Gadis itu masih menatap Ellios dengan kening yang berkerut dan kebingungan. Karena gadis itu memang tidak mengenali Ellios sama sekali sebelumnya.
"Ellios? Maaf ... tapi aku tidak butuh teman sama sekali! Dan sebaiknya kamu pergi dan tidak perlu mencampuri urusanku!!" tandas gadis itu mulai berpaling kembali dan bersiap untuk mengangkat salah satu kakinya ke udara dan bersiap untuk melakukan aksi bunuh dirinya.
"Tidak, tunggu!! Jangan lakukan itu!! Aku berjanji akan menjadi temanmu dan membantu semua masalahmu. Tapi tolong jangan lakukan hal itu." ucap Ellios kembali penuh harap agar gadis itu mulai berubah pikiran.
"Apa kamu tau, Nona? Kehidupan adalah sangat berharga dan tidak ternilai. Aku yang memiliki penyakit mematikan dan mendapatkan vonis dengan sisa umur yang hanya tersisa dalam hitungan hari saja akan melakukan apapun untuk tetap bisa hidup. Jadi tolong jangan akhiri hidupmu, Nona. Setiap masalah yang datang akan selalu dilengkapi dengan solusi. Jangan gegabah dan hanya berpikir jika di dunia ini kamulah yang hanya memiliki masalah yang berat!" ucap Ellios lagi yang rupanya sedikit berhasil untuk menahan gadis itu.
"Aku sudah tidak punya wajah lagi untuk berhadapan dengan keluargaku dan semua orang. Bahkan aku .... aku sudah ... hiks ..." ucap gadis itu tidak menyelesaikan ucapannya dengan sempurna.
"Katakan padaku apa masalahmu, aku akan membantimu, Nona. Tapi turunlah dulu ..." bujuk Ellios yang saat ini sudah semakin mendekati gadis itu.
"Aku hamil!! Lalu apa kamu mau membantuku dengan bertanggung jawab??!!"
Ucapan dari gadis itu seketika membuat Ellios membeku seketika karena bingung. Bagaimana mungkin Ellios membantu gadis itu dengan bertanggung jawab atas anak itu? Bahkan seumur hidupnya Ellios belum pernah melakukan hal seperti itu terhadap seorang gadis.
"Ehh?? Hamil" celutuk Ellios masih saja kebingungan.
"Ya!! Dan mereka memaksaku untuk melakukan hal itu dan merekam semuanya!! Mereka bahkan selalu memerasku. Jika aku tidak memberikan uang untuk mereka, mereka mengancam akan menyebarkan video itu! Hiks ... aku sudah tidak mau hidup lagi seperti itu. Aku sudah muak!! Aku mau mati saja!!" ucap gadis itu kembali terisak dan mencoba untuk mengangkat kaki kanannya lagi ke udara, karena tadi sempat diurungkannya.
"Tu-tunggu, Nona!! Aku mohon jangan lakukan itu!! Aku berjanji akan membantumu untuk memberikan pelajaran untuk mereka. Dan aku akan membuat mereka membayar dan bertanggung jawab atas apa yang sudah mereka perbuat. Tapi turunlah dulu ..." ucap Ellios dengan asal.
Padahal Ellios saja tidak memiliki ketrampilan bertarung dan tidak memiliki kekuasaan yang cukup tinggi untuk membuat semua orang bertekuk lutut padanya. Namun setidaknya harapannya adalah gadis itu bisa mengurungkan niatnya untuk melakukan bunuh diri.
"Bagaimana kamu akan menolongku? Mereka adalah berandalan di kampus kita. Dan juga memiliki genk. Hiks ..."
[ Waktu yang tersisa adalah 3 menit 20 detik lagi, Tuan Ellios. ] ucap Lovely kembali mengingatkan Ellios.
"Pokoknya aku akan menolongmu, Nona! Aku akan membuat mereka menyesali semua perbuatannya ini! Tapi aku mohon turunlah ... sayangi dirimu sendiri! Kalaupun kamu melakukan bunuh diri seperti ini, kamu dan keluargamu-lah yang akan rugi sendiri. Keluargamu akan terlukul dengan kepergianmu!Sementara mereka? Mereka akan tetap tertawa dan kemungkinan akan melakukan hal semacam itu lagi dengan gadis lainnya sebagai korbannya! Berpikirlah dengan cerdas dan jernih, Nona!" ucap Ellio yang kini sudah begitu dekat dengan gadis itu.
"Maksudmu aku adalah bodoh?!!"
"Bukan seperti itu, Nona. Tapi aku hanya ingin mengingatkanmu saja, jika kita juga harus membuat mereka membayar semua ini! Baiklah ... sekarang turunlah dan kita berbicara kembali dengam tenang di bawah ..." bujuk Ellios.
