Dengan cepat badai dan ombak besar yang tiba tiba saja muncul di laut Bluesky yang memang masih menyatu dengan samudra pasifik hilang tak tersisa.
Semua orang di tepi pantai dan seluruh kota Bluesky yang awalnya di peringatkan akan datangnya tsunami hanya bisa diam terpelongo.
Kini dari arah laut pasifik, pemandangan awan dan langit sore terlihat sangat indah. Semua orang yang awalnya ketakutan dan berusaha menjauhi pantai hanya bisa diam sambil melihat indahnya pemandangan sore hari itu.
Ombak besar yang awalnya terlihat juga hilang entah kemana seakan akan di telan oleh laut itu sendiri.
Di tempat lain, di pinggiran pantai Bluesky, Adrian yang terbawa arus ombak dan tiba di bibir pantai langsung terbangun.
“Ahhhh...ini...di mana aku?”
Setelah mencoba duduk dan melihat keadaan sekitar, Adrian yang teringat dengan semua kejadian yang baru saja menimpanya hanya bisa merasa lega.
Ia pikir saat itu akan menjadi akhir dari hidupnya, tapi ternyata laut itu sendiri masih mencintai dirinya dan ia masih di berikan kesempatan untuk hidup.
“Syukurlah, terimakasih laut karna sudah memulangkanku.”
Dengan sekuat tenaga Adrian mencoba berdiri. Tapi sesaat ia mencoba berdiri, ia teringat sesuatu yang sebelumnya pernah ia rasakan.
“Hemmmm, jadi suara yang tadi dan benda aneh yang ku lihat itu hanya halusinasiku saja ya.”
Saat Adrian berbicara dalam hati, saat itu juga suara yang sebelumnya ia dengar di tengah laut mengagetkannya.
\[Ting\]
\[Apa tuan membicarakan sistem\]
Saat mendengar suara aneh di kepalanya, Adrian langsung kaget sampai terjatuh dan tersungkur di pasir pantai. Suara misterius seperti suara wanita terdengar jelas di kepalanya seperti layaknya telepati.
“Huah...siapa itu...siapa yang berbicara denganku?”
\[Ting\]
\[Lapor tuan, saya adalah sistem berkah dari seluruh lautan yang telah menyatu dengan diri tuan\]
“Huh sistem?...apa maksudmu, sejak kapan...”
Saat di ingat ingat lagi, Adrian langsung mengingat kalau saat itu ia memang mendengar permintaan untuk menerima berkah tersebut, iya juga masih ingat ada panel hologram seperti layaknya game online yang pernah ia mainkan dulu seperti memberi pilihan yes/no.
Setelah diam sejenak dan mengambil nafas secara teratur, Adrian mulai bertanya kembali dengan sosok suara misterius yang ada di kepalanya.
“Baiklah, sekarang aku sudah mengerti, jadi ini bukan mimpi dan kamu benar benar nyata."
\[Ting\]
\[Benar tuan, semua ini bukanlah mimpi\]
“Oke, sekarang saya mau mengajukan beberapa pertanyaan kepadamu.”
“Apa kau yang menyelamatkanku saat itu?”
\[Ting\]
\[Benar sekali\]
“Terus siapa namamu dan kenapa kau memilihku?”
\[Ting\]
\[Tuan bisa memanggil sistem dengan sebutan apa saja, sistem tidak memiliki nama pasti, tapi sebelum ini sistem di kenal dengan nama Pandora Sea\]
\[Lalu jawaban kenapa sistem memilih tuan itu hanyalah kebetulan\]
“Huh, kebetulan...mana ada yang namanya kebetulan di dunia ini...apa aku akan terikat takdir untuk menyelamatkan seluruh umat manusia? Atau aku harus melawan monster dari dimensi lain seperti di flm film?”
\[Ting\]
\[Tidak tuan, kehadiran sistem di sisi tuan adalah murni merupakan berkah yang tuan dapatkan secara kebetulan dan sistem akan membantu tuan untuk mewujudkan impian terbesar tuan karna sudah bersedia menjadi pemilik baru sistem\]
Saat mendengar jawaban dari sistem, Adrian hanya bisa merangkai semua yang ada di kepalanya dan menyimpulkan satu hal. Ini benar benar nyata dan ia tidak sedang bermimpi.
Jika suara misterius itu memang dapat mewujudkan impiannya, maka Adrian yang mendapatkannya dari tengah laut hanya memikirkan satu hal, System Of Sea. Itulah yang ia pikirkan sekarang tentang suara dan berkah dari seluruh lautan yang ia dapatkan.
“Baiklah, aku mengerti...lalu bagaimana caramu membantuku untuk mewujudkan impianku seperti yang kau bilang?”
\[Ting\]
\[Sistem telah menyatu seutuhnya dengan tubuh tuan, tuan dapat mengakses data sistem dengan isyarat menggerakkan jari telunjuk\]
Mendengar perkataan sistem, Adrian langsung menggerakkan jari telunjuknya dan saat itu juga sebuah layar hologram berwarna biru laut dengan desain sangat indah dan unik langsung memanjakan matanya.
“Wahh keren, jadi ini benar benar nyata.”
\[Ting\]
\[Benar tuan, dari layar hologram bagian toko, tuan bisa melihat dan membeli semua keperluan untuk menunjang impian terbesar tuan\]
Saat melihat panel hologram, Adrian dapat melihat statistik dirinya dengan jelas di sana lengkap dengan foto dan identitas dirinya.
