Setelah dua jam membuat cukup banyak Escape Rune di dalam hotel, Ares berjalan pergi menuju ke arah luar kota.
{Terima permintaan pertemanan dari Kuro (level 50)
Terima/Tolak}
Melihat permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenalnya, karena tidak terlalu peduli, Ares asal menekan terima walaupun tidak tau siapa itu Kuro.
[Pesan Pribadi Kuro
Kuro: Hoi, Kau dimana Vin? Aku Farel
Ares: Depan hotel pusat kota
Kuro: Aku kesana tunggu]
Melihat pesan masuk dari Kuro yang ternyata adalah Farel, Ares langsung membalas dengan cepat.
Dikala menunggu Kuro atau Farel, Ares memilih untuk membuka forum terlebih dahulu yang merupakan fitur khusus AlphaVR Premium.
Di forum, Ares melihat sebuah pembahasan yang dimulai oleh player ras Merman yang berada di Samudra Atlantik. Ia menuliskan jika Bangsa Demon mulai menginvasi beberapa pulau kecil disana.
Bahkan orang itu menuliskan jika Raja Kerajaan Bawah Laut sudah mempersiapkan pasukan untuk berperang, bahkan ada beberapa player Merman yang mendapat quest untuk memberikan surat ke beberapa negara di sekitar Atlantik seperti Negara Indian, dan Matador. Negara Indian adalah Negara Amerika Serikat di dunia nyata, sedangkan Matador adalah Spanyol dan Portugal.
Dalam pembahasan itu, banyak player yang mulai bertanya mulai dari bertanya berapa level Demon yang ada disana, bahkan sampai ada yang bertanya tentang apakah akan ada perang besar antar ras pertama di Terra Online.
Selain itu, saat melihat pembahasan tersebut, Ares mengingat bahwa Instruktur Reo pergi untuk bertemu pemimpin Holy Franka Empire dan setelahnya pergi ke Samudra Atlantik untuk berurusan dengan Demon.
"Semoga kau baik baik saja Instruktur," Ucap Ares sambil menghela nafasnya perlahan.
"Hey, kenapa kau?!!" Ucap seseorang sambil memegang pundak Ares yang menyebabkan Ares cukup terkejut.
Ares yang terkejut langsung menyiapkan pedangnya untuk bersiap bertarung,"Siapa kau?!"
"Oi oi, tenanglah Vin! Aku Farel! Farel!" Ucap orang itu sambil mengangkat tangannya.
"Hem, Night Elf?" Ares dengan seksama memperhatikan orang didepannya yang memiliki badan ramping dan kulit gelap, juga telinga runcing, saat memperhatikan bahwa nama yang tertulis adalah Kuro, Ares menurunkan senjata miliknya dan kembali bersikap santai.
"Hehe, jadi kenapa memanggilku kemari Ares?" Ucap Kuro sambil tersenyum, dan ia mulai memanggil dengan In Game Name untuk menjaga privasi seorang pemain.
"Sebaiknya kita cari tempat yang agak sepi," Ucap Ares sambil menarik Kuro yang bingung, ia melakukannya karena sedari tadi ia merasa jika ia dan Kuro menjadi pusat perhatian karena kelakuan mereka tadi.
Setelah memasuki sebuah gang yang sepi, Ares mulai menceritakan bahwa dia mendapatkan Unique Quest, dan ia meminta bantuan Kuro untuk menyelesaikannya, karena ia merasa tidak mampu, tentu saja Ares juga bilang jika hadiah Quest akan ia bagi dua.
Mendengarkan perkataan Ares, Kuro bersedia membantu karena Ares adalah sahabatnya ditambah lagi Unique Quest sangatlah jarang.
"Tapi sebelum itu, aku mau tanya, apa job milikmu? Aku akan membuat strategi karena jika kita langsung menyerang, bukannya sukses kemungkinan kita malah akan ditangkap oleh para penjaga."
"Aku seorang Thief!" Ucap Kuro dengan sangat bangga.
Ares yang mendengarnya hanya berkedip-kedip, ia sekarang tau kenapa Kuro bisa berada di Sakura Empire, kemungkinan terbesar adalah Kuro mengincar job Ninja.
"Kalo begitu, ini rencananya, kita akan memancing emosi dari Kepala Penjaga dengan mencaci maki dia. Sampai dia marah dan menyerang kita, satu serangan saja, setelah itu baru kita menyerangnya."
"Dan kau seorang Thief kan? Sebelum melakukan itu, kau curilah dokumen yang bisa menjadi bukti bahwa kepala penjaga melakukan korupsi agar kita tidak terkena masalah," Jelas Ares panjang lebar tentang rencana yang akan mereka jalankan.
"Baik serahkan padaku!"
Setelah mencapai kesepakatan, Ares dan Kuro mulai berpisah, Kuro pergi menuju kantor penjaga untuk mencuri dokumen, sedangkan Ares menuju pos penjaga untuk mencari tau kepala penjaga ada dimana, tetapi sebelum itu Ares sempat memasukkan Kuro ke dalam party.