Gadis itu mulai menyeka air matanya sendiri. Meskipun terlihat sedikit ragu, namun akhirnya gadis itu mulai menyambut tangan Ellios dan mulai melompat untuk turun.
[ Waktu habis. Dan misi telah sukses dilakukan! Selamat, Tuan Ellios. Silakan periksa hadiah dan hadiah misteri! ] ucap Lovely tiba-tiba.
"Nanti saja aku periksa di rumah!" jawab Ellios tanpa sadar.
"Apa yang kamu katakan?" tanya gadis itu kebingungan menatap Ellios.
"Bukan apa-apa. Baiklah mulai sekarang kamu boleh menganggapku sebagai teman. Dan katakan padaku siapa mereka?" ucap Ellios mencoba untuk masih membuat gadis itu nyaman agar tak mengulangi niat bodohnya.
"Mereka adalah senior Louis dan teman-temannya." ucap gadis itu yang cukup membuat Ellios membelalak saking terkejutnya.
"Senior Louis dari fakultas seni?" ucap Ellios berusaha untuk menerka-nerka dan berharap jika yang dimaksud gadis itu adalah senior Louis lainnya lagi dan bukan kakak dari mantan kekasihnya, Alisha.
Namun rupanya gadis itu malah mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari Ellios. Dan tentu saja ini membuat Ellios terkejut bukan main.
"Tidak mungkin!!" ucap Ellios mengusap keningnya hingga menyibak rambutnya ke belakang.
Selama ini Ellios saja selalu dihajar oleh Louis hanya karena telah memutuskan Alisha secara sepihak. Dan selama ini Ellios tak bisa melawan serangan dari Louis dan hanya pasrah saja ketika dihajar. Lalu bagaimana kali ini Ellios bisa membuat pelajaran untuk Louis dan membuat Louis jera hingga menyesali semua perbuatannya itu?
Tentu saja hal itu membuat Ellios begitu kebingungan dan tak tau harus berbuat apa. Padahal Ellios sudah berjanji kepada gadis itu untuk membantunya memberikan pelajaran untuk Louis.
"Ada apa? Apa kamu mengenal Louis?" tanya gadis itu mulai terlihat mencurigai Ellios dan mengira Ellios mengenal baik Louis.
"Ya. Aku mengenal dia, uhm ... siapa namamu?"
"Namaku Jiu." potong gadis itu.
"Baiklah, Jiu. Aku memang mengenal senior Louis. Dan dia adalah kakak dari mantan kekasihku." ucap Ellios dengan jujur.
"Sekarang aku tidak mau tau. Pokoknya kamu harus menepati perkataanmu untuk membuat mereka bertanggung jawab atas semua ini." tandas Jiu penuh dengan penekanan.
"Apa video itu sudah mereka sebarkan?"
"Belum. Mereka hanya masih mengancamku dan selalu memerasku." jawab Jiu dengan jujur
"Memerasmu?" ucap Ellios mengerutkan keningnya menatap Jiu yang baru saja dikenalinya.
"Ya. Aku adalah putri tunggal dari grup Toda Group. Group yang memiliki aset dan sumber keuangan yang kuat dan kebanyakan beroperasi di luar negeri." jelas Jiu dengan raut wajahnya yang terlihat begitu menyedihkan.
Memang paras dari gadis itu sebenarnya begitu cantik dan rupawan, dengan segala pakaian dan aksesorisnya yang high branded. Hanya saja saat ini gadia ini terlihat sedikit pucat.
"Jika kamu adalah orang kaya, mengapa kamu bisa terjebak dengan mereka semua? Bukankah seharusnya kamu selalu dikawal?"
"Aku yang menolak pengawalan. Dan satu kebodohannku adalah mempercayai senior Louise yang rupanya sangat busuk itu! Dan dia selalu mengancamku akan membeberkan video itu jika aku tidak memberikan uang padanya."
"Jadi apakah kamu ingin meminta pertanggungjawaban dari dia?"
"Tidak!! Aku hanya ingin dia mendapatkan balasan yang setimpal!!" jawab Jiu dengan tegas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Isty.n gbye😴
αιιιн, мαѕιн ѕαʝα ιηgιη тєяʝυη кє вαωαн уα, ∂ι кιяα вυηυн ∂ιяι α∂αℓαн ѕσℓυѕι тєявαιк кαℓι уα, ρα∂αнαℓ ¢αяα ιтυ нαηуα мємвυαт ∂ιяιηуα ѕємαкιη мєη∂єяιтα ∂ι αℓαм ѕαηα.
2022-12-20
3
delete account
ayo dong ellios melawan dengan kuat dan hajar itu Loius
2022-12-17
1
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
bener kata ellios bikin tambah masalah saja ,yg skit pengun pnjng umur yg sehat malah ingin segera wafat
2022-11-23
0