Kekesalan Adrian

Akhirnya setelah jam istirahat selesai, setiap wanita yang terkena efek parfum S-69  mulai kembali normal.

Adrian yang melihat itu hanya bisa bernafas lega. Mungkin itu untuk pertama dan terakhir kalinya ia menggunakan parfum aneh yang dapat membuat semua wanita seperti kehilangan akal dan di penuhi nafsu ketika melihatnya.

Teng...Tong...Teng...Ting...

Setelah  tujuh jam belajar, akhirnya waktu yang di tunggu tunggu oleh semua murid tiba.

Adrian yang memang memiliki jadwal padat langsung pulang dan bergegas mengurus semua keperluannya.

“Ktp udah...kk juga udah...no rekening juga udah di catet, oke waktunya berangkat.”

Mengendarai motor Astrea Legenda sang ayah, Adrian langsung bergegas ke bank untuk menyimpan semua uangnya.

Setelah menyimpan semua uang miliknya, Adrian lanjut pergi ke pangkalan utama nelayan di kota Bluesky.

Di sana ia menyerahkan semua dokumen dan syarat untuk mengambil Speed Boad hasil menang lomba memancing kemarin.

“Oke dek, semuanya udah lengkap.”

“Kira kira kapan kapalnya sampe pak?”

“Mungkin satu sampai tiga hari...paling lama bisa seminggu sih, itu tergantung pihak sana juga.”

“Yaudah makasih ya pak, terus kalo dah sampai langsung kabarin saya ya.”

“Oke...”

Setelah mengurus semua keperluan, Adrian langsung menuju ke tempat yang agak sepi.

Ia kini menuju ke sebuah tebing dekat hutan kota yang jika masuk maka ujungnya akan sampai ke tepi laut.

“Yosh, di sini lebih enak kalo farming poin, selain sepi juga gak bakalan mengganggu orang orang seperti di dermaga."

Adrian yang sadar kalau ia akan mulai sering memancing juga tak ingin terus terusan mancing di dermaga.

Mungkin sekali atau dua kali bisa, tapi jika kelamaan tak enak juga dengan para pekerja yang ada di sana.

Di tambah akan sedikit aneh jika orang melihatnya mancing berjam jam dan semua hasil tangkapannya juga ia lepas kembali ke laut.

Dengan santai dan tentunya menikmati momen memancing, Adrian mulai panen Strike.

“Strike...”

“Kayaknya gak peduli di manapun aku mancing hasilnya tetap sama, karna pancingan spesial ini semua ikan seperti datang sendiri dan memakan umpanku.”

Dengan bekal yang sudah ia bawa, Adrian memulai ritual memancingnya dan panen banyak ikan.

Meskipun ikan yang ia pancing tak terlalu besar, tapi ia yang memang berniat memancing untuk mendapatkan poin sistem juga tak menginginkan ikan ikan kecil tersebut dan selalu melepaskannya kembali ke laut.

“Sana kembali ke rumahmu, terima kasih atas poinnya.”

Saat ini Adrian mulai mengumpulakn poin sedikit demi sedikit dari misi tingkat rendah.

Mungkin satu kali mengerjakan misi memancing tingkat rendah ia hanya mendapatkan 100 poin sistem, tapi seperti kata pepatah, Sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit.

Adrian yang tau itu mengerjakan misi mancing tingkat rendah dengan bersungguh sungguh.

Karna mendapatkan banyak ikan, ia juga berarti panen poin sistem dan setelah tiga jam memancing, Adrian yang mulai melihat matahari kian tenggelam menyudahi farming poinnya kala itu tepat setelah notofikasi naik level terdengar.

[Selamat tuan telah naik level]

“Lumayan tiga jam dapat 16.220 poin dan naik satu level, kalo rajin satu juta poin gak bakalan lama ngumpulinnya.”

Sambil merapikan dan menyimpan semua bekal dan keperluannya ke dalam tas penyimpanan, Adrian mulai berjalan keluar dari hutan kota dan mulai menelepon seseorang.

“Pit, jadi gak jalan jalan?”

“Maaf yan, kayaknya aku gak bisa...aku juga udah janji sama adek adekku malam ini mau ke mal dan beliin mereka hp baru.”

Mendengar temannya yang sibuk dengan keluarganya, Adrian hanya tersenyum. Tentu saja ia senang ketika sahabatnya itu juga senang.

“Yaudah santai saja, keluarga tetap yang nomor satu jadi nikmati waktumu.”

“Maaf ya yan, besok bisa kalo mau.”

