Tanah Kuburan!

Mengingat Wajah Makhluk Itu Saja Sudah Membuat Tubuh Ku Bergetar!Mengerikan Sekali!

"Dimana Handphone Ku?Aku Harus Mengirimkan Pesan Kepada Tania Agar Dia Waspada" Ujar Ku Sambil Berdiri Mencari Handphone Ku

Ternyata Handphone Ku Berada Di Atas Meja,Tapi Siapa Yang Menaruh Disini?...Kemungkinan Itu Ayah

"Tania Kau Harus Hati Hati Dan Kalau Pulang Sekolah Lewat Jalan Yang Ramai"Pesan Ku Dari Wechat

Pesan Ku Langsung DiBalas Nya,Sepertinya Dia Sedang Aktif...

"Baik Lah...Kenapa Hari Ini Kau Tidak Bersekolah?" Balas Pesan Tania

"Aku Tidak Bisa Menjelaskan Disini...Bagaimana Kalau Pulang Sekolah Kamu Mampir Ke Rumah Aku" Pesan Ku Lagi

"Okee...Pulang Sekolah Aku Kerumah Mu" Balas Pesan Tania Lagi

"Baik Lah Aku Tunggu" Pesan Terakhir Ku Yang Pada Akhir Nya Cuman Di Read Tania

Sudah Selesai Berbicara Dengan Tania Sekarang Perut Ku Merasa Keroncongan!Aku Harus Turun Nih Mengambil Makanan Kebawah

"Tapi Kepala Ku Masih Pusinggg...Aku Harus Bisa"Guman Ku Dalam Hati Sambil Meletak Kan Ponsel Ku Kembali Di Atas Meja

Saat Aku Membuka Pintu Tiba Tiba Aku Melihat DiSudut Kamar Ku Ada Tanah!Aku Tidak Tahu Dari Mana Datang Nya Tanah Ini

"Tanah Apa Ini?Dari Mana Muncul Nya?"Tanya Ku Dengan Suara Kecil

Tanpa Langsung Berpikir Panjang Aku Mengambil Kembali Handphone Ku Untuk Melihat Jenis Jenis Tanah!

"Astaga!!!Ternyata Ini Tanah Kuburan!Siapa Yang Membawa Tanah Ini?"Teriak Ku Dengan Suara Keras

Karena Aku Berteriak Dengan Keras!Ayah Berteriak Dari Bawah Juga

"Putri Ada Apa Nak?"Tanya Ayah Sambil Melihat Ke Atas DiDepan Kamar Ku

"Tidak Ada Ayah...Hanya Ada Kecoa DiKamar Ku" Jawab Ku Dengan Tertawa

"Emhh...Hampir Saja Membuat Ayah Kaget Lagi"Ujar Ayah Sambil Memegang Jantung Nya

"Hehehe...Maaf Ayah"Ujar Ku Dengan Tertawa

Aku Pun Turun Ke Bawah Untuk Mengambil Penyedot Debu...

"Ib****uu Apa Kau Tau DiMana Penyedot Debu Rumah?"Tanya Ku Kepada Ibu

"Ada DiBelakang Lemari Buket Kaca Nak"Jawab Ibu Dengan Duduk DiSofa

"**Terimkasih Bu"

"Penyedot Debu Untuk Apa**?"Tanya Ibu

"Untuk Membersihkan Kamar Ku"Jawab Ku Dengan Berjalan Pergi Menaiki Tangga Kamar Ku

"Kamu Tidak Perlu Membersihkan Kamar Mu!Biar Ibu Saja Yang Bersihkan...Kepala Kamu Kan Masih Sakit Dan Butuh Istirahat Yang Cukup"Ujar Ibu Dengan Sedikit Marah

"Ibu Tenang Saja...Debu Nya Cuman Sedikit Kok"Jawab Ku

"Emh Baik Lah,Stelah Itu Kamu Harus Istrirahat" Kata Ibu Dengan Kesal

"Baik Buu"

Aku Pun Buruan Masuk Ke Kamar Ku Dan Mengunci Pintu Nyaa Agar Tidak Ada Yang Masuk Ke Dalam...Tapi Saat Aku Masuk Di Atas Tempat Tidur Ku Ada Bunga Kantil Dan Mulai Tercium Bau Kemenyan!Ada Apa Ini!Aku Pun Memberanikan Diri Untuk Masuk Dan Menyedot Tanah Ini

"Ada Bungan Kantil Di Atas Tempat Tidur Ku!Pasti Ini Pertanda Buruk!Aku Harus Cepat Cepat Membuang Tanah Ini Dari Kamar Ku"Kata Ku Dengan Buru Buru Untuk Membuat Tanah Ini

"Pingg"Suara Pesan Wechat

Siapa Lagi Yang Mengirimkan Pesan Kepada Ku DiSaat Seperti Ini!Karena Aku Terlalu Fokus Untuk Membuang Tanah Ini Pesan Dari Wechat Itu Tidak Ku Hiraukan Sama Sekali!

"Sudah Selesai Lebih Baik Aku Keluar Sekarang Sebelum Hal.Lain Terjadi Lagi" Ucap Ku Sambil Mengambil Bungan Kantil Itu Dan Membawa Handphone Ku Pergi...

"Huuuhp" Menghela Napas

"Sudah Selesai Membersikan Nya Nak?"Tanya Ayah

"**Sudah Ayah"

"Kalau Sudah Selesai Mari Duduk Sini Sama Ayah**"

"**Baik Ayah...Tapi Aku Akan Meletakan Ini Dulu"

"Baik Lah Nak**"

Sesudah Aku Selesai Meletakan Penyedot Debu Itu Aku Duduk Dengan Ayah DiSofa...

"Nak Kamu Pakai Gelang Ini" Seru Ayah Dengan Memberikan Gelang Benang

"Gelang?Ini Hanya Benang Ayah" Balas Ku Dengan Tertawa Kecil

"Pakai Saja...Ayah Merasa Semenjak Kamu Pulang Dari Rumah Tua Itu Kamu Terasa Seperti Asing DiHadapan Ayah"Ucap Ayah Sambil Membelai Kepala Ku Dengan Lembut

"Asingg?Tapi Aku Merasa Baik Baik Saja Kok"Jawab Ku

"Kamu Tenang Saja 2 Hari Lagi Nenek Tun Akan Datang Kesini Untuk Menjenguk Mu" Ucap Ayah Dengan Senang

"Nenek Akan Datang Kemarin?Itu Bagus Ayah Aku Sudah Kangen Dengan Nyaa"

"Dia Ingin Sekali Melihat Mu,Kemarin Ketika Ayah Berbicara Dengan Nenek Dia Bilang:Rasa Penasaran Akan Menghantui Cucu Ku" Kata Ayah Dengan Terdiam

"Maksdunya Ayah?"

Bersambung!Guys Kalau Kalian Merasa Cerita Aku Ada Yang Kurang Kasih Saran DiBawah Ya😊😊Jangan Lupa Vote,Like,Dan Koment😊

Terpopuler

Comments

Anie Adza

Anie Adza

tulisan nya masih belepotan

2021-03-19

0

Arini

Arini

beneran thorr. di kamarnya author ada tanah kuburan dan bunga kantil??

2020-06-09

0

harjo sitompul

harjo sitompul

Serius thorr

2020-05-27

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!