Tak tak tak tak
Suara langkah kaki perlahan mendekat ke arah ruangan. Beberapa orang yang ada di dalam ruangan dengan terburu buru membuat dua barisan di kedua sisi pintu.
"Hem?" Laki laki yang baru saja masuk menatap sekelilingnya dan mengganguk, wajahnya yang terlihat tegas ditambah dengan bekas luka silang di pipi kanan dan rambut hitam pendek, membuat kesan tegas darinya bertambah.
"Lapor Bos, tim kita sudah menyelidiki orang itu, tapi belum ada informasi apapun tentangnya yang masuk," salah satu orang yang berbaris memberikan hormat dan mengatakan laporannya kepada laki laki yang disebut sebagai bos itu.
"Begitu? Lupakan, untuk saat ini cari tau penyebab penyerangan Danadyaksa ke guild Fire Garuda. Coba cari tau juga apakah orang itu ada hubungannya dengan itu. Jika dipikir orang yang bisa menjual barang langka sebanyak itu pasti berbahaya," Sorot mata dari sang Bos menjadi tajam, dia terus menerus kepikiran tentang hal ini, sehingga ia menyuruh anak buahnya untuk mencari tau.
"Baik Bos!" Ucap orang orang yang sedang berbaris dengan serentak.
---
Di lapangan tengah kota Loka, banyak player yang membentuk party berkumpul tidak hanya player disana juga ada seratus orang pasukan pribadi Count yang dipimpin oleh seorang ksatria yang merupakan tangan kanan Count sendiri yaitu Sadawira. Sadawira yang saat ini berdiri di belakang Count Wedanta yang ada di atas panggung menggunakan baju zirah lengkap dan pedang besar di punggungnya.
Semua orang yang hadir di lapangan saat ini mempunyai satu tujuan yang sama, yaitu untuk melakukan quest pembasmian goblin yang dibuat oleh Count Wedanta. Kecuali Ares yang mempunyai quest menyelamatkan cucu Kakek Wasa.
"Baik, terimakasih sudah mau menerima permintaan saya." Count Wedanta mengganguk senang saat melihat ke lapangan yang sudah ramai," Disini kuharap kalian bisa bekerjasama dengan baik untuk quest yang saya berikan," Imbuh Count Wedanta dengan sangat serius.
"Untuk Raid Quest kali ini, pemimpinnya adalah tangan kanan saya Sadawira dan Ares yang meminta saya membantunya," Ucap Count Wedanta dengan serius.
"A-aaapa?!" Mata Ares hampir keluar dari tempatnya saat mendengar perkataan Count Wedanta, apalagi ia dan party New Olympus saat ini berada tepat di samping panggung.
"Hi...shi...shi...shi... Kamu jadi pemimpin loh Ares," Minerva yang ada di samping Ares mencoba menggodanya, hal itu membuat Ares kesal tapi yang membuatnya lebih kesal adalah Jedi dan Kuro yang menertawakan keterkejutan dirinya.
"Diamlah," Ucap Ares dengan datar, ia benar benar tidak tau harus berucap apa untuk saat ini.
"Ares naiklah," Count Wedanta menatap Ares saat menyuruhnya naik, Ares yang tidak punya pilihan lain menaiki panggung dan menghadap ke arah kerumunan.
Walaupun Count Wedanta mengatakan jika ia adalah salah satu pemimpin, tapi kebanyakan player terus menerus berbisik tentang ia yang terlihat lemah dan lain lain. Akan tetapi, hal yang membuat Ares terkejut saat diatas panggung adalah ia melihat player yang berlevel 100 walaupun hanya satu orang, itu benar benar tidak biasa player berlevel 100 di kota Loka.
Kebanyakan player yang sudah menembus level 100 kebanyakan sudah berpindah ke kota lain untuk mencari pengalaman baru ataupun untuk bersiap mengambil Second-Class Job yang bisa diambil setelah berlevel 150, karena di kota Loka memang tidak bisa melakukan peningkatan Class, hal itulah yang menyebabkan kota Loka minim pemain berlevel tinggi.
