DDUAKK ...
KLANGG ...
PLETAKK ...
Ellios yang sedang melenggang di halaman belakang kampusnya menendang beberapa kerikil di hadapannya dan membuat kerikil-kerikil itu terhempas dan mengenai tong sampah di hadapannya.
Sebuah ransel hitam digantungkannya pada lengan kirinya saja. Sementara jemari kirinya juga disematkannya pada saku celana berbahan jeans gelap yang sedang dikenakan oleh Ellios saat ini.
Sebenarnya saat ini Ellios masih dibingungkan oleh masalah yang menimpa Jiu. Karena Ellios sudah berjanji untuk membantu Jiu dan akan memberikan pelajaran untuk Louis. Tapi bagaimana caranya?
[ Tuan Ellios, mengapa tuan tidak mencoba untuk memberikan mereka pelajaran saja? ]
Celutuk Lovely karena masih saja melihat Elios yang hanya murung memikirkan masalah itu.
"Percuma saja, Lovely! Jika aku melakukan hal itu maka sama saja aku hanya menggali kuburanku sendiri. Masalah video sudah berhasil aku selesaikan. Hanya saja ... saat ini Jiu sedang hamil ... dan aku yang lemah ini mana bisa mengalahkan senior Louis dan teman-temannya sekaligus." gumam Ellios tak bersemangat sama sekali.
"Apa kau bilang, Sampah Ellios? Kamu mau mengalahkanku? Cckk ... apa aku tidak salah dengar?" tiba-tiba saja Louis dan teman-temannya sudah berada di hadapan Ellios dan tak sengaja mendengarkan ucapan dari Ellios.
Louis dam ketiga teman-temannya tertawa begitu meremehkan Ellios. Sedangkan Ellios mulai merasa khawatir dan sebenarnya cukup takut! Karena ucapannya didengar oleh mereka, yang pastinya akan membuat Louis marah.
Kali ini habislah aku. Bagaimana aku akan menghadapi kemarahan mereka saat ini? Cih ... mengapa Alisha yang baik hati itu memiliki kakak yang sangat menakutkan seperti ini? Padahal sebelumnya kak Louis selalu baik padaku ... dan dia berubah menjadi begitu jahat padaku setelah aku memutuskan Alisha.
Ellios membatin dan sedikit mundur karena saat ini Louis sudah melangkah beberapa langkah dan semakin mendekati Ellios. Ketiga temannya juga terlihat ikut melenggang di belakang Louis.
Melihat Ellios yang mundur berapa langkah dengan wajah yang terlihat ketakutan, semakin membuat keempat pria itu semakin tertawa begitu menyebalkan dan sangat meremehkan Ellios.
Bagaimana ini? Padahal aku ingin sekali membantu Jiu. Tapi aku memang begitu lemah ... aku tidak pandai dalam ilmu bela diri. Andai saja aku sedikit kuat dan bisa memberikan mereka pelajaran. Mungkin akan membuat Jiu merasa lebih baik.
Batin Ellios begitu kebingungan.
[ Kemampuan berlari super diaktifkan, kemampuan bela diri, level 5 diaktifkan. ]
Tiba-tiba mulai terdengar suara Lovely dan cukup membuat Ellios merasa lebih tenang. Karena mungkin saja kemampuan-kemampuan yang dimilikinya saat ini akan berguna saat ini untuk melawan Louis dan teman-temannya.
"Hiathh ..." Louis mulai melayangkan tinjunya untuk menghantam wajah Ellios, namun Ellios bisa menghindarinya dengan begitu cepat dan secepat cahaya Ellios sudah berpindah di belakang Louis.
Louis yang menyadari hal itu kini mulai berbalik dan mencoba untuk melayangkan tinjunya kembali. Namun lagi-lagi Ellios bisa menghindarinya dan segera berpindah ke sisi lainnya lagi.
Gerakan Ellios sangat cepat dan malah terlihat bisa menghilang dan berpindah tempat dengan cepat dalam sekejap saja. Hal ini tentu sangat membuat Louis merasa kesal dan frustasi.
Dan malah membuat Louis semakin mengeluarkan kekuatannnya dan semakin berambisi untuk menyerang Ellios kembali. Namun beberapa kali Loius mencobanya, tetap.saja dia tak bisa menyentuh Ellios.
Bahkan sudah hampir 1 jam berlalu, namun Louis masih saja tidak bisa menyentuh Ellios. Dan kali ini Louis sudah ambruk begitu saja karena merasa kelelahan dan kehabisan tenaga.
Ketiga teman Louis melongo menyaksikan semua itu. Mulut mereka bertiga menganga cukup lebar dan sebenarnya mereka bertiga masih tidak percaya jika Ellios bisa selalu menghindari serangan dari Louis hari ini.
