Dua siluet berlari di dalan kegelapan hutan, mereka sedang mengincar sekelompok goblin knight dan goblin archer yang terdiri dari enam goblin.
Kedua siluet memandang sekelompok goblin dengan nafsu membunuh, tiba tiba dua goblin ambruk dan terkena Fireball yang langsung ke arah mereka langsung menhabisi kedua goblin.
Tidak berakhir disitu, disamping goblin archer, angin tiba tiba menjadi tajam dan menyerang kedua goblin archer dengan sangat brutal hingga menyebabkan kritis.
"Bagus sekali, Wolfshef!" Kedua siluet mulai keluar dari kegelapan, seorang pemuda dengan penampilan serba hitam dan pedang pendek, disampingnya seekor Dire Wolf besar mendampingi.
Sekarang giliranku! Wolfshef! Enchant Blade! Lightning Slash!" Kedua siluet itu adalah Ares dan pet miliknya Wolfshef, Ares menyerang kedua goblin yang kritis dengan cepat dan membunuhnya, sedangkan Wolfshef membunuh yang satunya dengan sangat brutal, bahkan Ares merasa itu sedikit berlebihan.
Saat ini telah beberapa jam semenjak Ares menjadikan Wolfshef sebagai pet miliknya, Ares telah banyak memburu monster dan meningkatkan level miliknya begitu juga dengan Wolfshef.
---
Status
Nama : Ares
Level : 30
Job : Rune Magic Knight
Title : The Top Comer , Talented Swordman , Genius Swordman
Str (211) Int (155) Vit (145) Dex (168)
Respect : 650
Leadership:100
Skill : Sword Mastery(Pasif), Rune Mastery(Production), Power of Rune(pasif), Dragon Roar(aktif), Enchant Blade (aktif), Rune Protection (pasif), Beast Training (aktif), Lightning Slash (aktif), Bash(aktif),Slash Exploded(aktif)
Chip : 300 Chip Emas
---
{Status
Dire Wolf (Wolfshef)
Level 20
Exp(58%)
Str 88 Int 45 Vit 66 Dex 100}
Merasa cukup puas dengan statusnya saat ini yang menurutnya cukup tinggi untuk pemain dengan level yang sama. Ditambah dengan Wolfshef yang juga bertambah kuat. Selain itu, Ares merasa sangat bahagia karena saat ini ia sudah memenuhi syarat untuk menggunakan Dragon Fang, senjata sihir yang diberikan oleh Instruktur Reo.
{Dragon Fang(Magic Weapon)
Level 30(bisa ditingkatkan)
Req: -Level 30
- Str 45
- Dex 35
Dragon Fang merupakan senjata sihir yang diciptakan dari taring Magic Dragon. Dalam penciptaannya roh dari Magic Dragon masuk kedalam pedang dan mengubahnya menjadi pedang sihir.
Kekuatan serangan +20
Kecepatan serangan+15%
All Stat +10
Abaikan penindasan level sebanyak 5.
Serangan memiliki kesempatan 15% untuk critical.
Peluang 10% untuk menyebabkan efek fainted.
Ketrampilan tambahan:
Dragon Breath(aktif)
Menyerang musuh menggunakan semburan api dan memiliki kesempatan untuk memberikan efek terbakar pada musuh. Setiap 10 Vit meningkatkan 1% damage.
Cooldown: 10 menit
Dragon Protection(aktif)
Memberikan efek kebal selama 10 detik terhadap serangan musuh dan membalikkan serangan sihir musuh.
Cooldown: 3 menit.}
Memasukkan Short Sword miliknya kedalam inventori dan mengantinya dengan pedang sihir, stat milik Ares meningkat sekali lagi. Walaupun merasa senang tapi Ares merasa jika penampilan dari pedang sihir ini agak mencolok.
Mulai dari sarungnya yang memiliki beberapa corak dan warna yang membuatnya indah ditambah Dragon Fang terlihat sedikit menyala.
Tidak ingin terlalu menarik perhatian, Ares memasukkan kembali Dragon Fang kedalam inventori dan hanya akan menggunakannya saat bertarung.
"Wolfshef, berubah ke bentuk chibi, kita kembali ke kota," Ucap Ares sambil melambaikan tangannya pada Wolfshef, Wolfshef yang paham pun langsung berubah menjadi bentuk chibi yang terlihat sangat imut.
Ares berjalan kembali menuju ke Kota Loka bersama dengan Wolfshef yang ada di atas kepalanya.
Sesampainya di dalam kota, tempat pertama yang ia kunjungi adalah pasar untuk membeli Blue Gel dan Forest Wolf Fur lagi. Setelah selesai Ares kembali menyewa hotel untuk membuat Escape Rune.
Karena merasa telah bermain cukup lama, Ares memutuskan untuk log out terlebih dahulu.
---
Kevin yang baru saja log out melakukan peregangan supaya otot-ototnya tidak kaku. Karena hari sudah menunjukkan malam hari Kevin keluar dan pergi ke mini market di dekat rumahnya.