Saat di pos penjaga, tanpa perlu mencari lagi, Ares sudah menemukan kepala penjaga, setelah memastikan dengan bertanya kepada beberapa penduduk di sekitarnya. Ares bisa memastikan jika pria berbaju zirah ringan yang ada di pos penjaga adalah Kepala Penjaga Ferno.
Setelah mengirim pesan kepada Kuro tentang lokasi kepala penjaga, Ares menunggu Kuro untuk menyelesaikan tugasnya di area sekitar gerbang yang ramai dengan para player.
Disisi lain, Kuro telah berhasil menyusup sampai ke dalam ruangan kepala penjaga, mencari berkas satu demi satu di dalam ruangan, Kuro akhirnya menemukan bukti jika Kepala Penjaga Ferno melakukan korupsi dan merugikan warga kota Loka.
Setelah berhasil mendapatkan bukti, Kuro mulai menyelinap untuk keluar dengan mengandalkan skill stealth, dan silent step, disertai dengan keahliannya dalam bersembunyi, Kuro berhasil keluar dan menuju langsung ke tempat Ares.
Ares yang melihat Kuro berlari kearahnya melambaikan tangan sebagai tanda jika ia berada disana.
Setelah mengecek kembali dokumen dokumen yang dibawa oleh Kuro, Ares mengganguk dan bersiap untuk tahap selanjutnya dari rencana miliknya.
"Baik, ayo mulai!" Ucap keduanya bebarengan.
Ares dan Kuro dengan sedikit gugup berjalan ke arah Kepala Penjaga Ferno, saat sampai di depan kepala penjaga.
"Hey Kepala penjaga!"
Mendengar panggilan, kepala penjaga berbalik dengan malas, memperlihatkan sikap negatif yang seharusnya tidak diperlihatkan seorang penjaga.
" Kepala penjaga, kudengar kau sangatlah lemah ya kan?" Ares memulai mencaci kepala penjaga dengan tersenyum sinis.
"Tidak tidak Ares, kepala penjaga tidaklah lemah, dia hanyalah bodoh dan memalukan!" Sahut Kuro sambil tertawa terbahak-bahak.
Ekspresi wajah kepala penjaga sendiri mulai menunjukkan kegeraman, tetapi itu belumlah cukup untuk membuatnya menyerang mereka, sedangkan para NPC dan Player yang ada di tempat itu sangat terkejut, mereka tidak menduga akan ada yang menantang kepala penjaga, karena menantang kepala penjaga hampir sama saja dengan menantang kota dan kerajaan.
Para player juga sudah mulai berbisik-bisik diantara mereka sendiri untuk mengejek Ares dan Kuro karena dianggap terlalu berani dan nekat.
Ares dan Kuro walaupun mengetahui hal itu sama sekali tidak peduli, atau lebih tepatnya mereka sama sekali tidak menganggap serius para player itu, karena mereka tidak mengetahui kebenaran apapun yang mereka lakukan.
Buktinya status Respect Ares dan Kuro bukannya berkurang tetapi sedikit demi sedikit malah bertambah yang menandakan NPC mulai memberi hormat lebih kepada mereka.
Disamping itu, lama kelamaan kepala penjaga menjadi semakin marah dan akhirnya tidak bisa lagi menahan amarahnya, kepala penjaga langsung melemparkan tombak ke arah Kuro, Kuro yang melihatnya langsung menyiapkan skill bertahan miliknya, Flower Dance, yang membuat perisai dengan belati saat ia menari dengan beberapa gerakan khusus.
Setelah menerima serangan, tentu saja Ares dan Kuro tidak akan segan lagi, Ares langsung menggunakan Enchant Blade dan Lightning Slash kepada Kepala Penjaga yang hanya mengurangi 2% HP milik kepala penjaga, melihat itu Ares mau tidak mau mengumpat.
Kuro yang melihatnya tertawa, dan mulai ikut menyerang kepala penjaga, menggunakan Backstab Kuro berhasil mengguras 25% HP milik kepala penjaga, tidak berhenti disitu, Kuro melanjutkan menggunakan Fatal Fury yang menyebabkan kepala penjaga mengalami status fatal.
Ares yang tidak mau kalah meminum tiga power potion untuk menambah kekuatan miliknya dan menggunakan Enchant Blade, lalu kembali menyerang dengan Lightning Slash, kali ini itu menyebabkan Kepala Penjaga Ferno tewas setelah kehilangan 5% HP terakhir miliknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Ryu~zäki
Kenapa novel fantasi job yg dipilih MC biasanya Sword man, summoner atau mage, adakah yg ngambil job assasin?
2021-06-29
2
Hera Hera Smiley
dan musuh utamanya terlihat di chepter ini.
mari kita hitung presentase kemenangan Atlantis dengan demon.
Atlantis 3%
demon 97%
2020-07-19
5