Dan kini ketiga pria itu mulai mengepung Ellios untuk menghajar Ellios secara bersamaan. Namun hanya dalam sekejap saja ketiga seniornya itu sudah jatuh terkapar tak berdaya di atas lantai, dan berserakan seperti sampah saja.
Sebenarnya Ellios masih cukup kebingungan, mengapa ketiga pria itu bisa dengan mudah dikalahkan begitu saja. Padahal Ellios hanya sedikit menggunakan lengan tangan, tinju serta tendangannya yang biasanya tak akan memberikan pengaruh apapun untuk lawan.
Namun sangat berbeda dengan hari ini! Hari ini Ellios bisa bergerak dengan sangat cepat dan lincah. Serta Ellios juga bisa menyerang mereka dan membuat mereka terjatuh begitu saja.
Kini Ellios mulai melenggang mendekati Louis dan memantapkan hatinya serta memberanikan diri untuk mencoba sedikit menggertak Louise, agar Louis mulai berubah.
GGREEPP ...
Kini Ellios mulai jongkok di dekat Louis yang masih terduduk di atas lantai. Ellios mulai meraih kerah pakaian Louise dan sedikit menarik ke arahnya. Sebisa mungkin Ellios memberikan sebuah tatapan yang tegas dan tajam untuk Louise.
"Apa yang kamu lakukan, Ellios? Kamu berani melawanku? Aku adalah kakakmu! Biar bagaimanapun kamu pernah menjadi kekasih dari Alisha adikku!! Dan apakah seperti ini caramu menghormati aku dan berterima kasih kepadaku?! Dimana etika dan sopan santunmu terhadap kakak sekaligus seniormu, Ellios?!" ketus Louis tak terima saat Ellios melawannya, bahkan Ellios juga sudah berhasil menjatuhkan ketiga teman-temannya dengan begitu mudahnya.
"Kamu bahkan juga sudah berani melukai Renji, Nishio dan Kaneki!" geram Louis merasa begitu kesal dan tak terima karena Ellios bisa mengalahkan ketiga teman-temannya begitu saja.
"Lalu mengapa saat itu kakak merasa biasa saja saat menghajarku? Bahkan kakak selalu saja menghajarku saat itu. Bukan hanya sekali, namun berkali-kali kakak melakukannya bersama teman-teman kakak? Apakah aku harus menghormati senior yang tidak bisa menghargai juniornya sedikitpun? Bahkan senior itu selalu saja berbuat sesuka hatinya saja dan malah sering melukai juniornya! Tidak, Kak Louis!! Aku sudah cukup lelah dengan semua ini! Dan mulai sekarang aku tak bisa diam saja."
Ucap Ellios berusaha untuk bersikap dengan tegas, meskipun sebenarnya Ellios sudah sedikit gemetaran dan merasa begitu berat untuk menggertak orang lain seperti saat ini.
"Ccckk .... berani sekali kamu berkata seperti itu kepadaku?! Dasar junior yang sombong dan tak tau malu!!" geram Louis berusaha untuk menepis tangan Ellios yang masih mencengkeram kerah bajunya.
Namun Ellios malah semakin memperkuat cengkeramannya dan tidak mau melepaskannya sedikitpun.
"Kak aku sudah tau semua apa yang kakak lakukan kepada Jiu. Jadi tolong berubahlah, Kak! Aku berjanji tak akan melaporkannya sedikitpun kepada pihak kampus maupun keluarga Jiu. Tapi aku mohon kakak berubah. Jiu saat ini sangat menderita, dan saat ini dia sedang hamil dan mengandung anak kakak. Bahkan Jiu hampir bunuh diri karena masalah ini."
"Apa?! Jiu hamil? Tidak mungkin!! Jangan mengada-ada!! Jiu sama sekali tak pernah memberitahuku! Dan mengapa kamu tau semua tentang semua ini?!" selidik Louis menatap tajam Ellios. "Dan aku peringatkan padamu jangan berani untuk mengatur hidupku!! Hiath ..."
Louis berusaha untuk melayangkan tinjunya untuk menghantam wajah Ellios, namun Ellios berhasil menangkap serangannya dengan tangan kanannya.
"Ellios!!" tiba-tiba mulai terdengar suara seorang gadis yang mendekati mereka. "Beraninya kamu melakukan semua ini!!"
PLAKK ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
delete account
ini alisha bukan ya
2022-12-17
3
delete account
kakaknya alisha sebenarnya siapa? atau itu sepupunya
2022-11-26
1
Fitria_194
alisha nih pasti. kakak mu dluan tuh yg jahat
2022-11-24
1