong berbalik dan dia melihat punggung seorang perempuan menerima telpon.

Sora yang memakai baju dres lengan pendek selutut bermotif garis tipis dan sepatu kets. Serta rambut lurus yang dikuncir keatas dan sebagian tergerai membuat nya sangat berbeda dari hari biasa saat dia bekerja.

Nona Hong yang melihat itu tidak mengenalinya sama sekali. Jadi tidak terlalu memperdulikan wanita itu, dia langsung memainkan telponnnya dan menelpon seseorang.

“Apa kau masih tidak bisa menemukan benda itu?” Tanya nya pada seserorang di ujung telpon.

“Ck, bagaimana jika kalian tertangkap?” Kesal Nona Hong.

“Sudah lah, aku sangat pusing,” Ucap Nona Hong sedikit marah dan mematikan telpon.

Sora yang sudah sampai didepan ruangan direktur bersama Pak Han. Tapi entah kenapa dia merasa sangat gugup, padahal tadi pagi sudah sangat yakin. Dengan mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan Sora sudah merasa yakin.

“Sora apa kau yakin?” Tanya Pak Han.

Sora mengangguk. “Baiklah. Ayo,” Ajak Pak Han lagi.

Mereka mengetuk pintu dan perlahan masuk ruangan direktur. Sekretaris Choi melihat itu hanya menunduk pada mereka berdua, langsung dibalas oleh Sora dan Pak Han. Albern sedang memeriksa berkas-berkas ditangannya ketika Pak Choi memberitahu kehadiran mereka dia melihat Sora dan Pak Han.

Sekilas menatap Sora dia merasa ada yang berbeda dengan penampilan gadis itu.

“Apa dia mau berkencan?” Pikirnya nya yang memperhatikan pakaian Sora.

“Jadi apa yang mau kalian tunjukan pada ku?” Tanya Albern langsung tanpa basa-basi.

“Ku peringatkan jika kau hanya mengada-ada, jangan harap kau akan keluar dengan aman.” Ancam nya.

Sora dan Pak Han yang mendengar itu agak bergidik, yang tadinya Sora yakin malah menjadi ragu sekarang karna mendengar perkataan Albern.

“Jahat sekali, apa tidak ada kata-kata baik yang keluar dari mulutnya?” Batin Sora.

Suasana didalam ruangan direktur cukup tegang saat ini. Sora yang menatap Pak Han lalu mengangguk mempersilahkan Pak Han untuk berbicara.

“Direktur, percayalah Sora bisa menujukkan bukti yang bisa menunjukan bahwa ini bukan salah kami,” Jelas Pak Hanuntuk membela diri.

Terpopuler

Comments

young bee

young bee

penasaran sama nono hong, dia kenapa ya kira-kira..

2022-10-11

1

lihat semua
Episodes
1 1.Hancur
2 2. Teman
3 3.Sahabat Lama
4 4.CCTV
5 5. Pimpinan
6 6. Penjelasan
7 7. Meyakinkan
8 8. Mencari Bukti
9 9. Hilang
10 10. Berteman
11 11.Libur
12 12. Bertemu
13 13. Penasaran
14 14. Kesal
15 15. Pingsan
16 16. Menginap
17 17. Meninggalkan
18 18. Menggendong
19 19. Apa Yang Terjadi?
20 20. Rumah
21 21. Kalung Permata
22 22. Obat
23 23. Gosip
24 24.Marah
25 25. Keluarga Yun
26 26. Garis Keturunan
27 27. Diculik?
28 28. Situasi
29 29. Penyelamatan
30 30. bertarung
31 31. Hilang Lagi?
32 32. Mansion Biru
33 33. Bertengkar
34 34. Nyonya Kim
35 35. Pengawal
36 36. Desakan
37 37. Pergi
38 38. Dokter Lois
39 39. Kucing Besar
40 40.Dikejar
41 41. Perlindungan
42 42. Pulang
43 43. Makan Malam
44 44. Wanita Ku
45 45. Perjanjian
46 46. Menyesal
47 47. Kandang Leo
48 48. Penyerangan
49 49. Menghawatirkan
50 50. Kebenaran
51 51. Persiapan
52 52. Menjebak
53 53. Pertanyaan
54 54. Menyatakan Cinta
55 55. Mengancam
56 56. Yakin
57 57. Kepulangan
58 58. LEO
59 59. Merindukan Kakak
60 60. Pertemuan
61 61. Milik siapa?
62 62. Menetap
63 63. Pertunangan
64 64. Terlalu Bahagia
65 65. Kakak Tersayang
66 66. Rumah Sakit
67 67. Jiao Yun
68 68. Mengingat
69 69. Ikuti Alur Permainannya
70 PENGUMUMAN
71 70. Gedung Pertemuan
72 71. Skema
73 72. Pesta
74 73. Surat Ancaman
75 74. Kuil Tian Tan
76 75. Kisah
77 76. Pelatihan
78 77. Berpisah
79 78. Menenangkan Hati
80 79. Para Tetua
81 80. Dalang Utama
82 81. Khawatir
83 82. Menerobos Masuk
84 83. Meminta Maaf
85 84. Emosi Yang Memuncak
86 85. Pernikahan
87 PENGUMUMAN
88 Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
1.Hancur
2
2. Teman
3
3.Sahabat Lama
4
4.CCTV
5
5. Pimpinan
6
6. Penjelasan
7
7. Meyakinkan
8
8. Mencari Bukti
9
9. Hilang
10
10. Berteman
11
11.Libur
12
12. Bertemu
13
13. Penasaran
14
14. Kesal
15
15. Pingsan
16
16. Menginap
17
17. Meninggalkan
18
18. Menggendong
19
19. Apa Yang Terjadi?
20
20. Rumah
21
21. Kalung Permata
22
22. Obat
23
23. Gosip
24
24.Marah
25
25. Keluarga Yun
26
26. Garis Keturunan
27
27. Diculik?
28
28. Situasi
29
29. Penyelamatan
30
30. bertarung
31
31. Hilang Lagi?
32
32. Mansion Biru
33
33. Bertengkar
34
34. Nyonya Kim
35
35. Pengawal
36
36. Desakan
37
37. Pergi
38
38. Dokter Lois
39
39. Kucing Besar
40
40.Dikejar
41
41. Perlindungan
42
42. Pulang
43
43. Makan Malam
44
44. Wanita Ku
45
45. Perjanjian
46
46. Menyesal
47
47. Kandang Leo
48
48. Penyerangan
49
49. Menghawatirkan
50
50. Kebenaran
51
51. Persiapan
52
52. Menjebak
53
53. Pertanyaan
54
54. Menyatakan Cinta
55
55. Mengancam
56
56. Yakin
57
57. Kepulangan
58
58. LEO
59
59. Merindukan Kakak
60
60. Pertemuan
61
61. Milik siapa?
62
62. Menetap
63
63. Pertunangan
64
64. Terlalu Bahagia
65
65. Kakak Tersayang
66
66. Rumah Sakit
67
67. Jiao Yun
68
68. Mengingat
69
69. Ikuti Alur Permainannya
70
PENGUMUMAN
71
70. Gedung Pertemuan
72
71. Skema
73
72. Pesta
74
73. Surat Ancaman
75
74. Kuil Tian Tan
76
75. Kisah
77
76. Pelatihan
78
77. Berpisah
79
78. Menenangkan Hati
80
79. Para Tetua
81
80. Dalang Utama
82
81. Khawatir
83
82. Menerobos Masuk
84
83. Meminta Maaf
85
84. Emosi Yang Memuncak
86
85. Pernikahan
87
PENGUMUMAN
88
Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!