Sebuah sinar yang begitu menyilaukan mulai menyorot Ellios dan sang nenek. Sebuah sorot lampu yang berasal dari sebuah mobil yang sudah melaju ke arah mereka berdua dengan cukup kencang membuat Ellios sedikit menoleh ke asal sorot sinar yang begitu menyilaukan. Antara terkejut dan panik bercampur menjadi satu, sehingga Ellios mengghentikan langkah kakinya begitu saja.
CKIIITT ...
[ Kecepatan berlari super diaktifkan.]
Tiba-tiba saja Ellios sudah mulai berlari kembali dengan cepat, secepat kecepatan cahaya dan dalam beberala saat saja Ellios sudah mencapai seberang jalan.
Bagaimana ini bisa terjadi? Mengapa aku bisa berlari dengan begitu cepat? Apakah ini karena sistem di dalam tubuhku? Aku juga sempat mendengarkan Lovely berbicara.
Batin Ellios terlihat begitu kebingungan dan masih memandangi sebuah mobil silver yang hampir saja menabraknya beberapa saat yang lalu, bahkan Ellios juga masih menggendong sang nenek.
Sebenarnya bukan hanya Ellios saja yang kebingungan saat ini, sang pengemudi mobil silver dan beberapa orang juga terlihat begitu kebingungan karena tak mengerti dengan apa yang sedang terjadi saat ini.
Namun setelah beberapa saat, semuanya sudah berjalan dengan wajar kembali. Ellios juga mulai menurunkan sang nenek dengan hati-hati dan memberikan sebuah tongkat kayu itu kembali.
"Terima kasih sudah membantu nenek, Cu. Ini untukmu." ycap nenek itu dengan tulus dan juga memberikan sebuah gelang yang cukup unik.
Sebuah gelang berwarna hitam dengan sebuah batu giok berwarna putih yang begitu bersinar dan terukir dengan huruf hiragana mulai diberikan oleh sang nenek untuk Ellios.
"Apa ini, Nenek? Aku menolong dengan ikhlas. Jadi nenek tidak perlu memberikan apapum untukku." tolak Ellios demgan sopan.
[ Bulsyiitt ... tuan bahkan melakukan semua itu karena sebuah misi yang bisa memperpanjang umur tuan.]
Tiba-tiba saja mulai terdengar suara Lovely, namun suara itu hanya bisa di dengar oleh Ellios. Dan orang di sekitar Ellios tidak akan bisa mendengar perkataan dari Lovely yang saat ini berada di dalam ransel Ellios.
Sial! Rupanya boneka ini juga bisa menjadi begitu sangat menyebalkan!!
Batin Ellios meringis menatap sang nenek yang rupanya malah menarik salah satu tangan Ellios dan segera memberikan gelang itu.
"Ini adalah sebuah gelang jimat keberuntungan. Akan membuatmu selalu aman dan jauh dari bahaya. Mungkin suatu saat kamu akan memerlukannya, Nak. Jika bisa pakailah selalu gelang ini." ucap nenek itu dengan senyuman tipis mendongak Ellios yang begitu tinggi.
Ucapan dari sang nenek tiba-tiba saja membuat senyuman Ellios membeku karena teringat dengan vonis seorang dokter yang mengatakan jika umurnya tak akan bertahan lama lagi.
"Umurku bahkan hanya tersisa satu bulan lagi, Nek." ucap Ellios terdengar begitu memilukan.
PUUKK ...
Sang nenek menepuk bahu lebar Ellios dan tersenyum lebar kembali.
"Manusia hanya bisa memperkirakan, berusaha, dan berdoa. Namun kuasa sepenuhnya adalah sang pencipta, Anak muda. Jangan pesimis dan tidak bersemangat seperti ini. Kamu harus selalu berfikiran positif dam maju. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dan keajaiban akan selalu ada ..." ucap nenek itu dengan tenang.
Setelah mengatakan hal itu, nenek itu berbalik dan segera meninggalkan Ellios begitu saja. Sang nenek mulai berjalan semakin menjauh dan mengjilang pada kerumunan.
Ellios mulai memandangi gelang pemberian dari sang nenek dan mulai menimang-nimangnya.
"Gelang keberuntungan? Uhm bukan ... tapi ini jimat keberuntungan. Atau lebih tepatnya adalah sebuah gelang jimat keberuntungan. Apakah gelang ini juga bisa merubah takdirku? Seperti menghindari kematianku?" Ellios bergeming pelañ namun akhirnya Ellios mulai memakai gelang itu di lengan kirinya bersamaan dengan sebuah jam tangan berwarna hitam.
