"Lovely, bukankah itu terdengar begitu menyeramkan?" ucap Ellios dengan raut wajahnya yang memperlihatkan ekspresi ngeri karena membayangkan sesuatu dan masih menatap boneka pemandunya itu. "Di umurku yang mencapai 302 tahun nanti pasti aku sudah menjadi seperti kakek tua sihir yang pastinya terlihat begitu menakutkan." imbuh Ellios yang sudah berlarut membayangkan dirinya di usia 302 tahun dengan kening yang berkerut dan menggigit bibir bawahnya.
Ucapan dari Ellios seketika membuat Lovely tertawa rentah tapi kaku ala suara boneka robot gadis.
[ Ahahaha ... tentu saja tidak seperti itu, Tuan Ellios. Tentu saja tuan juga akan bisa tetap menjadi muda dan tampan. Bahkan tuan Ellios akan menjadi lebih bersinar melebihi ketampanan tuan saat ini yang sungguh terlihat begitu menyedihkan! ]
Sahut Lovely malah mulai meledek Ellios kembali, dan seketika membuat angan Ellios buyar dan berganti dengan wajah kesal.
"Cihh ... apakah menurutmu aku benar-benar terlihat begitu menyedihkan?" kali ini Ellios menengadahkan telapak tangan kirinya ke depan dan membuat Lovely mulai menaikinya dan berdiri di telapak tangan kiri Ellios.
[ Ya!! ] sahut Lovely dengan terang-terangan.
"Kau memang sangat jujur tapi juga menyebalkan!" gerutu Ellios kesal.
[ Bukankah kejujuran itu lebih baik dari segalanya, Tuan Ellios? Lebih baik berkata jujur meskipun menyakitkan, daripada dibahagiakan dengan kebohongan. ]
Nah loh ... ucapan Lovely memang begitu tepat dan benar. Dan sebenarnya Ellios juga sependapat akan hal itu.
"Hhm. Kau benar, Boneka! Oya, bisakah kamu merubah wujudmu? Misalnya menjadi sebuah robot yang begitu keren? Jadi orang-orang tak akan salah paham terhadapku karena melihat wujudmu saat ini yang begitu imut dan menggemaskan? Bisakah itu, Lovely?" tanya Ellios dengan mengangkat kedua alisnya beberapa kali menatap boneka di hadapannya itu.
[ Tentu saja. Tapi aku tidak mau!! ] celutuk Lovely mulai menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya dan bergaya dengan angkuh.
"Kenapa? Apa kamu tidak kasihan padaku? Mereka menilaiku aneh dan tidak normal." Ellios menyauti dengan begitu memelas.
[ Aku tidak peduli. Itu adalah masalah tuan. Hehe ... ]
"Kamu sungguh jahat dan tidak punya hati ya ..."
[ Tentu saja aku tidak punya hati dan organ tubuh lainnya, Tuan. Aku hanyalah sebuah sistem. Dan aku hanyalah diciptakan untuk membantu para manusia di muka bumi ini yang memiliki hidup yang menyedihkan. Dan tuan adalah salah satunya.] jelas Lovely tentang dirinya.
"Lalu siapakah penciptamu di masa depan?" tanya Ellios mulai ingin tau
[ Tentu saja rahasia! Yang jelas dia adalah seorang jenius di atas jenius dan paling tertinggi kejeniusannya! ]
"Ya sudah. Mari lakukan misi lagi saja! Umurku dari hari semakin berkurang, dan aku juga harus bekerja lebih keras untuk menjalankan semua misi-misi ini."
[ Good idea! Silakan mulai misi kali ini, Tuan! ]
BIIPP ...
Sebuah layar hologram kebiruan itu kini mulai terlihat kembali di hadapan Ellios. Dengan cepat Ellios segera menekan untuk segera membuka misi hari ini.
BIIPP ...
[ Misi kali ini adalah menolong seorang mahasiswi yang sedang mencoba bunuh diri di tempat tertinggi di kampus. ]
"Menolong seorang mahasiswi yang sedang mencoba untuk bunuh diri di tempat tertinggi di kampu?" ucap Ellios mengulangi ucapan dari Lovely. "Maksudnya adalah atap gedung kampus?"
