11

“ehhh,, fathan kirain siapa”.

Aku sedikit terkejut, , pasal nya aku sedang memperhatikan seseorang di lapangan sekolah,berdiri bersama seorang guru.

“aku mau ke kantin,, mau ikut ga?”. Tanya fathan.

“gaa dulu dehh,,, aku lagi males jalan”.

Sebenar nya aku ingin sekali pergi dengan nya, tetapi jika kami hanya berdua aku merasa tidak enak.aca dan rosa sudah pergi ke toilet, aku di kelas sendirian. Memang ada teman teman yang lain tetapi aku tidak terlalu dekat dengan mereka, aku takut jika bergabung dengan mereka aku malah tidak mengerti mereka atau istilah nya ga nyambung lah gitu.

“ ooo yaudah dehh, aku duluan yaa”. Pamit nya. Aku mengangguk.

Ohhh Tuhan aku sangat ingin pergi dengan nya tetapi tidak bisa, mental ku tidak terlalu kuat menghadapi fans fans fathan di luar sana. Aku merasa tidak cantik untuk terlalu pd pergi dengan nya, bisa di bilang mungkin memang tidak pantas bersama nya.

Tetapi aku sangat ingin memaksakan diri, aku ingin menjadi perempuan yang tidak tau diri agar bisa bersama nya.tetapi aku hanya ingin, belum melakukan nya.

“heii sayang”.

“heii... kok kamu di sini”. Aku terkejut,, ternyata seseorang yang kulihat tadi adalah deniel.

“kok gitu sihh, kamu kayak ga seneng aku datang”.

“bukan gitu deniel, aku Cuma penasaran aja kok”.

“hehe.. ini tadi aku di ajak guru ku ke sini, karena kemarin sekolah kami menang sebagai sekolah dengan anggota pramuka paling kompak jadi di undang dehh ke sini. Kebetulan juga aku ketua yg mimpin kelompok nya, maka nya aku yang di ajak. Sekalian jumpa kamu. Kamu seneng ga?”.

“seneng kok,,,, nanti kamu ga di cariin guru mu?”.

Sebenar nya aku bertanya begitu agar dia segera pergi, aku takut fathan melihat ku dengan nya. Aku takut jika fathan melihat nya dia menjadi salah paham dan menjauh dari ku.

“ gaa.. sayangg,, btw yang cowo tadi siapa?”. Seperti nya deniel melihat ku berbicara dengan fathan tadi.

“temen ku, mau ngasih uang kas. Kata ku nanti saja, trus dia pergi deh”.

Aku tidak ingin mengatakan yang sebenar nya kepada deniel, nanti yang ada dia malah mengamuk kepada ku. karena lelaki biasa nya begitu, dia tidak pernah melihat salah nya sendiri namun jika salah nya berada di perempuan,maka pertengkaran akan datang , perang dunia akan di mulai.

Terkadang itulah yang membuat perempuan lelah, tetapi karena cinta rasa lelah itu tertutupi karena mengingat bahagia yang tak seberapa saat bersama lelaki.

“sayang temenin aku ke kantin dong,, baru kali ini aku ke sini, aku ga tau dimana kantin nya”.

“bentar yaa”. Aku masuk ke kelas mengambil uang ku untuk berjaga jaga jika saja ada yang ingin ku beli.setelah mengambil uang aku kembali akan menghampiri deniel.

“ehh na.. Mau ke mana?”. Tanya aca

“udah balik?”.

“udah, kamu mau ke mana?”.

“itu deniel di depan dia minta di temenin ke kantin, ikut ga?”.

“ga dulu dehh, cape baru balik”.

“yaudah aku pergi dulu yaa”.

“iya hati hati yaaa,, jangan sampe jumpa sama fathan”.

Aku mengangguk kemudian tersenyum. Seperti nya aca juga menakut kan apa yang aku takut kan.

Sepulang aku dari kantin aca menghampiri ku.

“kok lama banget?”. Tanya aca.

“emang kenapa?”. Tanya ku penasaran.

“itu tadi kamu di cariin fathan “.

“hah beneran?”. Aku sangat senang, jika di banding kan dengan dengan kebahagiaan kebahagiaan yang kemarin seperti nya kebahagiaan hari ini lebih besar.

“trus sekarang dia di mana?”. Lanjut ku.

“ga tau tadi siap naro itu dia langsung pergi lagi”. Aca menunjuk ke arah meja tempat ku duduk,terlihat ada beberapa macam makanan di sana.

“itu dia yg beliin?”. Aca mengangguk.

“tadi kamu bareng deniel, trus sekarang deniel nya kemana?”.

“udah pulang”. Aku berjalan ke arah meja ku di ikuti oleh aca.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!