"Gwaaa!!!!" Hob-Goblin yang melihat rekan rekannya berjatuhan berteriak, Ares dan Oscar yang sudah siap langsung menyerbu ke arah Hob-Goblin. Sedangkan Ryoku berhadapan dengan Goblin Knight.
Oscar mengawali serangan ke Hob-Goblin dengan melemparkan tombaknya, dengan akurasinya yang cukup baik lemparan tombaknya berhasil mengenai titik vital di leher Hob-Goblin. Walaupun begitu, HP Hob-Goblin hanya berkurang beberapa persen yang tidak berarti.
Ares disisi lain maju dengan kecepatan penuh ke arah Hob-Goblin, dengan Dragon Fang yang sudah dilapisi dengan Enchant Blade Ares melancarkan tebasan secara beruntun dengan cepat, sesekali Ares juga menggunakan Bash.
"Cuih, dia merepotkan," Oscar meludah dan berdiri di samping Ares. Ares yang melihatnya melirik sekilas dan tidak memperdulikannya.
"Lightning Slash!"
"Bash!"
"Fireball!"
Tanpa menghiraukan Oscar yang sedang berbicara, Ares menerjang ke arah Hob-Goblin sekali lagi, setiap serangan Ares berhasil melukai Hob-Goblin.
"Rasakan ini!" Ares yang akan menebas berteriak, Hob-Goblin yang menyadarinya langsung menyilangkan lengannya untuk menahan serangan Ares. Disisi lain, Oscar yang menyerang dari jarak yang tidak terlalu dekat dengan tombaknya.
Walaupun Ares dan Oscar terlihat mendominasi, tetapi setiap kali Hob-Goblin mulai menyerang balik mereka berdua tidak mampu untuk bertahan dan membuat HP mereka terus menerus berkurang.
Saat HP milik Ares ataupun Oscar tersisa 50%, mereka berdua akan bergantian dengan Ryoku yang sudah selesai berhadapan dengan Goblin Knight.
Ares memperlebar jaraknya dari Hob-Goblin sambil menggigit ibu jarinya,"merepotkan sial, Demon Power!" Ares berteriak, armornya yang awalnya bewarna hitam legam muncul beberapa corak bewarna merah darah, di wajah sebelah kiri Ares juga muncul rajah yang tidak bisa dimengerti. Aura disekitar Ares juga mulai meledak ledak dengan mengerikan, hal itu membuat orang orang yang berada disana terkejut mereka tidak menyangka hal seperti itu akan terjadi.
"Mundur!" Ucap Ares dengan serius, bahkan tanpa adanya perdebatan, semua orang mulai mundur agak menjauh dari pertempuran.
Ares yang melihatnya tersenyum kecil," Huwaa Dragon Roar!" Ares berteriak lagi, kali ini dengan efek Dragon Roar, Hob-Goblin yang ada dihadapannya mengalami status fear dan berniat untuk lari.
Ares yang tidak akan membiarkannya menggunakan Power Rune dan kembali melapisi Dragon Fang dengan Enchant Blade,"Matilah," Ares melesat ke arah Hob-Goblin,"Lightning Slash!" Dengan kekuatan penuhnya Ares menggunakan Lightning Slash. Hob-Goblin yang mencoba untuk bertahan mundur beberapa langkah dan HP miliknya berkurang drastis.
"Kuh," tidak ingin memberi waktu Hob-Goblin istirahat, Ares menyerangnya terus menerus menggunakan Bash dan Lightning Slash dengan membabi buta tanpa mengenal ampun bahkan saat Hob-Goblin telah mati Ares tetap menyerangnya, jika dilihat dari dekat saat ini mata Ares bewarna merah darah dan ia menunjukkan senyum mengerikan yang tidak pernah ia tunjukkan sebelumnya.
"Oi oi, kau Jedi kan? Ares itu dia agak berlebihan," Ryoku yang memperhatikan Ares tidak mempunyai niatan berhenti menghancurkan tubuh Hob-Goblin berbicara pada Jedi.
Jedi yang mendengarnya masih terdiam, dia tidak paham hal ini, Ares yang ia kenal tidak akan melakukan hal seperti itu paling tidak itu yang ia harapkan. Setelah memejamkan matanya Jedi mengambil anak panahnya dan bersiap untuk menembak.
"Apa yang akan kau lakukan?" Suara sedingin es terdengar dari samping Jedi yang membuat tubuhnya bergetar, melihat ke samping dia melihat Demon! Tanpa ragu Jedi melompat ke belakang dan membentuk formasi bertahan bersama yang lain.
Demon itu terlihat seperti manusia dengan mata merah darah yang memiliki sepasang tanduk dan sayap hitam yang terlihat mengerikan, ekor hitam panjang bergerigi miliknya menambah kesan mengerikan darinya.
"Siapa kau?" Memberanikan diri Jedi bertanya dengan suara tertekan, ia tertekan bukan tanpa alasan, itu karena ia melihat nama dan level dari Demon didepannya yang sangat mengerikan.
{Baal(Prince of Hell)
Level ???
???}
Tanda tanya merupakan hal yang menakutkan bagi player karena itu menandakan bahwa levelnya mereka terlalu tinggi untuk dilihat.