Di mini market, Kevin hanya membeli beberapa mie instan dan juga telur ayam dan juga beberapa cola. Setelah memikirkan betapa banyaknya uang yang dia dapatkan Kevin mengirimkan 5 juta untuk orang tuanya, ia sangat berharap uang itu bisa berguna bagi mereka.
Kevin yang menggunakan hoodie hitam dan celana jeans berjalan untuk kembali menuju rumahnya.
Beberapa saat berjalan, Kevin melihat seorang gadis seusianya. Gadis berambut hitam panjang yang dikuncir kuda, dengan tatapan mata yang sayu dan senyum sedih yang membuat Kevin sedikit terkejut.
Gadis itu, Nayara, orang yang pernah mengisi hati Kevin. Tetapi, Kevin sedikit terkejut dengan eskpresi Nayara. Nayara yang ia kenal dulu sangatlah ceria hampir tidak pernah bersedih, dengan senyum polosnya yang sangat mempesona atau paling tidak bagi Kevin, ia sangatlah mempesona.
"Nay?" Untuk memastikan gadis yang ada didepannya, Kevin memanggil dengan pelan.
"E-eh ya Vin?" Nayara yang melamun tersentak kaget dan menjawab dengan sedikit tergagap.
"Mau ikut aku sebentar?" Kevin bertanya dengan sedikit senyum diwajahnya. Nayara tidak menjawab hanya menganggukkan kepala dan berjalan mengikuti Kevin dari belakang.
Sampai di taman komplek tempat tinggalnya, Kevin duduk di salah satu bangku dan menyuruh Nayara untuk duduk.
"Sudah lama ya..." Kevin membuka obrolan, matanya mengamati langit malam dan melihat bintang bintang yang bersinar dengan agak redup.
"Yah.." Nayara menjawab sambil menundukkan kepalanya.
"Nay, kenapa?" Kevin bertanya sambil mengalihkan pandangannya ke arah Nayara, gadis yang biasanya sangat ceria saat ini terlihat sangat sedih membuat hati Kevin merasa sakit.
"Tidak Vin, tidak ada apa apa," Nayara menjawab sambil memaksakan senyumnya.
"Aku hanya ingin bebas, aku tidak ingin dikekang lagi, hiks...hiks...hiks..." Mendengar apa yang diucapkan oleh Nayara, Kevin cukup terkejut, seingatnya Nayara tidak pernah dikekang oleh orang tuanya, bahkan orang tuanya sangatlah baik.
"Seingatku paman dan tante tidak pernah mengekangmu," tatapan mata Kevin mulai menjadi serius, ia terus menatap ke arah Nayara.
"Tidak tidak, bukan ayah dan ibu, tapi seseorang yang mengaku sebagai ketua cabang guild Fire Garuda dari game Terra Online. Ayah punya hutang padanya, jadi sebagai jaminan aku dipaksa untuk berpacaran dengan orang itu, aku merasa kebebasanku hilang, hiks..." Nayara menjelaskan sambil menangis. Kevin yang melihatnya menjadi tidak tega, ia yang pernah membuat kehidupannya cerah sekarang sedang dalam keadaan terpuruk. Tapi yang paling membuat Kevin terkejut adalah tentang Fire Garuda, kebencian Kevin terhadap guild yang satu itu benar benar meningkat tajam.
"Berapa hutangnya?" Kevin bertanya dengan nada marah yang membuat Nayara terkejut, ia belum pernah melihat Kevin marah sebelumnya.
"Kamu mau apa?" Sambil menahan tangisnya, Nayara bertanya pada Kevin dengan suara kecil.
"Aku akan membayarnya, aku tidak ingin melihatmu sedih," Kevin tersenyum lembut, sambil menunggu Nayara menjawab, Kevin membuka Smartphone miliknya dan menjual 200 Escape Rune dengan harga 7 Chip Emas tetapi ia memilih opsi hanya menerima pembayaran uang nyata atau bisa dibilang, ia menjualnya dengan harga 490 ribu per satu Escape Rune.
"Itu, aku tidak bisa memberitahumu, ini masalah keluargaku," Nayara tersenyum, ia benar benar tidak bisa melibatkan Kevin kedalam masalah keluarganya. Ia sudah mengenal Kevin begitu lama dan bahkan keluarga Kevin, jadi ia tau jika ia tidak boleh membebani Kevin dengan hal seperti ini.
"Aku pamit dulu Vin, sudah larut," Nayara mulai berdiri, ia masih tersenyum dan berjalan menjauh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Aslan
maaf thor mau tanya, status abaikan penindasan level ni maksudnya apa ya thor?
mohon penjelasannya🙏😅
2020-11-21
0
Hera Hera Smiley
nama gadis itu 'nyanyaran' sebuah olahan ikan yang di goreng.
2020-07-19
3
Pramita
Hai Thor aku mampir lagi nih, dan gk lupa aku selalu bawa like dan rate buat kamu. Dan yang paling penting aku bawa komen penting buat kamu, aku suka banget cara penulisan di setiap bab pokoknya aku suka banget karena mempermudah aku untuk memahami alur ceritanya.
Semangat terus ya
2020-05-19
0