“Santai aja, pokoknya Regi sama Rani beliin apa yang mereka mau.”

“Pasti, sekali lagi maaf ya.”

Adrian yang mulai berjalan pulang ke rumahnya melihat kembali dua pria yang membuatnya sedikit kesal.

Sambil berjalan menuju rumahnya, kedua pria bersetelan preman yang melihat kedatangannya langsung terseyum dan menghampirinya.

“Dari mana aja kamu, dari tadi di tungguin.”

“Ada perlu apa lagi pak?”

“Kapan bapakmu pulang? Pak wijaya nelpon dia gak di angkat angkat.”

“Mana saya tau, tanya sendirilah sama bapak saya.”

Mendengar jawaban Adrian, kedua preman itu hanya tersenyum dan mulai mengintimidasi.

“Jaga omonganmu sama orang tua dek, bapak nanya baik baik ini.”

“Lah, emang saya harus jawab gimana?...saya juga gak ada perlu sama bapak berdua, sana balek dan kasih tau si tua bangka itu kalau rumah ini gak di jual.”

“Jaga bicaramu, kamu gak tau berurusan sama siapa.”

”Aku gak peduli, sekali lagi ku bilang sana pulang dan kasih tau si tua bangka Wijaya itu kalau rumah ini gak di jual dan semua uangnya akan ku kembalikan.”

Dengan cepat lalu Adrian masuk ke rumah dan menutup pintu rumah. Kedua orang suruhan pak wijaya juga langsung pergi mengendarai motor mereka.

Setelah masuk ke dalam rumah, Adrian langsung meninju diding kamarnya ketika berganti pakaian.

“Sialan...itu orang gak bisa di bilangin apa...apa harus ku lemparin duitnya ke muka dia baru dia paham.”

Adrian yang benar benar di buat marah meluapkan kekesalannya ke diding kamar.

Dengan sekuat tenaga pria itu meninju dinding kamar dan terlihat retakan dari pukulan kuat miliknya.

Setelah menenangkan dirinya kembali, ia yang memang sudah mandi keringat karna tiga jam memancing tanpa henti langsung mandi.

Setelah menyentuh air dan berbaring di bak mandi, Adrian yang masih marah dapat melihat jelas air yang kini ia gunakan berubah menjadi merah darah.

Karna kaget, ia langsung bertanya pada sea.

“Sea, apa apaan ini...kenapa air bak mandiku berubah merah?”

[Sepertinya karna efek marah tuan kondisi air berubah merah]

“Huh, kenapa bisa begitu?...ada apa lagi dengan tubuhku ini?”

[Lapor tuan, itu memang salah satu dari kekuatan tubuh baru tuan, semakin marah tuan maka kekuatan dari tato itu akan semakin kuat]

“Bagaimana cara menghilangkannya?”

[Tuan hanya harus menahan dan meredam emosi tuan]

Saat mendengar dan melakukan apa yang Sea katakan, Adrian mulai merasakan tubuhnya normal kembali.

Memang benar ketika marah ia merasa tubuhnya seperti memiliki kekuaan aneh dan ketika menyentuh air, kekuatan itu makin bergejolak dan merubah air di sekitarnya menjadi merah darah.

Setelah menenangkan dirinya, kondisi air akhirnya normal kembali seperti semula.

“Huh, akhirnya...sepertinya aku harus belajar lagi untuk mengontrol emosiku.”Ucap Adrian yang kini beranjak dan mulai berganti pakaian.

Karna memang memiliki sedikit pakaian dan beberapa sudah kumuh, Adrian berniat malam ini ingin jalan jalan sambil membeli beberapa pakaian.

Hp jadul miliknya juga ingin ia ganti karna sudah terlalu usang dan sulit di gunakan.

Apa lagi batrainya yang sudah cepat habis membuat Adrian ingin cepat cepat mengganti dengan yang baru.

Setelah berganti pakaian, Adrian yang telah siap langsung bergegas ke pusat kota Bluesky sambil mengendarai motor Astrea Legenda sang ayah.

 

Terpopuler

Comments

Harwi

Harwi

🫶

2024-06-13

0

Elok Fauziah

Elok Fauziah

Kartu atm bawa nggak?