Nama : Adrian Devino
Level : 1
Ttl : Bluesky 10 February 2005
Umur : 18 tahun
Inteligent : 115
Power : 160
Agilty : 90
“Hemmm...begitu ya, hampir mirip seperti game...”
Sambil menggerakkan jarinya, Adrian mengubah layar hologram yang awalnya berupa satistik dirinya kini berganti ke toko sistem.
Saat ini ia melihat ada banyak barang barang hebat yang sangat menarik minatnya dan juga ada yang terlihat aneh, Adrian yang bukan orang bodoh langsung paham dengan apa yang ada di hadapannya saat ini. Ia yang suka makan ikan memang memiliki kecerdasan cukup tinggi.
“Begitu ya, jadi caraku mendapatkan semua barang barang hebat ini pasti dengan poin, iyakan?”
\[Ting\]
\[Benar tuan\]
“Kalau begitu kenapa poinku masih nol, apa tidak ada poin awal atau hadiah gitu?”
\[Ting\]
\[Tidak ada tuan, tapi dari menjalankan misi tuan akan mendapatkan banyak poin\]
Sambil menggerakkan jarinya kembali, Adrian dapat melihat ada beberapa misi yang di jual di toko sistem bagian misi. Tapi untuk membeli misi itu juga memerlukan poin dan poin miliknya saat ini hanya 0.
“Jadi kapan aku bisa memulai misi, ada banyak barang yang ingin ku beli tapi untuk membeli misi tingkat rendah saja poinku tak cukup.”
\[Ting\]
\[Lapor tuan, tiap harinya akan ada misi harian dan beberapa misi khusus yang akan aktif secara random untuk menemani kehidupan sehari hari tuan\]
“Hemmm, begitu ya.”
Karna mengerti saat ini ia hanya bisa menunggu misi muncul, Adrian langsung berjalan ke rumahnya sambil melihat layar hologram.
Baru beberapa langkah saja ia berjalan di tepi pantai, suara sistem langsung terdengar di kepalanya.
\[Ting\]
\[Menerima misi harian, sampai di rumah tuan dalam waktu 10 menit\]
\[Hadiah 100 poin sistem\]
Saat mendengar dan melihat misi harian muncul di layar hologram miliknya, Adrian yang sadar ia berada cukup jauh dari rumahnya langsung berlari dengan cepat.
“Hahaha, ini menarik sekali...”
Dengan sekuat tenaga pria muda itu berlari menuju rumahnya. Tak lupa juga ia mengambil kembali motor Astrea Legenda sang ayah di dermaga dan langsung ngebut ke rumahnya.
\[Ting\]
\[Selamat misi harian telah selesai\]
\[Selamat hadiah 100 poin sistem telah di terima\]
Dengan cepat Adrian yang baru saja tiba di depan rumahnya langsung membuka layar hologram. Di bagian inventory{Tas penyimpanan}, ia dapat melihat sudah ada 100 poin sistem dan dengan buru buru ia membuka toko sistem.
“Baiklah, untuk permulaan saya ingin makanan Seafood full paket dengan harga 100 poin sistem.”
Saat berbicara dalam hatinya, Adrian yang tak mendengar suara sistem di buat penasaran dan menunggu nunggu.
Dalam hatinya masih ada sedikit keraguan kalau ia masih sedang bermimpi, tapi seketika itu juga suara sistem langsung terdengar jelas di kepalanya.
\[Ting\]
\[Selamat tuan telah berhasil membeli satu set paket Seafood seharaga 100 poin sistem\]
Saat mendengar suara sistem, ia melihat di inventory miliknya sudah ada gambar satu set paket Seafood langsung mengklik gambar tersebut.
Dan alangkah terkejutnya Adrian ketika sebuah kotak makanan mewah bak kerajaan langsung jatuh tepat di atas tangannya.
“Wuaaahh, hampir aja jatuh.”
“Gila, mewah bener nih kotak nasi.”
Dengan penuh rasa penasaran, Adrian langsung membawa satu set paket Seafood yang baru saja di belinya ke dalam rumah.
Setelah menghidupkan lampu dan meletakkan semua makanan di meja makan. Adrian yang memang sudah kelaparan langsung membuka kotak makanan yang ada di hadapannya.
Saat kotak di buka, aroma yang sangat menggugah selera langsung keluar dan di dalam kotak itu Adrian dapat melihat dengan jelas ada kepiting besar yang sudah di masak dan siap di santap.
“Gila, kepiting segede ini harganya pasti mahal.”
Tanpa pikir panjang Adrian membuka semua kotak dan berbagai macam makanan mewah tersaji di depan matanya.
Udang, Kepiting, Lobster, Cumi-cumi, Kerang, Ikan dll. Semua makanan Seafood mewah yang menggugah selera langsung ia santap.
“Enak...”
“Makanan apaan nih, ini makanan terenak yang pernah ku makan.”
Dengan lahap Adrian memakan semua makanan yang baru saja di belinya di toko sistem.
Saat perutnya terisi penuh ia akhirnya menyadari kalau itu semua memang nyata dan ia tidak sedang bermimpi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Inyoman Raka
ini anak gak kasian sama ibuknya yg lagi sakit. boro nawarin makan
2024-06-27
1
Vinnie Alder
jir bedanya persis sebulan soalnya tanggal lahirnya sama cuman gw lebih duluan :)
2024-05-28
0
Elok Fauziah
Lebih tua 2 tahun dari saya, saya lahir Desember 2007. Telat lahir 3 hari, saya lahir 2008 🤣🤣. Itu nggak mungkin kasian mama saya nahan nanti. 🥲
2024-05-16
1