Malam itu, Liora dan Cakra di giring kerumah kepala dusun untuk di nikahkan langsung. Karena identitas Cakra yang tidak jelas, alhasil mereka nikahkan secara agama, seraya menunggu ingatan lelaki itu kembali dan melakukan pernikahan ulang.
Keduanya kini sudah berada di rumah, statuspun telah berbeda. Dalam hitungan menit, Liora resmi menjadi istri Cakra. Laki-laki yang tidak sengaja dia temui beberapa hari yang lalu di pinggir laut, kini menjadi suaminya.
Gadis ramah dan baik hati itu terus saja menundukkan kepalanya. Ada rasa bersalah bersarang di kepalanya pada Cakra. Sementara laki-laki itu melamun entah memikirkan apa.
"Maafin aku Mas," lirih Liora membuat Cakra langsung menoleh.
"Kenapa meminta maaf?" Heran lelaki itu.
"Maaf karena Mas Wildan terpaksa menikah sama aku. Aku nggak mau kehilangan rumah ini, makanya menyetujui saran mereka."
Di luar dugaan, Cakra malah mengenggam tangan Liora yang sedari tadi meremas ujung bajunya.
"Tidak ada yang perlu disalahkan, jikapun ada, harusnya saya yang meminta maaf. Karena keberadaan saya, kamu harus diperlakukan seperti tadi."
"Aku merasa memanfaatkan hilang ingatannya mas Wildan."
"Saya tidak merasa di manfaatkan Liora. Kamu gadis yang baik, tidak ada salahnya juga kita mencoba membangun sebuah hubungan terlebih kita sudah menikah. Perkara ingatan yang hilang, lambat laun pasti akan datang dengan sendirinya."
Kepala yang semula menunduk itu kini mendongak menatap wajah tampan Cakra. Liora mengerjapkan matanya beberapa kali. "Gimana kalau seandainya mas udah nikah?"
"Untuk yang satu itu sepertinya saya yakin belum menikah, dan kalaupun saya ingat semuanya nanti, saya tidak mungkin melupakan kamu."
Cakra segera beranjak dari duduknya. "Tidurlah! sudah larut malam," ucap Cakra.
"Berdua?" tanya Liora dengan polosnya hingga mendapat sentilan di dahi.
"Sendiri-sendiri!" jawab Cakra.
***
Seperti biasa, keduanya akan berangkat pagi-pagi buta kelaut untuk membeli ikan dan membawanya kepasar. Namun, suasana kali ini sedikit berbeda, terdapat kecanggungan di natara keduanya setelah menikah, terlebih pada Liora yang dulunya cerewet dan suka membercandai Cakra tidak ada lagi.
Gadis yang biasanya memeluk Cakra saat di atas motor kini hanya berpegangan di jaket saja.
"Mas Wildan, tolong ikannya di angkat kesana ya!" pinta Liora berjalan lebih dulu, menurunkan bangku-bangku tempat ikan akan di pamerkan pada pelanggan.
Jika sudah begini, keduanya akan sibuk meladeni pembeli. Jika kemarin-kemarin hanya ibu-ibu, sekarang para gadis juga ikut membeli.
Liora yang tahu niat terselubung para gadis itu hanya bisa tersenyum geli. Tentu saja mereka berkunjung hanya untuk memperhatikan wajah tampan Cakra
Setelah pembeli sepi, Liora mendekati Cakra, duduk di samping lelaki itu, mengambil ikan-ikan di dalam Stereofoam mengisi tempat yang kosong.
"Kayaknya mereka naksir deh sama mas Wildan. Pepet salah satunya Mas, yang baju merah tadi cantik, anaknya pak jamal," ucap Liora dengan senyuman.
Sengaja menggoda lelaki itu setelah lama terdiam memikirkan nasib juga perubaha sikapnya pada Cakra. Tidak seharusnya dia bersikap bukan dirinya hanya karena kejadian semalam, terlebih Cakra masih baru di kampung ini, dan hanya tahu dirinya saja. Jadilah gadis tersebut mencoba bersikap layaknya tidak terjadi apa-apa.
"Saya sudah punya istri," jawab Cakra, berhasil menghentikan aktivitas Liora. Gadis itu sedikit terkejut.
"Siapa? Aku? Kitakan menikah karena bertahan hidup Mas, jangan di ambil seriuslah, Mas bebas kok pilih cewek sesuai selera mas. Nyari yang cantik."
"Kamu juga cantik, lagian mau menyangkal bagaimanapun, kamu tetap istri saya, kenapa tidak di jalani saja? Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu, mempermainkan pernikahan bukan lagi tujuan hidup saya."
Liora terdiam, sangat susah membuka pembicaraan membawa candaan pada Cakra yang pembawaanya selalu saja serius dalam situasi apapun.
"Mas, ikannya satu," ucap salah satu gadis yang sengaja membeli ikan hanya untuk berkenalan.
Cakra langsung menoleh. "Saya sudah punya istri!"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiah🥰💃💃💃💃💃💃🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 224 Episodes
Comments
Esther Lestari
itu mau beli ikan koq malah dijawab saya sudah punya istri tho Cakra😂
2024-03-14
0
Dilansius Yeru
memang cewe2 jmn skrg sukany suami orng🤣
2023-10-11
2
Varhan Thio
aduhhh....kapan ingatannya kembali
2023-09-18
1