2024-05-17

0

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

berubah lebih baik secara perlahan

2024-05-15

2

lihat semua
Episodes
1 Son Of The Sea
2 Hitung Berkahmu Bukan Kekuranganmu
3 Pandora Sea
4 System Of Sea
5 Adrian dan Sea
6 Ini Bukan Soal Uang
7 Hadiah Pertama
8 Lomba Memancing
9 Hiromi Yuki
10 Giant Bluefin Tuna
11 Farming Poin
12 The Great White Shark
13 Pesona Adrian
14 2 Milliar dan Speed Boad
15 Sahabat Selamanya
16 Berkah Di Pagi Hari
17 Tidak Boleh Bolos Sekolah
18 Kehebohan di Sekolah
19 Kekesalan Adrian
20 Kau Boleh Menghinaku Tapi Jangan Keluargaku
21 pengumuman
22 Konsekuensi
23 Keputusan Adrian
24 Luca Salamanca
25 Anak Ini Di Bawah Perlindunganku
26 Hidup Damai
27 Awal Mula Kedekatan
28 Momen Indah
29 Serangan Senja
30 30
31 Swordfish
32 Ocean Link
33 Lobster Grade SSS
34 Awal Mula Bisnis
35 Mata Air Kehidupan
36 Kembalinya Eka
37 Hari ini...Di sini...Saat ini...
38 Seni Beladiri Dewa Laut Enki
39 Cara Orang Bluesky
40 Red Sea
41 Kota Bluesky Yang Baru
42 Festival Olahraga Sekolah.
43 Easy for Me
44 Memecahkan Rekor Dunia
45 Semudah Meniup Gelembung
46 10 vs 10 ???
47 Kekuatan Sesungguhnya Seorang Adrian
48 Beli Apapun Yang Mama Mau
49 Ayah dan Anak
50 First Date
51 Ciuman Pertama
52 Kesibukan Adrian
53 Pasukan Laut Pertama Adrian
54 Basil si Lumba-lumba
55 Adrian Dulu Bukanlah Yang Sekarang
56 Diskusi
57 Sedalam Lautan...
58 Cano Si Petinju Terkuat Dari Seluruh Lautan
59 Sea Army
60 60
61 Pilihan Adrian
62 First Blood
63 Belas Kasih
64 BaneHallow
65 The Killer Whale
66 666 Visual Character
67 Musnahnya Sindikat Mafia Big Dady
68 Orca vs Justine
69 Harus Bertambah Kuat
70 Misi Raja
71 Pulau Berjalan " Aspidochelone "
72 Kontrak Jiwa
73 Harta Karun VOC
74 Perselisihan
75 75
76 Kekuatan Atlas Bow
77 Kemarahan Adrian
78 Lost Control
79 Penguasa Baru Kota Bluesky
80 Black Market
81 Fantastis
82 Awal Mula Kekacauan
83 Dua Monster
84 Deklarasi Perang
85 Menyatu Menjadi Satu
86 Masih Belum Puas
87 Seven Seas
88 Sirena Si Mermaid Cantik
89 Master Telekenesis
90 Cerita Masa Lalu
91 Evan Hanz Appearance
92 Kepribadian Ganda
93 Gelud Ayalah Anying
94 One Shot One Kill
95 Arcier The Sniper Vs Sharon The Devil Water
96 Arcier Awakens
97 Cano Sang Petinju Handal
98 Erick The Devil Forest
99 Tinju Ilahi
100 100
101 The Perfect Thunder
102 Divine Power
103 King Of Seven Seas
104 God Syndrome System
105 The Power Of Seven Seas
106 Kena Mental
107 Impian Besar Adrian
108 Penguasa Bluesky ~~~ End ~~~
109 Pengumuman
110 New Bluesky
111 Megalodon Maafkan Aku
112 Dunia Bawah Laut
113 Kerajaan Solon
114 Istana Laut Selatan
115 Kandita Solon III
116 Kuat Iman
117 Kelemahan Adrian
118 Kenikmatan Sesaat
119 Naif
120 Karma Laut
121 Dark Reef Prison
122 Kesetiaan Sea Army
123 Memakan Atau Dimakan
124 Slarken The Dark Ones
125 Dark Reef Dan Tujuh Levelnya
126 Mampukah Aku Bertahan...
127 Yang Kuat Yang Bertahan
128 Hari Eksekusi
129 Terobos Ayalah Anying
130 Aurora Atlantica
131 The King Is Back
132 Misi Baru
133 The True Power Of Adrian Supremacy
134 Kabur Ayalah Anying
135 135
136 Panik Gan...
137 Perpisahan Dan Rencana Aliansi Besar
138 Sunken Islen
139 Sudah Cukup Dan Serahkan Padaku
140 Noah
Episodes