"Aku? Aku Baal, tenang saja aku hanya ingin melihatnya, sepertinya dia bisa menjadi lawanku suatu hari nanti," Demon bernama Baal itu menjilat bibirnya dan menunjuk ke arah Ares yang sedang berdiri dengan terengah-engah, dirinya sudah kembali normal saat ini.
" A-apa maksudmu?" Jedi memberanikan diri bertanya dengan tergagap.
"Tidak perlu dipikirkan kau tau?" Dengan tatapan tajam, Baal mengeluarkan aura mencekam yang membuat Jedi dan yang lain terjatuh, Ares yang juga merasakannya menengok ke arah sumbernya dan terkejut melihat Demon dihadapannya.
"Ah, aku ketauan," Dengan ekspresi terkejut Baal melebarkan sayapnya dan terbang pergi, bahkan sebelum ada yang bisa mengucapkan sepatah katapun.
Ares yang tidak peduli memilih mengumpulkan barang yang dijatuhkan oleh goblin goblin yang telah dibunuh.
Setelah berembuk dengan yang lain, Ares yang dianggap memiliki kontribusi cukup besar diberikan Skillbook Exceed Strike yang langsung digunakan olehnya.
{Exceed Strike (aktif)
Common
Level 1
Mengumpulkan semua kekuatan di ujung pedang untuk satu serangan dengan damage yang besar.}
Mendapatkan skill untuk menyerang, Ares merasa sangat senang karena ia memang kekurangan skill untuk menyerang.
---
Masuk ke desa goblin dengan melompati tembok, Lysa dan Kuro beserta ketiga thief yang lain dengan hati hati bersembunyi.
"Kita berpencar, selalu aktifkan fitur rekaman kalian," Ucap Lysa dengan hati hati. Kuro dan yang lain mendengarnya dan mengganguk.
Saat Lysa mengangkat tangannya menandakan jika mereka berpencar sekarang, semuanya langsung menghilang tanpa jejak.
Kuro memilih masuk lebih dalam ke desa goblin untuk menemukan petunjuk mengenai orang yang ditangkap.
Mencapai ke sebuah bangunan yang menyerupai kandang, Kuro mencium bau yang cukup menyengat yang membuatnya ingin muntah, karena rasa penasarannya Kuro memutuskan untuk melihat kedalam.
"A-AAAPA APAAN INI?!" Kuro mati matian menahan teriakannya, hal yang ia lihat saat ini benar benar tidak masuk akal, di dalam kandang ada beberapa wanita yang memiliki perut buncit yang terbaring tidak sadarkan diri.
Kuro yang sudah tidak kuat keluar dan pergi ketempat lain, ia merasa jika hal ini sudah keterlaluan meskipun itu untuk kesan realistis.
Lysa di sisi lain desa goblin menemukan seorang goblin yang lebih besar ketimbang yang lain, goblin itu menggunakan jubah dan membawa staff layaknya Goblin Shaman tapi yang membedakannya adalah mahkota daun di kepalanya dan kata Goblin Chief di jubahnya.
Ini agak membuat Lysa takut, ia tidak tau apakah pasukan yang mereka bawa bisa menang melawan para goblin itu, selesai merekam Goblin Chief, Lysa pergi untuk menelusuri tempat lain.
Lysa berhenti di atap sebuah rumah saat ia mendengar suara tangisan dan teriakan dari rumah yang ada di bawahnya.
Memutuskan untuk mengeceknya, Lysa masuk ke dalam rumah dengan skill Stealth yang diaktifkan. Didalam rumah ia bisa melihat beberapa wanita muda tidak hanya manusia ada juga beberapa ras lain seperti Elf dan Demihuman yang dikurung di sebuah kurungan yang berbentuk seperti sangkar burung.
Melihat sekeliling dan memastikan tidak ada Goblin disana, Lysa menghilangkan skill Stealth miliknya dan muncul dihadapan wanita wanita yang dikurung.
"Tolong kami.."
"Aku ingin bertemu kakek.. hiks..."
Segala ucapan serupa terus keluar dari orang orang yang ada didalam sangkar, Lysa yang melihatnya merasa iba dan menghela napasnya.
"Tenanglah, aku akan kembali lagi, saat ini pasukan kami menunggu di luar desa bersiap untuk menyerang para goblin jadi tunggulah," Lysa tersenyum dengan lembut saat memberitahukannya.
"Benarkah? Hiks.." seorang anak kecil yang terlihat berusia sebelas tahun bertanya pada Lysa dengan sedih.
"Iya, aku janji," Ucap Lysa dengan mantap, ia ingin menyelamatkan mereka yang ada di dalam sangkar ini.
Bruk,
Lysa yang mendengar pintu terbuka buru buru menggunakan Stealth dan pergi sebelum ia terlacak oleh musuh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Sungguh merepotkan
parah²
2021-04-25
0
Aslan
...beberapa wanita yang memiliki perut buncit yang terbaring tidak sadarkan diri.
ini kalimat maksudnya apa? apakah korban sudah dihamili oleh para goblin?😅
mohon penjelasannya
2020-11-23
2
Rem Chan
Hai, Thor...
Udah aq boom like nih!
Kalau berkenan silahkan mampir di Novelku, tentang Isekai/Dunia lain😄
2020-05-27
2