Liora berusaha menenangkan detak jantungnya, kali ini dia tidak berani menatap Cakra walau sedetik saja. Dia tertawa, tawa yang sangat di paksakan untuk menetralisir rasa gugup.
"Mas Wildan ternyata bisa becanda juga, lucu banget," ucap Liora masih tertawa.
Tawa gadis itu terhenti ketika tangannya di cekal oleh Cakra. "Saya nggak bercanda Lioara! Sudah berulang kali saya bilang, saya mau menjalin rumah tangga dengan serius."
"Iy-iya aku tau, makanya aku. Astaga udah malam, kita harus tidur mas." Liora langsung mengalihkan topik, mencoba lepas dari pelukan Cakra, namun sangat sulit.
"Saya meminta hak saya sebagai suami malam ini!" ucap Cakra berhasil menghipnotis gadis dalam dekapannya.
Mungkin ini salah satu cara yang harus Cakra lakukan agar Liora tidak kembali pada Wildan.
"Ma-maksud Mas apa?" Liora semakin gugup. "Bukannya itu terlalu cepat untuk kita? Terlebih nggak ada cinta ...."
"Apa saya harus memperjelas semuanya? Apa perhatian dan tanggung jawab nggak bisa ngejelasin?"
"Perhatian dan tanggung jawab bisa aja disalah artikan Mas. Justru karena itu aku harus menjaga jarak, jangan sampai aku menyesal suatu hari ini. Aku nggak tau indentitas kamu," lirih Liora.
Gadis itu juga berubah menjadi serius, karena merasa terpojokkan oleh Cakra.
"Saya janji nggak bakal ninggalin kamu Ra, sekarang kamu istri saya, tanggung jawab saya dunia akhirat."
"Apa aku bisa memegang janji mas?" tanya Liora.
Cakra menganggukan kepalanya penuh keyakinan, dia menunduk untuk mencicipi bibir merah di hadapannya. Membelit dan menikmati setiap aroma dari mulut gadis tersebut.
Aneh, kenapa dia begitu lihai? Padahal ini pertama kali untuknya, itu yang dia ingat.
Semakin lama, ciuman itu semakin mengebu, Cakra mengendong tubuh mungil Liora menuju kamar dan menidurkannya secara perlahan. Membuka baju kaos yang dia kenakan, lalu menindih tubuh gadis yang sedang memejamkan mata, pipi gadis itu bersemu merah.
Bukan hanya Liora, bahkan Cakra merasakan hal yang sama.
"Saya akan melakukannya sangat pelan biar kamu nggak kesakitan," bisik Cakra sebelum mendaratkan bibirnya di bibir Liora yang sedikit terbuka.
***
Pergumulan panas semalam membuat tubuh Liora remuk pagi harinya, saat dia membuka mata, wajah tampan Cakra adalah objek pertama yang dia lihat. Pipinya kembali bersemu merah, mengingat apa yang dia lakukan dan Cakra semalam. Lelaki tersebut, begitu lembut memperlakukan dirinya, walau hanya sesaat sebelum semuanya menggebu seiring berjalannya waktu.
Tangannya reflek mennyentuh pipi lelaki itu. Jarak keduanya sangat dekat, sebab ranjang yang mereka gunakan, seharusnya hanya untuk satu orang.
"Setelah ini jangan tinggalin aku Mas," gumam Liora.
Liora lebih dulu bangun, membersihkan dirinya walau bagian intinya terasa sangat nyeri. Aktivitas setiap hari Liora lakukan seperti biasa, tidak ada manja-manjaan sedikitpun keluar dari dirinya, mungkin karena sudah terbiasa hidup sendiri.
Semua pekerjaan rumah selesai ketika matahari mulai menampakkan sinarnya, menyinari dapur dari sela-sela dinding.
Gadis itu tengah duduk di depan kompor, sedang mengoreng pisang untuk sarapan Cakra sebelum berangkat kerja.
"Ra?" panggil Cakra keluar dari kamar hanya menggukana calana, padahal sebelum-sebelumnya dia tidak pernah melakukan itu.
"Iy-iya Mas?" sahut Liora tanpa menoleh.
"Baju Saya mana?"
"Udah aku cuci Mas, langsung mandi aja terus pakai yang baru lagi."
Cakra mengangguk mengerti, segera melewati Liora untuk masuk ke kamar mandi yang sangat sederhana, luasnya hanya 2×1 meter. Sangat sempit bukan? Itu sudah untung, daripada rumah beberapa warga yang menggunakan toilet umum.
Liora membawa pisang goreng dan segelas kopi ke depan Tv, ikut duduk bersama Cakra disana yang sudah rapi.
Baju? Cakra memakai baju ayah Liora yang masih layak, ada sebagain juga yang Liora beli jika ada uang lebih makan sehari-hari.
"Mas nggak ngojek hari ini, karena mau pergi!"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiah🥰💃💃💃💃💃💃🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 224 Episodes
Comments
Hana Nisa Nisa
sukaaa
2023-07-28
1
Teh Yen
pergi kmn mas ,, apa Cakra udh ingat sesuatu ???
2023-07-26
1
Aminah Adam
lanjuut...
2022-09-19
0