BIPP ...
[ Mission completed. Silakan ambil hadiah tuan. ]
Ellios mulai menatap sebuah layar hologram kebiruan yang tiba-tiba sudah berada di hadapannya. Lalu Ellios mulai menekan sebuah tombol untuk membuka dan mengambil hadiah.
_____ To Be An Immortal Human By System ____
Inventory
.
.
.
Hadiah dari misi 2 : Perpanjangan usia 45 menit.
Hadiah tambahan : Kecepatan berlari super level 2
Lagi-lagi Ellios sedikit mendengus setelah membaca statusnya saat ini.
"Cck ... hanya 45 menit saja? Apa kamu bercanda, Boneka aneh? Aku sudah hampir mati karena tertabrak mobil itu saat menyelamatkan nenek tua itu?! Tapi aku hanya mendapatkan perpanjangan umur selama 45 menit saja? Ckk ... benar-benar gila!" sungut Ellios terlihat begitu kesal dan mulai melenggang begitu saja.
Sementara Lovely masih saya berada di dalam ranselnya dan hanya terlihat sedikit saja rambutnya.
"Pergilah! Aku ingin membatalkan semua penawaran sistem darimu! Biarkan saja aku mati dalam 30 hari lagi." ucap Ellios mulai pasrah kembali.
Seorang diri sedang berjalan di tepian jalan dan berbincang sendiri? Tentu saja hal seperti ini akan membuat semua orang yang melihat Ellios saat ini sedang mengalami gangguan kejiwaan. Sebagian dari mereka saling berbisik dan menjadikan Ellios sebagaim bahan gunjingan.
Ellios yang menyadari akan hal itu, segera menundukkan kepalanya karena merasa malu. Langkah kakinya semakin dia percepat untuk segera meninggalkan keramaian itu.
Hingga akhirnya kini Ellios mulai sampai di sebuah bangku panjang di dekat taman yang berada tak jauh dari rumahnya.
"Tiga puluh hari sebelum bertemu dengan sang dewa kematian. Apa yang bisa aku lakukan selama 30 hari? Sebelum aku benar-benar meninggalkan dunia ini? Hhm ..." Elios menatap senja yang sudah berubah warna menjadi sedikit kemerahan.
[ Tuan Ellios. Sebaiknya tuan segera pulang dan beristirahat untuk mempersiapkan diri kembali. Besok tuan harus melakukan beberapa misi lagi untuk memperpanjang umur tuan. ]
Tiba-tiba saja mulai terdengar suara Lovely lagi dan seketika membuat Ellios mrnjadi kesal kembali dan segera mengambil Lovely dari dalam ransel hitamnya dan menggenggamnya dengan kedua tangannya.
"Aku sudah mengatakannya padamu bukan? Aku berniat untuk membatalkan tawaran darimu! Aku tidak mau melakukan misi-misi konyol dan sangat berbahaya dan hanya mendapatkan hadiah berupa perpanjangan umur 45 menit hingga 1 jam saja! Aku ingin memutuskan kerjasama yang sangat merugikanku ini!" ucap Ellios menandaskan dengan sangat tegas.
[ Apa tuan Ellios yakin? ]
"Ya! Aku sangat yakin!" Ellios menyauti dengan penuh percaya diri dan tanpa ada sebuah keraguan sedikitpun. "Lebih baik aku hidup apa adanya dan wajar. Aku sudah menerima dan pasrah untuk menjalani takdirku. Jika memang umurku hanya tersisa 30 hari lagi, ya sudahlah. Itu adalah takdir hidupku."
[ Jika tuan Ellios berniat untuk membatalkan kesepakatan bersama ini, itu tidak masalah. Namun tuan harus membayar pinalty. Dan pinalty itu dibayar separuh dari usia tuan yang tersisa saat ini. Dengan kata lain usia tuan Ellios hanya tersisa 14 hari 5 jam 49 detik saja.]
"Apa?!" sepasang mara Ellios membulat sempurna dan mulutnya menganga cukup lebar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Ardi Provision
kalau mc terus ngerjain misi sistem sisa hidup nya habis diperbudak sistem 😂😂😂
2025-02-23
0
Erwinsyah
njirlah kata" the best parah 😂🤭👍
2024-10-09
1
Amma Pasar
rentenir,ini yg buat cerita pasti anak rentenir
2024-02-08
0