SEMOGA KALIAN SEMUA SUKA DENGAN CERITANYA..
Sora melanjutkan,“maaf direktur aku tidak bermaksud seperti itu. hanya saja ini...“
“Cukup!” Potong Albern dengan tegas.
“Kau tahu pemakaian barang oprasional tanpa alasan yang jelas meski hanya kardus tapi ini diluar ketentuan, tentu akan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Apa kau mau bertanggung jawab?” Ucap Albern dengan tatapan tajam kepada Sora.
Sora yang disudutkan seperti itu merasa tidak terima dan jelas ini bukan salahnya.
“Aku akan membuktikannya,” Dengan yakin Sora berkata.
Terukir senyum sinis Albern saat mendengar itu.
“Kuberi waktu satu minggu. Jika tak ada pembuktian, kalian bisa pergi dari perusahaan ini.”
Mendengar ini Sora dan yang lainnya terkejut.
”Mengapa sampai dipecat?” Pikir mereka.
Pak Han yang sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi pamit pergi. “ Baik direktur, jika begitu kami permisi,” Tutupnya dengan memberi hormat. Diikuti yang lain.
Diluar ruangan Hyeon yang sejak tadi hanya diam, dia berkata. “ Mengapa sampai semua yang bertanggung jawab. Sora apa kau bisa membuktikannya? Jika tidak bisa apa aku juga akan dipecat? Lantas bagaimana kau membuktikannya?” Cecar hyeon yang berbicara tanpa henti.
Dan tanpa menunggu jawaban Sora, Hyeon pun pergi berlalu begitu saja dengan kesal. Pak Han yang melihat itu hanya bisa berkata.
“Sora, aku percaya pada mu. tolong cari lah bukti bahwa ini bukan salah mu. jika tidak bukan kau saja yang menanggungnya,” Ucap Pak Han pasrah dan berlalu pergi meninggalkan Sora.
“Aku harus cari cara,” Pikir Sora.
Albern yang masih ditempat duduknya merasa ada yang aneh dengan wanita tadi. Seperti pernah melihatnya tapi dimana. Masih dalam lamunan tiba-tiba suara ponsel Albern berbunyi “Kakek?” Pikir Albern.
“Halo kek?” Sapa nya kepada sang kakek.
“Bagaimana pekerjaan mu hari ini, apa ada masalah?” Tanya kakek diujung telfon.
“Tidak kek, semua berjalan dengan baik.”
“Jika begitu pulang lah lebih awal, kakek menungu untuk makan malam bersama.”
“Baik aku akan segera pulang,” Jawab Albern dan mematikan ponselnya.
Sementara itu Sora yang sejak keluar dari ruangan direktur tidak berhenti memikirkan caranya.
“Harus bagaimana? Hanya satu Minggu.”
“Tidak ada cara lain, hanya dia yang bisa membantu ku. Aku tidak mau disalahkan atas hal yang tidak ku lakukan, setidaknya aku harus membuktikan tidak bersalah.”
Segera dia keluar dari gudang karena pekerjaannya sudah selesai dan sebisa mungkin bertanya pada staf lain keberadaan orang yang dia cari. Ketika sudah mengetahui ruangan orang itu segera dia menunggu diluar pintu. Saat sedang diam termenung tiba-tiba.
“ Sora, sedang apa disini ?” Tanya Heiran.
Sora yang mendengar itu segera saja terbangun dari lamunannya. Dan orang yang dia cari ternya sudah didepannya yaitu Heiran.
“Hai, bisa mengobrol sebentar?” Ajak Sora.
“Tentu, ayo.” Segera saja Heiran menarik lengan Sora.
Lalu mereka berjalan keluar perusahaan. karna sudah jam pulang kantor, mereka mencari kedai makan terdekat untuk mengobrol. Menurutnya Sora bukan orang yang akan mencari dirinya jika bukan benar-benar ada sesuatu.
“Ada apa? Kenapa mencari ku?” Tanya Heiran.
“Apa aku masih bisa meminta bantuan mu?” Ragu Sora.
“Tentu saja, apa masalah waktu itu?” Tanya Heiran dan Sora langsung mengangguk sebagai pembenaran.
“Hari ini direktur tiba, dan memeriksa pemakaian oprasional gudang yang berlebihan. Dan aku harus membuktikan jika itu bukan salah ku,” Lanjut nya.
“Oohh...” Heiran dengan gaya mengangguk anggukan kepala.
“Apa masih bisa? Apakah aku harus memenuhi syarat yang kau ajukan?” Tanya Sora.
Heiran yang mendengar itu langsung saja tertawa.“ Hei, jadi yang kemarin kau pergi itu, karna aku mengajak mu berteman? Astaga Sora,” Dengan menggelengkan kepala.
“Maaf...” Sesal Sora.
“Sudahlah jika kau tidak mau berteman dengan ku, akupun tak akan memaksa mu Sora. Jadi kau tidak perlu takut,” Jelas heiran dengan sungguh-sungguh.
“Bukan begitu. Hanya saja aku memiliki alasan sendiri,” Jelas Sora yang sedari tadi memainkan jarinya dibawah meja karna merasa khawatir.
“Aku ada kenalan di bagian CCTV. Nanti aku akan menanyakannya, jadi kau tidak perlu khawatir,” Heiran mencoba meyakinkan.
Mendengar hal itu Sora sedikit lega dan merasa masalah ini bisa terpecahkan. Setelah sedikit lama Heiran berbincang dengan temannya di telfon. “Ayo, kita bisa bertemu dengannya sekarang, kebetulan dia ada dekat sini,” Ajak Heiran.
Sora yang mendengar itu sangat bersemangat dan menggaguk seraya tersenyum senang. Heiran yang melihat itu sedikit merasa lucu. “Gadis ini unik sekali,” Pikirnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
young bee
iiisshh..
geregatan sama si bos..
makin seru niieee
2022-10-11
1