"Mereka kedua pemimpin untuk raid kali ini, berbaik baiklah dengan mereka, terimakasih," Count Wedanta menutup perkenalan singkat quest yang ia ajukan dan turun dari panggung meninggalkan Ares dan Sadawira yang masih di atas panggung.
"Semuanya dengar! Semua pemimpin party setelah ini temui aku di belakang panggung! Untuk pasukan Count ikuti tuan Sadawira untuk bersiap!" Ares berteriak dengan tegas, sorot matanya yang tajam juga memberikan intimidasi tersendiri untuk para player yang berkumpul, sedangkan untuk pasukan Count mereka secara serentak menjawab dengan siap, karena disatu sisi karena poin Leadership yang dimiliki Ares disisi lain mereka juga mengikuti perintah Count yang telah memilih Ares sebagai pemimpin.
Setelah itu, Ares turun dari panggung dan pergi ke bagian belakang panggung diikuti oleh beberapa player yang baru saja keluar dari dalam kerumunan.
Dihadapan Ares saat ini ada 9 orang player yang merupakan pemimpin party, semua party yang berkumpul masing masing memiliki lima anggota yang bergabung, hal itu mengartikan jika jumlah player yang mengikuti raid quest ini ada 100.
"Daftarkan party kalian, aku akan membuat raid party," Ucap Ares sambil mengamati masing masing orang yang ada dihadapannya.
"Oke," ucap salah satu pemimpin party yang membawa dua pedang di punggungnya, sedangkan pemimpin party yang lain hanya diam dan mendaftarkan party mereka.
Selesai mendaftarkan semua party, Ares memerintahkan semuanya untuk mulai bergerak, Sadawira juga telah memberikan perintah kepada anggota pasukan Count untuk mengikuti.
Karena kerealistisan dari Terra Online para player tidak langsung maju begitu saja, player yang memiliki Class Thief ataupun Archer secara bergantian melakukan pengamatan wilayah untuk mengurangi resiko disergap oleh monster.
"Tuan Ares, apakah masih jauh?" Setelah hampir berjalan selama satu setengah jam Sadawira bertanya pada Ares dengan lembut.
"Tidak, tuan Sadawira menurut pengamatan teman saya letak desa goblin itu hanya sekitar satu kilometer lagi," Ares menjawab sambil tersenyum, ia mulai gugup karena ini adalah peperangan pertamanya.
"Kalo begitu kita harus beristirahat dulu untuk memulihkan tenaga," Sadawira mengusulkan yang langsung disetujui oleh Ares, mereka memang perlu untuk beristirahat dan membuat strategi.
Mencapai kesepakatan, Ares dan Sadawira mengumumkan untuk membuat tenda, sedangkan orang yang memiliki Class Thief dan Archer bergantian dalam berjaga dan mengawasi wilayah sekitar perkemahan.
Ares yang berada di dalam tenda bersama Sadawira menghubungi semua ketua party untuk berkumpul di dalam tenda untuk membahas strategi dan perencanaan dalam menyerang desa goblin.
Menunggu beberapa saat akhirnya di dalam tenda telah terkumpul sebelas orang termasuk Ares dan Sadawira.
"Jadi, bagaimana kita akan menyerangnya?" Salah satu ketua party yang memiliki rambut panjang dan mengenakan jubah bewarna biru langit bertanya.
"Yang harus kita bahas sekarang adalah informasi dulu!" Seorang pria yang menggunakan kacamata dan jubah putih seperti mantel berkata,"Informasi kita tentang desa itu terlalu minim, pertama kita harus mencari informasi tentang apa yang ada di dalamnya," lanjut laki laki yang diketahui bernama Shira itu sambil membenarkan kacamatanya yang sedikit turun.
"Bagaimana caranya?" Ketua yang memiliki rambut lumut dan pedang di pinggangnya bertanya.
"Ryoku, tentu saja dengan mengirim beberapa orang yang ahli dalam pengintaian dan penyusupan kesana," Shira menjawabnya setelah menghela nafas saat menatap Ryoku yang merupakan ketua berambut lumut.