Updated 140 Episodes

1
Son Of The Sea
2
Hitung Berkahmu Bukan Kekuranganmu
3
Pandora Sea
4
System Of Sea
5
Adrian dan Sea
6
Ini Bukan Soal Uang
7
Hadiah Pertama
8
Lomba Memancing
9
Hiromi Yuki
10
Giant Bluefin Tuna
11
Farming Poin
12
The Great White Shark
13
Pesona Adrian
14
2 Milliar dan Speed Boad
15
Sahabat Selamanya
16
Berkah Di Pagi Hari
17
Tidak Boleh Bolos Sekolah
18
Kehebohan di Sekolah
19
Kekesalan Adrian
20
Kau Boleh Menghinaku Tapi Jangan Keluargaku
21
pengumuman
22
Konsekuensi
23
Keputusan Adrian
24
Luca Salamanca
25
Anak Ini Di Bawah Perlindunganku
26
Hidup Damai
27
Awal Mula Kedekatan
28
Momen Indah
29
Serangan Senja
30
30
31
Swordfish
32
Ocean Link
33
Lobster Grade SSS
34
Awal Mula Bisnis
35
Mata Air Kehidupan
36
Kembalinya Eka
37
Hari ini...Di sini...Saat ini...
38
Seni Beladiri Dewa Laut Enki
39
Cara Orang Bluesky
40
Red Sea
41
Kota Bluesky Yang Baru
42
Festival Olahraga Sekolah.
43
Easy for Me
44
Memecahkan Rekor Dunia
45
Semudah Meniup Gelembung
46
10 vs 10 ???
47
Kekuatan Sesungguhnya Seorang Adrian
48
Beli Apapun Yang Mama Mau
49
Ayah dan Anak
50
First Date
51
Ciuman Pertama
52
Kesibukan Adrian
53
Pasukan Laut Pertama Adrian
54
Basil si Lumba-lumba
55
Adrian Dulu Bukanlah Yang Sekarang
56
Diskusi
57
Sedalam Lautan...
58
Cano Si Petinju Terkuat Dari Seluruh Lautan
59
Sea Army
60
60
61
Pilihan Adrian
62
First Blood
63
Belas Kasih
64
BaneHallow
65
The Killer Whale
66
666 Visual Character
67
Musnahnya Sindikat Mafia Big Dady
68
Orca vs Justine
69
Harus Bertambah Kuat
70
Misi Raja
71
Pulau Berjalan " Aspidochelone "
72
Kontrak Jiwa
73
Harta Karun VOC
74
Perselisihan
75
75
76
Kekuatan Atlas Bow
77
Kemarahan Adrian
78
Lost Control
79
Penguasa Baru Kota Bluesky
80
Black Market
81
Fantastis
82
Awal Mula Kekacauan
83
Dua Monster
84
Deklarasi Perang
85
Menyatu Menjadi Satu
86
Masih Belum Puas
87
Seven Seas
88
Sirena Si Mermaid Cantik
89
Master Telekenesis
90
Cerita Masa Lalu
91
Evan Hanz Appearance
92
Kepribadian Ganda
93
Gelud Ayalah Anying
94
One Shot One Kill
95
Arcier The Sniper Vs Sharon The Devil Water
96
Arcier Awakens
97
Cano Sang Petinju Handal
98
Erick The Devil Forest
99
Tinju Ilahi
100
100
101
The Perfect Thunder
102
Divine Power
103
King Of Seven Seas
104
God Syndrome System
105
The Power Of Seven Seas
106
Kena Mental
107
Impian Besar Adrian
108
Penguasa Bluesky ~~~ End ~~~
109
Pengumuman
110
New Bluesky
111
Megalodon Maafkan Aku
112
Dunia Bawah Laut
113
Kerajaan Solon
114
Istana Laut Selatan
115
Kandita Solon III
116
Kuat Iman
117
Kelemahan Adrian
118
Kenikmatan Sesaat
119
Naif
120
Karma Laut
121
Dark Reef Prison
122
Kesetiaan Sea Army
123
Memakan Atau Dimakan
124
Slarken The Dark Ones
125
Dark Reef Dan Tujuh Levelnya
126
Mampukah Aku Bertahan...
127
Yang Kuat Yang Bertahan
128
Hari Eksekusi
129
Terobos Ayalah Anying
130
Aurora Atlantica
131
The King Is Back
132
Misi Baru
133
The True Power Of Adrian Supremacy
134
Kabur Ayalah Anying
135
135
136
Panik Gan...
137
Perpisahan Dan Rencana Aliansi Besar
138
Sunken Islen
139
Sudah Cukup Dan Serahkan Padaku
140
Noah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!