[ Benar sekali, Tuan. Waktu yang diberikan kali ini hanyalah 60 menit saja. Karena saat ini mahasiswi itu sudah mulai menuju tempat yang akan dijadikannya untuk bunuh diri. ]
"Apa?! Jika aku terlambat maka mahasiswi itu juga benar-benar akan mati?" ucap Ellios sedikit panik. "Tapi siapa mahasiswi itu? Dan di atap mana dia akan melakukan bunuh diri? Karena di kampus ini memiliki beberapa gedung tinggi dan semua tempat itu sangat bisa digunakan untuk melakukan terjun bebas." gumam Ellios mulai memikirkan sesuatu dan mengusap dagu tirusnya dengan raut wajahnya yang begitu serius.
[ Aku tidak bisa memberitahukan kepada tuan Ellios dimana mahasiswi itu akan melakukan hal itu. Tuan Ellios harus mencari tau sendiri dan menyelesaikan misi sendiri dengan cepat.]
Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 10 menit, akhirnya Ellios mulai memikirkan sesuatu. Dengan cepat Ellios mulai memasukkan Lovely ke dalam ranselnya dan segera berlari untuk meninggalkan aula itu.
Ellios mulai berlari menyusuri koridor dengan begitu terburu. Bahkan Ellios juga menabrak beberapa mahasiswa dan mahasiswi ketika dia berlarian. Namun Ellios hanya mengucapkan sepatah kata maaf, dan mulai berlari kembali menuju ke sebuah ruangan.
Hingga akhirnya kini Ellios sudah tiba di depan sebuah ruangan. Sebuah ruangan khusus yang digunakan sebagai ruang untuk pemantauan rekaman CCTV di seluruh kampus Todai.
Ellios mulai memasuki ruangan itu yang saat ini sedang dijaga oleh seorang petugas penjaga. Sebenarnya tidak diijinkan sembarangan orang untuk bisa memasuki ruangan ini.
Namun karena petugas penjaga ruangan itu mengetahui jika Ellios adalah salah satu mahasiswa kebanggaan di kampus ini dan juga mahasiswa kesayangan hampir dari semua dosen, akhirnya Ellios diijinkan untuk masuk ke dalam ruangan pemantauan CCTV itu.
"Apa yang sedang ingin kamu lakukan, Ell? Mengapa kamu ingin memeriksa seluruh rekaman CCTV online saat ini? Siapa yang sedang ingin kamu cari saat ini?" tanya pria paruh baya yang saat ini bertugas untuk menjaga ruangan pemantauan CCTV saat ini.
"Ada seorang mahasiswi yang sedang ingin melakukan bunuh diri dari atap kampus. Tolong paman bantu aku untuk memeriksa seluruh rekaman dan temukan seorang gadia yang saat ini sedang menuju ke sebuah atap di kampus ini!" pinta Ellios yang kini malah meminta tolong kepada petugas itu.
"Apa? Bunuh diri? Siapa mahasiswi itu dan darimana kamu mengetahui semua itu, Ellios?" tanya petugas pemantau itu malah menatap Ellios bingung.
"Tidak ada waktu lagi untuk menjelaskannya sekarang, Paman. Sekarang yang terpenting adalah kita harus segera bisa menemukan mahasiswi itu sebelum terlambat!" ucap Ellios menandaskan sambil memeriksa beberapa layar di hadapannya itu.
Puluhan layar monitor berada di dalam ruangan pemantauan ini yang sedang menampilkan semua rekaman di beberapa titik-titik tertentu di dalam kampus Todai. Dan Ellios juga harus segera menemukan mahasiswi itu dan juga Ellios harus segera menemukan dimana mahasiswi itu menuju ke sebuah gedung.
Dimana gadis itu?! Bukankah Lovely mengatakan jika gadis itu sudah mulai menuju gedung itu? Namun mengapa aku belum menemukan seorang gadis yang mulai menaiki tangga untuk sampai ke salah satu atap dari gedung kampus ini?
Batin Ellios yang masih terus mencari lagi sosok mahasiswi itu melalui rekaman-rekaman yang terpampang di hadapannya saat ini.
"Paman Kouga, apakah ada sebuah gedung ... terlebih di sebuah untuk naik ke atap yang tidak dipasangi dengan kamera CCTV?" tanya Ellios mulai memikirkan ke arah itu.
"Ada, Ellios ..."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Melvin430
mungkinkah
2023-01-11
1
Lesokee.
aowkowk padahal yang nyiptain sistem itu dia sendiri
2022-12-20
1
Isty.n gbye😴
aku pun sama membayangkan usia ratusan tahun, pasti udah tuir and gak bisa ngapa ngapain lagi, udah jadi nenek 👵🤭
2022-12-18
0