"Itu ide bagus, kita bisa mengumpulkan banyak informasi dengan itu," Ares menyetujuinya sambil tersenyum kecil, walaupun ia tidak terlalu ahli dalam strategi perang tapi ia masih bisa dibilang cukup bagus dalam hal ini.
"Yang bisa melakukannya paling baik saat ini adalah orang dengan Class Thief, tapi siapa yang akan melakukannya?" Satu satunya ketua wanita didalam ruangan bertanya, dia adalah seorang wanita muda yang menggunakan zirah kulit, wajahnya yang cantik dan rambut coklat miliknya membuat beberapa ketua merasa terpesona.
"Kita hanya membutuhkan lima orang, jadi kita akan memanggil lima thief terbaik yang ada di kelompok," Ares menjawabnya dengan datar dan serius.
"Itu artinya kamu juga Lys!" Imbuh ketua yang membawa tombak sambil tertawa-tawa.
"Oscar diamlah!" Menghela nafas, ketua wanita yang bernama Lysa membentak Oscar.
Beberapa saat berdebat akhirnya nama nama yang akan pergi mengintai sudah ditentukan. Mereka adalah lima orang dengan job Thief, yang akan memimpin adalah Lysa, dan keempat orang yang akan ikut dengannya ialah, Kuro, Finley, Haiden dan Otty.
Setelah mereka berlima berkumpul dan pergi untuk mengintai. Ares dan Jedi beserta dua ketua yang diketahui bernama Ryoku dan Oscar yang masing masing membawa satu anggota partynya memutuskan untuk mengamati daerah sekeliling desa goblin dan melihat komposisi patroli goblin. Andai ada patroli goblin yang komposisinya berbeda dengan yang disebutkan oleh Ares.
Selain untuk hal itu, mereka juga berencana untuk mengurangi jumlah goblin dengan menghancurkan patroli mereka.
Jedi yang berada di atas pohon melihat satu kelompok patroli goblin menghubungi Ares dan yang lain, melihat ke arah yang ditunjukkan oleh Jedi, mereka bisa melihat satu goblin knight berlevel 55 yang memimpin empat goblin archer berlevel 35 dan empat goblin warrior berlevel sama yang membuat mereka menjadi serius adalah satu goblin yang berukuran lebih besar ketimbang yang lain, Hob-Goblin! Hob-Goblin yang berlevel 80 terlihat menjaga kelompok patroli, di lehernya terdapat sebuah peluit. Bahkan tanpa diberitahu Ares tau peluit itu berfungsi untuk memanggil bantuan dan memperingatkan goblin lainnya.
"Aku akan menggambil peluit itu, setelah itu kita bisa bertarung, untuk Hob-Goblin yang bertarung paling tidak harus dua orang," Ucap Drew, dia adalah thief berlevel 70 yang datang bersama Ryoku. Maksud dari kalimat terakhirnya karena kebanyakan diantara mereka tidak ada yabg memiliki level setara dengan Hob-Goblin jadi paling tidak untuk menghadapi Hob-Goblin harus minimal dua orang untuk meminimalisir terjadinya kematian yang tidak perlu.
"Baik kami serahkan padamu," Ucap Ryoku sambil menepuk pundak Drew yang langsung menghilang dari pandangan.
"Aku berhasil," baru sekitar dua menit pergi, Drew kembali membawa sebuah peluit, begitu mereka melihat kearah Hob-Goblin mereka tidak melihat peluit itu yang artinya peluit yang dipegang Drew benar benar peluit milik Hob-Goblin itu.
"Hebat," Ucap Ares saat ia mengeluarkan pedangnya dari sarungnya.
Sebagai serangan pembuka Jedi melepaskan tembakan dengan busurnya ke arah goblin archer dengan skill Rain Arrow yang langsung menghujani dan membunuh dua goblin archer, selain itu Jeff yang merupakan mage juga mengeluarkan skill AoE miliknya untuk memberi serangan kepada kelompok goblin dan memberikan damage yang cukup besar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Laziman
Aku udah Vote...semangat Kak up nya
2020-05-26
4
Anastasia
Aku mampir lagi kak😁
semangat up kakak😊
ditunggu kelanjutan ceritanya🤗
2020-05-26
0